Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS DENGAN METODE PEMBELAJARAN PERMAINAN JIGSAW Martini, Martini; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Martini dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar IPS dengan metode pembelajaran permainan jigsaw pada 21 siswa (subjek penelitian) kelas V SD Negeri Wonosari 1 Turi Sleman Tahun Pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan wawancara, observasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa penerapan cooperative learning model jigsaw dapat meningkatkan: (1) motivasi belajar siswa yang ditunjukkan oleh hasil pada prasiklus, motivasi belajar siswa 62,5%, meningkat menjadi 70,83% pada siklus I dan 95,83% pada siklus II; (2) prestasi belajar IPS siswa yang dapat dilihat dari hasil penelitian bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada prasiklus naik dari 5,93, menjadi 6,75 pada siklus I, dan menjadi 7.77 pada siklus II. Untuk persentase ketuntasan belajar siswa pada prasiklus 25,8% meningkat menjadi 51,6% pada siklus I, dan meningkat 90,32% pada siklus II.Kata Kunci: cooperative learning jigsaw, prestasi, motivasi belajarThisresearch aims to improve motivation and learning achievement of IPS with jigsaw learning method on 21 students (research subjects) of class V SD Negeri Wonosari 1 Turi Sleman Lesson 2015/2016. The techniques of collecting data are by interview, observation, and test. Then, the technique of data analysis is by quantitative descriptive with percentage. The results showed that the implementation of cooperative learning jigsaw model can improve: (1) students’ learning motivation which are showed by precycle result that students’ learning motivation 62,5%, increasing to 70,83% in 1st cycle and 95,83% in 2nd cycle; (2) students’ learning achievement of IPS which can be seen from the result of research that the average of students’ learning achievement in precycle rise from 5,93, to 6.75 in 1st cycle, and 7.77 in 2nd cycle. For the percentage of students' learning mastery are 25.8% in precycle, increase to 51.6% in 1st cycle, and 90.32% in 2nd cycle.Keywords: cooperative learning jigsaw, achievement, learning motivation
PENINGKATAN MOTIVASI, KREATIVITAS, DAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI METODE BELAJAR E-LEARNING Wulandari, Septia; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Septia Wulandari dan KodiranABSTRAKPenelitan ini bertujuan untuk meningkatkan Motivasi, Kreativitas, danPrestasi Belajar IPS Melalui Metode Belajar E-Learning. Subjekpenelitian tindakan kelas ini, siswa kelas VII 2 Taman Dewasa JetisYogyakarta yang berjumlah 26 siswa, dan obyek penelitianya adalah matapelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Teknik Pengumpulan data yangdigunakan dengan teknik dokumentasi, observasi, test dan angket. Teknikanalisi data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Kesimpulan daripeneltiian ini adalah penerapan model pembelajaran E-Learning dapatmeningkatkan motivasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Padapra penelitian motivasi siswa yang berkategori baik menacapai 11,5%,kemudian pada siklus I meningkat menjadi 50% dan meningkat kembalipada siklus II yaitu 80,1% dan dapat meningkatkan kreatifitas belajar siswadengan data pra penelitian yang berkatagori baik 7,7%, menjadi 46,1%pada siklus I, dan meningkat kembali 84,6% pada siklus II, serta dapatmeningkatakan Prestasi Belajar siswa dari pra penelitian 30,8%, menjadi61,5% pad siklus I, dan meningkat kembali 84,6% pada siklus II,Kata kunci:Motivasi, Kreativitas, dan PresatasiThis research aims to improve Social Sciences Motivation, Creativity, andLearning Achievement through E-Learning. This research was conducted atJetis Yogyakarta Adult Park Middle School from July to September 2018.The subject of this class action research, students of class VII 2 Jetis JuniorHigh School in Yogyakarta, amounting to 26 students, and the researchobject were Social Sciences subjects. Data collection techniques used withdocumentation techniques, observation, tests and questionnaires. The dataanalysis technique used is quantitative descriptive.The conclusion of thisstudy is the application of the E-Learning learning model can increasemotivation in learning Social Sciences. In the pre-study motivation of goodcategorized students reached 11.5%, then in the first cycle increased to50% and increased again in the second cycle of 80, 1% and can increasestudent achievement from pre-study 30.8%, to 61.5% in the first cycle, andincrease again 84.6% in the second cycle, and can increase studentlearning creativity with pre-research data that is categorized as good 7 ,7%, to 46.1% in the first cycle, and increased again by 84.6% in the secondcycle.Keywords: Motivation, Precision, and Creativity
PELESTARIAN BUDAYA AJEG BALI OLEH MASYARAKAT TRANSMIGRAN NUSA PENIDA BALI DI DESA BALINURAGA Eko Sudarminto, Eko Sudarminto; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eko Sudarminto dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan upaya pelestarianbudaya Ajeg Bali oleh masyarakat transmigran Nusa Penida Bali di DesaBalinuraga Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan tahun 2012-2018; (2) menjelaskan faktor pendukung dan penghambat dalam upayapelestarian budaya Ajeg Bali oleh masyarakat transmigran Nusa PenidaBali di Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji Kabupaten LampungSelatan tahun 2012-2018; (3) menjelaskan nilai-nilai yang dapat di ambildari budaya Ajeg Bali masyarakat transmigran Nusa Penida Bali di DesaBalinuraga Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan sebagailiterasi pembelajaran IPS di sekolah. Hasil penelitian menghasilkankesimpulan (1) Upaya Pelestarian Budaya Ajeg Bali (a) perkampungannyayang eksklusif; (b) perbedaan lingkungan sosial; (c) masyarakat desaDalinuraga sebagai masyarakat minoritas; (2) faktor pendukung danpenghambat pelaksanaan dalam pelestarian budaya Ajeg Bali. Faktorpendukung yaitu; (a) Adanya kesadaran masyarakat terhadap budayaleluhur; (b) adanya dukungan pemerintah; (c) secara sosial masyarakat desabalinuraga mendapatkan ruang untuk beradaptasi dan menampilkan budayadi lingkungan masyarakat. Faktor penghambat; (a) Kurangnya kesadarangenerasi muda; (b) Fasilitas kesanian lokal Ajeg Bali kurang memadai; (c)Ketertarikan terhadap budaya moderenitas sangat dominan. (3) Nilai-NilaiAjeg Bali Sebagai Literasi Pengembangan Pembelajaran IPS (a) temakajian IPS; (b) tema kekinian yang berhubungan dengan pertarunganidentitas di tengah arus modernitas;(c) kurikulum pendidikan IPS sebagaimuatan etnis Bali di Desa Balinuraga.Kata Kunci: Pelestarian Budaya, Ajeg Bali, TransmigrasiThis research aims to; (1) describe the cultural preservation efforts of AjegBali by the Nusa Penida Bali transmigrant community in BalinuragaVillage, Way Panji District, South Lampung Regency in 2012-2018; (2)explain the supporting and inhibiting factors in the cultural preservation ofAjeg Bali by the Nusa Penida Bali transmigrant community in BalinuragaVillage, Way Panji District, South Lampung Regency in 2012-2018; (3)explain the values that can be taken from the culture of Ajeg Bali, the NusaPenida Bali transmigrant community in Balinuraga Village, Way PanjiSubdistrict, South Lampung Regency as literacy in social studies learningat school.The results of the study concluded (1) Cultural ConservationEfforts of Ajeg Bali (a) exclusive villages; (b) social environmentdifferences; (c) the Dalinuraga village community as a minoritycommunity; (2) supporting factors and constraints to the implementation ofthe cultural preservation of Ajeg Bali. Supporting factors are; (a) Public Eko Sudarminto adalah Mahasiswa Program Pascasarjana. Kodiran adalah Dosen ProgramStudi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Program Pascasarjana Universitas PGRIYogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 17, No.1, Maret 2022 Eko S. dan Kodiran, Pelestarian Budaya Ajeg…176awareness of ancestral culture; (b) government support; (c) sociallyBalinuraga villagers have a space to adapt and display culture in thecommunity. Obstacle factor; (a) Lack of awareness of the youngergeneration; (b) Local courage facilities Ajeg Bali is inadequate; (c) Interestin the culture of modernity is very dominant. (3) Ajeg Bali Values asLiteracy in Social Sciences Learning Development (a) the theme of socialstudies studies; (b) contemporary themes related to identity battles amidstthe flow of modernity; (c) IPS education curriculum as an ethnic Balinesecontent in Balinuraga Village.Keywords: Cultural Conservation, Ajeg Bali, Transmigration
KEPALA SEKOLAH SEBAGAI TUGAS TAMBAHAN KODIRAN, KODIRAN
AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM Vol 7 No 1 (2017): AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/alidarah.v7i1.2255

Abstract

Abstrak Guru adalah jabatan mulia dan terhormat dihadapan Allah SWT dan masyarakat, menjadi guru sama dengan menolong Allah dalam melestarikan syiar-syiar kalimat-Nya dimuka bumi. Dalam pandangan manusia sosok guru adalah figur teladan yang menjadi panutan dalam setiap kata dan tindakan, orang jawa mendifenisikan guru dengan kalimat “ diguguh dan ditiru.Tidak semua orang mudah menjadi guru karena dibutuhkan skill, bakat dan charisma yang kuat itu tak terlepas dari sosok guru yang selalu menjadi ”spion” masyarakat. Dulu orang banyak yang ogah menjadi guru disamping ketidakbebasan figure guru yang selalu dituntut untuk tidak berbuat cacat dimasyarakat juga karena kecilnya honor dari profesi guru. Faktor ini secara otomatis menyaring secara alamiah orang-orang yang berminat jadi guru. Hanya mereka yang betul-betul mempunyai komitmen keikhlasan dan mengharap keridloan Allah yang bias lolos menjadi guru. Kata Kunci: Kepala Sekolah, Tugas Tambahan
Manajemen Sumber Daya Manusia Kepala Sekolah/Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Kodiran, Kodiran
AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 2 (2018): AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/alidarah.v8i2.3201

Abstract

There is no denying that many things happen before us, especially in the eduation world, there is something called mall practice value, there are mallpractice offices and a myriad of designations which are certainly difficult to express again. And what is worse is the title of headmaster for life, because the headmaster is close to the dection maker,there is also the term headmaster for corn, because the headmater is not close to the direct decision-making boss, there are also those who  justify any means to boost it he can be the head of the school with slander there, slander here, menzolimi there menzolimi here  long as the goal is achieved.If this country wants to advance and produce human beings who have good souls, it must start from humanizing humans, and can appreciate the achievementsof the tachers who will become principals, not legalize whois near the boss who will win firever-forever,as if this country will embace the jungle system who is strong who wins,who is close to the official who is in the mood,not one or two principal who have reached tens of years have  not been replaced, and as f all eyes were blinded, and tongue to voice, even though the president, the education minister and the minister of religion have been replaced, there are still principals/ madrasahs who are still hanging out in office, even though they are not principals at all.
PENINGKATAN PARTISIPASI DAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI METODE SIMULASI Novianti, Novianti; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novianti dan KodiranABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kasihan Bantul melalui metode simulasi tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini berjumlah 31 siswa. Pengumpulan data partsisipasi belajar dengan menggunakan lembar observasi dan angket untuk siswa, hasil belajar ekonomi dengan tes. Metode analisis data adalah deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan rata-rata aktivitas belajar mata pelajaran ekonomi siswa dari prasiklus ke siklus 1 sebesar 4,62%, dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 2,71%, dari siklus 2 ke siklus 3 sebesar 3,67%. Rata-rata nilai hasil belajar mata pelajaran ekonomi siswa juga mengalami peningkatan dari prasiklus ke siklus 1 sebesar 5,32, dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 4,29, dan dari siklus 2 ke siklus 3 sebesar 2,04. Siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada prasiklus sebanyak 20 siswa, siklus 1 sebanyak 24 siswa, siklus 2 sebanyak 27 siswa, dan siklus 3 sebanyak 30 siswa.Kata kunci: Metode simulasi, partisipasi belajar, prestasi belajar, pelajaranekonomiThe aims of this research are to increase students learning participation and achievement in learning economics for 9th grade students of IPS in SMA Negeri 1 Kasihan Bantul, 2015/2016 academic year through simulation method. This research is classroom action research. The subjects of this research are 31 students. Economics learning participation data are collected by observation sheet and questioners, then economics learning achievement are collected by test. Meanwhile, data analyzed by descriptive quantitative with percentage. The results of this research show that there are the increasing of students’ economics learning activities rate from pre-cycle to 1st cycle is 4,62%, from 1st cycle to 2nd cycle is 2,71%,and from 2nd to 3rd cycle is 3,67%. Then, there are the increasing of students economics learning achievement rate from pre-cycle to 1st cycle is 5,32, from 1st cycle to 2nd cycle is 4,29, and from 2nd to 3rd cycle is 2,04. There are 20 students can reach minimal completeness criteria (KKM) in pre-cycle, 24 students in 1st cycle, 27 students in 2nd cycle, and 30 students in 3rd cycle.Keywords: Simulation method, learning participation, learning achievement, economics.
BUDAYA SEKOLAH MIN TIRTO SALAM KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2015 Romzuni, Romzuni; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Romzuni dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengembangan budaya sekolah di MIN Tirto Salam Magelang dan (2) peran kepala sekolah, guru-guru, dan siswa pada pengembangan budaya sekolah di MIN Tirto Salam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan siswa. Sumber data terdiri atas dua, yaitu data primer adalah para informan (guru, kepala sekolah, siswa) dan sekunder adalah dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis pengumpulan, reduksi, dan penyajian data serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) pengembangan budaya sekolah di MIN Tirto Salam dilakukan dengan beberapa pembiasaan, yaitu setiap pagi membaca Alquran bersama, membaca Asmaul Husna, salat berjamaah, mengajari siswa untuk tartil dan qiroah, bersih diri dan lingkungan, senam kesehatan setiap hari Jumat, kajian keputrian, kegiatan ekstrakurikuler, dan pendalaman materi. (2) Peran Kepala sekolah, guru, dan siswa pada pengembangan budaya sekolah adalah: (a) kepala sekolah berperan sebagai motivator di setiap kegiatan yang diadakan di MIN Tirto Salam; (b) guru selain sebagai pendidik, juga harus selalu memberikan contoh sikap dan perilaku yang baik; dan (c) siswa berperan sebagai pelaksana budaya sekolah yang melaksanakan segala kebiasaan dan program kegiatan di MIN Tirto Salam.Kata kunci: budaya sekolah, peran aktif, MIN TirtoThis research aims to know: (1) the development of school culture in MIN Tirto Salam Magelang and (2) the role of the headmaster, teachers, and students for developing school culture in MIN Tirto Salam. This research is qualitative. The subjects of research are the headmaster, teachers, and students. The data consist of two types, are primary data; the informan (headmaster, teachers, and students) and secondary data; documentation. Data collecting technique use observation, interview, and documentation. Data analysis uses the analysis of collecting, reduction, display, and conclusion. The results of this research show that: (1) the application of school culture development in MIN Tirto Salam by some habituations in every morning, are reading Alquran together, reading Asmaul Husna, praying together, teaching students for tartil dan qiroah, cleaning self and Romzuni adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Kodiran adalah Guru Besar Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 9, No.1, Maret 2017 Romzuni dan Kodiran, Budaya Sekolah MIN …148environment, doing gymnastics health in every Friday, women study, extracuriculer, and deepening the lesson. (2) The role of headmaster is as motivator in every activities of MIN Tirto Salam; (b) teachers should always give the examples of good attitude; dan (c) students have the role as the implementers of school culture by doing all of habituations and activities programs in MIN Tirto Salam.Keywords: school culture, active role, MIN Tirto
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIVE MODEL JIGSAW PADA PENINGKATAN KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI Triyani Pancawati, Triyani Pancawati; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Triyani Pancawati dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar Ekonomi melalui penerapan model jigsaw pada siswa kelas XI MIPA3 SMA Negeri 1 Kasihan tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas XI MIPA3 SMA Negeri 1 Kasihan. Tahapan penelitian meliputi 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, pedoman observasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw pada pembelajaran ekonomi dapat meningkatkan: (1) kreativitas belajar siswa yang ditunjukkan dari 65,63% di siklus I menjadi 78,13% di siklus II; (2) prestasi belajar siswa dengan rata 68,09 di prasiklus, menjadi 77,97 di siklus I, dan 82,19 di siklus II.Kata Kunci: kreativitas, prestasi belajar, jigsawThis research aims to increase students’ learning creativities and achievement in learning economics through jigsaw model for 9th grade students of MIPA 3 in SMA Negeri 1 Kasihan academic year 2015/2016. This is classroom action research with 32 students of 9th grade class in SMA Negeri Kasihan as subjects of research. Research steps include planning, acting, observing, and reflecting. Collecting data technique use questionaires, observation sheets, and test. Data analysis use quantitative descriptive using percentage. The results of this research show that the use of jigsaw model in economics can increase: (1) students’ learning creativities shown by 65,63% in pre-cycle, become 78,13% in 1st cycle; (2) students’ learning achievement with avarage score 68,09 in pre-cycle, become 77,97 in 1st cycle, and 82,19 in 2nd cycle.Keywords: learning creativities, learning achievement, jigsaw
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI PENERAPAN BERMAIN DADU GEOMETRI Puji Astuti, Puji Astuti; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puji Astuti dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial dan kemampuan berhitung permulaan dengan menggunakan metode bermain dadu geometri. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelompok B TK Perintis Kaliwatu yang berjumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa: 1) penerapan metode bermain dadu geometri dapat meningkatkan keterampilan sosial pada prasiklus, siswa yang mencapai kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik 23,53%, dan meningkat pada siklus I mencapai 51,18% dan pada siklus II 90,58%; 2) penerapan metode bermain dadu geometri dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada prasiklus, siswa yang mencapai kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik 23,53%, dan meningkat pada siklus I mencapai 51,96% dan pada siklus II 91,18%.Kata Kunci: keterampilan sosial, kemampuan berhitung permulaan, permainan dadu geometriThis research aims to improve social and early numeracy skills using the method of playing dice geometry with 17 students of Group B Perintis Kaliwatu Kindergarten as the subjects of research. The techniques of collecting data are observations and interview within quantitative descriptive technique with percentage as the way of analysis data. Based on the result of research, it can be concluded that: 1) the application of playing dice geometry method can improve students’ social skill in pre-cycle, reaching developing category according to expectation and developing very good around 23,53%, and it increase in 1st cycle around 51,18% and around 90,58% in 2nd cycle; 2) the application of playing dice geometry method can improve students’ beginning ability on counting in pre-cycle, reaching developed category as expected and improved very well around 23,53%, and it increase in 1st cycle around 51,96% and around 91,18% in 2nd cycle.Keywords: social skills, early numeracy skills, game dice geometry
PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS DENGAN METODE PEMBELAJARAN PERMAINAN JIGSAW Martini, Martini; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Martini dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar IPS dengan metode pembelajaran permainan jigsaw pada 21 siswa (subjek penelitian) kelas V SD Negeri Wonosari 1 Turi Sleman Tahun Pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan wawancara, observasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa penerapan cooperative learning model jigsaw dapat meningkatkan: (1) motivasi belajar siswa yang ditunjukkan oleh hasil pada prasiklus, motivasi belajar siswa 62,5%, meningkat menjadi 70,83% pada siklus I dan 95,83% pada siklus II; (2) prestasi belajar IPS siswa yang dapat dilihat dari hasil penelitian bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada prasiklus naik dari 5,93, menjadi 6,75 pada siklus I, dan menjadi 7.77 pada siklus II. Untuk persentase ketuntasan belajar siswa pada prasiklus 25,8% meningkat menjadi 51,6% pada siklus I, dan meningkat 90,32% pada siklus II.Kata Kunci: cooperative learning jigsaw, prestasi, motivasi belajarThisresearch aims to improve motivation and learning achievement of IPS with jigsaw learning method on 21 students (research subjects) of class V SD Negeri Wonosari 1 Turi Sleman Lesson 2015/2016. The techniques of collecting data are by interview, observation, and test. Then, the technique of data analysis is by quantitative descriptive with percentage. The results showed that the implementation of cooperative learning jigsaw model can improve: (1) students’ learning motivation which are showed by precycle result that students’ learning motivation 62,5%, increasing to 70,83% in 1st cycle and 95,83% in 2nd cycle; (2) students’ learning achievement of IPS which can be seen from the result of research that the average of students’ learning achievement in precycle rise from 5,93, to 6.75 in 1st cycle, and 7.77 in 2nd cycle. For the percentage of students' learning mastery are 25.8% in precycle, increase to 51.6% in 1st cycle, and 90.32% in 2nd cycle.Keywords: cooperative learning jigsaw, achievement, learning motivation