Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Run up Tsunami Modeling in Bengkulu using the Spatial Interpolation of Kriging Technique Yulian Fauzi; Suwarsono Suwarsono; Zulfia Memi Mayasari
Forum Geografi Vol 28, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/forgeo.v28i2.427

Abstract

This research aims to design a tsunami hazard zone with the scenario of tsunami run-up height variation based on land use, slope and distance from the shoreline. The method used in this research is spatial modelling with GIS via Ordinary Kriging interpolation technique. Kriging interpolation method that is the best in this study is shown by Circular Kriging method with good semivariogram and RMSE values which are small compared to other RMSE kriging methods. The results shows that the area affected by the tsunami inundation run-up height, slope and land use. In the run-up to 30 meters, flooded areas are about 3,148.99 hectares or 20.7% of the total area of the city of Bengkulu.
Pengenalan Berbagai Teknik Pembuatan Kompos di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bengkulu Darmi; Jarulis; Rizwar; Yulian Fauzi
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9317

Abstract

Abstrak:Permasalahan sampah organik di lingkungan sekolah seringkali belum tertangani secara optimal, padahal memiliki potensi besar untuk diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai teknik pembuatan kompos kepada siswa dan guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bengkulu sebagai upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian terhadap pengelolaan sampah organik. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2022 di Aula MAN 1 Kota Bengkulu dengan melibatkan tiga dosen dan dua mahasiswa dari Universitas Bengkulu sebagai tim pelaksana. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif dan demonstrasi langsung pembuatan kompos menggunakan metode windrow. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap partisipasi, antusiasme, serta kualitas pertanyaan yang diajukan oleh peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil menunjukkan bahwa peserta, baik siswa maupun guru, menunjukkan minat yang tinggi dan pemahaman yang meningkat terhadap proses pengomposan, termasuk pemanfaatan bahan organik lokal dan pembuatan larutan mikroba alami sebagai pengganti EM4. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi ekologi, kreativitas, dan keterampilan teknis peserta dalam mengolah limbah organik menjadi kompos. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung visi sekolah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan melalui penerapan konsep green school.