Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Indonesian Journal of Applied Informatics

Pengembangan Gerbang Rumah Otomatis Menggunakan Blynk Berbasis IoT Tiur Bunga Gadissa; Joni Maulindar; Afu Ichsan Pradana
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v9i1.94998

Abstract

Abstrak:Pengoperasian gerbang rumah secara manual sering kali menjadi kendala bagi pengguna yang memerlukan kontrol lebih fleksibel dari jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototype sistem gerbang otomatis berbasis IoT menggunakan aplikasi Blynk yang memungkinkan pengguna mengontrol gerbang secara real-time melalui perangkat mobile. Metode yang digunakan adalah metode prototype, yang melibatkan tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan, pengembangan, dan pengujian sistem secara berulang untuk memastikan hasil yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem gerbang otomatis ini mampu berfungsi dengan baik, memberikan respons cepat terhadap perintah pengguna melalui aplikasi, serta menyediakan notifikasi status gerbang yang akurat. Sistem juga telah dilengkapi dengan autentikasi pengguna untuk menjaga keamanan akses, sehingga hanya pengguna yang sah yang dapat mengontrol gerbang. Pengujian sistem menunjukkan bahwa koneksi internet yang stabil sangat berpengaruh terhadap performa sistem, terutama dalam hal responsivitas dan keandalan kontrol jarak jauh. Selain itu, sistem ini terbukti memberikan kenyamanan tambahan bagi pengguna, yang dapat mengoperasikan gerbang dengan mudah tanpa harus berada di lokasi. Hasil pengujian prototype sistem gerbang rumah otomatis berbasis IoT menunjukkan kinerja yang baik. Rata-rata respons waktu untuk membuka atau menutup gerbang adalah 1,5 detik, memenuhi kriteria kurang dari 2 detik. Dalam pengujian stabilitas koneksi, sistem berhasil mengendalikan gerbang dengan tingkat keberhasilan 95%, meskipun dalam kondisi jaringan yang lemah. Keamanan akses juga diuji, dengan sistem berhasil mencegah 100% akses tidak sah, memastikan hanya pengguna terverifikasi yang dapat mengontrol gerbang. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem efektif, cepat, dan aman, serta dapat diterapkan untuk kontrol gerbang rumah jarak jauh yang praktis dan terpercaya.===================================================Abstract:The manual operation of home gates often poses challenges for users who require more flexible remote control. This study aims to develop a prototype of an IoT-based automatic gate system using the Blynk app, allowing users to control the gate in real-time via mobile devices. The method used is the prototype method, which involves the stages of need identification, design, development, and iterative system testing to ensure optimal results. The research findings indicate that the automatic gate system functions well, providing quick responses to user commands through the app, as well as accurate gate status notifications. The system is also equipped with user authentication to maintain access security, ensuring that only authorized users can control the gate. System testing shows that a stable internet connection significantly impacts system performance, especially in terms of responsiveness and reliability of remote control. Furthermore, this system proves to provide added convenience for users, enabling them to operate the gate easily without being on-site. The testing results of the IoT-based automatic home gate prototype demonstrate good performance. The average response time for opening or closing the gate is 1.5 seconds, meeting the criterion of less than 2 seconds. In connection stability testing, the system successfully controls the gate with a 95% success rate, even in weak network conditions. Access security was also tested, with the system successfully preventing 100% of unauthorized access, ensuring that only verified users can control the gate. These results demonstrate that the system is effective, fast, secure, and can be applied for practical and reliable remote home gate control.
Implementasi Sistem Rekomendasi Pengajuan Usulan Plt dan Plh Pejabat Struktural PNS Menggunakan Metode SAW di Pemerintah Kabupaten Sragen Muhamad Ilhamsyah Amara Ramadana; Afu Ichsan Pradana; Hanifah Permatasari
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v9i2.98559

Abstract

Abstrak : Pelaksana Tugas (Plt) dan Pelaksana Harian (Plh) adalah jabatan penugasan yang sangat penting jika jabatan struktural pada suatu perangkat daerah mengalami kekosongan. Karena jika suatu jabatan struktural kosong maka penanggung jawab, penentu kebijakan dan yang memiliki wewenang penunjukan tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) ataupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dibawahnya menjadi tidak ada. Hal tersebut tentunya akan mengganggu jalannya fungsi pemerintahan, pengadministrasian , dan pelayanan publik suatu Perangkat Daerah. Proses pemilihan Plt dan Plh yang tidak transparan dan objektif sering menjadi kendala, sehingga diperlukan solusi berupa sistem rekomendasi berbasis teknologi. Penelitian ini mengembangkan sistem rekomendasi menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan mempertimbangkan empat kriteria utama: pangkat, masa kerja, kompetensi, dan potensi. Sistem ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi rekomendasi hingga 30% dan mencapai tingkat akurasi sebesar 95%. Hasil penelitian ini berkontribusi pada pengelolaan sumber daya manusia di pemerintah daerah dengan menyediakan proses penilaian yang transparan, akuntabel, dan berbasis data untuk mendukung kebijakan pengisian jabatan struktural secara objektif.===================================================Abstract : Pelaksana Tugas (Plt) and Pelaksana Harian (Plh) are critical assignment positions when structural positions in a regional government agency are vacant. The absence of a structural position results in the lack of a responsible party, policy maker, and authority to delegate tasks to Aparatur Sipil Negara (ASN), whether they are Pegawai Negeri Sipil (PNS) or Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). This situation can disrupt the functioning of governance, administration, and public services in a regional agency. The selection process which is often non-transparent and subjective, poses significant challenges. Therefore, a technology-based recommendation system is required. This study develops a recommendation system using the Simple Additive Weighting (SAW) method, considering four key criteria: rank, years of service, competence, and potential. The system has proven to improve decision-making efficiency by up to 30% and achieve an accuracy rate of 95%. The findings contribute to human resource management in local governments by providing a transparent, accountable, and data-driven assessment process to support objective policies in filling structural vacancies.
Otomatisasi Pemberian Pakan Ikan Koi Berbasis IoT dengan ESP8266 dan Aplikasi Blynk Ila Aulia Rahmah; Joni Maulindar; Afu Ichsan Pradana
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v9i2.95848

Abstract

Abstrak : Ikan koi merupakan salah satu jenis ikan hias yang memerlukan perawatan intensif, khususnya dalam hal pemberian pakan secara rutin agar tumbuh dengan optimal. Kendala dalam menjaga jadwal pemberian pakan sering dialami oleh pemelihara, terutama yang memiliki mobilitas tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun prototype sistem otomatisasi pemberian pakan ikan koi berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat dikontrol melalui aplikasi Blynk pada perangkat mobile. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP8266 untuk mengatur mekanisme pengeluaran pakan yang dioperasikan dengan motor servo. Dengan sistem otomatis ini, pemberian pakan dapat dilakukan pada waktu yang telah ditentukan secara konsisten, sehingga kesehatan dan pertumbuhan ikan koi dapat terjaga. Prototype ini dirancang menggunakan metode waterfall yang mencakup tahap analisis sistem, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini dapat bekerja secara efektif sesuai jadwal yang diatur dari jarak jauh dengan tingkat keberhasilan sistem sebesar 95% dan keterlambatan koneksi pada jaringan rata-rata 1 detik.===================================================Abstract :Koi fish are a type of ornamental fish that require intensive care, particularly in maintaining a regular feeding schedule to support optimal growth. Maintaining a consistent feeding schedule is often a challenge for keepers, especially those with high mobility. Therefore, this research aims to design and build a prototype of an automated koi fish feeding system based on the Internet of Things (IoT) that can be controlled through the Blynk application on mobile devices. The system uses the ESP8266 microcontroller to regulate the feed dispensing mechanism operated by a servo motor. With this automated system, feeding can be performed consistently at predetermined times, ensuring the health and growth of the koi fish. The prototype is designed using the waterfall method, which includes the stages of system analysis, design, implementation, and testing. The test results show that the system can operate effectively according to the remotely set schedule, with a system success rate of 95% and an average network connection delay of 1 second.
Sistem Pakar Dengan Metode Certainty Factor Untuk Mengetahui Gaya Belajar Anak Usia Dini Areta Reza Pradana; Hanifah Permatasari; Afu Ichsan Pradana
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v10i1.103964

Abstract

Abstrak : Gaya belajar merupakan aspek penting dalam proses pembelajaran, terutama bagi anak usia dini yang berada pada tahap awal perkembangan kognitif. Identifikasi gaya belajar yang tepat dapat membantu pendidik dan orang tua dalam merancang metode pengajaran yang sesuai. Anak usia dini (0 - 6 tahun) masih berada dalam fase perkembangan awal, baik dari segi kognitif, motorik, bahasa, maupun sosial-emosional. Mereka belum mampu mengungkapkan preferensi belajar secara jelas, sehingga sulit untuk mengidentifikasi gaya belajarnya secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, merancang, dan membangun sistem p|ak|ar deng|an metode Cert|ainty F|actor untuk menget|ahui g|ay|a bel|aj|ar |an|ak usi|a dini. Sistem p|ak|ar b|aikny|a dilengk|api deng|an sebu|ah metode y|ang d|ap|at memberi nil|ai kep|asti|an p|ad|a output d|ari sebu|ah sistem, metode y|ang bis|a diter|apk|an d|al|am menghitung sebu|ah nil|ai ketid|akp|asti|an d|ari output sistem s|al|ah s|atuny|a |ad|al|ah metode CF (Cert|ainty F|actor). Deng|an metode CF ini penulis bis|a menentuk|an g|ay|a bel|aj|ar y|ang cocok untuk |an|ak usi|a dini. D|ari h|asil peneliti|an tersebut, metode Cert|ainty F|actor d|ap|at menghitung |at|au menentuk|an tingk|at su|atu nil|ai kep|asti|an d|ari g|ay|a bel|aj|ar |an|ak usi|a dini y|ang did|ap|at mel|alui seor|ang p|ak|ar. Sistem ini juga dapat digunakan sebagai media konsultasi mandiri, tanpa perlu keterlibatan langsung dari ahli psikologi pendidikan, sehingga lebih efisien dari segi waktu dan biaya. Berd|as|ark|an hasil penelitian terhadap salah satu gaya belajar pada anak, diperoleh nilai Certainty Factor (CF) sebagai berikut: gaya belajar visual 94,29%, auditori 94,10%, dan kinestetik 91,25%.==================================================Abstract : Learning style is an important aspect in the learning process, especially for early childhood who are in the early stages of cognitive development. Identifying the right learning style can help educators and parents in designing appropriate teaching methods. Early childhood (0 - 6 years) is still in the early developmental phase, both in terms of cognitive, motor, language, and social-emotional. They are not yet able to express their learning preferences clearly, making it difficult to identify their learning style precisely. This research aims to analyze, design, and build an expert system with the Certainty Factor method to determine the learning style of early childhood. An expert system should be equipped with a method that can give a certainty value to the output of a system, a method that can be applied in calculating an uncertainty value of system output is the CF (Certainty Factor) method. With this CF method, the author can determine the learning style that is suitable for early childhood. From the results of this study, the Certainty Factor method can calculate or determine the level of a certainty value of an early childhood learning style obtained through an expert. This system can also be used as an independent consultation media, without the need for direct involvement from educational psychology experts, making it more efficient in terms of time and cost. Based on the results of research on one of the learning styles in children, the Certainty Factor (CF) value is obtained as follows: visual learning style 94.29%, auditory 94.10%, and kinesthetic 91.25%.