Muchammad Kurniawan
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Buana Informatika

Identifikasi Sel Darah Merah Bertumpuk Menggunakan Pohon Keputusan Fuzzy Berbasis Gini Index Mandyartha, Eka Prakarsa; Kurniawan, Muchammad; Perdana, Rizal Setya
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.118 KB)

Abstract

Pendekatan teknik data mining diusulkan untuk identifikasi sel darahmerah bertumpuk pada citra makroskopik sel darah untuk meningkatkan akurasipenghitungan jumlah sel darah merah. Fitur yang digunakan adalah geometri danwarna. Fitur geometri terdiri dari luasan dan eksentrisitas sel. Pada prosesidentifikasi digunakan pendekatan fuzzy. Setiap fitur direpresentasikan denganfungsi keanggotaan fuzzy. Identifikasi dilakukan berdasarkan aturan yangdiperoleh dari pohon keputusan fuzzy yang dibangkitkan. Pencabangan multisplitdigunakan pada pohon keputusan fuzzy. Pengukuran split atribut menggunakannilai gini index. Hasil pengujian pada 10 citra makroskopik sel darah yangmengandung 532 sel darah merah menunjukkan bahwa metode yang diusulkanmemiliki rata-rata akurasi sebesar 96,14%. Dengan akurasi yang tinggidiharapkan dapat meningkatkan akurasi diagnosis penyakit berdasarkan jumlahsel darah merah.
Identifikasi Sel Darah Merah Bertumpuk Menggunakan Pohon Keputusan Fuzzy Berbasis Gini Index Mandyartha, Eka Prakarsa; Kurniawan, Muchammad; Perdana, Rizal Setya
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v6i1.398

Abstract

Pendekatan teknik data mining diusulkan untuk identifikasi sel darahmerah bertumpuk pada citra makroskopik sel darah untuk meningkatkan akurasipenghitungan jumlah sel darah merah. Fitur yang digunakan adalah geometri danwarna. Fitur geometri terdiri dari luasan dan eksentrisitas sel. Pada prosesidentifikasi digunakan pendekatan fuzzy. Setiap fitur direpresentasikan denganfungsi keanggotaan fuzzy. Identifikasi dilakukan berdasarkan aturan yangdiperoleh dari pohon keputusan fuzzy yang dibangkitkan. Pencabangan multisplitdigunakan pada pohon keputusan fuzzy. Pengukuran split atribut menggunakannilai gini index. Hasil pengujian pada 10 citra makroskopik sel darah yangmengandung 532 sel darah merah menunjukkan bahwa metode yang diusulkanmemiliki rata-rata akurasi sebesar 96,14%. Dengan akurasi yang tinggidiharapkan dapat meningkatkan akurasi diagnosis penyakit berdasarkan jumlahsel darah merah.
Identifikasi Sel Darah Merah Bertumpuk Menggunakan Pohon Keputusan Fuzzy Berbasis Gini Index Eka Prakarsa Mandyartha; Muchammad Kurniawan; Rizal Setya Perdana
Jurnal Buana Informatika Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v6i1.398

Abstract

Pendekatan teknik data mining diusulkan untuk identifikasi sel darahmerah bertumpuk pada citra makroskopik sel darah untuk meningkatkan akurasipenghitungan jumlah sel darah merah. Fitur yang digunakan adalah geometri danwarna. Fitur geometri terdiri dari luasan dan eksentrisitas sel. Pada prosesidentifikasi digunakan pendekatan fuzzy. Setiap fitur direpresentasikan denganfungsi keanggotaan fuzzy. Identifikasi dilakukan berdasarkan aturan yangdiperoleh dari pohon keputusan fuzzy yang dibangkitkan. Pencabangan multisplitdigunakan pada pohon keputusan fuzzy. Pengukuran split atribut menggunakannilai gini index. Hasil pengujian pada 10 citra makroskopik sel darah yangmengandung 532 sel darah merah menunjukkan bahwa metode yang diusulkanmemiliki rata-rata akurasi sebesar 96,14%. Dengan akurasi yang tinggidiharapkan dapat meningkatkan akurasi diagnosis penyakit berdasarkan jumlahsel darah merah.