Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Material Fiberglass Matt dan Roving Dalam Produksi Perahu Nelayan Ilyas Faiz Tsalits; Dewi Sartika
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (Mei)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v6i2.7439

Abstract

Fishing boats are an important means of supporting fishing activities, so they require strong, lightweight, and efficient materials or manufacturing methods. This activity aims to analyze the application of fiberglass matt and roving materials in the fishing boat manufacturing process and the effectiveness of manual boat mold manufacturing. The method used in this activity involved making manual molds from wood and Duraroc plywood, a lamination process using resin, fiberglass matt, and roving, as well as boat body construction and finishing. The results of the study show that the fiberglass molds produced are precise, stable, and can be used repeatedly, enabling the mass production of fishing boats with uniform quality. The combination of fiberglass matt and roving produces a strong, lightweight boat structure with even lamination thickness. Trials in the water show that the boats have good buoyancy, stability, and watertightness.  
PENGARUH LAJU PEMOTONGAN DAN JARAK NOZEL CUTTING TORCH TERHADAP KUALITAS PEMOTONGAN PLAT BAJA SS400 Dhany Ilham Saputra; Dewi Sartika; Ikhwanul Qiram; Muhamad Khoirul Anam
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 10 No 2 (2025): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v10i2.7440

Abstract

Pemotongan dengan Gas oxy–Fuel (cutting torch) merupakan teknologi yang banyakdigunakan pada berbagai industri, terutama dalam pengolahan logam denganperbandingan oksigen dan gas LPG untuk melakukan pembakaran bertekanan padaproses pemotongan. Cutting torch sebagai teknologi yang banyak digunakan pada prosesreparasi kapal terdiri dari beberapa variabel sehingga dapat memberikan hasil yangoptimal. Veribel dengan kontribusi besar dalam mendapatkan hasil yaitu pada lajupemotongan dan jarak nozel terhadap spesimen. Penelitian ini menganalisis pengaruh lajupemotongan (0,5; 0,6; 1 cm/s) dan jarak nozel cutting torch (3; 6; 9 mm) terhadap kualitaspemotongan plat baja SS400 menggunakan teknologi oxy-LPG. Metode eksperimen dilakukandengan memvariasikan parameter tersebut pada tekanan oksigen 50 Psi dengan alat bantu cuttingplat rel. Kualitas pemotongan diukur berdasarkan lebar kerf (mm) dan kekasaran (mm)permukaan menggunakan software Image-J. Hasil menunjukkan bahwa lajupemotongan memengaruhi lebar kerf. Laju 0,6 cm/s menghasilkan kerf terkecil (2,1 mm padajarak nozel 6 mm), sedangkan laju 0,5 cm/s meningkatkan kerf akibat perambatan panas.Sedangkan jarak nozel berpengaruh signifikan pada kombinasi jarak 9 mm dan laju 0,5 cm/smenghasilkan permukaan terhalus dengan nilai kekasaran 0,28 mm. Sementara jarak 6 mmdengan laju 0,6 cm/s menghasilkan permukaan terkasar. Kesimpulan utamamenunjukkan kombinasi optimal pada jarak nozel 9 mm dan laju 0,5 cm/s untuk kualitaspemotongan terbaik.
DESAIN DAN PENGEMBANGAN PEMBAKARAN LIMBAH MINYAK DENGAN KAPASITAS 100 KG Syahrul Gibran Halil Irsyad; Ikhwanul Qiram; Dewi Sartika
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 10 No 2 (2025): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v10i2.7772

Abstract

Permasalahan sampah, khususnya anorganik, di lingkungan kampus memerlukan solusi pengolahan yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun, dan menguji kinerja sebuah incinerator skala kecil berkapasitas 100 kg yang menggunakan limbah oli bekas sebagai bahan bakar utama, dilengkapi dengan sistem pembakaran kompor jet (jet stove). Metode penelitian berupa eksperimental dengan tahapan perancangan, fabrikasi, dan pengujian. Hasil pengujian menunjukkan incinerator beroperasi dengan suhu rata-rata tertinggi pada ruang bakar (tungku) sebesar 564.8°C, konsumsi bahan bakar oli sebesar 0.34 liter/menit, dan menghasilkan residu berupa arang (12.07%) serta abu (5.65%) dari sampah awal 1.5 kg. Efisiensi pembakaran yang dicapai sebesar 82.27%. Alat ini berpotensi menjadi solusi pengelolaan sampah mandiri di tingkat institusi dengan memanfaatkan limbah B3 (oli bekas) menjadi sumber energi.
Penerapan Teknologi Penyepuhan Besi Menggunakan Oli dengan Metode Oxi-Acetylene Welding (OAW) pada Masyarakat Mitra Chendy Putra Perdana; Abu Bakri; Dewi Sartika
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v6i3.7417

Abstract

The objective of this community service initiative is to equip partner groups with the knowledge and skills to apply carbon steel hardening technology using the OAW (Oxy-Acetylene Welding) method and oil quenching. This step was taken to address the low quality of the partners’ metal products, which was caused by a lack of understanding regarding ideal heat treatment procedures. The methods adopted include material delivery, work demonstrations, independent practice in the use of OAW, and evaluation of the final material results. In practice, carbon steel is heated using an OAW flame to the optimal temperature and then rapidly cooled in an oil medium to strengthen the metal’s surface layer. The outcomes of the activity demonstrated positive changes in the partners’ cognitive understanding and skills regarding the heat treatment process. The partner group has also been able to utilize this technology to produce metals that are stronger, more wear-resistant, and of high utility value. The application of this appropriate technology is expected to provide an affordable and practical solution for local workshops and small industries.