Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Community Services Journal (CSJ)

Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Lingkungan di Kelurahan Beng, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar Ni Luh Putu Indiani; I.A. Cynthia Saisaria Mandasari; I.B.Agung Dharmanegara; Ni Made Pratiwi Dewi; Ade Ruly Sumartini
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.752 KB)

Abstract

Dengan status ini desa wisata yang disandang, Kelurahan Beng mengemban tanggung jawab yang besar untuk menjaga kelestarian alamnya, yang merupakan daya tarik utama destinasi ini. Permasalahan yang kerap ditemui di daerah destinasi wisata adalah problema sampah sebagai akibat dari bertambahnya kunjungan wisatawan dan kegiatan ekonomi masyarakat. Di samping permasalahan sampah, ekonomi kreatif juga menjadi agenda penting untuk dikembangkan di Kelurahan Beng. UMKM di Kelurahan Beng menawarkan produk yang menarik dan berkualitas baik, untuk memaksimalkan potensi tersebut terutama di era digital saat ini, pengelola UMKM perlu memahami teknik pemasaran digital. Dengan permasalahan yang dihadapi Kelurahan Beng tersebut maka solusi yang ditawarkan adalah sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan manfaat yang diperoleh dari aktivitas tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah, demostrasi, dan praktik. Sementara itu, untuk meningkatkan kinerja pemasaran digital UMKM, solusi yang diberikan adalah sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya pemasaran digital di era saat ini. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan praktik langsung. Keberhasilan kegiatan diukur menggunakan indikator: 1) Target jumlah peserta pelatihan, 2) Ketercapaian tujuan pelatihan, 3) Ketercapaian target materi yang telah direncanakan, 4) Kemampuan peserta dalam penguasaan materi. Tingkat ketercapaian keempat indikator ini menunjukkan nilai rata-rata di atas 75 persen sehingga kegiatan pengabdian ini telah berjalan baik. Kegiatan pelatihan perlu dilanjutkan ke depannya dengan materi lanjutan untuk semakin meningkatkan pemahaman masyarakat dan ketercapaian tujuan kegiatan pengabdian. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat meningkatkan efektivitas program penanggulangan sampah dan pengembangan UMKM.
PEMBERDAYAAN UMKM, PENCEGAHAN STUNTING, DAN REVITALISASI DESTINASI EKOWISATA DI KELURAHAN PENATIH, KECAMATAN DENPASAR TIMUR, KOTA DENPASAR Ade Ruly Sumartini; Ni Luh Putu Indiani; Luh Gede Pande Sri Eka Jayanti
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.2.2023.62-68

Abstract

Permasalahan yang dihadapi Kelurahan Penatih adalah permasalahan ekonomi terkait potensi jangkauan pemasaran UMKM yang belum optimal. Di samping permasalahan tersebut, di Kelurahan Penatih terdapat anak-anak yang mengalami stunting. Permasalahan yang tak kalah penting adalah mengenai destinasi ekowisata yang belum maksimal pengelolaannya. Dengan permasalahan yang dihadapi Kelurahan Penatih tersebut maka solusi yang diberikan adalah sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya pemasaran digital bagi UMKM. Kegiatan ini diawali dengan observasi ke beberapa UMKM, mengedukasi pelaku UMKM tentang pentingnya promosi produk/usaha secara digital seperti melalui media sosial. Sebagai solusi permasalahan stunting, tim pengabdian melakukan sosialisasi pencegahan stunting bagi seluruh kader posyandu di Kelurahan Penatih. Metode pelaksanaan program ini yaitu edukasi pencegahan stunting dengan narasumber yang ahli di bidangnya dengan materi ciri-ciri anak stunting, faktor penyebab, dampak, serta pencegahan dan penanganan stunting. Sementara itu, untuk permasalahan pengelolaan potensi ekowisata, solusi yang ditawarkan adalah sosialisasi dan edukasi kepada warga mengenai pelestarian serta promosi ekowisata. Tim Pengabmas membantu merancang dan memasang papan nama, denah, sekaligus membuatkan video promosi Ekowisata Subak Anggabaya. Keberhasilan kegiatan dapat dilihat dari terlaksananya semua kegiatan dengan baik dan menghasilkan luaran yang jelas. Kegiatan pelatihan perlu dilanjutkan ke depannya dengan materi lanjutan untuk semakin meningkatkan pemahaman masyarakat dan ketercapaian tujuan kegiatan pengabdian.