Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Pengaruh E-Tilang Terhadap Kinerja Lalu Lintas Pada Simpang Empat Air Paoh Baturaja Kabupaten OKU Lindawati Lindawati; Dwi Andriyani; Yuli Ermawati
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11487

Abstract

Lalu lintas merupakan salah satu sarana masyarakat yang memegang peranan penting dalam memperlancar berbagai macam kegiatan dan aktivitas. Untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas maka diterapkan sistem E-Tilang dapat meminimalisir angka kecelakaan dalam berlalu lintas. Tujuan penelitian  ini adalah mengetahui kinerja lalu lintas pada simpang empat air paoh Baturaja kabupaten oku berdasarkan survei lapangan menggunakan data LHR. Standar yang digunakan dalam penelitian adalah Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997). Sedangkan sistem pengolahan data mengunakan Microsoft Excel 2007 untuk memasukkan data lalu lintas harian rata-rata. Berdasarkan hasil data dari kedua penelitian tersebut, perbandingan antara data sebelum 5690,6 smp/jam dan setelah 4251,2 smp/jam pemasangan sistem E-Tilang pada kinerja ruas jalan Simpang Empat Air Paoh ternyata belum memberikan pengaruh yang signifikan pada volume arus kendaraan. Dengan tingkat pelayanan jalan didominasi kategori C yang berarti, kondisi arus lalu lintas stabil, tetapi gerak kendaraan dipengaruhi oleh volume lalu lintas, sehingga pengemudi hanya dapat memilih kecepatan 15 – 20 km/jam.
Penggunaan Sistem Informasi Geospasial Dalam Penentuan Ruang Terbuka Hijau Di Kecamatan Baturaja Timur Ogan Komering Ulu Enda Kartika Sari Enda; Hasmawaty Hasmawaty; Lindawati Lindawati; Sherlya Triasensi
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.16736

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan tempat terbuka, tempat tumbuhnya tanaman baik secara alamiah maupun sengaja untuk ditanam, dimana tempat tersebut berbentuk jalur yang memanjang dan mengelompok. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Baturaja Timur yang bertujuan untuk mengetahui ketersediaan RTH di Kecamatan Baturaja Timur berdasarkan luas wilayah Kecamatan Baturaja Timur, dan ketersediaan RTH berdasarkan jumlah penduduk di Kecamatan Baturaja Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, menggunakan Sistem Informasi Geospasial, Ground Check Lapangan, serta observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lahan vegetasi atau RTH di Kecamatan Baturaja Timur mengalami perubahan sebesar 18,46% dari luas wilayah, dan luas RTH berdasarkan jumlah penduduk di Kecamatan Baturaja Timur mengalami kekurangan sebesar 212.49 Ha
PERANCANGAN PLATFORM INKUBATOR BISNIS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PELAKU UMKM UNTUK MENGGERAKAN PEREKONOMIAN INDONESIA Pujianto Pujianto; Abdul Rahman; Lindawati Lindawati; Mardiah Kenamon; Rini Efrianti
Indonesian Journal of Business Intelligence (IJUBI) Vol 5 No 2 (2022): Indonesian Journal of Business Intelligence (IJUBI)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijubi.v5i2.2668

Abstract

AbstractThe role of MSMEs is very large in the Indonesian economy, the contribution of MSMEs is 97% of the workforce and 61.9% of the contribution to the Gross Domestic Product (GDP). However, MSMEs in Indonesia still faces several challenges to developing and improving their business. The Indonesian government implemented stimulus in dealing with and controlling the effects of the Covid-19 pandemic and was effective when compared to other countries. In 2021, Indonesia's real GDP index has reached pre-pandemic conditions at the level of 101.5, while neighboring countries namely Malaysia are at the level of 96.4, the Philippines are at the level of 95.5 and Thailand is still at the level of 94.4. The purpose of this research is to design a Business Incubator Platform in an effort to increase the competency of MSME players through a business incubator. If the competence of MSME players matches current needs, it is hoped that Indonesian MSMEs will be able to compete and improve the Indonesian economy. The method used in this study is the Waterfall Model. While the stages carried out in this method are the stages of system requirements analysis, design, implementation, and system maintenance. While system testing uses the Black Box testing model which focuses on system functionality. The result of this research is an Incubator Platform that can be used by MSME players to improve their business competence. To join this platform, UMKM players register through the platform, after being verified by the admin team, MSME players can use the features that have been provided.
Analisis Risiko Keselamatan Lalu Lintas Pada Simpang Tiga Tak Bersinyal Tugu Tani Martapura Kabupaten Oku Timur Menggunakan Metode Traffic Conflict Technique (TCT) Cindy Monica; Lindawati; Lucyana; Azwar; Yuliantini Eka Putri
Jurnal Kajian Ilmu dan Teknologi (JKIT) Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu dan Teknologi (JKIT)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/jkit.v2i2.332

Abstract

Persimpangan jalan merupakan lokasi dengan potensi tinggi terjadinya konflik lalu lintas dan kecelakaan, khususnya pada persimpangan tanpa lampu lalu lintas (unsignalized intersection), di mana pergerakan kendaraan bergantung pada penilaian pengemudi dalam menentukan prioritas dan memilih celah aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko keselamatan lalu lintas di Persimpangan Tiga Tanpa Lampu Lalu Lintas Tugu Tani, Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, dengan menggunakan metode *Traffic Conflict Technique* (TCT). Data primer dikumpulkan melalui observasi lapangan langsung selama tujuh hari berturut-turut (pukul 06.00–18.00 WIB). Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik geometrik persimpangan, volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, jarak konflik, dan kejadian konflik lalu lintas. Volume lalu lintas dicatat menggunakan aplikasi Multi Counter, kecepatan kendaraan diukur menggunakan aplikasi SmartSpeed, dan kejadian konflik didokumentasikan menggunakan formulir observasi TCT. Tingkat keparahan setiap konflik dievaluasi menggunakan parameter *Time to Accident* (TA), yang dihitung sebagai rasio antara jarak ke titik konflik dan kecepatan kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan total volume lalu lintas sebanyak 76.046 kendaraan selama periode observasi, dengan arus lalu lintas tertinggi terjadi pada Lengan A (40%). Sebanyak 759 konflik lalu lintas teridentifikasi, yang terdiri dari 355 konflik persilangan (*crossing*) (46,77%), 220 konflik penggabungan arus (*merging*) (28,99%), 112 konflik pemisahan arus (*diverging*) (14,76%), dan 72 konflik saling silang (*weaving*) (9,48%). Berdasarkan klasifikasi TCT, 122 konflik (16,07%) dikategorikan sebagai Konflik Serius, sedangkan 637 konflik (83,93%) diklasifikasikan sebagai Konflik Tidak Serius. Meskipun sebagian besar konflik tergolong tidak serius, adanya konflik serius menunjukkan bahwa persimpangan tersebut masih memiliki risiko keselamatan lalu lintas yang cukup tinggi. Oleh karena itu, langkah-langkah perbaikan seperti pemeliharaan marka jalan, evaluasi operasional lampu lalu lintas, pengaturan aktivitas di tepi jalan, dan evaluasi keselamatan lalu lintas secara berkala direkomendasikan untuk mengurangi frekuensi konflik serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.