Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN P5 PADA KURIKULUM MERDEKA PADA JENJANG SD Dita Yuzianah; Prasetiyo Budi Darmono; Supriyono Supriyono; Heru Kurniawan
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v2i2.1069

Abstract

Pengbdian ini dilakukan karena SDN 06 Sungai Maboh belum mendapat sosialisasi tentang kurikulum merdeka pada jenjang SD padahal kurikulum ini harus segera diterapkan di sekolah, karena itu penting bagi kami untuk berbagi informasi mengenai kurikulum merdeka pada jenjang SD. Metode pada pengabdian ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pembuatan laporan. Setelah dilaksanakan pengabdian guru dan kepala sekolah mendapatkan gambaran secara jelas tentang kurikulum merdeka dan penerapan P5 pada jenjang SD. Pengabdian ini sangat memberikan manfaat untuk guru dan kepala sekolah karena mereka belum mendapat sosialisasi mengenai kurikulum merdeka pada jenjang SD. Kekurangan dalam pengabdian ini karena kami tidak dapat menyampaikan secara luring sehingga tidak bisa berinteraksi secara langsung. Untuk selanjutnya jika ada kesempatan kami ingin berbagi tentang kurikulum merdeka di kecamatan Belitang. Karena SD di kecamatan tersebut belum mendapat sosialisasi tentang kurikulum maredeka. Kata Kunci: P5, Kurikulum Merdeka, Jenjang SD
Pengaruh Discovery Learning-EMM Terhadap Kemampuan Numerasi Ditinjau Dari Mathematical Resilience Noor Azlina Dyah Isnaini; Heru Kurniawan; Prasetiyo Budi Darmono
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 3 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i3.29423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model Discovery learning-EMM, pengaruh mathematical resilience, serta interaksi keduanya terhadap kemampuan numerasi siswa. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain faktorial 2×3. Sampel ditentukan melalui teknik acak kelompok dengan jumlah subjek pada masing-masing sel, yaitu kelas eksperimen (tinggi = 8, sedang = 22, rendah = 8) dan kelas kontrol (tinggi = 7, sedang = 23, rendah = 8). Kategori mathematical resilience ditetapkan berdasarkan skor angket menggunakan kriteria mean ± standar deviasi. Analisis data dilakukan dengan two-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan numerasi siswa yang mengikuti Discovery learning-EMM lebih tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional (F(1,70) = 13,695, p < 0,05, η² = 0,129); (2) terdapat perbedaan kemampuan numerasi berdasarkan tingkat mathematical resilience (F(2,70) = 9,826, p < 0,05, η² = 0,186), di mana siswa dengan kategori tinggi dan sedang memiliki capaian lebih baik dibandingkan kategori rendah; dan (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan mathematical resilience (F(2,70) = 7,821, p < 0,05, η² = 0,148), yang menunjukkan bahwa Discovery learning-EMM lebih efektif bagi siswa dengan resilience tinggi dan sedang, sedangkan pembelajaran konvensional lebih sesuai bagi siswa dengan resilience sedang.