Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN MOTIVASI, KREATIVITAS, DAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI METODE BELAJAR E-LEARNING Wulandari, Septia; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Septia Wulandari dan KodiranABSTRAKPenelitan ini bertujuan untuk meningkatkan Motivasi, Kreativitas, danPrestasi Belajar IPS Melalui Metode Belajar E-Learning. Subjekpenelitian tindakan kelas ini, siswa kelas VII 2 Taman Dewasa JetisYogyakarta yang berjumlah 26 siswa, dan obyek penelitianya adalah matapelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Teknik Pengumpulan data yangdigunakan dengan teknik dokumentasi, observasi, test dan angket. Teknikanalisi data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Kesimpulan daripeneltiian ini adalah penerapan model pembelajaran E-Learning dapatmeningkatkan motivasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Padapra penelitian motivasi siswa yang berkategori baik menacapai 11,5%,kemudian pada siklus I meningkat menjadi 50% dan meningkat kembalipada siklus II yaitu 80,1% dan dapat meningkatkan kreatifitas belajar siswadengan data pra penelitian yang berkatagori baik 7,7%, menjadi 46,1%pada siklus I, dan meningkat kembali 84,6% pada siklus II, serta dapatmeningkatakan Prestasi Belajar siswa dari pra penelitian 30,8%, menjadi61,5% pad siklus I, dan meningkat kembali 84,6% pada siklus II,Kata kunci:Motivasi, Kreativitas, dan PresatasiThis research aims to improve Social Sciences Motivation, Creativity, andLearning Achievement through E-Learning. This research was conducted atJetis Yogyakarta Adult Park Middle School from July to September 2018.The subject of this class action research, students of class VII 2 Jetis JuniorHigh School in Yogyakarta, amounting to 26 students, and the researchobject were Social Sciences subjects. Data collection techniques used withdocumentation techniques, observation, tests and questionnaires. The dataanalysis technique used is quantitative descriptive.The conclusion of thisstudy is the application of the E-Learning learning model can increasemotivation in learning Social Sciences. In the pre-study motivation of goodcategorized students reached 11.5%, then in the first cycle increased to50% and increased again in the second cycle of 80, 1% and can increasestudent achievement from pre-study 30.8%, to 61.5% in the first cycle, andincrease again 84.6% in the second cycle, and can increase studentlearning creativity with pre-research data that is categorized as good 7 ,7%, to 46.1% in the first cycle, and increased again by 84.6% in the secondcycle.Keywords: Motivation, Precision, and Creativity
PELESTARIAN BUDAYA AJEG BALI OLEH MASYARAKAT TRANSMIGRAN NUSA PENIDA BALI DI DESA BALINURAGA Eko Sudarminto, Eko Sudarminto; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eko Sudarminto dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan upaya pelestarianbudaya Ajeg Bali oleh masyarakat transmigran Nusa Penida Bali di DesaBalinuraga Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan tahun 2012-2018; (2) menjelaskan faktor pendukung dan penghambat dalam upayapelestarian budaya Ajeg Bali oleh masyarakat transmigran Nusa PenidaBali di Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji Kabupaten LampungSelatan tahun 2012-2018; (3) menjelaskan nilai-nilai yang dapat di ambildari budaya Ajeg Bali masyarakat transmigran Nusa Penida Bali di DesaBalinuraga Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan sebagailiterasi pembelajaran IPS di sekolah. Hasil penelitian menghasilkankesimpulan (1) Upaya Pelestarian Budaya Ajeg Bali (a) perkampungannyayang eksklusif; (b) perbedaan lingkungan sosial; (c) masyarakat desaDalinuraga sebagai masyarakat minoritas; (2) faktor pendukung danpenghambat pelaksanaan dalam pelestarian budaya Ajeg Bali. Faktorpendukung yaitu; (a) Adanya kesadaran masyarakat terhadap budayaleluhur; (b) adanya dukungan pemerintah; (c) secara sosial masyarakat desabalinuraga mendapatkan ruang untuk beradaptasi dan menampilkan budayadi lingkungan masyarakat. Faktor penghambat; (a) Kurangnya kesadarangenerasi muda; (b) Fasilitas kesanian lokal Ajeg Bali kurang memadai; (c)Ketertarikan terhadap budaya moderenitas sangat dominan. (3) Nilai-NilaiAjeg Bali Sebagai Literasi Pengembangan Pembelajaran IPS (a) temakajian IPS; (b) tema kekinian yang berhubungan dengan pertarunganidentitas di tengah arus modernitas;(c) kurikulum pendidikan IPS sebagaimuatan etnis Bali di Desa Balinuraga.Kata Kunci: Pelestarian Budaya, Ajeg Bali, TransmigrasiThis research aims to; (1) describe the cultural preservation efforts of AjegBali by the Nusa Penida Bali transmigrant community in BalinuragaVillage, Way Panji District, South Lampung Regency in 2012-2018; (2)explain the supporting and inhibiting factors in the cultural preservation ofAjeg Bali by the Nusa Penida Bali transmigrant community in BalinuragaVillage, Way Panji District, South Lampung Regency in 2012-2018; (3)explain the values that can be taken from the culture of Ajeg Bali, the NusaPenida Bali transmigrant community in Balinuraga Village, Way PanjiSubdistrict, South Lampung Regency as literacy in social studies learningat school.The results of the study concluded (1) Cultural ConservationEfforts of Ajeg Bali (a) exclusive villages; (b) social environmentdifferences; (c) the Dalinuraga village community as a minoritycommunity; (2) supporting factors and constraints to the implementation ofthe cultural preservation of Ajeg Bali. Supporting factors are; (a) Public Eko Sudarminto adalah Mahasiswa Program Pascasarjana. Kodiran adalah Dosen ProgramStudi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Program Pascasarjana Universitas PGRIYogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 17, No.1, Maret 2022 Eko S. dan Kodiran, Pelestarian Budaya Ajeg…176awareness of ancestral culture; (b) government support; (c) sociallyBalinuraga villagers have a space to adapt and display culture in thecommunity. Obstacle factor; (a) Lack of awareness of the youngergeneration; (b) Local courage facilities Ajeg Bali is inadequate; (c) Interestin the culture of modernity is very dominant. (3) Ajeg Bali Values asLiteracy in Social Sciences Learning Development (a) the theme of socialstudies studies; (b) contemporary themes related to identity battles amidstthe flow of modernity; (c) IPS education curriculum as an ethnic Balinesecontent in Balinuraga Village.Keywords: Cultural Conservation, Ajeg Bali, Transmigration