Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Presence of Description on Spirometry Disorder in the Old TB Patients who were Suffering from Dyspnea in BBKPM Surakarta Muhammad Ali; Riana Sari; Sri Wahyu Basuki
JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Vol. 8 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmmr.8184

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis signified by the formation of granuloma by the infected tissue. Old TB is a case of TB that once suffered from tuberculosis infection and declared as being cured. This research aims to know the presence of description on spirometry disorder in the old TB patients who were suffering from dyspnea in BBKPM Surakarta. Type of this research is descriptive research using Cross-Sectional approach. Population which becomes the subject of this research is the outpatient in the Non-TB Clinic of BBKPM Surakarta according to the criteria. Sampling was conducted using the method of Purposive Sampling and it was obtained 50 samples of old TB patients who were suffering from Dyspnea. Data were then processed by editing, coding, and tabulation. From the results of the data processing through editing, coding, and tabulation, there were 27 patients who were suffering from Obstruction disorder, 5 patients were suffering from Restriction disorder, 17 patients were suffering from mixed disorder (Obstruction and Restriction), and 2 patients were Normal. This research concluded who was suffering from dyspnea, in BBKPM Surakarta.
Aspergiloma Paru dengan Hemoptisis pasca Tuberkulosis Putri Isa Maharani Yaasiin; Riana Sari
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Trabec
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus infeksi paru di Indonesia paling umum antara lain tuberkulosis (TB), asma, kanker paru, dan pneumonia, namun terdapat infeksi yang jarang terjadi yaitu infeksi jamur paru/mikosis paru. Salah satunya terjadi akibat kekebalan seseorang terganggu. Diketahui mikosis paru sering terjadi pada individu pasca tuberculosis paru. Gejala yang ditimbulkan salah satunya batuk berdarah atau hemoptisis. Infeksi jamur yang umum terjadi pada paru-paru yaitu Aspergillosis. Data di Indonesia 7,7 juta pasien dirawat dengan 2,89% menderita mikosis paru dan Prevalensi aspergillosis pada orang dewasa diperkirakan sebesar 336.200. Artikel ini menggunakan metode studi kasus desain studi case report yang dilakukan di RSUP Surakarta yang bertujuan melaporkan kasus Aspergiloma paru dengan hemoptisis pasca tuberkulosis, adapun hasilnya yaitu seorang perempuan 55 tahun dengan keluhan sesak napas, batuk, dan hemoptisis dengan iwayat tuberkulosis paru pada pemeriksaan fisik menunjukkan suara ronkhi pada lapang paru kiri. Rontgen dada menunjukkan perbaikan akibat tuberkulosis paru dan CT scan Thorax menunjukkan adanya kavitas fibroinfiltrat dan lesi noduler disertai gambaran halo pada lapangan bawah paru kiri. Gambaran pada bronkoskopi tampak mukosa edema dan hiperemis. Pemeriksaan kultur bilasan bronkus ditemukan adanya jamur Aspergillus, sp. Pasien diberikan pengobatan itraconazole 100 mg selama 8 bulan hingga sembuh. Terapi supportif yang diberikan ialah fisioterapi dada dan terapi nutrisi.