Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERAN EDUKASI MEDIA SOSIAL TENTANG PENTINGNYA VAKSIN COVID-19 DI LINGKUNGAN I KELURAHAN LESTARI KECAMATAN KISARAN TIMUR Windi Aulia; Maria Ulfa Batoebara; Budiman Purba
Jurnal Network Media Vol 5, No 2 (2022): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v5i2.2261

Abstract

GENDER DAN PERAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM MEMAHAMI PERBEDAAN Maria Ulfa Batoebara; Muya Syaroh Iwanda Lubis; Junaidi Junaidi
JURNAL SOCIAL OPINION: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 8 No 1 (2023): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.4 KB) | DOI: 10.46930/socialopinion.v8i1.3143

Abstract

Gender merupakan perbedaan yang bukan biologis dan juga bukan kodrat Tuhan. Konsep gender sendiri harus dibedakan antara kata Gender dan kata Seks {jenis kelamin}. Perbedaan jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan adalah kodrat Tuhan karena secara permanen tidak berubah dan merupakan ketentuan biologis. Sedangkan gender adalah perbedaan tingkah laku antara laki-laki dan perempuan yang secara sosial dibentuk. Perbedaan inilah yang akhirnya membentuk perbedaan secara biologis antara perempuan dan laki-laki. Berbicara tentang perempuan, perempuan selalu identik dikaitkan dengan seksualitas yang mengundang hasrat lelaki. Tidak sedikit media mengeksploitasi tubuh wanita dalam setiap tampilan. Di dalam kehidupan sosial perempuan selalu saja dijadikan objek dan tidak terlepas dari pelecehan seksual. Hal ini juga selalu dikaitkan bahkan menyalahkan perempuan sebagai seseorang yang memiliki peran berpakaian seksi. Kecenderungan perempuan dalam setiap objek, membuat perempuan lebih condong dibandingkan dengan laki-laki. Terutama dalam peliputan di media. Media komunikasi khususnya selalu melibatkan perempuan dalam setiap informasi berita. Hampir surat kabar memberitakan dan menginformasikan tentang perempuan, tidak jarang sebagai keuntungan bagi media. Media komunikasi tak ubahnya adalah alat komunikasi verbal bagi masyarakat. Lewat setiap komunikasi atau informasi yang ada di dalamnya masyarakat mengetahui tentang informasi atau berita apapun. Gencarnya gerakan feminisme tidak membuat konstruksi perempuan oleh media berubah. Ketimpangan gender yang terjadi hendaknya bisa diminimalisir dengan jurnalisme sensitive gender. Sterotipe gender dalam iklan memberikan kesan dan keyakinan tentang perilaku yang tepat untuk pria dan wanita (Santrock, 2010, h197). Bias gender akan mempengaruhi cara berpikir tentang peran dan cara berfungsinya gender dalam masyarakat. Iklan televisi selalu menggambarkan kekuatan iklan dalam menghasilkan produk pencitraan telah ikut andil dalam menyuburkan stereotype yang selama ini dilekatkan pada perempuan.
PERAN STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN JUAL-BELI ONLINE PADA FACEBOOK Dwi Aditya Nasution; Maria Ulfa Batoebara; Junaidi Junaidi
Jurnal Bisnis Corporate Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Bisnis Corporate : Vol. 6 No. 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jbc.v6i2.1843

Abstract

STRATEGI PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN DALAM PENCAPAIAN TUJUAN PERUSAHAANDI CV MULTI BAJA MEDAN Puji Lastri T Sihombing; Maria Ulfa Batoebara
Jurnal Publik Vol 6 (2019)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jpr.v6i0.1241

Abstract

PENGARUH MEDIA CETAK TERHADAP MINAT BACA SISWA SMA SWASTA IMELDA Israni Naibaho; Maria Ulfa Batoebara; Cut Alma Nuraflah
Jurnal Network Media Vol 6, No 2 (2023): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v6i2.3535

Abstract

STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN JUMLAH PENUMPANG PADA MASKAPAI PT.CITILINK INDONESIA BANDARA KUALANAMU MELALUI INSTAGRAM Ahmad Ridho; Maria Ulfa Batoebara; Budiman Purba
Jurnal Network Media Vol 6, No 2 (2023): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v6i2.3531

Abstract

MINAT MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI DALAM MEMILIH PROFESI SEBAGAI JURNALIS YANTORIUS NDRURU; Junaidi Junaidi; Maria Ulfa Batoebara
Jurnal Network Media Vol 6, No 2 (2023): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v6i2.3538

Abstract

PERAN STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN JUAL-BELI ONLINE PADA FACEBOOK Dwi Aditya Nasution; Maria Ulfa Batoebara; Junaidi Junaidi
Jurnal Bisnis Corporate Jurnal Bisnis Corporate : Vol. 6 No. 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jbc.v6i2.1843

Abstract

PERAN WHATSAPP DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN KERJA NELAYAN BELAWAN Dita Nabila Khairani; Afriadi Amin; Maria Ulfa Batoebara
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2026): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v8i1.8158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial WhatsApp dalam komunikasi jaringan nelayan di Kampung Nelayan Seberang Belawan serta kaitannya dengan aspek kesehatan dan keselamatan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala lingkungan, nelayan aktif, serta pihak Kepolisian Air dan Udara (Polairud). Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp berperan sebagai media komunikasi utama dalam pertukaran informasi di kalangan nelayan, baik terkait aktivitas melaut, kondisi cuaca, maupun informasi keselamatan. Struktur jaringan komunikasi yang terbentuk cenderung bersifat terpusat, dengan tokoh tertentu sebagai pusat penyebaran informasi. Selain itu, penggunaan WhatsApp juga mendukung terbentuknya modal sosial berupa kepercayaan dan solidaritas antar nelayan. Namun, pemanfaatannya dalam aspek keselamatan kerja masih belum optimal karena keterbatasan akses dan literasi digital sebagian nelayan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa WhatsApp memiliki peran strategis dalam memperkuat komunikasi jaringan nelayan, namun diperlukan peningkatan pemanfaatan yang lebih efektif, khususnya dalam mendukung kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan nelayan.
Efektivitas Komunikasi Publik Pemerintah dalam Penanganan Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Sumatera Utara Maria Ulfa Batoebara
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.9669

Abstract

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) merupakan isu strategis yang berdampak terhadap stabilitas ekonomi, mobilitas masyarakat, serta kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dalam situasi tersebut, komunikasi publik menjadi elemen penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, transparan, dan tepat waktu sehingga dapat mengurangi ketidakpastian dan mencegah kepanikan. Artikel ini bertujuan menganalisis efektivitas komunikasi publik pemerintah dalam penanganan kelangkaan BBM di Provinsi Sumatera Utara melalui pendekatan literature review. Kajian dilakukan dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, dokumen kebijakan, dan publikasi yang membahas komunikasi publik, komunikasi krisis, serta implementasi kebijakan di sektor energi. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi publik dipengaruhi oleh kecepatan penyampaian informasi, konsistensi pesan, transparansi data, koordinasi antarlembaga, dan pemanfaatan media digital. Sebaliknya, informasi yang tidak konsisten atau terlambat dapat memicu ketidakpercayaan masyarakat dan panic buying, yang justru memperburuk gangguan distribusi. Artikel ini menawarkan model komunikasi publik berbasis kolaborasi pemerintah, badan usaha energi, media massa, dan masyarakat sebagai strategi untuk meningkatkan efektivitas penanganan krisis energi di tingkat daerah. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah dalam memperkuat tata kelola komunikasi publik pada situasi krisis.