Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERANCANGAN PEMODELAN KONTROL SISTEM KEAMANAN PERUMAHAN MELALUI JARINGAN GSM Yuliza Yuliza; Jani Sujatmoko
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.854 KB) | DOI: 10.22441/jte.v8i2.1613

Abstract

Perkembangan teknologi sistem keamanan semakin meningkat sesuai dengan tingkat perekonomian masyarakat. Kebutuhan akan teknologi sistem keamanan meningkat dengan adanya penemuan-penemuan baru yang semakin canggih. Salah satu penemuan sistem keamanan dengan penggunaan jaringan GSM. Sistem keamanan dengan dengan yang sudah ada pada penelitian sebelumnya salah satunya tentang penggunaan gsm untuk untuk alarm dengan web kamera sebagain input. Penelitian perancangan alat ini disimulasikan dengan dua perangkat, perangkat pertama adalah sistem pengaman pada rumah, perangkat kedua adalah sistem notifikasi pada pos keamanan. Kedua perangkat tersebut dihubungkan dengan komunikasi GSM (pesan singkat). Sensor pengaman akan membaca pergerakan ketika diaktifkan, jika muncul pergerakan pada waktu sistem pengaman diaktifkan sensor akan men-trigger sirine pada rumah, lalu menyemprotkan cairan ekstrak merica sebagai pengalihan fokus si pencuri/ancaman dan sistem keamanan rumah mengirimkan pesan ke pemilik.Kata Kunci— Arduino, GSM Shield, Sensor PIR, SMS
Perancangan Sistem Conformal Coating Inspection Circuit Board Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan Berbasis Matlab Adhi Ramli; Ketty Siti Salamah; Yuliza Yuliza
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.002

Abstract

Masalah Human-Error pada process manual inspection seperti pada proses conformal coating circuit board menjadi hal yang harus diperhatikan mengingat sangat pentingnya fungsi dari conformal coating untuk melindungi circuit board dari oksidasi dan pengaruh lingkungan. Sehingga diperlukan suatu sistem inspection yang bisa menggantikan peran manusia dalam pengecekannya sehingga dapat menhilangkan masalah human-error. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan computer vision yaitu cabang ilmu yang mempelajari tentang bagaimana suatu sistem dapat mengenali suatu objek dengan kombinasi antara pengolahan citra dan pengenalan pola. Untuk memastikan level inspection system tersebut sama dengan yang dilakukan manusia bisa menggunakan Jaringan syaraf Tiruan untuk proses pengambilan keputusan. Berdasarkan hal tersebut, pada penelitian ini dibuat suatu prototype conformal coating inspection menggunakan JST. Pada penelitian ini juga penulis mencoba mengolah data input JST dengan metode PCA (Principal Component Analysis). Proses percobaan pada sistem dilakukan dengan memberikan variasi pada epoch, learning rate dan hidden layer sehingga bisa dilihat hubungannya terhadap nilai RMSE, Processing time dan recognition rate. Berdasarkan hasil perancangan, implementasi dan pengujian yang dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa JST dengan PCA lebih baik dengan akurasi 100%. Pada tahap learning process nilai RMSE terendah yaitu 4 x 10-7, recognition rate 100% presentase 88.88%, dan Processing time tercepat 696.4910 detik
ROBOT PEMBERSIH LANTAI BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN SENSOR ULTRASONIK Yuliza Yuliza; Umi Nur Kholifah
Jurnal Teknologi Elektro Vol 6, No 3 (2015)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.465 KB) | DOI: 10.22441/jte.v6i3.800

Abstract

Perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini sangatlah pesat, terutama di bidang  teknologi  elektronika  mempengaruhi  kehidupan  masyarakat  untuk melangkah lebih maju, praktis dan simple. Pada prinsipnya tujuan penciptaan robot adalah untuk mempermudah pekerjaan manusia, apalagi kemajuan zaman menuntut pekerjaan manusia yang efektif dan efisien. Dalam urusan membersihkan rumah terkadang seseorang terlalu mengabaikan karena lelah bekerja.Untuk itu dibuatlah robot/alat pembersih lantai otomatis agar memudahkan ibu rumah tangga dalam membersihkan lantai. Robot pembersih ini bergerak secara otomatis dengan arduino sebagai otak robot. Robot ini bergerak maju sampai bertemu halangan berupa tembokmaka robot/ alat ini akan berbelok ke kiri otomasis sebesar 90 derajat untuk menghindari halangan dan terus membersihkan lantai yang belum di bersihkan, sehingga robot ini sangat cocok digunakan untuk para ibu rumah tangga yang tidak mempunyai waktu untuk membersihkan rumah.Dari hasil pengujian yang telah dilakukan bahwa robot pembersih ini dapat bekerja dengan baik. Bergerak maju mengunakan motor DC dan mengepel lantai menggunakan sikat yang dikendalikan oleh motor DC. Sensor Ultrasonik yang terpasang pada depan robot berfungsi sebagai penentu jarak. Robot ini dapat mempermudah pekerjaan ibu rumah tangga.Kata kunci : Robot pembersih lantai otomatis, Mikrokontroller, Sensor Ultrasonik
PROTOTIPE PINTU KANAL BANJIR OTOMATIS DENGAN SISTEM IoT Yuliza Yuliza; Fina Supegina; Fadli Sirait; Akhmad wahyu Dhani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 3 (2018)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.728 KB) | DOI: 10.22441/jte.v9i3.6783

Abstract

Pada musim hujan curahan air hujan yang tinggi smenyebabkan meluapnya air hujan sehingga banjir dimana-mana terutama daerah perkotaan. Pada penelitian ini akan dikembangkan konsep layanan jaringan IoT dengan sensor ultra sonik air yang bisa mengontrol level ketinggian air pada suatu bendungan atau sungai melalui android dan dengan media komunikasi Wifi/Internet. Buka tutup pintu kanal banjir terjadi jika level air melebihi level yang telah ditentukan, sehingga air tidak meluap dan tidak menyebabkan banjir.Sistem telah bekerja dengan baik dimana ketika sensor mendapat hambatan akan mengirimkan input ke NodeMCU dan di proses sehingga NodeMCU akan mengirimkan data ke aplikasi Andorid berupa warna-warni pada aplikasi Blynk dan akan mengirimkan output ke relay ketika level air melebihi batas yang ditentukan. Kata Kunci : Level air, NodeMCU, Android, Ultrasonik, IoT.
PERANCANGAN pH METER PADA BOILER HRSG BERBASIS ARDUINO Yuliza Yuliza; Gatot Susanto
SINERGI Vol 19, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.849 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2015.1.007

Abstract

Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan pada setiap sektor industri, termasuk pemanfaatan untuk kebutuhan energi dan pemanasan. Kebutuhan energi dan pemanasan di industri umumnya dipenuhi dengan cara memanfaatkan steam yang dibangkitkan dalam suatu ketel (boiler). Air yang digunakan sebagai umpan boiler dapat diperoleh dari berbagai sumber yaitu danau, sungai, laut, maupun sumur. Kandungan  air ini sangat mempengaruhi Harga pH pada air umpan boiler, penting untuk diperhatikan untuk mencegah terjadinya korosi. Terdapat hubungan antara pH dan laju terjadinya korosi pada bahan konstruksi dari logam mild steel yang menunjukan adanya kecenderungan menurunnya korosi dengan naiknya harga pH. Namun pada bahan konstruksi dari logan Cu terjadi sebaliknya, yaitu kecenderungan laju korosi naik dengan menaiknya harga pH diatas pH 9. Dengan perancangan alat berbasis mikrokontroller arduino yang telah dilakukan dan berfungsi dengan baik, diharapkan  pH yang terdapat pada water boiler dapat dikontrol nilai pembacaannya dengan baik untuk mencegah korosif pada pipa boiler.
OPTIMIZATION IN QUALITY OF SERVICE FOR LTE NETWORK USING BANDWIDTH EXPANSION Fadli Sirait; Akhmad Wahyu Dani; Yuliza Yuliza; Ulil Albab
SINERGI Vol 23, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.542 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2019.1.007

Abstract

QoS (Quality of Service) of LTE networks can bring the providers to provide broadband services with high performance to end user.  Furthermore, the expected data rate transfer is up to 300 Mbit/s per user while the range of bandwidth varies from 1.4 MHz to 20 MHz.  The network worked in 1800 MHz bands, 64 QAM modulation technique and used 10 MHz and 15 MHz channel bandwidth.  There is a congestion problem for LTE network with 10 MHz channel bandwidth due to high utilization.  The paper tries to analyze the QoS parameters, named Key Performance Indicators (KPI) for LTE Networks to solve the problem using bandwidth expansion. The KPIs parameter that is measured by drive test is accessibility, retainability, PRB downlink utilization, and user number.  Based on the KPIs measurements results, it is showed that the proposed method to expand the bandwidth from 10 MHz to 15 MHz can avoid congestion problem and impact on improving the performance of LTE network.
Fiber Optic Attenuation Analysis Based on Mamdani Fuzzy Logic in Gambir Area, Central Jakarta Yuliza Yuliza; Ninda Sari; Rachmat Muwardi; Lenni Lenni; Yosy Rahmawati
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol 8, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiteki.v8i4.24549

Abstract

In this study, the authors conducted an analysis of the quality of fiber optic network maintenance based on attenuation value and maintenance time using fuzzy Mamdani logic and simulated using Matlab software, to improve accuracy in drawing conclusions on maintaining quality. This study uses a quantitative method, in which the author obtains a summary of customer data from PT. Telkom Indonesia in a period of 4 months of observation from August to November 2021. In August there were 776 customers, in September there were 362 customers, in October there were 359 customers, and in November 445 customers who underwent Indihome fiber optic cable maintenance. The test results with the centroid method with an input Handling Time of 1.5 hours and an Attenuation of 15 dB, then the output Repair Quality is 5.5 or categorized as Good. The greater the attenuation value generated, the more time it takes to maintain the IndiHome internet network disturbance. This is due to the many technical maintenance of fiber optic cables carried out by technicians to adjust for damage/trouble in the field. It is expected that maintenance can be carried out routinely in order to avoid fatal internet disturbances on the customer's side, and maximize maintenance time according to the dosage determined by the company, which is less than 3 hours, taking into account the work performance of technicians and also the quality of maintenance.
PURWARUPA PENGAWAS KEAMANAN RUMAH MENGGUNAKAN ROBOT MOBILE BERODA BERBASIS SENSOR ULTRASONIK DAN PIR Yuliza Yuliza; Yosy Rahmawati; Lenni Lenni; Muhammad Irsyad Salim
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 25, No 1 Januari (2023): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.25.1.17-24

Abstract

Berdasarkan publikasi statistik kriminal tahun 2021, selama periode 2011-2018 jenis kejadian pencurian merupakan kejahatan yang paling banyak terjadi pada desa/kelurahan di Indonesia. Salah satu teknologi yang sudah banyak digunakan untuk mengawasi aktivitas di dalam rumah yaitu CCTV (Closed Circuit Television). Perangkat ini dapat merekam aktivitas di dalam rumah, tetapi belum dilengkapi dengan fitur untuk mengirimkan notifikasi atau pemberitahuan secara realtime kepada pengguna ketika terdapat kejadian atau aktivitas yang mencurigakan. Kemudian, sudut tangkap layar dari CCTV bersifat statis (tidak bergerak), dan CCTV juga tidak dapat membedakan antara gerakan yang dilakukan oleh manusia dengan gerakan benda-benda lainnya. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan rancang bangun robot mobile beroda yang dikendalikan oleh perangkat lunak Arduino IDE dan mikrokontroler ESP32-CAM menggunakan sensor ultrasonik dan PIR untuk mengidentifikasi medan dan gerakan manusia yang berada di sekitar sensor. Dari hasil rancangan dan pengujian robot mobile beroda ini, sistem terbukti dapat beroperasi dengan baik mendeteksi keberadaan manusia, mengirim notifikasi dan gambar melalui aplikasi telegram kepada pengguna dengan jarak 30 cm s/d 200 cm. Sistem dapat mengirimkan notifikasi dan gambar dengan rata-rata waktu tunda (delay) selama 5 detik. Melalui perpaduan teknologi tersebut dapat membantu meningkatkan pengawasan keamanan di dalam rumah sehingga tingkat kejahatan pencurian dapat diturunkan. 
E-Beacon Card Training Based Application Internet Of Things (IOT) in The School Environment Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Yosy Rahmawati; Ketty Siti Salamah; Akhmad Wahyu Dani; Yuliza Yuliza
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v6i2.3312

Abstract

At that time, SMK Yadika 11 Jatirangga Bekasi still needed help communicating announcements within the school. In addition to being expensive, buying an intercom is also less effective during the teaching and learning process due to noise pollution. Therefore the PPM Team at Mercu Buana University wanted to provide a solution by introducing Internet of Things (IoT) technology on one of the Bluetooth ebacon devices. eBeacon Card is a Bluetooth Low Energy transmitter connected to various electronic devices. This device will be connected via a short message to each person's cell phone, such as an SMS notification. In this training, two eBeacon Cards uses, which should be applicable in two rooms with a radius of 20 m. However, due to space limitations, both are installed in one room. So that the target information announcement target can receive data from both eBeacon cards with the same announcement display twice. Some of the outputs used in evaluating this training were that they understood the IoT process, how to install and create eBeacon, and could use it for other needs such as announcements, advertisements, etc.