Abstrak:Permasalahan sampah organik di lingkungan sekolah seringkali belum tertangani secara optimal, padahal memiliki potensi besar untuk diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai teknik pembuatan kompos kepada siswa dan guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bengkulu sebagai upaya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian terhadap pengelolaan sampah organik. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2022 di Aula MAN 1 Kota Bengkulu dengan melibatkan tiga dosen dan dua mahasiswa dari Universitas Bengkulu sebagai tim pelaksana. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif dan demonstrasi langsung pembuatan kompos menggunakan metode windrow. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap partisipasi, antusiasme, serta kualitas pertanyaan yang diajukan oleh peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil menunjukkan bahwa peserta, baik siswa maupun guru, menunjukkan minat yang tinggi dan pemahaman yang meningkat terhadap proses pengomposan, termasuk pemanfaatan bahan organik lokal dan pembuatan larutan mikroba alami sebagai pengganti EM4. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi ekologi, kreativitas, dan keterampilan teknis peserta dalam mengolah limbah organik menjadi kompos. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung visi sekolah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan melalui penerapan konsep green school.
Copyrights © 2025