Rangga Bayu Kusuma Haris
Unknown Affiliation

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penambahan Tepung Maggot Pada Pelet Tepung Komersil Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Patin Pangasius hypophthalmus Rahma Mulyani; Rangga Bayu Kusuma Haris
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v16i2.6990

Abstract

Potensi maggot Chrysomya megacephala sebagai bahan alternatif sebagai sumber protein dapat dimaanfaatkan untuk pakan benih ikan patin Pangasius hypophthalmus. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan yang bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan dan kelagsungan hidup benih ikan patin yang diberi pakan dengan tambahan tepung maggot dengan berbagai perlakuan  yaitu perlakuan A pelet tepung (100), perlakuan B pelet dengan tepung  maggot (75:25), perlakuan C pelet dengan tepung Maggot (50:50), dan perlakuan D tepung maggot (100). Hasil pengamatan menunjukkan penambahan tepung magot pada pakan menunjukkan hasil pertumbuhan berat tertinggi sebesar C 2,91 g dan terendah pada perlakuan D sebesar 1,99 g sedangkan pertumbuhan Panjang tertinggi terdapat pada perlakuan C sebesar 4,67, untuk kelangsungan hidup benih ikan patin yang memberikan nilai tertinggi sebebsar 93,3 % sehingga hasil analisis menunjukkan perlakuan B dan C berbeda nayata dengan kontrol.
RENCANA ZONASI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DI DESA SUNGAI DUALAP KECAMATAN KUALA BETARA KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT PROPINSI JAMBI Djunaidi Djunaidi; Rangga Bayu Kusuma Haris; Perdana Putra Kelana; Tyas Dita Pramesthy; Arumwati Arumwati
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v14i2.3465

Abstract

Keberadaan hutan mangrove di Desa Sungai Dualap memiliki potensi yang cukup besar mempunyai luas lebih kurang 450 ha dengan ketinggian tegakan 3-20 meter telah memberikan kontribusi kesuburan perairan laut Kecamatan Kuala Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Keadaan ini telah menjadikan Desa Sungai Dualap sebagai salah satu sentra produksi perikanan (ikan, udang, kepiting bakau, kerang dan lain sebagainya) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah potensi dan kondisi mangrove serta menyusun rencana zonasi kawasan konservasi mangrove di Desa Sungai Dualap Kecamatan Kuala Betara Kabupatan Tanjung Jabung Barat Propinsi Jambi. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melakukan kajian terhadap potensi dan kondisi mangrove yang ada di sepanjang wilayah pesisir Desa Sungai Dualap dan tersusunnya zonasi kawasan konservasi mangrove dalam mendukung konservasi dan rehabilitasi kawasan hutan mangrove di Desa Sungai Dualap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rencana zonasi kawasan konservasi mangrove di Desa Sungai Dualap adalah seluas 601.49 ha yang terdiri dari zona inti dengan luas 432.35 ha, zona penyangga dengan luas 81.27 ha dan zona pemanfaatan/ekonomi seluas 87.87 ha. Jenis vegetasi mangrove yang ditemukan baik mangrove sejati maupun mangrove ikutan. Mangrove sejati meliputi jenis api-api (Avicennia marina), pidada (Sonneratia alba), bakau minyak (Rhizophora apiculata), bakau merah (Rhizophora stylos) nipah (Nypa fruticans), jeruju (Achantus ilicifolius), kalimuntung (Carbera mingas) dan lain sebagainya. Sedangkan mangrove ikutan yang dapat ditemui di sepanjang kawasan pesisir Desa Sungai Dualap seperti : nibung (Anchupermatrgillaria), paku laut (Agrostichum aereum), tuba laut (Derris trifoliate), pandan (Pandanus tectorius) dan seduduk (Melastomacandidum). Kata Kunci: Ekosistem, Mangrove, Zonasi, Konservasi
SEBARAN DAERAH PENANGKAPAN ALAT TANGKAP SONDONG DI SELAT RUPAT PERAIRAN KOTA DUMAI Deni Sarianto; Suci Asrina Ikhsan; Rangga bayu Kusuma Haris; Djunaidi Djunaidi
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v14i1.3363

Abstract

Selat Rupat merupakan selat perairan penghubung transportasi dari kota Dumai ke pulau Rupat. Aktifitas kapal transportasi yang menggunakan Selat Rupat membuat aktivitaspenangkapan ikan terganggu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi sumberdaya ikan dengan alat tangkap sondong dan mengkaji sebaran daerah penangkapan ikan dengan alat tangkap Sondong di perairan Kota Dumai. Hasil penelitian menunjukkan hasil tangkapan utama sondong berupa Udang putih (Pennaeus sp) dan  udang merah (Panaeus monodon). Penangkapan  ikan dengan sondong hanya terdapat di kecamatan Sungai Sembilan yaitu pada perairan Tanjung Ketam, Tanjung Bakau Tua sampai tanjung Senapies. Kegiatan dilakukan pada saatair bergerak pasang dan pada saat air bergerak surut dengan kedalaman perairan 1.5 meter sampai 4 meter. Perairan Selat Rupat sudah tidak berpotensial sebagai daerah penangkapan ikan terutama untuk daerah penangkapan sondong dimana perairan ini telah banyak beralih fungsi menjadi tempat berlabuh kapal-kapal niaga. Kata Kunci: Selat Rupat, Sondong, Daerah Penangkapan Ikan
ANALISIS PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA PEMBESARAN IKAN BANDENG (Chanos chanos Forskal 1775) DI KECAMATAN TUGU KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH Rangga Bayu Kusuma Haris; Azis Nurbambang; Sutrisno Anggoro
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 16
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Potensi budidaya bandeng di Kota Semarang seluas 139,40 Ha, permintaan pasar sekitar 600 ton/tahun, dan produksi 345,02 ton/tahun pada tahun 2011. Kegiatan usaha budidaya ikan bandeng tersebar di 4 desa di wilayah Kecamatan Tugu. Budidaya bandeng di Kota Semarang belum berjalan secara optimal dan produktivitas rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemanfaatan lahan, total produksi, dan produktivitas; menganalisis tingkat kesesuaian lahan; menganalisis penerimaan, pendapatan dan kelayakan usaha; menganalisis prospek pengembangan usaha; dan merumuskan rekomendasi strategi pengembangan usaha pembesaran ikan bandeng di Kecamatan Tugu Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah. Penelitian telah dilakukan di Desa Mangkang Kulon, Desa Mangunharjo, Desa Mangkang Wetan, dan Desa Randugarut pada bulan Maret 2013 sampai Juli 2013. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara, pengamatan langsung, dan uji laboratorium. Data sekunder diperoleh dari hasil penelitian terdahulu, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang, BAPPEDA Kota Semarang, dan kantor Kecamatan Tugu. Metode penentuan responden dengan metode survei dan quoted sampling. Metode analisis data meliputi: analisis tingkat pemanfaatan lahan, produksi, dan produktivitas; analisis kesesuaian lahan; analisis penerimaan, pendapatan, dan kelayakan usaha; dan analisis SWOT. Kecamatan Tugu memiliki total potensi dan tingkat pemanfaatan lahan bandeng 139,40 Ha serta produktivitas total 119,65 Ha/tahun. Program pengembangan usaha pembesaran ikan bandeng dari tingkat pemanfaatan lahan melalui : optimalisasi pemanfaatan lahan kelas madya. Kesesuaian lahan tergolong dalam kelas sesuai dan layak untuk kegiatan pembesaran ikan bandeng. Berdasarkan analisis eksternal dan internal usaha pembesaran ikan bandeng di Kecamatan Tugu dikategorikan sebagai jenis usaha yang ideal, kuat dalam persaingan, dan memiliki kemungkinan untuk berkembang. Strategi pengembangan usaha pembesaran ikan bandeng di Kecamatan Tugu adalah peningkatan produksi dari 345,02 ton/tahun menjadi 600 ton/tahun; ekstensifikasi skala usaha dengan memanfaatkan lahan potensial dari 139,40 Ha menjadi 175,13 Ha; dan pemanfaatan kerjasama lembaga ekonomi guna menunjang permodalan. Kata Kunci : Prospek Pengembangan, Usaha Pembesaran, Ikan Bandeng
Identifikasi Karakteristik dan Pengetahuan Lokal Nelayan Ikan Terubuk di Pulau Bengkalis Provinsi Riau Djunaidi, Djunaidi; Kelana, Perdana Putra; Pramesthy, Tyas Dita; Nur Arkham, Muhammad; Rangga Bayu Kusuma Haris
ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Vol 6 No 2 (2023): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Volume 6 No. 2 Edisi Desember
Publisher : Cenderawasih University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/acr.v6i2.3446

Abstract

Fishermen play a crucial role in the 2016 national action plan for terubuk. Accordingly, conducting a study on fishermen is imperative. The primary objective of this research is to discern the characteristics and knowledge of local fishermen pertaining to terubuk. The employed method involved conducting interviews with 30 fishermen who specialize in catching terubuk. The collected data underwent descriptive quantitative analysis. The research findings revealed that all respondents were within the productive age range, and those engaged in supplementary occupations outnumbered the Bengkalis minimum salary. Local respondents exhibited a commendable level of knowledge, demonstrating an ability to articulate scientific concepts accurately, although utilizing diverse linguistic styles. In conclusion, this study posits that fishermen perceive the necessity of exploring alternative livelihoods that leverage their local knowledge. The expectation is that this approach can not only augment fishermen's income but also contribute to terubuk conservation endeavors.