Muhammad Reza Arviansyah
Universitas Sriwijaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perpaduan Peninggalan Bentuk Akulturasi Arsitektur Di Kota Palembang Muhammad Reza Arviansyah
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6, No 2 (2020): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v6i2.5407

Abstract

Akulturasi merupakan proses yang menarik apabila dilihat dari sisi kebudayaan, yang mana percampuran antara satu bentuk kebudayaan dengan kebudayaan lain akan mengahasilkan sebuah perpaduan kebudayaan yang indah bila dilihat, kebudayaan merupakan hasil pemikiran manusia yang dituangkan dan diwariskan secara turun temurun dan bersifat statis yang dapat menyesuaikan terhadap perkembangan zaman. Contohnya perpaduan kebudayaan di Kota Palembang dapat dilihat pada beberapa bangunan yang ada di kota Palembang yakni Masjid Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo (Masjid Agung Palembang), Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho (Masjid Cheng Ho Palembang), dan Rumah Limas (Rumah Adat Sumatera Selatan). Yang mana masing-masing bangunan ini memiliki corak kebudayaan yang beragam dan tercampur menjadi sebuah perpaduan akulturasi seperti perpaduan kebudayaan dari melayu Palembang, Tiongkok Cina, dan Arab Timur Tengah dalam bidang Arsitekturnya. Sehingga dapat dilihat bagaimana percampuran kebudayaan yang ada pada tiga bangunan yang akan dibahas. Maka dari itu penulis dalam tulisannya ini akan mengumpulkan data-data tertulis yang berhubungan dengan tema yang akan dikaji, sehingga diharapkan dapat menghasilkan informasi yang dapat bermanfaat bagi semua orang.  
Efektivitas dan Peran Guru dalam Kurikulum Merdeka Belajar Muhammad Reza Arviansyah; Ageng Shagena
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 17 No 1 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/jpl.v17i1.1803

Abstract

Efektivitas dalam pembelajaran tentunya merupakan hal yang penting, namun jika dilihat dari perkembangan yang ada dalam dunia pendidikan dan juga peran guru yang semakin berubah saat ini maka sangat penting sekali untuk membahas efektivitas dan peran guru dalam kurikulum merdeka belajar. Guru sebagai penggerak merdeka belajar, berarti seorang guru yang dituntut untuk mampu bersikap aktif dan semangat, kreatif, inovatif serta terampil guna menjadi fasilitator penggerak perubahan di sekolah. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk membahas mengenai efektivitas pembelajaran dan peran dari guru itu sendiri khususnya pada penggunaan kurikulum merdeka belajar seperti pada saat sekarang ini. Kemudian terkait sumber data yang digunakan merupakan bentuk litelatur yang terkait dengan tema, baik itu berupa buku, artikel, jurnal, dan sumber tulisan lainnya yang berada di internet. Metode yang digunakan adalah metode studi kepustakaan atau library research dengan mencari dan mengumpulkan sumber-sumber yang relevan, kemudian menyaring sumber yang paling relevan dengan tema yang akan dikaji atau diangkat, selanjutnya membuat kesimpulan dan mencatat berbagai hal-hal yang penting, dan barulah nanti diimplementasikan di dalam bentuk tulisan.
Eksistensi Pendidikan Pesantren di Kota Palembang Muhammad Reza Arviansyah
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v8i1.4502

Abstract

Pendidikan pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang keberadannya itu telah ada cukup lama di wilayah Indonesia, tentunya sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berbasis agama islam. Maka sudah seharusnya pesantren masih dapat tetap eksis dalam ruang lingkup pendidikan di Indonesia hingga saat ini, karena mayoritas masyarakat Indonesia yang menganut atau memeluk agama islam. Kemudian bicara mengenai pesantren tentunya tidak terlepas dari proses islamisasi yang terjadi, pesantren yang awal mulanya digunakan sebagai media dalam berdakwah dan menyebarkan syiar-syiar agama islam lambat laun menjadi sarana untuk pendalaman ilmu agama. Bahkan pesantren menjadi salah satu lembaga yang hanya ada di Indonesia. Untuk itu disini penulis akan membahas mengenai lembaga pendidikan pesantren secara umum dan keberadaan pesantren secara khusus di Kota Palembang dengan mengumpulkan data-data tertulis yang ada dan melakukan analisis terhadap data yang telah dikumpulkan, sehingga nantinya data yang akan diambil memiliki kesesuaian dengan tema yang akan dibahas.
Laker: Art with Historical and Economic Value from The Land of Sriwijaya Muhammad Reza Arviansyah; Farida R. Wargadalem; Helen Susanti; Sani Safitri
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v14i2.67

Abstract

Crafts are one of the factors that exist in culture, in this craft also has its own characteristics or uniqueness that represents the place or area where this craft exists and develops. Therefore, it includes a laker craft that is located and developing on Sriwijaya Earth. The characteristics in a craft certainly arise from historical similarities, cultural similarities, to environmental conditions. As one of the local wisdom owned by the people of Palembang, of course, this practice is mandatory for us to preserve so that it remains known by the nation's next generation of young people. So in this regard, the purpose of this authorship is to introduce lakuer which is seen from the point of view as a craft and local wisdom. Of course, in writing this article, the author uses qualitative research methods consisting of primary and secondary sources by collecting written data and analyzing the data that has been collected. Then for techniques in collecting data, namely carried out using observations, interviews, and literature studies which are certainly relevant to the theme to be discussed.