Rahmanta Ginting
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS SIKAP PETANI TERHADAP PEMAKAIAN PESTISIDA DAN PUPUK PADA TANAMAN TOMAT DI KABUPATEN KARO Putra Persadanta Tarigan; Tavi Supriana; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.807 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis aplikasi pestisidadan pupuk yang dilakukan petani pada tanaman tomat, untuk menganalisis sikap petani terhadap penggunaan pestisida dan pupuk pada tanaman tomat di daerah penelitian. Daerah penelitian ditentukan secara purposive. Sampel ditentukan dengan metode proportionate stratified random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode penskalaan likert . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aplikasi pestisida yang dilakukan petani pada tanaman tomat tidak sesuai standar. (2) Aplikasi pupuk yang dilakukan petani pada tanaman tomat tidak sesuai standar. (3) Sikap petani terhadap penggunaan pestisida pada tanaman tomat di daerah penelitian adalah positif.(4)Sikap petani terhadap penggunaan pupuk pada tanaman tomat di daerah penelitiana dalah negatif. Kata Kunci:    Aplikasi Pestisida, Aplikasi Pupuk, Sikap Petani
ANALISIS PERBANDINGAN KONSUMSI MASYARAKAT TERHADAP PRODUK PANGAN DAN NON PANGAN DENGAN PERBEDAAN TINGKAT PENDAPATAN DI KOTA MEDAN Friskila Elsy Simbolon; Iskandarini Iskandarini; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.968 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis perbandingan pola konsumsi pangan dan non pangan rumah tangga berpendapatan berbeda diKota Medan dan menganalisis pengaruh umur, jumlah tanggungan, pendapatandan pendidikan terhadap konsumsi masyarakat Kota Medan. Analisis data yangdigunakan adalah analisis komparatif menggunakan uji-T dan regresi linierberganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikanantara konsumsi pangan dan non pangan masyarakat Kota Medan, dimanakonsumsi non pangan lebih besar dari konsumsi pangan.Secara serempakperbedaan umur, jumlah tanggungan, pendidikan serta perbedaan pendapatanberpengaruh nyata terhadap terhada konsumsi masyarakat Kota Medan menengahke atas dan secara parsial faktor yang berpengaruh nyata ialah pendapatan. Secaraserempak perbedaan umur, jumlah tanggungan, pendidikan serta perbedaanpenghasilan berpengaruh nyata terhadap terhadap jumlah pengeluaran konsumsimasyarakat Kota Medan menengah ke bawah dan secara parsial faktor yangberpengaruh secara ialah pendapatanKata Kunci : pendapatan, masyarakat menengah ke atas, masyarakatmenengah ke bawah
PERANAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PERKEMBANGAN KELOMPOK TANI PADI SAWAH (Studi Kasus : Desa Payalombang, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai) David Chris; Rahmanta Ginting; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.527 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yang pertama untuk menganalisis peranan penyuluh pertaniandalam perkembangan kelompok tani di daerah penelitian, tujuan kedua untukmenganalisis hambatan penyuluh dalam perkembangan kelompok tani di daerahpenelitian dan tujuan ketiga untuk menjelaskan cara mengatasi hambatan penyuluhdalam perkembangan kelompok tani di daerah penelitian. Penentuan daerahpenelitian dilakukan secara purposive (sengaja). Jenis data yang digunakan adalahdata primer dan data sekunder. Metode analisis data menggunakan skor dan analisisdeskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peran penyuluhpertanian didaerah penelitian tergolong rendah, terdapat 4 hambatan yang dijumpaipenyuluh pertanian dalam perkembangan kegiatan kelompok tani, yaitu: masalahteknis, masalah ekonomi, masalah infrastruktur dan masalah social serta caramengatasi hambatan penyuluh dalam perkembangan kegiatan kelompok tani yaitumengidentifikasi potensi kerja, mengiktiarkan kemudahan usaha tani, analisis profilkeluarga tani, meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan petani,mengembangkan swakarya dan swadaya, kunjungan ke kelompok tani secarateratur dan berkesinambungan, penyusunan RDKK (Rencana definitif dankebutuhan kelompok).Kata Kunci: Peranan Penyuluh, Perkembangan Kelompok Tani, Padi Sawah
ANALISIS PERANAN SEKTOR PERTANIAN PADA PEREKONOMIAN DI KABUPATEN SIMALUNGUN Tosima N Saragih; Rahmanta Ginting; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.835 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis komoditi unggulan dalam sektor pertanian, menganalisis posisi setiap subsektor pertanian, serta menganalisispergeseran pertumbuhan sektor pertanian pada struktur perekonomian KabupatenSimalungun. Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode purposive area sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metodeLocation Quotient (LQ), tipologi klassen dan analisis shift share. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ubi kayu merupakan komoditi unggulan (basis) pada tanamanpangan, kubis merupakan komoditi basis pada tanaman hortikultura, kopi dan arenmerupakan komoditi basis pada tanaman perkebunan, serta sapi merupakan basispada peternakan. Posisi subsektor perkebunan terdapat pada kuadran I (subsektormaju dan tumbuh dengan pesat), subsektor tanaman pangan, tanaman hortikultura,peternakan dan kehutanan berada pada kuadran II (subsektor maju tapi tertekan),serta subsektor perikanan berada pada kuadran IV (subsektor relatif tertinggal).Hasil analisis shift share menunjukkan total kinerja pertumbuhan sektor pertanianyang positif.Kata Kunci: Subsektor pertanian, komoditi unggulan, posisi, kinerja pertumbuhan
ANALISIS EFEKTIVITAS KEBIJAKAN SUBSIDI PUPUK DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH (Kasus : Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai) Andri Prasetyo; Rahmanta Ginting; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.029 KB)

Abstract

Pemerintah memandang perlu menyediakan subsidi pupuk dan meregulasinya dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian sebagai upaya menyediakan pupuk dengan harga terjangkau dan meningkatkan produktivitas padi sawah. Namun pada kenyataannya, kebijakan subsidi pupuk tidak terlepas dari permasalahan seperti distribusi yang tidak adil dan tidak tepat sasaran, dualisme pasar, penggunaan pupuk yang berlebihan, biaya subsidi yang lebih besar dari manfaat, dan kurangnya pengawasan. Permasalahan ini tentunya berdampak pada tujuan kebijakan yang tidak terwujud. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keefektifan kebijakan subsidi pupuk dan menganalisis pengaruh efektifitas kebijakan subsidi pupuk terhadap produksi dan pendapatan petani padi sawah di Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menggunakan kuesioner atau wawancara kepada petani. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan subsidi pupuk yang diukur berdasarkan lima indikator ketepatan yaitu tepat harga, tepat jumlah, tepat waktu, tepat tempat dan tepat jenis dapat dikategorikan tidak efektif dengan persentase ketepatan sebesar 47,16%. Dari hasil regresi produksi padi sawah, menunjukkan bahwa variabel bibit, pupuk, dan tenaga kerja berpengaruh nyata dan positif terhadap produksi padi sawah. Sedangkan efektivitas kebijakan subsidi pupuk memberikan pengaruh yang positif namun tidak nyata terhadap produksi padi sawah. Dari hasil regresi pendapatan petani padi sawah, menunjukkan bahwa variabel luas lahan, tenaga kerja, harga gabah berpengaruh nyata dan positif terhadap pendapatan padi sawah. Sedangkan efektivitas kebijakan subsidi pupuk memberikan pengaruh yang positif namun tidak nyata terhadap pendapatan petani padi sawah. Kata Kunci : Efektivitas, Subsidi Pupuk, Produksi, Pendapatan, Padi Sawah
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONVERSI LAHAN JERUK MENJADI LAHAN KOPI DI KABUPATEN KARO (Kasus : Konversi Lahan di Desa Suka, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo) Lovina Ginting; Rahmanta Ginting; Rulianda Purnomo Wibowo
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.172 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani untuk mengkonversikan lahan jeruknya menjadi kopi di daerah peneitian. Penentuan daerah penelitian yaitu secara purvosive (sengaja) dengan teknik pengambilan sample Snowball Sampling diperoleh sebanyak 71 orang sample. Data yang dikumpulkan terdiri dari data sekunder dan primer. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan luas areal jeruk dari tahun 2010-2017  sebesar 82,14% dan produksi sebesar 73,69%, dimana dalam periode yang sama terjadi peningkatan luas areal kopi sebesar 47,14 % dan   produksi sebesar 50,18%. Faktor internal variabel tingkat pendidikan, pengalaman bertani dan jumlah tanggungan petani berpengaruh nyata terhadap konversi lahan jeruk, sedangkan umur petani dan luas lahan tidak berpengaruh nyata. Faktor eksternal variabel jumlah produktifitas tanaman jeruk, harga pupuk dan harga pestisida berpengaruh nyata terhadap   konversi lahan jeruk tersebut, sedangkan harga komoditi jeruk tidak berpengaruh nyata.   Kata Kunci : jeruk, kopi, faktor yang mempengaruhi, konversi lahan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN DELI SERDANG Muhammad Arif Nasution; Satia Negara Lubis; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.946 KB)

Abstract

Penyuluh   merupakan   salah   satu   faktor   yang   penting   dalam   penyampaian informasi teknologi kepada petani. Kinerja penyuluh yang baik sangat mempengaruhi terhadap peningkatan produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh umur, pendidikan formal, pengalaman kerja, jarak wilayah kerja,  jumlah  kelompok tani  binaan  dan  jumlah  desa  binaan  terhadap  kinerja penyuluh  di  Kabupaten  Deli  Serdang.  Data  yang  digunakan  terdiri  dari  data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda (multiple regression). Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur,   pendidikan   formal,   pengalaman   kerja,   jarak   wilayah   kerja,   jumlah kelompok tani binaan dan jumlah desa binaan berpengaruh secara serempak terhadap kinerja penyuluh. Secara parsial yang berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja penyuluh pertanian adalah pendidikan formal, pengalaman kerja, jarak wilayah kerja, dan jumlah kelompok tani binaan, sedangkan  yang tidak berpengaruh signifikan adalah umur dan jumlah desa binaan. Kata Kunci : Penyuluh Pertanian, Kinerja Penyuluh, Faktor-Faktor Kinerja Penyuluh
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING SAPI DI PROVINSI SUMATERA UTARA Devi Usmawati; Satia Negara Lubis; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.756 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging sapi di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari tahun 2000 - 2016 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripstif dan menggunakan analisis akar unit sebagai langkah awal penelitian, guna menguji kestasioneran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan daging sapi di Sumatera Utara mengalami pertumbuhan yang fluktuatif setiap tahun nya yaitu sebesar 9.95%. Penelitian ini menggunakan analisis akar unit guna menguji kestasioneran data, data stationer pada tingkat second different. Pada jangka panjang variabel Harga daging sapi, harga ikan kembung, harga telur yang berpengaruh nyata terhadap permintaan daging sapi di Provinsi Sumatera Utara   Kata Kunci : Permitaan Daging Sapi, Harga Barang Subtitusi,Metode Stationer
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA KOPI ARABIKA DI PROVINSI SUMATERA UTARA Indana Zulfa Batubara; Rahmanta Ginting; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.433 KB)

Abstract

The purpose of this research is to analyze the factors that influence the price of arabica coffee in North Sumatera Province. The methods of this research are Engle-Granger Cointegration and Error Correction Model (ECM) method to identify factors that influence the price of arabica coffee in North Sumatera Province in long and short term period of 1992-2016 using Eviews 7.1 application tool. The results showed that the price of arabica coffee in the Province North Sumatra is significantly influenced by the amount of coffee production, the population, the Rupiah exchange rate against the US Dollar, and the world coffee price. In long term, the variable of population and world coffee price have a significant effect on arabica coffee price. While in the short term, only the world coffee price variable significantly influences the price of arabica coffee in the Province North Sumatra. Keywords: Arabica Coffee Price, Coffee Production, Rupiah Exchange Rate, World Coffee Price
PENGARUH KELOMPOK TANI TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH (Kasus: Kelompok Sri Wangi, Desa Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang) Ricky Ananda Siregar; Muhammad Jufri; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.601 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses terbentuknya kelompok tani padi sawah di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Untuk mengetahui pengaruh kelompok tani terhadap produktivitas dan pendapatan padi sawah di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang dan untuk mengetahui perkembangan kelompok tani di Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi berganda menggunakan alat bantu SPSS 17. Penentuan daerah lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Teknik pengambilan sampel dengan metode simple random sampling dengan jumlah sampel 40 responden. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakeristik responden Kelompok Tani Sri Wangi adalah paling banyak berada pada kelompok umur 46-51 tahun dimana persentase sebesar 38%, pendidikan responden yang paling banyak yaitu berada pada tingkat pendidikan SMP-SMA dimana persentasenya sebesar 80%, jumlah tanggungan responden yang paling banyak yaitu berada pada 4-6 jiwa dimana presentasenya sebesar 70%, Lama berusahatani responden yang paling banyak berada pada kelompok 14-19 dimana persentase sebesar 25%, Lama berkelompok tani responden yang paling banyak berada pada kelompok 14-20 dimana persentasenya sebesar 40%. Variabel faktor kelas belajar, faktor wahana kerjasama secara serempak berpengaruh nyata terhadap variabel pendapatan usahatani padi sawah.   Kata kunci : Kelompok Tani, Produktivitas, Pendapatan.