Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The effect of Rabbit urine and Bokashi addition on the stem growth of Shallots (Allium ascalonicum L.) Esna Dilli Novianto; Muh. Alwi Husen; Sugiyarto Sugiyarto
Journal of Natural Sciences and Mathematics Research Vol 7, No 1 (2021): June
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jnsmr.2021.7.1.11205

Abstract

Bokashi is a fermented rice straw. It is widely used as an organic fertilizer in Indonesia. It maintains the porosity of the soil, so the plant can grow perfectly. Rabbit urine on the other hand can be used as another nitrogen source. However, there is no report about the effect of both combination in shallots production (Allium ascalonicum L.), one of the main commodities in Magelang. For a better understanding on bokashi and rabbit urine, this experiment aims to study about its addition on the stem growth of shallots. Four dosages of rice straw bokashi were used. There are B0 (0kg/plot), B1 (3 kg/plot), B2 (4 kg/plot), and B3 (5kg/plot).  While the concentration of rabbit urine are P0 (0 mL/L), P1 (175 mL/L), and P2 (250 mL/L). The growth of the stem is measured every one week until it reached the full growth. This study showed that the addition of bokashi hinder the stem’s growth. It turned out that too many bokashi will raise the temperature of the soil and inhibit the plant’s growth.©2021 JNSMR UIN Walisongo. All rights reserved.
Modifikasi Wadah dan Media Tanam Ubi Kayu Untuk Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang di Kledung, Temanggung Jawa Tengah Sugiyarto Sugiyarto; Tri Suwarni Wahyudiningsih; Ratna Suminar; Gian Sapta Adrialin; Dhea Sashinta Ashari; Ade Nendi Mulyana
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.29256

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan solusi kepada masyarakat terkait dengan pemanfaatan lahan bekas tambang agar tetap bisa produktif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Temanggung Jawa Tengah. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat mengenai teknik penanaman ubi kayu dengan modifikasi wadah dan media tanam sebagai upaya pengurangan lahan pasca tambang pasir yang tidak produktif untuk ditanami. Melalui pengabdian ini, tim pelaksana pengabdian memperkenalkan inovasi sederhana berupa modifikasi wadah dan media tanam untuk penanaman ubi kayu. Metode yang dilaksanakan pada pengabdian ini antara lain melakukan sosialisasi, pelatihan, dan pemaksaan langsung kepada terkait penggunaan masyarakat wadah, media tanam, dan teknik penanaman ubi kayu terutama untuk produksi daun sebagai sayuran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian ini. Selain itu adanya pencapaian pemahaman pengetahuan masyarakat terkait pemanfaatan wadah dan media tanam sebagai alternatif untuk tetap bisa membudidayakan tanaman di lahan marjinal.