Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Perbandingan Efektivitas Augmented Reality Marker-Based dan Markerless pada Media Pembelajaran Struktur Tumbuhan Kartini, Ketut Sepdyana; Labasariyani, Ni Luh Putu; Abenk, Made Irvan Sastra; Putra, I Nyoman Tri Anindia
Digital Transformation Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Periode Maret 2025
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v5i1.6343

Abstract

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), khususnya materi pada struktur tumbuhan, seringkali menjadi tantangan bagi siswa sekolah dasar karena sifatnya yang abstrak dan tidak dapat diamati secara langsung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dihadapi siswa di SD No. 8 Jimbaran dalam memvisualisasikan konsep tersebut, yang di mana media pembelajaran konvensional belum mampu memberikan pengalaman interaktif yang memadai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif efektivitas dua pendekatan teknologi Augmented Reality (AR), yaitu Marker-Based dan Markerless, sebagai media pembelajaran struktur tumbuhan. Penelitian ini memiliki implikasi praktis untuk memberikan rekomendasi berbasis bukti kepada pendidik dalam memilih teknologi AR yang paling efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah komparatif kuantitatif dengan mengembangkan dua aplikasi AR identik yang diuji pada 18 skenario berbeda, mencakup variasi jarak, ketinggian, dan sudut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Markerless secara signifikan lebih unggul dengan tingkat akurasi deteksi mencapai 77.8%, dibandingkan dengan metode Marker-Based yang hanya mencapai 70.0%. Kinerja metode Marker-Based menurun drastis seiring bertambahnya jarak, sementara metode Markerless menunjukkan stabilitas dan konsistensi yang jauh lebih tinggi di berbagai kondisi. Disimpulkan bahwa AR dengan metode Markerless lebih efektif, andal, dan fleksibel untuk diterapkan sebagai media pembelajaran interaktif, sehingga lebih direkomendasikan untuk mendukung pembelajaran mandiri dan eksploratif siswa.
Pelatihan Desain Grafis dan Video Editing Anak Panti Untuk Meningkatkan Literasi Digital di Panti Asuhan Rumah Impian Denpasar Putra, I Gede Sujana Eka; Labasariyani, Ni Luh Putu; J Sastaparamita, Ni Nyoman Ayu; Dharma Suryawan, I Wayan; Fittryani, Yuri Prima
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol 2 No 2 (2025): JUPITER Agustus 2025
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jupiter.2.2.62

Abstract

Panti Asuhan Rumah Impian, yang didirikan oleh Mr. Kim Young Gil pada tahun 2005 di Jalan Soka No. 99, Kesiman Kertalangu, Denpasar, menampung 17 anak yatim piatu dengan beragam latar belakang. Minimnya akses anak panti terhadap pelatihan teknologi dan pengembangan diri sebagai permasalahan di panti asuhan. Kegiatan INSTIKI Community Services bertujuan untuk mengembangkan keterampilan digital anak Panti Asuhan Rumah Impian melalui pelatihan desain grafis dan editing video, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri, kreativitas, serta membuka peluang karier dan wirausaha mandiri. Kegiatan INSTIKI Community Services dilaksanakan pada tanggal 10–18 Mei 2025. Pelatihan dengan metode Pembelajaran Integratif Teori–Praktik meliputi pelatihan Desain Grafis berupa penggunaan Canva untuk pembuatan poster “Jaga Lingkungan Tidak Membuang Sampah Sembarangan”, dan Editing Video berupa pengenalan dan praktik menggunakan software CapCut. Pelatihan memberikan hasil mereka mampu menyelesaikan tugas desain poster dan editing video dengan kualitas baik, memahami alur kerja perangkat lunak, serta mampu menerapkan teknik dasar desain dan video editing secara mandiri. Pelatihan desain grafis dan video editing memberikan dampak secara signifikan meningkatkan keterampilan digital anak panti sehingga anak lebih percaya diri mandiri dan memiliki keterampilan dalam berwirausaha baik.
Pelatihan Teknologi Komputer Dasar di Taman Belajar Anak Banjar Pedahan Kaja, Desa Tianyar Tengah Kecamatan Kubu Karangasem Eka Putra, I Gede Sujana; Labasariyani, Ni Luh Putu
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 4 No. 1 (2020): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.001 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v4i1.1352

Abstract

ABSTRAKBanjar Pedahan Kaja berada di Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Karangasem, dengan jumlah penduduk desa sejumlah 4,238 jiwa laki-laki dan 4,209 jiwa perempuan, sedangkan jumlah kepala keluarga (KK) di Banjar Pedahan Kaja 915 KK. Kondisi sosial di daerah tersebut adalah daerah yang lumayan kering, sulit air, dan masyarakat ekonomi rendah sehingga permasalahan yang timbul adalah sebagian besar anak-anak masuk sekolah secara musiman, artinya jika suatu waktu musim panen cengkeh terutama di daerah Singaraja, maka orang tua dan anak-anak lebih mengutamakan pekerjaan memanen cengkeh di Singaraja dibandingkan dengan masuk sekolah. Menurut Perbekel Desa Tianyar Tengah, tahun lalu terdapat keluarga kurang mampu sejumlah 32 kepala keluarga mengambil pekerjaan mengemis, tetapi saat ini sudah mulai berkurang jumlahnya masih tersisa beberapa kepala keluarga. Selain itu lokasi sekolah negeri yang cukup jauh dan anak-anak berjalan kaki pergi ke sekolah dan jalur jalan cukup terjal dan rusak, sehingga mereka lebih memilih bekerja dibandingkan sekolah. Melalui Taman Belajar yang didirikan Komunitas Peduli Bali, tim pengabdi berpartisipasi memberikan wawasan teknologi komputer dan pelatihan komputer dasar bagi anak-anak kelas 4 sampai kelas 6 sekolah dasar sebagai anggota taman belajar, melalui kegiatan STIKI Aksi Peduli. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 2 hari, dengan materi wawasan teknologi komputer dan praktek pelatihan Microsoft Word. Target luaran PKM ini, bagi Taman Belajar adalah anak-anak mengenal teknologi komputer dan dapat memiliki kemampuan dalam menggunakan software Microsoft Word dalam belajar, luaran lainnya berupa karya ilmiah yang terpublikasi pada jurnal ber-ISSN Paradharma.Kata kunci: Taman Belajar, Pelatihan, Teknologi Komputer Dasar, STIKI Aksi PeduliABSTRACTBanjar Pedahan Kaja is located in the Central Tianyar Village, Kubu District, Karangasem, with a population of 4,238 men and 4,209 women (BPS 2016), while the number of heads of households (KK) in Banjar Pedahan Kaja 915 KK. The social conditions in the area are fairly dry, water deficit, and low economic communities. Problem arises when most children go to school based on seasonal basis, meaning that during clove harvesting season, especially in Singaraja, parents and children prioritize the work of harvesting cloves instead of going to school. According to the Head of the Central Tianyar Village, there were 32 underprivileged families as beggars last year, but now the number has decreased. In addition to the hardship, the location of the public schools are quite far and children must walk to school on steep and damaged road, threfore they prefer to work compared to go to schools. Taman Belajar is established by Komunitas Peduli Bali, through it’s services, team are delivering knowledges to elementary students grades 4 to 6 as member on computer technology and basic computer training through the STIKI Aksi Peduli (caring action). The activities was carried out for two days with study material of computer technology and microsoft word training practices. The output of the community enggagement at Taman Belajar is to introduce computer technology as well as to train students to operate software Microsoft Word during learning activities and it can be published in scientific journal of Paradharma with ISSN.Keywords: Taman Belajar, Training, Basic Computer Technology, STIKI Aksi Peduli.
PKM Meningkatkan Pendekatan Nilai Pada Anak Sekolah Dasar di Kelurahan Sesetan dengan Value Clarification Technique (VCT) Marlinda, Ni Luh Putu Mery; Novitasari, Dwi; Labasariyani, Ni Luh Putu
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 5 No. 1 (2021): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.042 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v5i1.1436

Abstract

ABSTRAKNilai mempunyai peranan begitu penting dan banyak di dalam hidup manusia, sebab nilai selain sebagai pegangan hidup, menjadi pedoman penyelesaian konflik, motivasi dan mengarahkan hidup manusia. Namun seiring perkembangan media teknologi, nilai-nilai pada anak sekolah dasar mulai mengalami penurunan. Hal ini dikaji berdasarkan banyaknya kasus bullying di sekolah dasar. Melalui organisasi seperti Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) khususnya di desa Sesetan. Selain menangani masalah kekerasan pada anak, organisasi ini juga memiliki kegiatan sosialisasi untuk membantu guru menangani masalah norma di sekolah. Terutama masalah bullying, penelitian ini menekankan pada sosialisasi dengan pendekatan value clarification technique (VCT). Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan kesadaran siswa di lingkungan sekolah dasar di desa Sesetan untuk lebih menghargai teman dan juga para guru serta orangtua siswa lebih mengetahui apa itu PATBM. Hasil wawancara dengan mitra dan guru ataupun elemen sekolah tentang kegiatan PKM ini rata-rata responden yang diwawancara memberikan komentar dan jawaban yang positif mengenai pendekatan nilai yang bisa diterapkan dalam pembelajaran tidak hanya dalam sosialisasi. Langkah-langkah penerapan VCT dalam sosialisasi juga dapat diterapkan dalam pembuatan RPP.Kata kunci : nilai, VCT, organisasi PATBM, bullyingABSTRACTValue has such an important role in human life, because the value of life becomes a guideline for conflict resolution, motivation and directing human life. As media technology develops, students’ grades in elementary school begin to decline. This is based on the number of bullying cases in primary schools through organizations such as Community Based Integrated Child Protection or in Indonesian Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) especially in Sesetan village. In addition to addressing the problem of child abuse, the organization also has socialization activities to help teachers deal with norms in schools. Especially the bullying problem, this study emphasizes on socialization with value clarification technique (VCT) approach.The result of this study is to increase student awareness in elementary school environment in Sesetan village to put more appreciation to their friends and also teachers and parents know more about what PATBM is. As a result of interviews with partners and teachers or school elements about PKM activities, the average respondent interviewed gave positive comments and answers about the value approach that can be applied in learning not only in socialization. Steps to implement VCT in socialization can also be applied in the manufacture of RPP.Keywords: value, VCT, organization of PATBM, bullying