Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Surya Abdimas

Pelatihan Pengajaran Bahasa Inggris Interaktif Bagi Guru TK/KB ‘Aisyiyah Bustanul Athfal II Purworejo Andrian Nuriza Johan; Titi Rokhayati; Ismawati Ike Nugraeni
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.306

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk membantu guru-guru dalam mengajarkan bahasa Inggris di TK/KB ‘Aisyiyah Bustanul Athfal II Purworejo kabupaten Purworejo untuk menemukan, membuat dan mengaplikasikan materi kegiatan belajar-mengajar bahasa Inggris secara interaktif dan sesuai dengan usia anak-anak. Untuk mencapai tujuan tersebut metode pelatihan adalah dengan melalui workshop dan pendalaman teori. Sasaran Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah para guru TK/KB ‘Aisyiyah Bustanul Athfal II Purworejo kabupaten Purworejo dengan jumlah populasi adalah 15 orang. Permasalahan diselesaikan dalam tiga (3) tahapan kegiatan, yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap Persiapan yang dilakukan adalah menganalisa masalah dan kebutuhan para guru TK/KB ‘Aisyiyah Bustanul Athfal II Purworejo dalam pengajaran Bahasa Inggris. Tahap kedua yaitu pelaksanaan terbagi menjadi beberapa sesi yaitu pembukaan, penyampaian teori dasar prinsip dan model pengajaran bahasa Inggris untuk anak, dilanjutkan dengan materi yang lebih aplikatif yaitu pembelajaran melalui berbagai media atau teknik untuk mengajar bahasa inggris bagi anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah pelatihan intensif dengan perpaduan teori dan praktek serta diskusi dan unjuk kerja hasil workshop di akhir pelatihan. Tahap ketiga yakni evaluasi dengan meminta umpan balik peserta melalui kuesioner tentang pemahaman materi serta dengan melakukan evaluasi internal yang dilakukan tim Pengabdian Kepada Masyarakat. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini dapat diuraikan sebagai berikut: peserta mampu memahami landasan teori dan prinsip pengajaran bahasa Inggris di TK atau PAUD, peserta mampu mengenal, membuat, dan mempraktikan beberapa jenis media atau teknik untuk membantu pengajaran bahasa Inggris., dan peserta mampu merancang kegiatan pembelajaran dengan aktifitas yang menyenangkan dan interaktif.
Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis Toefl Bagi Para Guru SMP se-MGMP Bahasa Inggris Kabupaten Purworejo Ismawati Ike Nugraeni; Menik WIdiyanti; Titi Rokhayati; Sri Widodo
Surya Abdimas Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v2i1.316

Abstract

The study aims at giving training to improve the English teachers’ skill of SMP in Purworejo Regency, especially in related to TOEFL based-test. In accordance to the aims, the method used wasby giving intensif training combined with the theories, practice, and discussion. It also used the trainee’s performance (post-test) at the end of the training as the indicator of their improvement. The result of the training revealed that the TOEFL based-English training became one of the ways to improve the English teachers’ skill. The teachers can get beneficial knowledge about the underlyingtheory, principles, and strategies in doing TOEFL test indicated by the result of their post-test, and improvement in their general English skills. Besides, the result of the training can be applied asconsideration to take schools’ policies related to their English teachers’ quality.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Bedono Pageron Melalui Budidaya Warung Hidup Berbasis Organik dan Penyuluhan Pendidikan Marica Dewi; Titi Rokhayati; Jeki Mediantari Wahyu Wibawanti
Surya Abdimas Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v2i2.552

Abstract

Tujuan program penyuluhan ini adalah mengenalkan, mempraktekkan dan memotivasi masyarakat untuk dapat melakukan pembuatan warung hidup berbasis organik dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah. Melalui Program ini diharapkan diperoleh manfaat untuk masyarakat agar tidak perlu membeli bahan pangan yang harganya semakin meningkat. Seluruh warga desa Bedono Pageron pada umumnya merupakan khalayak sasaran yang menjadi fokus pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Luaran yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah 1) pengembangan pengetahuan, 2) peningkatan pembangunan. Metode kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah metode penyuluhan dan pelatihan yang dengan langkah kegiatan berupa observasi lingkungan, sosialisasi, pemberian bibit, praktik pembuatan pupuk organik dengan warga dan pengecekan. Secara keseluruhan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari para peserta walaupun baru beberapa rumah yang membuat warung hidup ini. Dengan adanya kegitan ini warga mendapatkan informasi tentang warung hidup berbasis organik. Selain itu, juga mengetahui bagaimana memanfaatkan lahan pekarangan rumah mereka dengan optimal.
Penguatan Literasi Digital dalam Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Guru PAUD Tusino Tusino; Titi Rokhayati; Basuki Basuki
Surya Abdimas Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i1.1469

Abstract

Permasalahan penguasaan teknologi dan lemahnya kompetensi bahasa Inggris sering dialami oleh guru pendidikan anak usia dini (PAUD). Hal ini dikarenakan sebagian besar guru PAUD bukan lulusan bahasa Inggris dan jarang menggunakan media digital dalam pembelajaran. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Purworejo menyelenggarakan pelatihan literasi digital untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom. Sebanyak 35 (tiga puluh lima) guru PAUD berpartisipasi dalam kegiatan ini. Untuk mengetahui ketercapaian program dan respon peserta, wawancara terstruktur dilakukan setelah sesi penyampaian materi dan diskusi. Hasil wawancara menunjukkan bahwa peserta senang dan antusias mengikuti kegiatan pelatihan. Program PKM ini mampu memperkuat literasi digital dan meningkatan kompetensi guru dalam mengajarkan bahasa Inggris di tingkat PAUD. Pelatihan literasi digital lanjutan perlu diselenggarakan dengan menambah jumlah peserta yang berasal dari guru PAUD dan sekolah dasar.
Fostering Junior High School Teachers’ Competence in Technology-Assisted Learning Media Development Tusino Tusino; Titi Rokhayati; Basuki Basuki; Intan Nasihah
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.2113

Abstract

Technology literacy and poor teaching competences are common weaknesses experienced by junior high school teachers. This is because most junior high school teachers rarely use technology-based media in developing learning materials. Lecturers of English Education Study Program, Universitas Muhammadiyah Purworejo held training on technology-assisted learning media to overcome the problems faced. The method used was covered four steps namely problem analysis, preparation, implementation, and evaluation. The training activities were carried out face to face at SMP N 22 Purworejo. A total of 36 (thirty six) teachers participated in this activity. To evaluate the training program's achievements and participant responses, close-response questionnaires and semi-structured interviews were conducted after the presentation and discussion sessions finished. The results of the interviews showed that the participants were happy and enthusiastic about participating in the training activities. This community service program is able to increase teacher competence in developing technology-based learning media. The output of this program was an article published in a national-accredited journal. Further training needs to be held by increasing the number of participants from junior and senior high school teachers.