Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SHOPPING MALL TERINTEGRASI KAWASAN STASIUN TUGU shaiful ismail; sukawi sukawi; sahid indraswara
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7151.411 KB)

Abstract

Shopping Mall terintegrasi kawasan Stasiun Tugu adalah suatu pusat perbelanjaan modern yang terintegrasi dalam suatu kawasan Stasiun Tugu. Selama ini kota Yogyakarta menggantungkan pendapatan daerah tertinggi di bidang perdagangan. Pemerintah Kota Yogyakarta bekerjasama dengan PT KAI DAOP 6 berencana mengembangkan aset di sekitar Stasiun Tugu menjadikawasan dengan beberapa fungsi diantaranya hunian, perkantoran dan perdagangan. Mengingat kondisi ekonomi masyarakat dan daya beli masyarakat yang cukup tinggi serta masih kurangnya pasar modern jika dibandingkan dengan jumlah penduduk kota Yogyakarta maka sarana pusat perbelanjaan sekaligus pusat hiburan masih berpeluang untuk dibangun dengan memperhatikan kaidah-kaidah dan peraturan yang berlaku di kota Yogyakarta. Kajian diawali dengan menganalisa data perkembangan penduduk kota Yogyakarta mulai dari tingkat pedapatan dan tingkat konsumsi. Selain itu analisa jarak tapak dengan pasar tradisional demi kelangsungan pasar tradisional. Pendekatan perancangan arsitektural dengan memperhatikan kearifan lokal, kekinian, fungsionalitas, serta dapat mengakomodasi seluruh pengguna menjadi dasar dalam perancangan disain. Sebagai kesimpulan, luaran program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi dan 3 dimensi sebagai ilustrasi desain.
APARTEMENT DI JAKARTA SELATAN risqoh warisman; sukawi sukawi; sahid indraswara
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.286 KB)

Abstract

Kota Jakarta merupakan Ibu Kota Indonesia yang memiliki perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat diberbagai bidang dan sektor. Kota Jakarta Selatan merupakan bagian dari wilayah Kota Jakarta yang terus berkembang dan semakin maju. Wilayah Jakarta Selatan diperuntukkan sebagai daerah perkantoran, pemerintahan, dan sebagian besar untuk pemukiman dan perdagangan. Sebagian wilayah Jakarta Selatan dilalui oleh Central Business District (CBD) yaitu Setiabudi, Karet Semanggi, dan Senayan, serta merupakan kawasan segitga emas yang memiliki letak strategis dan tempat pertemuan bisnis di Jakarta. Melihat pertumbuhan Kota Jakarta yang begitu cepat dan pesat, yang dikarena oleh banyak faktor seperti pusat perkantoran, perdagangan, pemerintahan, perdagangan, bisnis dan permukiman menyebabkan banyak masyarakat yang cenderung untuk mencari penghasilan di Jakarta. Hal ini lah yang menyebabkan kota Jakarta di penuhi oleh pendatang dengan jumlah yang terus meningkat tentunya di setiap tahun yang mengakibatkan pupulasi kota Jakarta semakin ramai. Melihat hal ini, peluang bisnis untuk hunian vertikal seperti apartemen menjadi suatu yang menjanjikan di Jakarta. Jumlah apartment di Jakarta diperkirakan mendekati 200.000 unit apartment, dimana angka ini masih sangat kecil dibandingkan dengan jumlah penduduk Jakarta yang mendekati angka 25 juta jiwa.
MUSEUM PURBAKALA PATI AYAM KABUPATEN KUDUS DENGAN PENEKANANA DESAIN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR amanda pinandita; septana pribadi; sukawi sukawi
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.574 KB)

Abstract

Situs Patiayam merupakan salah satu situs terlengkap. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya manusia purba (Homo erectus), fauna vertebrata dan fauna invertabrata. Ada juga alat-alat batu manusia dari hasil budaya manusia purba yang ditemukan dalam satu aeri pelapisan tanah yang tidak terputus sejak minimal satu juta tahun yang lalu. Maka, diperlukan suatu wadah untuk menampung semua fosil yang telah di temukan ,sudah selayaknya keberadaan museum dengan fasilitas yang memadahi patut diperhitungkan keberadaannya. Salah satu museum yang sudah menampung sebagian temuan fosil adalah museum purbakala pati ayam tetapi keadaan dan fasilitas pada museum ini belum dapat memenuhi standart kelayakan dan secara benar menampung dan menunjukkan pada masyarakat.
PUSAT OLAHRAGA TENNIS DI SEMARANG DENGAN PENEKANAN DESAIN ADVANCED STRUCTURE yuda pratama; sukawi sukawi; septana pribadi
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.894 KB)

Abstract

Perkembangan olahraga tennis di Indonesia dimulai sejak jaman Belanda pada sekitar tahun 1920. Seiring kian banyaknya murid-murid Indonesia memasuki sekolah - sekolah menengah, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Mereka umumnya para siswa Stovia, Rechrsschool, dan NIAS yang pada perkembangannya memperkenalkan olah raga ini ke kalangan yang Iebih luas. Tennis pun mulai dimainkan atau dipertandingkan dalam kegiatan berbagai organisasi pemuda di masa itu. Olahraga inipun mulai dilihat sehagai penghimpun massa, terutama oleh kaum nasionalis yang mencita-citakan Kemerdekaan Indonesia. Hingga masa kini, tenis pun terus berkembang berbagai kota-kota besar di Indonesia salah satunya kota Semarang. Menurut data yang diperoleh dari PELTI, terdapat setidaknya 15 turnamen nasional dan 2 turnamen internasional pertahunnya. Dengan frekuensi turnamen pertahun yang sebanyak itu, sedikit demi sedikit diikuti dengan munculnya banyak atlit yang berprestasi berdasarkan urutan ranking menurut PELTI. Dari kota Semarang terdapat total 60 atlet berprestasi yang terdiri dari 19 atlit dari kelas junior dan 41 atlit kelas senior. Disamping terdapatnya sebuah turnamen, dimungkinkan akan menarik perhatian masyarakat untuk menonton. Berdasarkan fasilitas tenis yang sudah ada, GOR Jatidiri dan GOR Tri Lomba Juang, belum memenuhi standard untuk menggelar suatu pertandingan skala nasional. Karena menurut standard dari PU, diperlukan minimal 3000 kapasitas penonton.
ARENA SIRKUIT INLINE SPEED SKATE di GELORA JATIDIRI SEMARANG Ajeng Anindya; sukawi sukawi; sahid indraswara
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.563 KB)

Abstract

Semarang yang juga salah satu kota besar di Indonesia memilki tingkat antusias yang cukuptinggi terhadap olahraga salah satunya sepatu roda Jawa  Tengah khusus  nya  di  Semarang membutuhkan satu  tempat  khusus  sebagai  pusatkegiatan sepatu  roda  Oleh  karena  itu, perlunya meredesain Arena  Sirkuit Inline  Speed Skate  di  Gelora  JatidiriSemarang menjadikan suatu  bangunan tunggal  dengan sifat  tertutup yang  berisi  seluruh  fasilitaskebutuhan olahraga  sepatu  roda yang didalam  nya  terdapat sirkuit  track  dan road berstandarinternasional  yang  menampung atlit  sepaturoda  Jawa  Tengah sebagai  sarana  Pemusatan  latihanmenuju PON,dan beberapa event internasional lainnya dan sebagai sirkuit sepaturoda Dalam perancangannya, estetika dan struktur bangunan menerapkan konsep desain yangdiadopsi dari bentuk pohon yang mengelilingi tapak dan dijadikan sebagai karakteristik bangunan ini.Sehingga Teori Culture Pragmatic Semarang yang juga salah satu kota besar di Indonesia memilki tingkat antusias yang cukuptinggi terhadap olahraga salah satunya sepatu roda Jawa  Tengah khusus  nya  di  Semarang membutuhkan satu  tempat  khusus  sebagai  pusatkegiatan sepatu  roda  Oleh  karena  itu, perlunya meredesain Arena  Sirkuit Inline  Speed Skate  di  Gelora  JatidiriSemarang menjadikan suatu  bangunan tunggal  dengan sifat  tertutup yang  berisi  seluruh  fasilitaskebutuhan olahraga  sepatu  roda yang didalam  nya  terdapat sirkuit  track  dan road berstandarinternasional  yang  menampung atlit  sepaturoda  Jawa  Tengah sebagai  sarana  Pemusatan  latihanmenuju PON,dan beberapa event internasional lainnya dan sebagai sirkuit sepaturoda Dalam perancangannya, estetika dan struktur bangunan menerapkan konsep desain yangdiadopsi dari bentuk pohon yang mengelilingi tapak dan dijadikan sebagai karakteristik bangunan ini.Sehingga Teori Culture Pragmatic
PANTI REHABILITASI NARKOBA DI SAMARINDA DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR TROPIS dwi gita; sahid indraswara; sukawi sukawi
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1818.626 KB)

Abstract

Masalah penyalahgunaan dan peredaran narkoba telah menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia. Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi yang rentan oleh bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang. Letaknya yang berbatasan langsung oleh Negara Malaysia menyebabkan narkoba masuk secara illegal dengan mudah. Semakin maraknya peredaran narkotika dan obat terlarang di Kalimantan Timur menjadi permasalahan yang sangat kompleks dan pelik, bukan saja bagi aparat kepolisian tetapi juga bagi seluruh masyarakat. Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan permasalahan yang sudah menjadi ancaman serius dalam kehidupan bangsa. Bahkan pemerintah kini melalui BNN (Badan Narkotika Nasional), bahu membahu bersama masyarakat melakukan upaya-upaya dalam mencegah dan menanggulangi narkoba. Upaya penegakan hukum juga harus memfokuskan sasaran kepada pecandu narkotika dan obat terlarang, tidak hanya kepada pengedar/ pedagang narkoba saja. Karena pecandu lebih membutuhkan dukungan dan akses terhadap pelayanan terapi dan rehabilitasi. Penanganan kasus pengguna narkoba dengan pengadaan panti rehabilitasi sesuai dengan keputusan yang dikeluarkan oleh Menteri Sosial No. 44 tahun 1992 tentang lembaga Rehabilitasi Sosial Korban Narkotika dan Undang-Undang No.22 Tahun 1997 tentang Narkotika dan Kepres No.17 Tahun 2002 tentang Badan Narkotika Nasional. Hal ini merupakan bukti bahwa pengadaan panti rehabilitasi yang memadai secara sarana dan prasarana sebagai salah satu wadah pembinaan para pengguna narkoba sangatlah penting.
CITY HOTEL BINTANG TIGA SEMARANG imantaka muncar; sukawi sukawi; septana pribadi
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.561 KB)

Abstract

Kota Semarang sebagai  salah satu kota besar di Propinsi Jawa Tengah merupakanpusat segala kegiatan aktifitas baik ekonomi, perdagangan, jasa dan industri serta menjadikota sentral wilayah Jawa Tengah . Kota Semarang dapat berperan langsung dalam lingkupinternational.  Semakin banyak diadakan hubungan dengan  negara lain akan membukapeluang masuknya wisatawan asing yang bertujuan untuk berbisnis maupun menanamkanmodal di Kota Semarang mengingat berkembang pesatnya perekonomian di wilayah sekitar.Untuk mengantisipasi  kedatangan wisatawan dalam  negeri  maupun asing keSemarang  untuk kegiatan berbisnis, maka Semarang memerlukan  fasilitas  pendukungseperti  akomodasi  untuk tempat menginap,  salah  satunya adalah  hotel  bintang yangmenyediakan fasilitas lengkap untuk pertemuan bisnis sekaligus untuk tempat rekreasi.Akhir – akhir ini  bisnis  perhotelan di  Semarang menunjukkan prospek  yangcenderung meningkat,  hal  ini  ditunjukkan  dengan meningkatnya  jumlah wisatawan  yangmenginap  dihotel,  khususnya di hotel  bintang. Selama beberapa  tahun terahir ini,  tingkathunian  hotel  berbintang terhitung  tertinggi. Salah satu  penyebabnya adalah banyaknyakegiatan  konvensi  seperti  rapat dan seminar  yang  dilakukan  oleh  instansi – instansipemerintah dan swasta baik dalam tingkat local maupun nasional yang diselenggarakan diKota Semarang dan  juga  dengan diberlakukannya visit Jawa Tengah dan  Ayo  Wisata KeSemarang  yang memang  bertujuan untuk menarik wisatawan  sebanyak-banyaknya keSemarang.Dari aktualita dan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Kota Semarang saat inimasih  membutuhkan dibangunnya hotel  baru,  khususnya city hotel  berbintang.  Sebagaisuatu  sarana  akomodasi  untuk memenuhi  kebutuhan wisatawan-wisatawan  baik yangberorientasi bisnis maupun yang orientasinya hanyalah rekreasi belaka, untuk itu dalam haltempat menginap harus juga juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang kegiatan ber bisnisseperti  ruang pertemuan.  Selain  itu  juga  sebagai  tempat menginapnya wisatawan yangmemiliki tujuan utama berekreasi di Kota Semarang dan sekitarnya.Kota Semarang sebagai  salah satu kota besar di Propinsi Jawa Tengah merupakanpusat segala kegiatan aktifitas baik ekonomi, perdagangan, jasa dan industri serta menjadikota sentral wilayah Jawa Tengah . Kota Semarang dapat berperan langsung dalam lingkupinternational.  Semakin banyak diadakan hubungan dengan  negara lain akan membukapeluang masuknya wisatawan asing yang bertujuan untuk berbisnis maupun menanamkanmodal di Kota Semarang mengingat berkembang pesatnya perekonomian di wilayah sekitar.Untuk mengantisipasi  kedatangan wisatawan dalam  negeri  maupun asing keSemarang  untuk kegiatan berbisnis, maka Semarang memerlukan  fasilitas  pendukungseperti  akomodasi  untuk tempat menginap,  salah  satunya adalah  hotel  bintang yangmenyediakan fasilitas lengkap untuk pertemuan bisnis sekaligus untuk tempat rekreasi.Akhir – akhir ini  bisnis  perhotelan di  Semarang menunjukkan prospek  yangcenderung meningkat,  hal  ini  ditunjukkan  dengan meningkatnya  jumlah wisatawan  yangmenginap  dihotel,  khususnya di hotel  bintang. Selama beberapa  tahun terahir ini,  tingkathunian  hotel  berbintang terhitung  tertinggi. Salah satu  penyebabnya adalah banyaknyakegiatan  konvensi  seperti  rapat dan seminar  yang  dilakukan  oleh  instansi – instansipemerintah dan swasta baik dalam tingkat local maupun nasional yang diselenggarakan diKota Semarang dan  juga  dengan diberlakukannya visit Jawa Tengah dan  Ayo  Wisata KeSemarang  yang memang  bertujuan untuk menarik wisatawan  sebanyak-banyaknya keSemarang.Dari aktualita dan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Kota Semarang saat inimasih  membutuhkan dibangunnya hotel  baru,  khususnya city hotel  berbintang.  Sebagaisuatu  sarana  akomodasi  untuk memenuhi  kebutuhan wisatawan-wisatawan  baik yangberorientasi bisnis maupun yang orientasinya hanyalah rekreasi belaka, untuk itu dalam haltempat menginap harus juga juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang kegiatan ber bisnisseperti  ruang pertemuan.  Selain  itu  juga  sebagai  tempat menginapnya wisatawan yangmemiliki tujuan utama berekreasi di Kota Semarang dan sekitarnya.
REDESAIN GELANGGANG OLAHRAGA SATRIA PURWOKERTO Ai Ratna Wulandari; Hermin Werdiningsih; sukawi sukawi
IMAJI Vol 1, No 2 (2012): IMAJI
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1304.773 KB)

Abstract

Olahraga merupakan kebutuhan hidup yang bermanfaat untuk kesehatan jasmani dan rohani tiapmanusia. Salah satu fasilitas penunjang untuk kegiatan olahraga adalah adanya Gelanggang Olahraga (GOR)pada tiap kota. Gelanggang Olahraga merupakan suatu wilayah dimana di dalamnya tersedia beberapapenunjang kegiatan olahraga seperti lapangan sepak bola, lapangan bulu tangkis, tennis, basket danseterusnya. Untuk di era sekarang Gelanggang Olahraga tidak hanya dijadikan sebagai pusat olahraga namunjuga sebagai sarana rekreasi untuk masyarakat. Fungsi rekreasi yang diwadahi merupakan kegiatan menontonbersama pertandingan olahraga melalui layar lebar dan pertunjukkan musik. Kota Purwokerto merupakan ibukota Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang memiliki GelanggangOlahraga yaitu GOR Satria yang terletak di Jl. Prof Dr. Suharso Kelurahan Grendeng Purwokerto. Sebagai PusatKegiatan Olahraga, GOR Satria memiliki banyak fasilitas olahraga antara lain Stadion Sepak Bola, Lintasan Lari,Lapangan Basket-Bulutangkis-Voli Indoor, Tenis Futsal, Wall Climbing, Cross Sirkuit BMX, dll. Selain mendukungfasilitas juga tersedia sebagai tempat parkir yang luas, tempat beribadah, toilet dan tempat bermain anak. Dalam rangka penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2013, PemprovJateng selaku penyelenggara telah menetapkan Kabupaten Banyumas sebagai tuan rumah acara Porprov yangakan diselenggarakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Satria Purwokerto. Untuk menjadi tuan rumah yang baikPemkab Banyumas berusaha menyiapkan segala sesuatu terkait dengan akomodasi para atlet, juga saranaprasarana (venues) yang dibutuhkan untuk cabang lomba yang akan dipertandingkan. Berdasarkan keadaanGOR Satria saat ini, fasilitas-fasilitas yang ada belum dapat memenuhi kebutuhan acara Porprov tersebut.Maka dibutuhkan penambahan dan pembenahan untuk menjadikan GOR Satria Purwokerto yang sesuaistandar penyelenggaraan Porprov juga menjadi pusat olahraga yang rekreatif untuk masyarakat Banyumas. 
Taman Budaya Sriwedari dulu merupakan fenomena wisata budaya di Surakarta, karena tingkat kualitas karakteristik budaya yang mempunyai nilai sejarah yang merupakan daya tarik bagi wisatawan. Dampak positif adanya kegiatan pariwisata yang terkait dengan rio irfansyah; septana pribadi; sukawi sukawi
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2117.454 KB)

Abstract

Taman Budaya Sriwedari dulu merupakan fenomena wisata budaya di Surakarta, karena tingkat kualitas karakteristik budaya yang mempunyai nilai sejarah yang merupakan daya tarik bagi wisatawan. Dampak positif adanya kegiatan pariwisata yang terkait dengan budaya adalah semakin tingginya nilai budaya yang mengharuskan setiap orang untuk melestarikan kebudayaan. Taman Sriwedari lebih menonjolkan unsur budaya serta tidak lupa unsur leisuneteisme atau wisata. Maka hal itu justru yang menjadi daya tarik tersendiri bagi Taman Sriwedari untuk dikembangkan. Unsur budaya, wisata adalah potensi yang menonjolkan untuk dijadikan sebagai motivator bagi pengunjung. Banyaknya pengunjung yang datang dari kalangan pelajar, mahasiswa maupun wisatawan untuk lebih memahami budaya Surakarta. Taman Sriwedari diharapkan dapat mengarahkan fungsi rekreasi dan wisata budaya dalam perkembangan kota Surakarta serta menjadikan Taman Sriwedari sebagai pusat pameran dan Konvensi melalui penataan ulang dengan penekanan desin arsitektur Organik, yaitu sebuah filosofi arsitektur yang mengangkat keselarasan antara tempat tinggal manusia dan alam melalui desain yang mendekatkan dengan harmonis antara lokasi bangunan, perabot, dan lingkungan menjadi bagian dari suatu komposisi, di persatukan dan saling berhubungan. Serta menjadikan Taman Sriwedari sebgai tempat rekreasi serta sarana belajar andalan bagi pariwisata Surakarta dan yang lebih penting lagi Taman Budaya Sriwedari diharapkan dapat menjadi ajang promosi di seluruh Indonesia.
PUSAT PELATIHAN BASKET KLUB SAHABAT SEMARANG reza hilman; sukawi sukawi; septana pribadi
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.589 KB)

Abstract

Bola basket merupakan cabang olah raga yang sekarang ini sangat  banyak  diminatimasyarakat, mayoritas dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Seringkali event-event pertandinganbertaraf nasional  diselenggarakan demi  memperebutkan peringkat tertinggi. Semarang sebagaisalah satu kota besar di Indonesia tidak luput dari perkembangan ini.Hal  ini  memicu banyaknya klub-klub basket  di  Semarang untuk  berpastisipasi  denganmengandalkan atlet - atlet terbaiknya, dengan tujuan dapat bersaing baik di kancah daerah maupunnasional. Maka  dari  itu  diperlukan sebuah wadah untuk  menunjang atlet  dalam  mengasahkemampuan mental,  fisik dan teknik  mereka.  Akan tetapi  banyak  klub yang bermunculan diIndonesia termasuk Semarang, masih kurang professional dalam pengelolaan klubnyaSaat ini kota Semarang belum memiliki pusat pembimbingan dan pelatihan bola basket yangterorganisir dengan baik seperti yang dimiliki oleh klub-klub basket yang ada di kota lain, misalnyaAliansi Sekolah basket  Sahabat  Sehati  Semarang merupakan salah satu  klub dari  beberapa klubbasket yang berdiri di Semarang yang sudah memiliki akar tradisi pelatihan basket yang kuat karenatelah berdiri sejak lama. Klub yang berdiri sejak 90 tahun yang lalu ini sudah banyak melahirkan atlet– atlet basketl yang akhirnya bermain di level tertinggi liga basket nasional. Namun melihat kondisiklub yang berlokasi  di  daerah Supriyadi  Semarang ini,  bisa  dikatakan bahwa fasilitas – fasilitaspelatihan di  klub ini  masih kurang memadai  jika dibandingkan dengan antusiasme masyarakatterhadap olahraga basket  serta fasilitas – fasilitas  yang dimiliki  oleh  pelatihan – pelatihan basketbesar di kota lain.Oleh sebab itu, diperlukan sebuah wadah yang dapat menampung sekaligus membina atletatletdiSemarangsupayadapatmenyalurkandanmengembangkanbakatnyadalambermainbolabasket.Bola basket merupakan cabang olah raga yang sekarang ini sangat  banyak  diminatimasyarakat, mayoritas dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Seringkali event-event pertandinganbertaraf nasional  diselenggarakan demi  memperebutkan peringkat tertinggi. Semarang sebagaisalah satu kota besar di Indonesia tidak luput dari perkembangan ini.Hal  ini  memicu banyaknya klub-klub basket  di  Semarang untuk  berpastisipasi  denganmengandalkan atlet - atlet terbaiknya, dengan tujuan dapat bersaing baik di kancah daerah maupunnasional. Maka  dari  itu  diperlukan sebuah wadah untuk  menunjang atlet  dalam  mengasahkemampuan mental,  fisik dan teknik  mereka.  Akan tetapi  banyak  klub yang bermunculan diIndonesia termasuk Semarang, masih kurang professional dalam pengelolaan klubnyaSaat ini kota Semarang belum memiliki pusat pembimbingan dan pelatihan bola basket yangterorganisir dengan baik seperti yang dimiliki oleh klub-klub basket yang ada di kota lain, misalnyaAliansi Sekolah basket  Sahabat  Sehati  Semarang merupakan salah satu  klub dari  beberapa klubbasket yang berdiri di Semarang yang sudah memiliki akar tradisi pelatihan basket yang kuat karenatelah berdiri sejak lama. Klub yang berdiri sejak 90 tahun yang lalu ini sudah banyak melahirkan atlet– atlet basketl yang akhirnya bermain di level tertinggi liga basket nasional. Namun melihat kondisiklub yang berlokasi  di  daerah Supriyadi  Semarang ini,  bisa  dikatakan bahwa fasilitas – fasilitaspelatihan di  klub ini  masih kurang memadai  jika dibandingkan dengan antusiasme masyarakatterhadap olahraga basket  serta fasilitas – fasilitas  yang dimiliki  oleh  pelatihan – pelatihan basketbesar di kota lain.Oleh sebab itu, diperlukan sebuah wadah yang dapat menampung sekaligus membina atletatletdiSemarangsupayadapatmenyalurkandanmengembangkanbakatnyadalambermainbolabasket.