Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROHITA

ANALISIS KORELASI ANTAR KARAKTER - KARAKTER BEBERAPA AKSESI BAWANG MERAH (allium cepa l) DI DATARAN RENDAH Ardiansyah Ardiansyah; Elia Azizah; Devie Rienzani Supriadi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 4 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i4.7495

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu tanaman pokok yang selalu di gunakan di Indonesia karena memiliki banyak kegunaan diantaranya dipakai sebagai bahan masakan ataupun sebagai tanaman obat. Rendahnya produktivitas bawang merah di Indonesia utamanya di Jawa barat dikarenakan banyaknya serangan opt dan tidak banyaknya varietas unggul di dukung dengan mayoritas lahan di Indonesia bersifat masam serta sifat dari bawang merah itu sendiri mempunyai lingkungan tumbuh lebih besar di dataran tinggi dibandingkan di dataran rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari korelasi antar karakter bawang merah untuk mengetahui keeratan suatu karakter dengan karakter lain untuk dijadikan sebagai bahan lanjutan untuk pemuliaan tanaman. Penelitian dilakukan dengan metode RAK tunggal dan analisis multivariant menggunakan analisys component utama menggunakan SPSS 19. Hasil penelitian menjukan adanya korelasi positif antara karakter BBT (bobot basah umbi per tanaman), BKT (bobot kering umbi per tanaman), dan DUT (diameter umbi), serta terdapat korelasi negatif antara karakter KT (kelengkungan tajuk tanaman) dengan BUJ (bentuk ujung umbi tanaman).
UJI PERTUMBUHAN MISELIA 5 ISOLAT HARAPAN FAPERTA UNSIKA DAN 2 TETUA JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEAE) PADA F2 MEDIA PDA DAN F3 MEDIA BAGLOG Tita Puspitasari; Ani Lestari; Devie Rienzani Supriadi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 2 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i2.11406

Abstract

Jamur merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki pertumbuhan konsumsi perkapita paling tinggi dibandingkan dengan beberapa komoditas hortikultura lainnya. Jamur merang banyak digemari oleh kalangan masyarakat, selain kandungan gizi yang tinggi jamur merang juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Keberhasilan budidaya jamur merang diawali dengan pemilihan bibit jamur yang baik dan berkualitas. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang selama 2 bulan, dari bulan Desember 2022 hingga bulan Februari 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 5 ulangan. Terdapat 7 perlakuan, yaitu A (FP Putih), B (FP Semi), C (FP032), D (FP033), E (FP035), F (FP036), G (FP037).  Pengaruh perlakuan dianalisis menggunakan analisis ragam dan jika uji F taraf 5% signifikan, maka dilakukan uji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan E (FP035) memberikan hasil tertinggi pada F2 media PDA sebesar 7 cm memenuhi cawan petri pada saat hari ke-5 setelah inokulasi. Perlakuan C (FP032) memberikan hasil tertinggi pada F3 media baglog sebesar 8,328 cm.
PENAMPILAN KARAKTER AGRONOMI PADA BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) AKIBAT PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI BAP (Benzyl Amino Purine) DI DATARAN RENDAH KABUPATEN KARAWANG Listya Wahyuni; Elia Azizah; Devie Rienzani Supriadi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12272

Abstract

Produktivitas bawang merah di Kabupaten Karawang masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan daerah lain. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas bawang merah di Kabupaten Karawang yaitu dengan penggunaan varietas yang tepat dan dengan penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan varietas bawang merah dan konsentrasi BAP dengan hasil penampilan karakter agronomi bawang merah (Allium ascalonicum L.) tertinggi di dataran rendah Kabupaten Karawang. Percobaan ini dilaksanakan di Screen House Lahan Baru Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang di Desa Pasir Jengkol, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan lingkungan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 12 perlakuan. Faktor pertama yaitu Varietas Bawang Merah (M) terdiri dari 3 taraf dan faktor kedua yaitu Konsentrasi BAP terdiri dari 4 taraf. Hasil percobaan menunjukkan tidak terdapat pengaruh interaksi antara varietas bawang merah dengan konsentrasi BAP terhadap parameter pengamatan jumlah anakan, bobot basah umbi per rumpun, dan bobot kering umbi per rumpun, namun terdapat pengaruh mandiri.
UJI PERTUMBUHAN MISELIA JAMUR MERANG (Volvariella volvaceae) PADA KOMBINASI BEBERAPA MEDIA SECARA IN VITRO Amrina Rosada; Sulistyo Sidik Purnomo; Devie Rienzani Supriadi; Ani Lestari
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 3 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i3.12494

Abstract

Biakan yang unggul, media, serta perawatan tanpa adanya kontaminasi menjadi faktor penting untuk mendapat bibit jamur merang yang unggul. Media murni PDA (Potato Dextrose Agar) yang relatif mahal membuat cara kultur jamur merang membutuhkan pilihan media kultur lain. Arang sekam dan sekam padi berpotensi menjadi alternatif media kultur jamur merang karena kandungan karbon yang tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan kombinasi media kultur jamur merang dengan harapan dapat menghasilkan pertumbuhan miselia tertinggi biakan G2 FP007 Faperta Unsika secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang pada bulan Februari sampai dengan bulan April tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktor Tunggal dengan 5 kali ulangan. Terdapat 7 perlakuan, yaitu A (PDA 100%), B (Arang Sekam 100%), C (Sekam 100%), D (PDA 80% + Arang Sekam 20%), E (PDA 80% + Sekam 20%), F (PDA 60% + Arang Sekam 20% + Sekam 20%), dan G (Arang Sekam 50% + Sekam 50%). Pengaruh perlakuan dianalisis dengan analisis ragam taraf 5% dan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Perlakuan E (PDA 80% + Arang Sekam 20%) menunjukkan hasil rerata pertumbuhan diameter miselia tertinggi setelah perlakuan kontrol PDA 100% yaitu sebesar 6,99 cm. Perlakuan E juga memperlihatkan laju tumbuh miselia tertinggi daripada perlakuan media lainnya dengan pertumbuhan 3,32 cm/hari dikarenakan kandungan yang terdapat pada arang sekam mampu dimanfaatkan secara langsung oleh hifa jamur merang.