Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SEMIOTIKA DAN PESAN MORAL PADA FILM IMPERFECT 2019 KARYA ERNEST PRAKASA Ryan Diputra; Yeni Nuraeni
JURNAL PURNAMA BERAZAM Vol 2 No 2 (2021): APRIL 2021
Publisher : PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film adalah alat untuk menyampaikan berbagai pesan kepada khalayak melalui sebuah media cerita. Imperfect adalah sebuah film yang bercerita tentang kisah perjalanan hidup seorang wanita bernama Rara yang diperankan oleh Jessica Mila. Rara adalah seorang gadis yang memiliki tubuh yang gemuk dan berkulit sawo matang yang mencoba melawan bully, body shaming, dan beauty standart. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna yang direpresentasikan film Imperfect Karya Ernest Prakasa, serta mengetahui pesan moral yang ingin disampaikan oleh sutradara dan juga yang didapat oleh penonton film tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Semiotika Charles Sanders Pierece dan konsep pesan moral menurut Burhan Nurgiyantoro. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Terlihat hasil analisis dalam penelitian ini bahwa terdapat makna yang direpresentasikan oleh film Imperfect berdasarkan jawaban dari sutradara dan penontonnya lewat kajian aspek objek teori semiotika milik Charles Sanders Pierece yaitu terdiri dari dimensi Ikon, Indeks, dan Simbol dan juga terdapat pesan moral yang dikaji melalui konsep moral Burhan Nurgiyantoro. Kesimpulannya adalah Ikon berisi para tokoh beserta karakter dalam film. Indeks merupakan sebuah representasi makna yang digambarkan melalui adegan dalam film. Simbol berisi tentang representasi makna melalui adegan dalam film yang memiliki arti yang dapat diterima oleh para penontonnya berdasarkan referensi masyarakat. Selain itu terdapat pesan moral yang dikaji berdasarkan klasifikasi pesan moral menurut Burhan Nurgiyantoro, yaitu moral untuk mensyukuri fisik yang diberikan tuhan, mencintai diri sendiri, dan bagaimana seharusnya kita tidak mengomentari atau menghina fisik orang lain.
IT GOVERNANCE: A STRATEGIC ALIGNMENT FOR INFORMATION TECHNOLOGY/BUSINESS Henderi Henderi; Yeni Nuraeni; Junaidi Junaidi; Rahmad Hidayat
CCIT Journal Vol 4 No 1 (2010): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.239 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v4i1.352

Abstract

Information technology (IT) is a critical asset for effectiveness organizational governance. Therefore, the organization’s and IT’s and business’s expertise need a good IT governance. IT governance as a tool for aligning IT with business, is required to explain the new role of IT organizations, measuring the contribution of each organization’s components, helping identify the impact and benefits of IT investment which has been done, decision making, and make a better project. Conversely, the IT governance which ineffective can lead to losses of business, impairment of reputation, weaken the ability of competitiveness, lack of precision project, inefficient, quality of production is not in line with expectations, and inability to fulfill the innovation and benefits that were promised. Meanwhile, strategic alignment (in the IT business) which can either creating new opportunities and increased competitive advantage for companies well. Thus, it is necessary to create strategic alignment IT-business and ensure IT governance goes according to planned. This article intends to discusse and provide information about strategic IT-business alignment as one component of good IT governance. Once understood, the directors and CEO can identify opportunities and develop a good strategic alignment to increase IT business alignment in order to ensure companies continuity.
PENYUSUNAN PIRANTI LUNAK TIPOLOGI PENELITIAN SUMBER DAYA AIR Yeni Nuraeni
CCIT Journal Vol 4 No 3 (2011): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.741 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v4i3.450

Abstract

Saat ini di Indonesia, masalah sumber daya air tidak lagi menjadi masalah yang mudah untuk dipecahkan. Penentuan kebutuhanpun tidak mudah karena perubahannyapun sangat dinamik, demikian pula perubahan status lahan juga berubah dengan pesat. Namun secara umum ada dua jenis kawasan-kawasan yang kekurangan air dan kawasan yang kelebihan air. Oleh karena itu perlu mengubah pola berpikir yang tadinya menganggap air merupakan suatu zat yang mudah didapat menjadi suatu zat yang langka dan sebagai salah satu komoditi yang sangat diperlukan bagi pembangunan dan pengembangan bangsa Indonesia.Permasalahan yang timbul dalam penanganan air bersih di pemukiman transmigrasi selama ini dengan diterapkannya kebijakan penyeragaman paket-paket untuk semua kondisi alam, adalah banyaknya fasilitas air bersih yang tidak berfungsi. Hal ini karena metodelogi riset sumber daya air yang digunakan kurang memperhatikan kondisi alamnya. Mengingat kebutuhan akan sumber daya air yang semakin meningkat menuntut proses identifikasi yang lebih cepat dengan mempertimbangkan multi parameter hidrologi. Kecepatan identifikasi ini tergantung kepada informasi yang tersedia dan ketajaman analisa informasi tersebut. Sementara itu, komputerisasi dan proses pengambilan keputusan merupakan alat yang efektif dalam rangka mempercepat penilaian potensi sumber daya air dengan penyusunan piranti lunak tipologi sumber daya air.Perapan Piranti Lunak ini, adalah salah satu bentuk yang dapat dipergunakan dalam rangka komputerisasi pengambilan keputusan guna terwujudnya identifikasi sumber daya air secara cepat dan teliti. -Mengingat Piranti Lunak menggunakan kaidah-kaidah penelitian secara ideal, maka diperlukan masukan dan hasil observasi lapangan dan kajian pustaka yang akurat
Model Sistem Pendukung Keputusan untuk Monitoring dan Peningkatkan Kinerja Dosen Yeni Nuraeni; Henderi Henderi
CCIT Journal Vol 3 No 3 (2010): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3997.439 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v3i3.706

Abstract

Tugas dan fungsi seorang dosen saat ini dan yang akan datang semakin kompleks. Hal ini karena perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat pesat, dan tuntutan untuk menggunakan e-learning atau teknologi informasi yang tidak dapat dihindari. Keadaan ini menuntut kemampuan perguruan tinggi untuk beradaptasi sesuai dengan kebutuhan pembangunan pendidikan tinggi. Untuk itu kesiapan seorang dosen dalam meningkatkan kualitas dan intensitas kegiatan akademiknya mutlak menjadi kesadaran dan harus direncanakan secara komprehensif serta integral. Hal ini terutama yang berkaitan dengan implementasi tri darma perguruan tinggi yakni pendidikan/pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Ketiga kegiatan utama ini, ditambah dengan aktifitas pembimbingan, dan tugas tugas struktural, merupakan salah satu ukuran kinerja akademik seorang dosen. Karena itu, upaya peningkatkan kinerja dosen hendaknya dilakukakan dengan pendekatan proaktif, terpadu, dan kerjasama antara semua unsur yang ada di dalam organisasi perguruan tinggi. Dengan demikian peningkatan kinerja dosen dapat memberikan kontribusi secara maksimal terhadap pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran perguruan tinggi secara berkesinambungan. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, diperlukan dukungan dan komitmen dari pimpinan dan para tenaga kependidikan, dosen, mekanisme, dan alat bantu untuk monitoring dan peningkatan kinerja dosen secara efektif dan efisien. Karena itu, artikel ini membahas pengembangkan sebuah sistem pendukung keputusan (software aplikasi) untuk monitoring peningkatan kinerja dosen yang dimaksud. Software ini dapat memudahkan pengambil keputusan dalam memberi penugasan kepada dosen, meningkatkan kinerja, dan mencapai target kinerja dosen. Aplikasi ini berfungsi juga untuk membantu melakukan monitoring terhadap kinerja dosen, menghitung pencapaian target kinerja yang telah ditentukan, serta menentukan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan oleh dosen. Metode dalam pengembangan aplikasi ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu analisis kebutuhan, perancangan model proses, dan perancangan aplikasi monitoring dan evaluasi kinerja dosen.
Peranti Lunak Sistem Pendukung Keputusan Penyediaan Sarana Air Bersih di Permukiman Transmigrasi Yeni Nuraeni
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang timbul dalam penanganan air bersih di pemukiman transmigrasi selama ini denganditerapkannya kebijakan penyeragaman paket-paket untuk semua kondisi alam, sehingga menyebabkanbanyaknya fasilitas air bersih yang tidak berfungsi. Hal ini karena metodelogi riset sumber daya air danpemilihan sarana air bersih yang digunakan kurang memperhatikan kondisi alam dan kebutuhan wargasetempat. Mengingat kebutuhan akan sumber daya air yang semakin meningkat menuntut proses identifikasiyang lebih cepat dengan mempertimbangkan multi parameter hidrologi. Kecepatan identifikasi ini tergantungkepada informasi yang tersedia dan ketajaman analisa informasi tersebut. Sementara itu, komputerisasi danproses pengambilan keputusan merupakan alat yang efektif dalam rangka mempercepat penilaian potensisumber daya air. Perapan Piranti Lunak ini, adalah salah satu bentuk yang dapat dipergunakan dalam rangkaKomputerisasi pengambilan keputusan guna terwujudnya identifikasi sumber daya air dan penentuan jenissarana air bersih di permukiman transmigrasi secara cepat dan teliti.Kata Kunci: sistem pendukung keputusan (dss) untuk penyediaan air bersih
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI UNTUK PENYELENGGARAAN SERTIFIKASI DOSEN DI INDONESIA Yeni Nuraeni
Jurnal Ilmu Komputer dan Informasi Vol 2, No 2 (2009): Jurnal Ilmu Komputer dan Informasi (Journal of Computer Science and Information)
Publisher : Faculty of Computer Science - Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.686 KB) | DOI: 10.21609/jiki.v2i2.133

Abstract

Sejak tahun 2008 pemerintah Indonesia mulai melaksanakan sertifikasi dosen non guru besar dengan tujuan untuk memberikan pengakuan profesionalisme, perlindungan profesi dan kesejahteraan dosen di Indonesia. Upaya-upaya tersebut diharapkan pada akhirnya dapat meningkatkan mutu perguruan tinggi di Indonesia karena dosen merupakan komponen yang paling penting dan menentukan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi. Kenyataannya tidak mudah bagi dosen untuk mendapatkan sertifikasi, selain pembatasan kuota proses pengurusannya pun harus melalui sistem birokrasi yang rumit. Oleh karena itu, setiap perguruan tinggi harus memiliki mekanisme dan strategi supaya dosen dengan mudah dan cepat dapat mendapatkan sertifikasi. Upaya yang dapat dilakukan salah satunya dengan membangun sistem informasi yang terintegrasi untuk mendukung penyelenggaraan sertifikasi dosen. Sistem informasi tersebut meliputi sistem informasi untuk proses sertifikasi internal yang bertujuan untuk melakukan simulasi proses sertifikasi di lingkungan perguruan tinggi pengusul sehingga dapat mengetahui besarnya peluang dosen yang diusulkan lulus dalam proses sertifikasi eksternal. Setelah lulus sertifikasi internal, panitia sertifikasi dosen pengguruan tinggi pengusul akan meneruskan ke tahap sertifikasi eksternal. Bagi dosen yang belum lulus sertifikasi internal maupun eksternal, sistem informasi ini menyediakan program pembinaan sedangkan untuk dosen yang telah lulus sertifikasi eksternal disediakan program penjaminan mutu dosen, sehingga dosen selalu dapat meningkatkan profesionalismenya mengikuti perkembangan IPTEK. Tahapan yang dilakukan pada pengembangan sistem informasi untuk sertifikasi dosen ini meliputi analisis kebutuhan, desain model proses, pengembangan modul-modul aplikasi dan implementasi serta pengujian sistem. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi setiap perguruan tinggi di Indonesia dalam penyelenggaraan sertifikasi dosen.
DAMPAK PERKEMBANGAN INDUSTRI PERTAMBANGAN NIKEL TERHADAP KONDISI SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA MASYARAKAT Yeni Nuraeni
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.201 KB)

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh banyaknya fenomena yang terjadi di negara Indonesia yang kaya akan kandungan gas dan mineral, tetapi ketika terjadi eksplotasi dan eksplorasi besar-besar terhadap kekayaan alam tersebut ternyata tidak memberi dampak yang positif terhadap kondisi sosial, ekonomi dan budaya masyarakat sekitar. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder dan data primer yang diperoleh dari lembaga/instansi terkait dan pihak perusahaan PT. IMIP. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, pengisian kuesioner, wawancara dan observasi.  Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang positif dari segi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Morowali seiring dengan perkembangan industri pertambangan nikel dengan melihat kenaikannilai IPM, menurunnya jumlah penduduk miskin dan peningkatan PDRBkhususnya di sektor pertambangan dan industri pengolahan. Perkembangan industri nikel juga membawa beberapa dampak negatif di antaranya ; budaya hidup konsumtif, kurangnya motivasi untuk mengembangkan usaha, kecenderungan masyarakat ingin mendapatkan sesuatu secara instan dan mudah.  Peran pemerintah sangat penting untuk dapat meningkatkan motivasi dan melakukan pembinaan terhadap masyarakat Kabupaten Morowali sehingga memiliki keinginan untuk meningkatkan kompetensi dan keahliannya untuk dapat memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik dan dapat menangkap peluang dalam pengembangan usaha.Keywords: dampak industrialisasi, pertambangan nikel, kondisi sosial ekonomi dan budaya
Perancangan Aplikasi E-Democracy Untuk Mengembangkan Budaya Demokrasi Di Lingkungan Perguruan Tinggi (Studi Kasus Universitas Paramadina) Yeni Nuraeni
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunitas kampus merupakan obyek yang sangat ideal bagi pendidikan demokrasi di negara Indonesia, karena dilingkungan kampus inilah tempat penyiapan generasi muda yang mempunyai intelektual tinggi sehingga diharapkan dapat membawa pembaharuan dalam pelaksanaan system demokrasi di Indonesia yang santun dan kondusif. Komunitas kampus adalah sebuah keluarga besar yang meliputi tiga kompunen yaitu tenaga akademik, mahasiswa dan tenaga administrasi. Ketiga komponen ini melaksanakan tugas dan fungsi serta peran sesuai kedudukan kewenangannya, diharapkan semua komponen dapat mengembangkan kapasitasnya secara maksimal untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan tinggi yaitu membangun karakter sebagai bangsa yang beradab dan bermartabat. Proses seleksi pimpinan maupun pengambilan keputusan yang bersifat strategis lainnya di perguruan tinggi idealnya melibatkan ketiga komponen tersebut di atas, pada kenyataannya saat ini pada umumnya proses seleksi pimpinan dan pengambilan keputusan strategis di perguruan tinggi hanya melibatkan sebagian kecil dari komunitas kampus yang biasanya tergabung dalam senat fakultas/universitas. Universitas Paramadina yang saat ini dipimpin oleh sekelompok intelektual muda, mempunyai misi untuk dapat menciptakan model demokrasi yang sehat dilingkungan kampus dengan cara selalu berusaha melibatkan seluruh komponen komunitas kampus dalam memutuskan segala sesuatu yang bersifat strategis demi kemajuan bersama. Untuk melaksanakan misi tersebut di atas maka perlu dirancang sebuah aplikasi e-democracy yang berfungsi sebagai alat bagi seluruh komunitas kampus untuk menyalurkan aspirasinya demi kemajuan Universitas. Aplikasi e-democracy ini salah satunya dapat menjadi media untuk berkampanye bagi calon-calon pimpinan universitas mulai dari jabatan struktural yang paling bawah yaitu ketua program studi dan setiap anggota komunitas kampus dapat menyalurkan aspirasinya dalam menilai calon pimpinan tersebut melalui aplikasi ini, selanjutnya pihak top management dalam mengambil keputusan wajib memperhatikan aspirasi yang disampaikan lewat aplikasi e-democracy tersebut.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP EFEKTIFITAS PELAKSANAAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 24 TAHUN 1997 TENTANG PENDAFTARAN TANAH DI KABUAPTEN MAJALENGKA Yeni Nuraeni
PUBLICITAS Vol 11, No 1 (2017): PUBLICITAS
Publisher : PUBLICITAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendaftaran tanah untuk pertama kalinya dilakukan untuk tanah-tanah yangbelum didaftarkan atau belum pernah disertifikatkan, hal ini untuk menjamin kepastianhukum, maka mendaftarkan hak atas tanah merupakan hal yang penting untukdilakukan bagi pemegang hak atas tanah serta pihak lain yang berkepentingan dengantanah tersebut.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridisnormatif, yaitu merupakan penelitian kepustakaan, atau penelitian terhadap datasekunder, atau penelitian yang dilakukan dan ditujukan hanya kepada peraturanperaturan tertulis atau bahan-bahan hukum lain. Data yang dipergunakan dalampenelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan dan dataprimer yang diperolah dengan cara wawancara dan obvservasi.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan bahwaPelaksanaan pendaftaran tanah hak atas tanah yang berlangsung di KantorPertanahan Majalengka belum sesuai, bahwa menurut aturan sebenarnya prosespendaftaran tanah adalah 98 (sembilan puluh delapan) hari kerja, tetapi kenyataannyawaktu yang dibutuhkan ternyata lebih lama. Yaitu meliputi : pengumpulan danpemeriksaan berkas permohonan dari pemohon, pengukuran dan pemetaan bidangtanah yang dimohonkan, pemeriksaan dan penelitian data yuridis oleh Panitia A(Ajudikasi), pengumuman data fisik dan data yuridis, pembuatan berita acarapengesahan pengumuman data fisik dan data yuridis, pembukuan hak sampai denganpenerbitan sertifikat hak milik atas nama pemohon/pendaftar.Kata kunci : Efektifitas Pelaksanaan Pendaftaran Tanah
SIFAT FISIK DAN MEKANIK TIGA JENIS POHON PIONIR Sudin Panjaitan; Yatno Yuwono; Yeni Nuraeni
Jurnal Riset Industri Hasil Hutan Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.999 KB) | DOI: 10.24111/jrihh.v5i1.1210

Abstract

This research was conducted were to determine physical and mechanical characteristics of three pioneer tree species namely : Macaranga hosei, Macaranga hypoleuca and Endospermum diadenum;  to determine the effect of species differences on the physical and mechanical characteristic of the woods. the result showed that : Maximum water content and dry weight  of the species were Endospermum diadenum (115,627 %; 12,15 %), Macaranga hosei (156,534 %; 12,49 %) and Macaranga hypoleuca (171,510 % and  12,49 %), respectively,  Average bulk density in wet volume, dry volume and tenure dry volume were Endospermum diadenum (0,323 (Vb); 0,346 (Vku); 0,378 (Vkt), Macaranga hosei (0,261 (Vb); 0,278 (Vku); 0,300 (Vkt) and Macaranga hypoleuca (0,296 (Vb); 0,315 (Vku); 0,338 (Vkt), respectively, The shrinking dry weight-tenure weight were Endospermum diadenum (6,91 %; 14,47 %), Macaranga hosei (6,43 %; 12,87 %), and Macaranga hypoleuca (6,40 % and 12,33 %), respectively,  The statical elasticity strength were Endospermum diadenum (372,220 kg/cm2), Macaranga hosei (282,490 kg/cm2) and Macaranga hypoleuca (261,490 kg/cm2), respectively, Fiber strength were Endospermum diadenum (63,360 kg/cm2), Macaranga hosei (40,800 kg/cm2), Macaranga hypoleuca (34,618 kg/cm2).Kata kunci : physical,  mechanical,  pioneer wood
Co-Authors Ade Priyatna Adel, Adellia Elza Sandong Adeliia Azzahra Adi Ihsan Imami Adwiyah, Nadiatul Ahmad Amarullah Ahmad Nazrian Nico Aisyah fitri Yani Akhmad Syaifulloh Alfin Nugraha Alim Nur Khafidh Allya Ramdhonesia Amanda Khofifah Amanda Putri Humaeroh Ana Khanifah Ananda Muthia Anastasia Riska Putri Anis Sholeha Anita Anggraeni Anita Dewi ANNISA SALSABILA Arief Tri Hardiyanto Putra Avika Septiana Hapsari Azka Maulida Azzahra Cahya Winsani Bicky Baihaiqi Bunga Aprilis Candra Puspita Rini Chiqa Arnabila Zahraan Della Tirwahyuni Dina Erika Septiana Dini Indahyani Dinny Mardiana Dwi Maya Ariyanti Een Unaenah Eko Setia Budi Enden Sirojudin Eva Zuraidah Fathiya Rachma Kamilla Fitri Auliyah Fitri Damayanti Fitria Sintia Dewi Fitria Widyawati Galang Al Ayubi Galuh Puspita Hadiyanti Hady Fadhilah Hasan Hari Abdus Salam Henderi . Hilda Firliyansyah Ijudin Illa Anggraeni Indrawati Intan Safitri Irma Agustin Istiqomah Jossy Pratama Kadarisman Junaidi Junaidi Kadziyah, Siti Kezia Citra Kirana Khansa ‘Alimah Humairo Kumala Dewi Lestari Nugraha Ningrum Lola Andika Rahmadany Luqman Kurniandrawan Nurhakim Lutfinurul Karomah Lu’lu Atun Azizah Lydya Witantri M Akbar Pratama Maulidya Rahmadhati Metha Rahmatika Mohammad Aswad Arifin Muhamad Fahmi Muhammad Ali Ramdhani Muhammad Aqshal Muhammad Bintang Muhammad Fikri Fahruddin Muhammad Firman Nugroho Muhammad Rifqi Ridho Muhammad Rohim Mutiara Erlita Romli Nadya Marchani Nadya Prima Wulandari Najarudin Nanda Audia Nawang Wafiq Azizah Nazwa Yuvita Sari Neo Endra Lelana Nia Amalia Nurul Khanifah Orin Wiyanti Pringga Dhani Prita Rismaya Zahra Putra Fauzan Moh Wildan Putri Rizki Nursabila Putri Shafa Harfiantika Rahma Izzatul Janah Rahma Yunita Reva Arda Try Pradima Revala Wilya Dwi Sulanda Revina Indah Puspita Rico Fernanda Eristiawan RISKA AMALIA Riska Mutia Risma Arianti Sakinah Risma Odis Adellia Risyda Zulfa Azzahra Rizka Ezzafira Rizkia Putri Awalina Robiyatul Adawiyah Ryan Diputra Sabila Putri Andriani Saka Nayla Hasan Saktian Dwi Hartantri Sanwani Selvi Yani Septy Nurfadhillah Serawati Serawati Shabrina Nurachman Shafaa Brilianti Shilla Safitri Silvia Nur Hasanah Sindi Enjelina Siti Alya Solihats Siti Indriane Maebari Siti Nabillah Mahpudloh Siti Nailatus Syifa Siti Nurhaliza Siti Nurhidayah Siti Rosiha Siti Sholikha Sri Surya Junari Suci Arwindi Sudin Panjaitan Sunardin Syafira Rizkyta Syahnia Maulida Fitria Syamsul Arief Syifa Azzahra Syifani Yasmin Syilla Syakilla Tazkia Rahmani Tia Mutia Tunggadewi Ratu Wardhani Ulffa Tuzzami Virga Inesrawanti Virli Ibtisam Naura A Virna Dhia Ulhaq Vriska Nadilla Handayani Wanda Adwi Kurnia Whendy Eka Saputra Wurinda Nur Baiti Yatno Yuwono Yoki Feriano Zahra Damayanti Zelena Putri Dinata Zulfa Muthia Bilqis