Iman Jauhari
Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Yuridis Terhadap Aspek Perlindungan Anak Pasca Perceraian Orangtua Muhammad Irvan Hidayana; Iman Jauhari; Azhari Yahya
Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan Vol 8, No 2: August 2020 : Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ius.v8i2.704

Abstract

Hak asuh anak pasca perceraian tidak selamanya ditempatkan di bawah asuhan ibunya. Ada pula hak asuh yang diserahkan kepada bapaknya dalam putusan hakim. Seperti putusan Nomor 65/Pdt.G/2011/MS-Bna yang memberikan hak asuh kepada ayah. Begitu pula halnya dalam putusan Nomor 235/Pdt.G/2010/MS-Bna yang memberikan hak asuh anak kepada ibunya. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa putusan hakim berbeda antara yang satu dengan yang lain dalam memberikan hak asuh anak pasca perceraian dan menganalisis aspek yuridis terhadap perlindungan anak pasca perceraian orangtua pasca bercerai. Penelitian menggunakan metode penelitian yuridis normative. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan diuraikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal yang menyebabkan perbedaan pemberian hadhanah dikarenakan adanya penyerahan oleh ibu kepada ayahnya dan diputuskan dalam putusan verstek. Aspek perlindungan anak pasca perceraian yaitu: pertama, anak berhak mendapatkan pemeliharaan dari kedua orangtuanya. Kedua, biaya pemeliharaan dan pendidikan anak menjadi tanggungjawab ayahnya. Ketiga, ayah bertindak sebagai wali jika anak tersebut perempuan. Keempat, antara orangtua dan anak masih saling mewarisi antar sesamanya.
Peran Wakaf Sumur dalam Mendukung Kegiatan Pendidikan Qur’ani di Balai Pengajian An-Nisa Gampong Keumireu Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar Siti Rahmah; Iman Jauhari; Cut Megawati; Yulfan Yulfan; Mahdinur Mahdinur; Nurul Ismi
⁠Meuseuraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Juni-November
Publisher : Universitas Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan kelangsungan aktivitas pendidikan, sosial, dan kesehatan masyarakat. Balai Pengajian An-Nisa di Gampong Keumireu, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, mengalami krisis air akibat kekeringan yang menyebabkan sumur lama tidak lagi menghasilkan air. Kondisi ini menghambat kegiatan pendidikan Qur’ani, mengingat para santri harus mengandalkan air tadah hujan dan fasilitas sanitasi darurat yang tidak layak. Program pengabdian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan air bersih dan mendokumentasikan manfaat pembangunan sumur wakaf sebagai solusi keberlanjutan. Metode yang digunakan meliputi pengecekan lokasi secara berkala (virtual dan langsung), observasi perkembangan pembangunan sumur, serta wawancara mendalam dengan pimpinan balai, pekerja, dan masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sumur wakaf menjadi solusi paling efektif untuk mengatasi krisis air, menyediakan pasokan air bersih yang stabil, dan memungkinkan pembangunan fasilitas sanitasi seperti MCK. Ketersediaan air berdampak signifikan terhadap peningkatan kenyamanan santri, kebersihan lingkungan, dan kelancaran proses pendidikan Qur’ani. Selain manfaat fisik, sumur wakaf memperkuat fungsi sosial dan spiritual balai pengajian sebagai pusat pembinaan keagamaan masyarakat. Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa wakaf sumur merupakan instrumen pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.