Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Correlation of mastering effective sentences and learning motivation to writing skills of explanation text for high school students Yulia Pebriani; Refa Lina Tiawati
BAHASTRA Vol 41, No 1 (2021): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bahastra.v41i1.18305

Abstract

This article aims to describe and describe the relationship between effective sentence mastery and student motivation to write explanatory text skills. The results of data processing using multiple regression to the explanatory text writing variable (Y) resulted in a multiple regression coefficient (b) of 0.094 for effective sentence mastery (X1) and 0.791 for learning motivation (X2) and a constant (a) of 50.547. Thus, the form of the correlation between the three variables can be expressed by the multiple regression equation Ẏ = 50.547 + 0.094X1 + 0.791 X2. The results of the data obtained in the form of a correlation that has a significant value between effective sentence mastery and learning motivation on explanatory text writing skills at the coefficient of determination R2 = 0.375, effective sentence mastery and learning motivation affect explanatory text writing skills by 37.5%. 
INDONESIAN LANGUAGE LEARNING TRAINING FOR FOREIGN SPEAKERS: INTRODUCE INDONESIAN FOR FOREIGN SPEAKERS TO LANGUAGE CLASS STUDENTS Refa Lina Tiawati; Suci Dwinitia; Yulia Pebriani
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2021.v3i2.5493

Abstract

This training is aimed at class XII language students at the State University of Padang State University Laboratory Development High School. The method used is the lecture and discussion method. The material presented aims to introduce students that BIPA is teaching Indonesian as a foreign language and not a second language. Indonesian is taught so that foreigners can live and suevive in Indonesian nature and culture. One of the frameworks is the CEFR (Common European Frame of Reference) for language. In BIPA learning, there are several things that must be considered between BIPA learning strategies and media. The discussion method is also used for questions and answers with students related to their understanding of the material that has been delivered. 
PROBLEMATIKA KEBUDAYAAN DALAM ROMAN SALAH ASUHAN KARYA ABDOEL MOEIS KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA Hasmi Novianti; Liga Febrina; Yulia Pebriani
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 4 No 2 (2021): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Roman Salah Asuhan ini menceritakan tentang kisah seseorang pemuda Minangkabau yang bersekolah di HBS sekolah Belanda yang tidak menyukai kebudayaannya sendiri yaitu budaya Minangkabau, dan mencintai gadis Belanda yang bernama Corrie. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah Problematika Kebudayaan masyarakat Minangkabau yang tergambar dalam romanSalah Asuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan problematika kebudayaan yang tergambar dalam romanSalah Asuhan karya Abdoel Moeis. Problematika kebudayaan masyarakat Minangkabau yang terdapat dalam novel diantaranya dilihat dari,hambaatan budaya yang berkaitan dengan pandangan hidup dan sistim kepercayaan, hambatan budaya yang berkaitan dengan faktor psikologi atau kejiwaan, masyarakat yang terasing dan kurang komunikasi dengan masyarakat luar, sikap etnosentrisme, hambatan budaya yang berkaitan dengan perbedaan presepsi atau sudut pandang, sikap tradisionalisme yang berprasangka buruk terhadap hal-hal yang baru, dan perkembangan IPTEK. Jenis penelitian ini adalah penelitian sastra dengan menggunakan metode hermeneutika. Sumber data dalam penelitian ini adalah roman Salah Asuhan karya Abdoel Moeis yang terbit pada tahun 1928 dan terdiri dari 272 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik kartu data, yang dilakukan melalui kegiatan membaca roman dengan saksama, menandai data, dan mencatat data. Data penelitian yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan mengklasifikasikan data mengenai problematika kebudayaanmasyarakat Minangkabau yang telah dicatat pada kartu, menafsirkan data yang telah di diklasifikasikan, lalu menyimpulkan data penelitian. Hasil penelitian ditemukan problematika kebudayaan masyarakat Minangkabau dalam romanSalah Asuhankarya Abdoel Moeis yang dilihat dari hambaatan budaya yang berkaitan dengan pandangan hidup dan sistim kepercayaan, hambatan budaya yang berkaitan dengan faktor psikologi
PENGAJARAN BAHASA BAGI PEMELAJAR BIPA DENGAN TEMA LINGKUNGAN HIDUP Refa Lina Tiawati; Suci Dwinitia; Yulia Pebriani
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2021): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.13 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v4i3.2777

Abstract

Asosiasi Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APBIPA) awal mulanya berdiri pada November 1999 setelah penyelenggaran konferensi Internasional pengajaran BIPA (KIPBIPA) ke-3 di IKIP Bandung. Seiring perkembangan waktu, APBIPA berubah menjadi Asosiasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) pada rapat pengurusan APPBIPA pada periode 2015-2019 yang diselenggarakan di Jakarta. APPBIPA adalah organisasi profesi yang beranggotakan pengajar BIPA dan pegiat BIPA  baik di Indonesia maupun luar Indonesia. Misi utama APPBIPA adalah memartabatkan bahasa Indonesia dan memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia kepada orang asing. Dalam rangka perayaan hari jadi ke-21 APPBIPA pusat mengikutsertakan seluruh cabang (dalam dan luar negeri) untuk berpartisipasi dan berkolaborasi dalam rangka pesta akademia 21 tahun APPBIPA. APPBIPA Sumatera Barat berkolaborasi dengan APPBIPA Bali untuk mengikuti lomba pengajaran bahasa dan lomba pengajaran budaya dan pengetahuan umum tentang Indonesia dengan tema “Lingkungan hidup” untuk tingkatan pemelajar B1.
INDONESIAN LANGUAGE LEARNING TRAINING FOR FOREIGN SPEAKERS: INTRODUCE INDONESIAN FOR FOREIGN SPEAKERS TO LANGUAGE CLASS STUDENTS Refa Lina Tiawati; Suci Dwinitia; Yulia Pebriani
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.637 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2021.v3i2.5493

Abstract

This training is aimed at class XII language students at the State University of Padang State University Laboratory Development High School. The method used is the lecture and discussion method. The material presented aims to introduce students that BIPA is teaching Indonesian as a foreign language and not a second language. Indonesian is taught so that foreigners can live and suevive in Indonesian nature and culture. One of the frameworks is the CEFR (Common European Frame of Reference) for language. In BIPA learning, there are several things that must be considered between BIPA learning strategies and media. The discussion method is also used for questions and answers with students related to their understanding of the material that has been delivered.