Tri Prapto Kurniawan
Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Praktik Kesehatan Reproduksi Remaja Di SMA Negeri 1 Purbalingga Kabupaten Purbalingga Cahyo, Kusyogo; Kurniawan, Tri Prapto; Margawati, Ani
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Volume 3, No. 2, Agustus 2008
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.282 KB) | DOI: 10.14710/jpki.3.2.86-101

Abstract

Background: Youth behavior is becoming more permissive in terms of sexual interaction. These matters generate many cases of unwanted pregnancy and abortion. This research is aimed to know the factors influencing youth reproduction health practices in SMA 1 Purbalingga, district of Purbalingga by using a cross sectional study.Method: This study applies quantitative using questionnaires for data collection from 110 samples and combines with a qualitative using in-depth interview.Results: This study revealed that respondents’ level of knowledge in term of sexual health is mostly at sufficient level. The attitude of respondents is mostly still traditional and supported to have sexual practices such as abstinence. Most respondents admitted that their parents have no skill to inform them about reproductive issues. So they prefer to access informationfrom friends and media. Bivariate analysis shows that knowledge, parent’s role and media have significantly correlated with youth reproductive health practices. However respondent attitude and teacher’s role factors have no correlation with reproductive health practices.Keywords: reproductive health, practice, youth.
Kondisi Pencahayaan Lingkungan Rumah Sebagai Penyebab Kejadian Pneumonia pada Anak di Kabupaten Banjarnegara Wijayanti, Yuni; Siwiendrayanti , Arum; Istiklaili, Fifti; Muzaqi, Lutfi; Kurniawan, Tri Prapto; Waluya, Agus Sapta Eka; Pramesti, Adinda Mayhana; Kusumaningtyas, Diyan Argani
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v5i2.32425

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita, dengan beban besar di negara berkembang termasuk Indonesia. Prevalensi pneumonia balita meningkat dari 3,55% (2019–2021) menjadi 4,06% pada 2023, dengan tren serupa di Jawa Tengah dan Kabupaten Banjarnegara. Kondisi fisik rumah, terutama pencahayaan alami, diduga menjadi faktor risiko penting. Tujuan : Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pencahayaan rumah dengan kejadian pneumonia pada anak usia 1–5 tahun di Kabupaten Banjarnegara. Metode: Penelitian case control ini melibatkan 68 responden (34 kasus, 34 kontrol) yang dipilih secara purposive sampling di wilayah kerja Puskesmas Punggelan I dan Susukan II. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pengukuran menggunakan lux meter. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi-square. Hasil: Pencahayaan buruk (<60 lux) memiliki hubungan signifikan dengan pneumonia (OR = 2,091; 95% CI: 1,220–3,584; p = 0,008). Kesimpulan: Ada hubungan bermakna antara pencahayaan rumah dan pneumonia balita. Anak yang tinggal di rumah dengan pencahayaan kurang baik berisiko lebih dari dua kali lipat terkena pneumonia dibandingkan dengan yang tinggal di rumah dengan pencahayaan memadai.