Catur Iswayudi
Unknown Affiliation

Published : 28 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : Jurnal Jarkom

ANALISIS PERBANDINGAN MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN METODE PCQ (PER CONNECTION QUEUE) DAN HTB (HIERARCHICAL TOKEN BUCKET) Daldir -; Catur Iswayudi; Amir Hamzah
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi pada jaringan komputer adalah data yang dikirim lambat, rusak, bahkan tidak sampai ke tujuan. Untuk memberikan kualitas layanan jaringan internet yang lebih baik, maka diperlukan adanya manajemen bandwidth, diantaranya adalah PCQ dan HTB. PCQ bekerja dengan membuat sub-stream berdasarkan parameter pcq-classifier yang dapat berupa IP address pengirim maupun IP address tujuan. HTB merupakan metode utama yang digunakan router mikrotik untuk melakukan manajemen bandwidth. Queue yang dibuat oleh routerOS akan disusun berdasarkan prinsip Hierarchical Token Bucket. Implementasi manajemen bandwidth dilakukan pada sebuah router mikrotik RB 951 Ui-2HnD. Pengujian dilakukan dengan analisis perbandingan Quality of Service (QoS) yaitu throughput, delay, packet loss, dan jitter, dengan beban packet 10000 byte, paket dikirim melalui Command prompt dan di analisis menggunakan aplikasi wireshark. Metode yang digunakan studi literatur, metode analisa data kuantitatif, dan implementasi pada skala kecil. Hasil analisis perbandingan PCQ dan HTB pada pengujian 1 client, PCQ lebih baik dalam menangani masalah manajemen bandwidth dengan nilai rata-rata throughput 67,80%, packet loss 2,05%, dan delay 0,012 ms. Sedangkan pada pengujian dengan 4 client HTB lebih baik dibandingkan dengan PCQ dengan rata-rata throughput 46,63%, packet loss 2,18%, dan delay 0,012 ms. Secara keseluruhan PCQ dan HTB dapat bekerja dengan baik.
ANALISIS DAN OPTIMASI DARI SIMULASI KEAMANAN JARINGAN MENGGUNAKAN FIREWALL MIKROTIK STUDI KASUS DI TAMAN PINTAR YOGYAKARTA Efrahim Sinyo Rio Ola Balen Langobelen; Rr. Yuliana Rachmawayi; Catur Iswayudi
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian yang hendak dicapai dari penelitian ini adalah melakukan analisis dari simulasi kemanan jaringan yang disesuaikan dengan topologi jaringan di Taman Pintar Yogyakarta dengan memanfaatkan berbagai fitur yang ada pada Mikrotik seperti firewall dan fitur pendukung keamanan jaringan lainnya di Taman Pintar Yogyakarta. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan konsep Prepare Plan Design Implement Operate and Optimize (PPDIOO) yaitu metologi Life Cycle yang secara berkesinambungan terus dilakukan dalam proses pengembangan dan implementasi jaringan. Metode ini sangat cocok digunakan dalam pengembangan sistem keamanan jaringan karena keamanan jaringan setiap saat terus berkembang seiring dengan cepatnya perkembangan teknologi. Secara umum penelitian ini menghasilkan konfigurasi untuk sistem keamanan jaringan komputer Taman Pintar Yogyakarta mengunakan firewall router Mikrotik yang meliputi konfigurasi untuk firewall, pengelolaan service port serta konfigurasi filter untuk Bridge. Penelitian ini menerapkan empat konfigurasi firewall yang difungsikan untuk memblokir aktivitas pengguna atau serangan dari luar yang dapat membahayakan sistem keamanan jaringan. Konfigurasi tersebut yaitu blokir penggunaan aplikasi geratis VPN, blokir penggunaan aplikasi torrent, blokir seragan DDOS serta melakukan penyamaran untuk scaning port menggunakan NMAP.
PERANCANGAN JARINGAN KOMPUTER LOKAL MENGGUNAKAN MODEL HIERARKI DI KAMPUS 1 INSTITUT TEKNOLOGI YOGYAKARTA Frengky Novrian; Catur Iswayudi; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep jaringan internet yang terpasang pada kampus Institut Teknologi Yogyakarta belum memiliki interkoneksi antara kampus 1, 2, 3 dan 4 dan jaringan komputer lokal yang belum memenuhi kebutuhan kampus. Tentunya hal itu tidak baik dan dapat mempengaruhi kinerja kampus. Terhubungnya antar kampus 1, 2, 3 dan 4 dan perancangan jaringan komputer lokal diharapkan dapat meningkatkan kecepatan kinerja dalam bertukar dan mengirim data didalam kampus 1 dan antar kampus dan meningkatkan kinerja operasional kampus Institut Teknologi Yogyakarta. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, studi kepustakaan, wawancara dan metode eksperimen. Sistem yang dibangun adalah perancangan jaringan komputer lokal menggunakan model hierarki. Penyusunan meliputi dengan prosedur antara identifikasi masalah, analisis data, perancangan interkoneksi, perancangan arsitektur jaringan, perancangan logical dan perancangan topologi fisik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berupa analisis data koneksi jaringan di Kampus 1 Institut Teknologi Yogyakarta dan estimasi interkoneksi antar kampus. Hasil dari simulasi perancangan jaringan komputer lokal ini didapatkan nilai rata-rata tertinggi dari Round Trip Time sebesar 11,2 ms. Kemudian untuk nilai rata-rata Packet Loss dalam pengujian simulasi ditemukan index nilai 0% atau sama dengan “Sangat bagus”, hasil ini disebabkan karena pengujian hanya dilakukan dengan simulasi. Sedangkan untuk nilai rata-rata Time To Leave sebesar 126,6 ms.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI OPENSOURCE DALAM MERANCANG INFRASTRUKTUR HA-CLUSTER SERVER UNTUK MENGHINDARI SINGLE POINT OF FAILURE Candra Kusuma; Suwanto Raharjo; Catur Iswayudi
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan sistem informasi yang terbaru mendorong menyediakan High Availability Cluster (HAC) untuk mengurangi kesulitan penanggulangan proses pemulihan sistem yang terkait dengan server down dan menghasilkan sistem yang handal mengakses basis data dan mempermudah proses sinkronisasi basis data antar server yang dilakukan otomatis oleh sistem cluster. Metode penelitian ini dilakukan secara mandiri, dengan teknik simulasi pada objek penelitian database agar selalu bisa diakses oleh user tanpa terganggu aktif tidaknya server, maka digunakanlah sistem yang bernama high availability untuk menghindari single point of failure serta melakukan penetrasi test atau stressing terhadap database menggunakan The Apache jMeter untuk mendapatkan nilai parameter Availibility yang baik . Pada penelitian ini menggunakan VirtualBox sebagai platform simulasinya, High Availability Cluster yang di bangun menggunakan dua buah server virtual dengan sistem operasi Debian menggunakan MariaDB untuk menyimpan basis data. Kemudian Pacemaker/Corosync berkaitan dengan infrastruktur komunikasi jaringan antar kedua server dalam membentuk sistem cluster dengan langkah set up komunikasi nodelist atau bisa diartikan sebagai daftar server mengacu pada server yang digunakan sebagai cluster untuk disinkronkan. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah Availability, Downtime, Failover Downtime, Throughput. Berdasarkan pengujian availability mendapatkan hasil yang baik dengan tingkat availability zero downtime. Dikatakan zero downtime karena pada 5 kali percobaan nilai availability didapat dengan rata-rata 99% sehingga simulasi yang dilakukan berjalan lancar.dengan tingkat kestabilan Failover Downtime dan Throughput, sehingga sistem cluster ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan sistem dengan tingkat availaibility yang tinggi.
PERANCANGAN DAN MANAJEMEN JARINGAN HOTSPOT MENGGUNAKAN CAPTIVE PORTAL DI KANTOR MECCATLARENTCAR CITY TOUR Khaidir Bin Mahdi; Rr. Yuliana Rachmawati; Catur Iswayudi
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan jaringan hotspot yang tidak teratur merupakan kendala pada pengguna hotspot ketika mengakses jaringan yang salah satunya pemakain password yang dapat di pakai secara bersama-sama. Permasalahan utama pada jaringan yang telah ada di Kantor Meccaylarentcar City Tour berupa pengawasan pengguna hotspot (pemakai internet) terhadap akses jaringan serta gangguan saat satu password digunakan secara bersama sehingga server yang diakses mengalami kelambatan maka diperlukan penelitian untuk mengindentifikasi jaringan hotspot yang telah ada. Subjek dalam penelitian ini adalah rancang bangun hotspot menggunakan captive portal. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, motode studi literatur. Sistem yang dibangun adalah captive portal menggunakan routerboard mikrotik. Penyusunan meliputi dengan prosedur antara identifikasi masalah, analisis kebutuhan, perancangan jaringan, perancangan sistem serta implementasi jaringan hotspot menggunakan motode captive portal.sedangkan pengujian sistem dilakukan dengan browser mozila firefox. Hasil penelitian dapat bekerja dengan optimal pada rancang bangun sistem hotspot menggunakan captive portal dan sistem yang mampu meningkatkan keamanan akses jaringan di Kantor Meccaylarentcar City Tour, sehingga mempermudahkan admin dalam memantau kegiatan pengguna yang sedang memakai jaringan hotspot. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem captive portal dapat diterapkan pada sistem hotspot di Kantor Meccaylarentcar City Tour.
IMPLEMENTASI TEKNIK LOAD BALANCING METODE PER CONNECTION CLASSIFIER (PCC) DENGAN FUNGSI QUEUE UNTUK MANAJEMEN BANDWIDTH (Studi Kasus Pada Laboratorium Komputer Jaringan, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta) Galih Tegar P. Aji; Catur Iswayudi; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Load balancing PCC bertujuan untuk mencegah terjadinya overload yang nantinya akan menimbulkan koneksi lambat atau putus, Dengan menyeimbangkan beban trafik maka akan memperkecil respone time dan memperbesar throughput. load balancing metode PCC berhasil mendistribusikan beban trafik koneksi pada kedua jalur koneksi berdasarkan IP header packet. pada penelitian ini, beban trafik ISPA dan ISPB terbagi mendekati seimbang. Kemudian dengan failover, router akan melakukan perpindahan jalur koneksi Internet apabila salah satu koneksi Internet mati. Pada penelitian ini failover dapat berjalan dengan baik. Bandwidth manajemen pada jaringan menggunakan queue tree metode PCQ, Pada jaringan praktikan kondisi sepi nilai rata-rata delay yaitu 72,7 ms sedangkan pada kondisi sibuk rata-rata delay yaitu 73,43ms, nilai rata-rata jitter kondisi sepi yaitu 64,6 ms sedangkan saat sibuk yaitu 66.76 ms. Nilai rata-rata throughput pada saat kondisi sepi yaitu 61,01 KB sedangkan saat kondisi sibuk yaitu 60,56 KB, nilai packet loss pada jaringan praktikan sibuk dan sepi yaitu sebesar 0%. Sedangkan Pada jaringan workshop kondisi sepi nilai rata-rata delay yaitu 78,48 ms sedangkan saat kondisi sibuk rata-rata delay yaitu 82,45 ms, nilai rata-rata jitter saat kondisi sepi yaitu 71 ms sedangkan saat kondisi sibuk yaitu 74,88 ms. Nilai rata-rata throughput saat kondisi sepi yaitu 117,45 KB sedangkan saat kondisi sibuk yaitu 114,96 KB, nilai packet loss saat jaringan workshop sibuk dan sepi yaitu sebesar 0%.
IMPLEMENTASI SECURE SOCKET LAYER PADA REAL-TIME VIDEO SURVEILLANCE MENGGUNAKAN ZONEMINDER DAN APACHE WEBSERVER Nanda Adi Pratama; Joko Triyono; Catur Iswayudi
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan merupakan aspek yang sangat penting bagi jalannya pertukaran data dalam video surveillance. Pada umumnya data video surveillance yang dikirim hanya ditunjukan bagi pihak-pihak tertentu saja. Suatu data harus sampai pada pihak yang berhak dengan kerahasiaan yang tetap terjaga, tanpa harus diketahui oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Oleh karena itu untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan data video surveillance, perlu adanya metode enkripsi data, yang merupakan ilmu untuk menyembunyikan informasi dari pihak ketiga. Salah satu metode yang cukup handal dalam mengamankan transmisi data secara real-time adalah SSL (Secure Socket Layer). SSL dapat diimplementasikan pada webserver yang memiliki public hosting. Pada penelitian ini, akan diimplementasikan Zoneminder video surveillance system pada webserver, kemudian SSL akan melakukan enkripsi pada transmisi data antara server Zoneminder dan client. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video surveillance yang terlindungi SSL, aman dari tindakan packet sniffing dan hasil perbandingan peforma tidak menunjukkan hasil yang signifikan.
ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS JARINGANMULTIPLESERVICE SET IDENTIFIER DENGAN ACCESS POINT DAN VIRTUAL ACCESS POINT PADA SATU ANTARMUKA WIRELESS MIKROTIK (Studi Kasus Pada OSZ STORE Yogyakarta) Nurina Ivana Luthfia Wilaksono; Joko Triyono; Catur Iswayudi
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam analisis dan perbandingan perangkat wireless dan kualitas traffic jaringan sangat penting, terutama pada perangkat yang digunakan untuk mengelola jaringan, khususnya analisis perbandingan kualitas jaringan Multiple Service Set Identifier (SSID) yanga ada pada Access Point (AP) dan Virtual Access Point (VAP) pada satu Interfaces Wireless Mikrotik. Dengan menggunakan aplikasi wireshark dan Mikrotik pada kualitas jaringan dianalisis dengan Quality Of Service (QOS) sesuai dengan paramater delay, jitter, packet loss dan throughput. Perbandingan interface Access Point (AP) dengan Virtual Access Point (VAP) dengan nilai kulitas jaringan dikondisi sepi, Access Point (AP) lebih baik dari kualitas jaringan Virtual Access Point (VAP) dengan nilai delay 61 ms, jitter 0.041 ms, packet loss 22,29 %, throughput 6,28 bps, untuk kondisi ramai kualitas jaringan Access point (AP) lebih baik dari kualitas jaringan Virtual Access Point (VAP) dengan nilai delay 116 ms, jitter 0,079 ms, packet loss 6,19 %, throughput 1179 bps. Seluruh penilaian kualitas jaringan dengan berdasarkan parameter QOS dan kondisi waktu, kulitas jaringan Virtual Access Point (VAP) memiliki nilai parameter throughput tertinggi 13638 bps.
OPTIMALISASI KINERJA SERVER MENGGUNAKANMANAJEMEN DNS OPTIMIZING SERVER PERFORMANCE USING DNS MANAGEMENT (STUDI KASUS : IST AKPRIND YOGYAKARTA) Taufik Hidayat; Catur Iswayudi; Suraya -
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia teknologi informasi terutama di era digital ini yang sangatcepatsehinggamendorong seorang individumaupunkelompokuntuk menerapkanya dalamkehidupansehari-hari. Kelebihandaritekhnologiinformasi sekarang iniadalah menyediakan kecepatanakses, penyampaianinformasiyang cepat, efisien dalamhalwaktutenaga danbiayaserta penggunaannyayangmudah. Internet merupakan salah satu media penyampaian informasi yang sudah sangat melekat pada kehidupan masyarakat. Kebutuhan akan internet pada suatu instansi besar seperti perusahaan, kampus, dan macam-macam lainnya untuk menunjang pelayanan dan kebutuhan informasi. Penelitian ini membahas tentang optimalisasi kinerja server menggunakan manajemen DNS (Domain Name System), manajemen DNS ini dilakukan untuk memberikan efisiensi terhadap server tersebut. Rancangan yang dilakukan adalah membuat virtualisasi server pada virtualisasi tersebut digunakan sebagai server untuk meningkatkan kinerja layanan. Manajemen yang dilakukan adalah membuat DNS master-slave yang nantinya antara 2 server akan menjadi backup apabila salah satu server mengalami kendala, konfigurasi yang digunakan adalah menggunakan BIND. Pengujian dilakukan dengan menggunakan dua koneksi yaitu koneksi public dan juga koneksi local. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan melakukan manajemen DNS dan juga pada server dilakukan virtualisasi dapat meningkatkan layanan dan menghemat ruang fisik.
PERANCANGAN DAN OPTIMASI KINERJA JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN METODE TOP DOWN Syifa Nurul Huda; Catur Iswayudi; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Pengadilan Agama Kota Cilacap sebagai Badan Pelaksana Kekuasaan Kehakiman memiliki tugas pokok untuk menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan setiap perkara yang ada. Kinerja jaringan yang ada di Pengadilan Agama memiliki kendala lambatnya kinerja jaringan, komputer tidak dapat terdeteksi oleh komputer lain dan masih ada ruangan yang belum terdeteksi oleh jaringan. Optimasi kinerja jaringan di setiap ruangan pada Pengadilan Agama. Dengan persoalan atau masalah-masalah tools maka dilakukan penelitian untuk mengoptimalkan rancangan jaringan dengan metode Top Down menggunkan Cisco Packet Treacer. Dalam penelitian ini optimasi kinerja jaringan menggunakan metode Top Down. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian antara lain metode observasi, metode wawancara dan studi pustaka. Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam perbandingan kinerja jaringan lama dengan kinerja jaringan baru menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracert. Optimasi jaringan dengan metode Top Down dengan menggunakan perancangan topologi jaringan dengan pengujiannya menggunakan test PING. Perbedaan pada rancangan desain jaringan Top Down untuk merancang sebuah jaringan dengan sesuai kebutuhan dan dapat di kembangkan, optimasi perangkat jaringan hardware pada rancangan jaringan dapat mempengarui kinerja jaringan yang akan diuji dengan test PING untuk titik yang terkafer oleh jaringan. Berdasarkan hasil dari uji coba kinerja jaringan, maka kinerja jaringan di ruangan sidang 1 dan 2 sebelumnya yang tidak ada koneksi jaringannya sekarang mendapatkan koneksi jaringan.