Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EFESIENSI INSTRUMEN TES DAN NONTES DALAM ALAT PENILAIAN HASIL BELAJAR DI SDI Al IMAM Ina Magdalena; Putri Shafa H; Anita Dewi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v2i10.1943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa efesiensi Tes dan NonTes dalam Alat Penilaian Hasil Belajar di SDI Al Iman. Penilaian merupakan rangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis dan. menafsirkan data tentang proses hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam mengambil keputusan . Penilitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif Fenomenologi. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah seorang guru SD. Data yang dibutuhkan untuk penelitian ini dikumpulkan dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tes dan NonTes dalam alat penilaian hasil belajar dilihat dari jenis Tes, bentuk tes dan bentuk non tes. Berdasarkan hasil penelitian ini, jenis tes dan non tes yang lebih efisiens Tes Objektif dan Tes Uraian sepeti soal pilihan ganda (PG), soal menjodohkan, dan soal jawab singkat.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SIMBOL GARUDA DAKAM PEMBELAJARAN PANCASILA DI KELAS 2 SDI AL-IMAN Ahmad Arif Fadilah; Anita Dewi; Salwa Pradita
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i6.9168

Abstract

This research aims to analyze the effectiveness of using the Garuda symbol in Pancasila learning in class 2 of SDI AL-IMAN. The method used is quantitative research with an experimental design, where students are divided into two groups: one group is taught to use the Garuda symbol as a learning medium, while the other group uses conventional methods. Data was collected through learning results tests and questionnaires to measure students' understanding of Pancasila values. The results of the analysis show that the use of the Garuda symbol significantly increases students' understanding of Pancasila, as well as fostering a sense of love for their homeland and national identity. It is hoped that these findings can contribute to the development of more effective learning methods in Pancasila education at the elementary level.
PENGARUH KEPRIBADIAN SISWA TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA PADA SISWA KELAS IV DI SDI AL-IMAN Anita Dewi; Rahawati Eka Saputri; Alicia Ivanna; Radita Maharani
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i10.9418

Abstract

Knowing that children recognize and react to their behavior in different circumstances. Knowing not as it were cruel or incorporate information collection and the behavior of the child, since the information itself can as it were be utilized legitimately concerned with the circumstance and the realities which have been gotten. Person contrasts ought to be considered within the usage of educating in lesson are variables related to the readiness of children to get instruction for those contrasts will decide the instructive framework as a entirety. These contrasts ought to be settled by person approach as well, but still realize that instruction isn't exclusively pointed at creating the person as an person, but moreover in connection to the life of the community shift. Components that influence person contrasts is the concept of self (self-concept), locus of control, uneasiness experienced by understudies, inspiration to memorize the comes about.
ANALISIS SIKAP SOSIAL SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK PADA KELAS II SDIT CORDOVA 2 Yeni Nuraeni; Anita Dewi; Nanda Audia; Putri Shafa Harfiantika; Lola Andika Rahmadany
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i11.10192

Abstract

A person has a social attitude, which can be defined as their awareness of determining their behavior or actions in real life regarding social matters. Social attitudes can also be defined as mutually uniting individuals in society, such as helping, respecting and caring about the environment. The aim of this research is to evaluate students' social attitudes towards thematic lessons taught in class II. This research uses a descriptive qualitative approach, which uses data collection methods such as observation, interviews and documentation. The data obtained was analyzed using the steps of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The subjects of this research were 7 people consisting of 6 class II students and 1 class II homeroom teacher. The research results showed that students' social attitudes during thematic learning increased in terms of honesty, discipline, responsibility, politeness and caring. According to this research, students' social attitudes are very important for their preparation when they interact with other people and live in society. The conclusion is that thematic learning can help students develop their own social attitudes.
Edukasi Pencegahan Perkawinan Anak Melalui Penggunaan Media pada Santriwati Pondok Pesantren Al Anwar Anis Kurli; Rillia Aisyah Haris; Ida Syafriyani; Rahman Riady; Anita Dewi
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i2.3056

Abstract

AbstrakEdukasi pencegahan perkawinan anak melalui media untuk memberikan pemahaman kepadasantriwati, orang tua, pengurus Pondok Pesantren tentang dampak-dampak yang timbulkanakibat perkawinan anak yang ditimbulkan. Metode yang digunakan untuk meminimalisirmaraknya perkawinan anak pada santriwati di Pondok Pesantren Al Anwar yaitu Edukasiterhadap santriwati di Pondok Pesantren Al Anwar melalui media sosial untuk lebih menjagaetika dan perilaku, edukasi terhadap orang tua tentang dampak yang ditimbulkan akibatperjodohan dan perkawinan anak, dan memotivasi santriwati untuk terus berprestasi dalammenggapai cita-cita yang diinginkan. Harapannya melalui kegiatan pengabdian ini minimalbisa memberikan pemahaman kepada santriwati dan orang tua akan dampak-dampakperkawinan anak dan dapat minimalisir adanya perkawinan anak pada usia yang belummatang.Kata Kunci: Edukasi, Perkawinan anak, Santriwati
Pelatihan Sosial Media Marketing dan Personal Branding pada Komunitas Perempuan Hebat Sumenep Roos Yuliastina; Anita ,; Liyanto ,; Anita Dewi; Satrawi Febri Yanto; Siti Nor Aiysah; Luthfia Ulfa; Widrus Sajarah
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i2.3059

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian ini memberikan Pelatihan sosial media marketing dan personal brandingkepada anggota Komunitas Perempuan Hebat Sumenep (KPHS). Mitra pengabdian seluruhnyaadalah anggota dari KPHS, dimana seluruh anggota KPHS merupakan perempuan denganstatus janda. Anggota KPHS memiliki beragam potensi diantaranya; merias, catering, merajut,menjahit, membuat makanan dan minuman ringan. Beragam jasa dan produk mereka belum dipasarkan secara online, sehingga peluang pemasaran masih sangat terbatas. Pelatihan danpendampingan Sosial Media melalui platform Shopee di pilih karena pemasaran melalui mediasosial memiliki kelebihan, yaitu memperluas jangkauan pemasaran karena dapat melampauibatas geografi dan zona waktu sehingga peluang pemasaran dan penjualan lebih besar.Kegiatan pengabdian yang ke dua yaitu pelatihan dan pendampingan personal branding bagianggota KPHS. Pelatihan dan pendampingan personal branding ini dipilih salah satunya untukmenekan dampak Post Traumatic Stress Divorce Syndrome (syndrome pasca perceraian danstigma negatif status janda) dengan menciptakan atau membingkai diri yang berisi muatankarakteristik positif secara kepribadian, keahlian, dan konsistensi yang memberikan manfaatpada masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri, nilai diri dan komptensianggota KPHS meski dengan status janda.Kata Kunci: Sosial Media Marketing dan Personal Branding