Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

An Overview of Riding Styles Among Junior High School Students in Semarang City Indarjo, Sofwan; Istiklaili, Fifti; Isniyati, Heni; Ardiansyah, Irman Syahrul; Yamini, Ismatul; Fadhil, Azhar Fauzan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 17 No 3 (2025): JIKM Vol 17, Issue 3, August 2025
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v17i3.802

Abstract

Background: It has been shown that underage individuals are more vulnerable to involvement in traffic accidents. In 2023, a total of 1,339 traffic accidents were documented in the city of Semarang. There were 1,515 traffic accidents involving 3,113 perpetrators with 17.5% (546) aged 5-20 years in 2024. The objective of this study was to identify the factors associated with the riding behavior of junior high school students in Semarang City. Methods: The present study was conducted as an observational analytical study employing a cross-sectional approach. A total of 447 subjects were selected as a sample for the study. The sampling technique used was cluster sampling. The data were collected via an online questionnaire and subsequently analyzed using the chi-square test and logistic regression. Results: The findings indicated that knowledge (p = 0.006), attitude (p = 0.001), and parental involvement (p = 0.009) were significantly associated with students' riding behaviors. Conclusion:The findings of this study indicate that educational and parental involvement are both critical factors in shaping the riding behavior of adolescent motorcyclists.
The Prevalensi Kejadian Stunting Pada Anak TK di Kabupaten Brebes Istiklaili, Fifti
Indonesian Journal of Health Community Vol 1 No 1 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Stunting in children can affect him from childhood to adulthood. In the short term, stunting in children causes disruption in brain development, metabolism and physical growth. Methods: It was an observational research with crossectional study design. The population of this research is kindergarten children in Larangan and Jatibarang Districts. The research sample is kindergarten children who go to school in the Districts of Larangan and Jatibarang and are willing to become respondents. Primary data was collected by collecting data on anthropometric profiles (nutritional status) using scales of body weight and height. Result: The results of data analysis showed that the proportion of kindergarten children out of 111 children was 3.6% with the very short category and 17.1% in the short category, while 79.3% with the normal category. Conclusions: The prevalence of stunting in kindergarten children in Brebes is still high.
PEMERIKSAAN KESEHATAN HEWAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAGING KURBAN Christijanti, Wulan; Susanti, R.; Marianti, Aditya; Mubarok, Ibnul; Istiklaili, Fifti; Sriyadi, Sriyadi; Hammam, Bagus; Aulia, Maliqa; Nissa, Ma’isyatun
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daging hewan yang disembelih pada saat hari Raya Idul Kurban harus aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Terutama sekarang banyak penyakit hewan yang dapat menular ke manusia (zoonosis). Pemeriksaan kesehatan hewan baik sebelum (antemortem) dan sesudah (postmortem) perlu dilakukan untuk menjamin bahwa hewan sehat dan dagingnya layak dikonsumsi. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan pemahaman dan ketrampilan masyarakat dalam mengelola daging kurban. Kegiatan ini dilaksankan dalam 2 tahap yaitu pembekalan materi dan praktik pemeriksaan kesehatan hewan. Peserta kegiatan 20 orang yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dan perwakilan takmir masjid di RW 05 Desa Banaran Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta yang terlibat bervariasi dalam umur dan tingkat pendidikan, hampir 70% peserta bertambah pengetahuan tentang penyakit zoonosis, keterlibatan dalam praktek antemortem sebesar 40%, 35% saat postmortem dan 50% mengiris dan mengemas daging. Peserta antusias dalam diskusi materi dan aktif ikut berpartisipasi dalam praktik pemeriksaan awal dan akhir. Simpulan kegiatan adalah bahwa peningkatan pemahaman dan ketrampilan pemeriksaan hewan menjamin kesehatan hewan dan kualitas daging kurban.
Kondisi Pencahayaan Lingkungan Rumah Sebagai Penyebab Kejadian Pneumonia pada Anak di Kabupaten Banjarnegara Wijayanti, Yuni; Siwiendrayanti , Arum; Istiklaili, Fifti; Muzaqi, Lutfi; Kurniawan, Tri Prapto; Waluya, Agus Sapta Eka; Pramesti, Adinda Mayhana; Kusumaningtyas, Diyan Argani
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v5i2.32425

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita, dengan beban besar di negara berkembang termasuk Indonesia. Prevalensi pneumonia balita meningkat dari 3,55% (2019–2021) menjadi 4,06% pada 2023, dengan tren serupa di Jawa Tengah dan Kabupaten Banjarnegara. Kondisi fisik rumah, terutama pencahayaan alami, diduga menjadi faktor risiko penting. Tujuan : Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pencahayaan rumah dengan kejadian pneumonia pada anak usia 1–5 tahun di Kabupaten Banjarnegara. Metode: Penelitian case control ini melibatkan 68 responden (34 kasus, 34 kontrol) yang dipilih secara purposive sampling di wilayah kerja Puskesmas Punggelan I dan Susukan II. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pengukuran menggunakan lux meter. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi-square. Hasil: Pencahayaan buruk (<60 lux) memiliki hubungan signifikan dengan pneumonia (OR = 2,091; 95% CI: 1,220–3,584; p = 0,008). Kesimpulan: Ada hubungan bermakna antara pencahayaan rumah dan pneumonia balita. Anak yang tinggal di rumah dengan pencahayaan kurang baik berisiko lebih dari dua kali lipat terkena pneumonia dibandingkan dengan yang tinggal di rumah dengan pencahayaan memadai.
INISIASI DAN PELAPORAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DI RW VI KELURAHAN BULUSAN Indarjo, Sofwan; Istiklaili, Fifti; Isniyati, Heni; Ardiansyah, Irman Syahrul; Yamini, Ismatul; Fadhil, Azhar Fauzan
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i1.529

Abstract

Pembentukan Posbindu PTM sebagai upaya preventif dan promotif dari Puskesmas Bulusan dalam penganggulangan krisis kesehatan penyakit tidak menular. Hal ini memiliki dampak positif, namun ada beberapa permasalahan yang dapat dihadapi dalam proses pembentukannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk inisiasi dan pelaporan Posbindu PTM di RW VI Kelurahan Bulusan. Metode pelaksanaan pengabdian teridiri dari identifikasi potensi, penentuan pihak-pihak yang terlibat, pembentukan tim koordinasi kader kesehatan, penentuan program dan kegiatan Posbindu PTM, peningkatan kapasitas SDM, pelaporan, serta evaluasi dan pemantauan. Pengabdian dilakukan pada bulan Juni-September tahun 2024. Kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan masyarakat, kader, pihak kelurahan dan puskesmas Bulusan yang antusias berpartisipasi. Pobsindu PTM dilaksakan dengan 5 langkah berupa layanan deteksi dini dan tindak lanjut sederhana, pemantauan pada faktor risiko penyakit tidak menular, serta rujukan. Dalam rangkaian kegiatan ini, Posbindu PTM terlaksana tiga kali. Hasil pemeriksaan kesehatan dapat digunakan untuk deteksi risiko penyakit atau membantu diagnosis dini. Pelaksanaan kegiatan ini mendapatkan respon yang positif.