Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Variasi Arus pada Pengelasan GMAW Terhadap Kekuatan dan Kekerasan Baja ST60 Abdul Lutdfi Pratama; Slamet Supriyadi; Hisyam Ma’mun
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v17i1.4396

Abstract

Berkembangnya dunia industri yang semakin maju tidak dapat dipisahkan dengan proses pengelasan. Pengelasan merupakan teknik menyambung dua logam atau lebih dengan memanfaatkan energi panas untuk mencairkan logam induk. Dalam pengelasan banyak faktor yang mempengaruhi salah satuya adalah kuat arus pengelasan. Studi kekuatan dan kekerasan pada sambungan las telah ditentukan pada plat baja ST60 tebal 6 mm dengan menggunakan pengelasan GMAW dan menggunakan arus 90, 100, dan 110 Ampere dan tujuan studi ini menguji kekuatan tarik dan kekerasan pada sambungan las. Dari arus 95, 100, dan 110 Ampere diperoleh Rata-rata hasil uji 333,2 HV, 464,1 HV, dan 558,1 HV. Nilai kekerasan rata-rata tertinggi ialah pada arus 110 Ampere. Kemudian pada pengujian tarik, nilai uji tarik pada arus 90, 100, dan 110 Ampere diperoleh rata-rata hasil uji 418,3 MPa, 545,5 MPa, dan 633,3 MPa. Nilai kekuatan tarik tertinggi ialah pada arus 110 A. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi arus pengelasan yang dipakai, maka semakin tinggi nilai kekerasan dan kekuatan tarik baja ST 60.
The Effects of Sodium Hydroxide (NaOH) Concentration and Reaction Temperature on The Properties of Biodiesel from Philippine Tung (Reutealis Trisperma) Seeds Slamet Supriyadi; Purwanto Purwanto; Didi Dwi Anggoro; Hermawan Hermawan
Automotive Experiences Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Automotive Laboratory of Universitas Muhammadiyah Magelang in collaboration with Association of Indonesian Vocational Educators (AIVE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.604 KB) | DOI: 10.31603/ae.5986

Abstract

Philippine Tung (Reutealis trisperma) is an indigenous nut that is a relatively new feedstock for producing biodiesel in Indonesia. The nature of NaOH base catalyst and reaction temperature plays an important role in the method of biodiesel production. This study aimed to assess the effects of different percentages of NaOH base catalyst and reaction temperature on physicochemical properties of Philippine Tung biodiesel. Transesterification process was carried out by reacting Philippine Tung oil with methanol and NaOH catalyst. NaOH weight to oil weight was at 0.25%, 0.5%,0.75% and 1%, the reaction temperature set up were at 60°C and 70°C, while methanol-oil molar ratio was set at 6:1. Yield, acid value, saponification value, density, and viscosity of biodiesel were significantly influenced by NaOH catalyst concentrations. Meanwhile reaction temperature had no effect on the yield and viscosity. Philippine Tung biodiesel produced using 0.25% NaOH catalyst met the SNI 04-7182-2015 biodiesel standard of the properties investigated in this study (yield: 96.18%, acid value: 0.466 mg KOH/g, saponification value: 200.083 mg KOH/g, density: 0.889 g/mL, viscosity: 5.276 cSt).
PENGARUH QUENCHING TERHADAP KEKERASAN DAN KETANGGUHAN BAJA AISI 4340 PADA PROSES PACK CARBURIZING DENGAN KATALIS BARIUM KARBONAT (BaCO3) DAN KALSIUM KARBONAT (CaCO3) Irsam Maulana Masoli; Slamet Supriyadi; Hisyam Ma'mun
Device Vol 11 No 1 (2021): Bulan Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v11i1.1798

Abstract

Proses pack carburizing adalah proses meningkatkan kekerasan suatu materi dengan menambahkan unsur karbon dari luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses pack carburizing terhadap nilai kekerasan dan ketangguhan baja AISI 4340 setelah dilakukan proses pack carburizing dengan variasi katalis dan media quenching. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah baja AISI 4340 yang termasuk dalam jenis baja paduan rendah atau low alloy. Dalam penelitian ini jenis karbon yang digunakan adalah arang tempurung kelapa dengan penambahan katalis BaCO3 dan CaCO3 sebesar 30% dari berat arang, dipanaskan pada temperatur 900˚C dan holding time 180 menit, media quenching yang digunakan yaitu oli dan air. Untuk mengetahui hasil dari proses pack carburizing dilakukan pengujian kekerasan serta pengujian ketangguhan, dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh nilai kekerasan rata-rata tertinggi pada spesimen dengan penambahan katalis BaCO3 dan media quenching air sebesar 663.7 HV. Nilai ketangguhan mengalami penurunan dari raw material dengan nilai tertinggi sebesar 0.60 J/mm2 menggunakan katalis CaCO3 dan media quenching oli.
ANALISA PEMBUATAN BIODIESEL MINYAK JELANTAH DENGAN KATALIS BASA Riandy Putra; Slamet Supriyadi; Suheli Suheli
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 3 No 1 (2021): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi pengolahan biodiesel dan mengetahui kualitas bahan bakar biodiesel dari bahan baku minyak goreng bekas. Minyak goreng bekas memiliki kandungan asam lemak bebas yang cukup tinggi sehingga bila diproses menjadi biodiesel melalui Degumming, Esterifikasi Dan transesterifikasi. Proses Degumming Bertujuan Untuk Menghilangkan kotoran atau gum yang ada didalam minyak Berbentuk kristal putih. Proses estrifikasi adalah Reaksi pengubahan suatu asam karboksilat dan alkohol menjadi suatu ester menggunakan katalis asam. Dan proses transesterifikasi yang mereaksikan Triglisirida dalam minyak nabati atau lemak harwani dengan alkohol rantai pendek seperti metanol.mendapatkan kondisi proses transesterifikasi terbaik, maka dikaji pengaruh variasi suhu (60oC, 70oC ) terhadap yield biodiesel yang dihasilkan, pengaruh variasi konsentrasi katalis NaOH(0,3%, 0,6%) terhadap yield biodiesel yang dihasilkan dan pengaruh variasi rasio molar Riset Fair 2021 metanol-minyak 8:1 terhadap yield biodiesel yang dihasilkan dari minyak goreng bekas. hasil penelitian menunjukkan pada suhu 60oC, konsentrasi katalis NaOH 1% dan rasio molar methanol-minyak 8 : 1 biodiesel 0,3% dan 0,6% dengan 60 oC Menghasilkan Yield 70,40% .0,3% dan 0,6% dengan suhu 70 oC meghasilkan 60,44% . Untuk hasil densitas yang dihasilkan 0,3% menghasilkan nilai 0,88 gram/cm3 dan 0,6% menghasilkan nilai 0,868 gram/cm3 dengan suhu 60 oC dan 0,3% dengan suhu 70 oC menghasilkan 0,887 gram/cm3 dan yang 0,6% menghasilkan 0,868 gram/cm3.Untuk hasil viskositas 0,3% meghasilkan nilai 3,69mm2/S dan 0,6% menghasilkan nilai 5,53mm2/S dengan suhu 60 oC dan 0,3 dengan suhu 70 oC menghsilkan nilai 4,35mm2/S dan yang 0,6% menghasilkan nilai 5,63mm2/S . Sedangkan nilai kalor 0,3% menghasilkan nilai Pada grafik nilai kalor memberikan hasil kalor yang dapat dihasilkan oleh biodiesel sebesar 18.080 btu/pounds sedangkan 0,6% menghasilkan nilai Pada nilai kalor diatas didapatkan data 18.090 dimana data tersebut menujukan nilai kalor sebesar 18.090 btu/pounds. Kata Kunci: Biodiesel,Katalis, Minyak Goreng.
Rancang Bangun Alat Ukur Tribometer Pin-On-Disc Dengan Penggerak Motor Dc Gearbox 12 Volt Moh Erwin Baharuddin; Slamet Supriyadi; Aan Burhanudin
Quantum Teknika : Jurnal Teknik Mesin Terapan Vol 3, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jqt.v3i2.14582

Abstract

Tribometer is a tool to determine the occurrence of surface contact wear. The purpose of this research is to design a pin-on-disc tribometer. The design stage involves making a mechanical design, a series of sensors, and designing a complete tool. Tribometer input and output electrical sensor circuit. The software used to program the tribometer is Arduino and uses C++ programming. The pin on disc test stages includes weighing the disc and load variations and setting the disc rotation as desired.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN REAKTOR FIXED BED GASIFIER UNTUK PRODUKSI SYNGAS DARI BIOMASSA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKAR GENERATOR DIESEL Althesa Androva; Slamet Supriyadi; M Nurul Arifin
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i1.1485

Abstract

Pemanfaatan beberapa biomassa yang berpotensi menjadi sumber energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perancangan dan pembuatan reaktor fixed bed gasifier dan menganalisis hasil proses gasifikasi menggunakan 4 jenis biomassa yang berbeda melalui beberapa tahapan untuk produksi gas mampu bakar atau syngas. Pengujian reaktor menggunakan 4 jenis biomassa yang berbeda dengan jumlah 3 kg untuk setiap biomassa serta laju aliran udara 1,2 m/s kemudian diproses reaktor fixed bed gasifier melalui proses gasifikasi. Hasil penelitian dan pengujian menunjukkan proses gasifikasi dapat menghasilkan syngas (CO, CH4, H2). Metode Penelitian menggunakan metode experiment dengan proses pengujian menggunaka biomassa tempurung kelapa yang dapat menghasilkan syngas lebih effisien dibanding biomassa lain. Hal ini desebabkan karena biomassa tempurung kelapa memiliki nilai kalor yang tinggi, laju aliran gas stabil, efisiensi gasifikasi, laju aliran udara terbatas, efisiensi waktu, dan hasil nyala api stabil secara visual berwarna merah pekat. Hasil pengujian berupa gas akan didistibusikan untuk bahan bakar generator / genset sebagai pengganti bahan bakar minyak.
PROTOTYPE SMART SWITCH SYSTEM PADA SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO BERBASIS APLIKASI ANDROID Sembodo Lanang; Slamet Supriyadi; Agus Mukthar
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i1.1487

Abstract

Perkembangan teknologi dalam dunia otomotif saat ini semakin pesat. Teknologi otomotif yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi para pengguna kendaraan baik mobil atau sepeda motor semakin beragam. Berbagai teknologi yang dikembangkan tentu akan dinikmati oleh poengguna kendaraan dengan tipe paling baru, sedangkan kendaraan dengan teknologi yang lama akan semakin ditinggalkan. Penelitian ini merupakan pembuatan system penyalaan dan penguncian otomatis untuk kendaraan sepeda motor dengan memanfaatkan Wifi. System ini memiliki tujuan untuk menggantikan kunci kontak manual pada sepeda motor dengan menggunakan Wifi dan aplikasi android sebagai system kendali jarak jauh dan mikrokontroler Arduino Uno untuk membaca perintah yang dilakukan melalui Wifi pada smartphone. Untuk pengoprasiannya menggunakan aplikasi android yang sudah dibuat dan dirancang dengan menggunakan software MIT App inventor. Pada hasil pengujian menunjukan bahwa system aplikasi android mampu bekerja sesuai skema yang telah dirancang dengan jarak maksimal yang diperoleh antara smartphone dan sepeda motor melalui media Wifi adalah ± 25 m.
RANCANG BANGUN FILTER WET SCRUBBER UNTUK PENURUNAN TEMPERATUR DAN PENGURANGAN KANDUNGAN TAR TERHADAP HASIL SYNGAS PROSES GASIFIKASI Slamet Supriyadi; Althesa Androva; Punky Ari Dwi Prasetyo
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jatve.v2i1.1489

Abstract

Biomassa merupakan salah satu sumber alam yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan, pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi dapat dilakukan dengan teknologi gasifikasi. Teknologi gsifikasi merupakan proses pengkonversian bahan bakar padat menjadi gas mampu bakar (CO, CH4, H2) melalui pross pembakaran. Produk gas hasil gasifikasi tersebut berupa gas mampu bakar seperti karbon monoksida (CO), Hidrogen (H2), gas metan, pengotor anorganic seperti NH3 dan HCN, Kandungan H2S, debu halus dan pengotor organik seperti tar. Untuk pengrangan kandungan tar maka perlu adanya proses penyaringan, dalam penelitin ini menggunakan filter wet scrubber dengan tujuan penurunan temperature dan penyaringan kandungan tar, debu serta mendapatkan visualisasi nyala api terbaik dari 4 jenis biomssa dengan pengaturan tekanan air pada sprayer. Disisi lain pengurangan kandungan tar berpegaruh terhadap hasil syngas yang nantinya hasil syngas diteruskan ke mesin diesel sebagai penganti bahan bakar minyak, jika syngas masih mengandung tar, dapat menghambat bahkan merusak dari mesin diesel tersebut. Peneliti menggunakan 4 jenis biomassa yaitu: serbuk kayu jati, kayu sengon, sekam padi dan tempurung kelapa dengan tekanan sprayer 2,3,4 kg/cm2. Dari 4 jenis biomassa didapat nyala api terbaik yaitu tempurung kelapa dengan tekanan sprayer 4 kg/cm2, temperature 193 oC dan nyala api tanpa mengandung asap serta hasil syngas sedikit mengandung kandungan tar.
Characteristics of the MQ-135 Sensor for Testing Medium Speed Ship Engine Exhaust Gases Arif Rakhman Suharso; Ario Hendartono; Slamet Supriyadi
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 6 No. 3 (2024): May - July
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v6i3.615

Abstract

International Convention that regulates air pollution caused by shipping activities as is indicated in Annex VI. So far, many ships' exhaust gases still contain a lot of NOx and SOx gases which can damage the air and are one of the contributors to air pollution. The aim of this research is to analyse the use of the MQ-135 sensor as a ship exhaust gas detection sensor connected to an Arduino Uno and a computer. Testing ship exhaust gas was using the medium speed ship's main engine in the engine laboratory of the Indonesian State Maritime Polytechnic. The measuring point was at the end of the exhaust chimney. The measurement variations consisted of low, medium and high engine speed (RPM) of the main engine. The result suggested that the higher the engine RPM, the higher the reading on the serial monitor. The average of measurement results from three measurements concluded that the high RPM is 96, for medium RPM is 81 and low RPM is 66 as displayed on the Arduino IDE serial monitor. From the results of the equipment testing that has been carried out, it can be concluded that the MQ-135 sensor can be used to detect ship exhaust gas from medium ship engine