Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN CRITICAL THINGKING DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI DASAR OTOMOTIF SISWA KELAS X TKR 1 DISMKN 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG KURNIANTO, BAGUS; MADE ARSANA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian PTK, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Critical Thingking siswa agar menjadi aktif dalam pembelajaran, dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa agar niai siswa menjadi meningkat atau memenuhi nilai kriteria KKM. Metode penelitian ini adalah penelitian berbasis PTK. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes, dokumentasi dan observasi. Subjek penelitian adalah siswa SMKN 3 Boyolangu Tulungagung Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan mata pelajaran Teknologi Dasar Otomotif kelas X TKR1 dengan jumlah 36 siswa. Instrumen penelitian dalam penelitian ini menggunakan lembar angket (RPP, butir soal). Hasil dari penelitian ini Siswa kelas X TKR 1 SMKN 3 Boyolangu Tulungagung, pada siklus I mencapai 92,46% dan siklus II mencapai 92,04% dengan penerapan pembelajaran berbasis masalah pada materi rangkaian kelistrikan sederhana. Peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM pada ranah kognitif siklus I sebesar 27,7 % kemudian pada siklus II menjadi 77%, adanya peningkatan persentase hasil belajar ranah kognitif pada siklus I ke siklus II sebesar 49,3%. Kemudian pada hasil belajar ranah afektif yang awalnya pada siklus I sebesar 50% termasuk dalam kategori rendah kemudian pada siklus II adanya peningkatan yang mencapai kategori tinggi (66,67%) berjumlah 4 kelompok sedangkan yang 2 kelompok mencapai kategori sedang (33.33%). Pada ranah psikomotorik siklus I mencapai 94,47 dan siklus II mencapai 92,55% termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, Critical Thingking, Hasil Belajar.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN CRITICAL THINGKING DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI DASAR OTOMOTIF SISWA KELAS X TKR 1 DISMKN 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG KURNIANTO, BAGUS; MADE ARSANA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian PTK, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Critical Thingking siswa agar menjadi aktif dalam pembelajaran, dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa agar niai siswa menjadi meningkat atau memenuhi nilai kriteria KKM. Metode penelitian ini adalah penelitian berbasis PTK. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes, dokumentasi dan observasi. Subjek penelitian adalah siswa SMKN 3 Boyolangu Tulungagung Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan mata pelajaran Teknologi Dasar Otomotif kelas X TKR1 dengan jumlah 36 siswa. Instrumen penelitian dalam penelitian ini menggunakan lembar angket (RPP, butir soal). Hasil dari penelitian ini Siswa kelas X TKR 1 SMKN 3 Boyolangu Tulungagung, pada siklus I mencapai 92,46% dan siklus II mencapai 92,04% dengan penerapan pembelajaran berbasis masalah pada materi rangkaian kelistrikan sederhana. Peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM pada ranah kognitif siklus I sebesar 27,7 % kemudian pada siklus II menjadi 77%, adanya peningkatan persentase hasil belajar ranah kognitif pada siklus I ke siklus II sebesar 49,3%. Kemudian pada hasil belajar ranah afektif yang awalnya pada siklus I sebesar 50% termasuk dalam kategori rendah kemudian pada siklus II adanya peningkatan yang mencapai kategori tinggi (66,67%) berjumlah 4 kelompok sedangkan yang 2 kelompok mencapai kategori sedang (33.33%). Pada ranah psikomotorik siklus I mencapai 94,47 dan siklus II mencapai 92,55% termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, Critical Thingking, Hasil Belajar.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN CRITICAL THINGKING DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI DASAR OTOMOTIF SISWA KELAS X TKR 1 DISMKN 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG KURNIANTO, BAGUS; MADE ARSANA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian PTK, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Critical Thingking siswa agar menjadi aktif dalam pembelajaran, dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa agar niai siswa menjadi meningkat atau memenuhi nilai kriteria KKM. Metode penelitian ini adalah penelitian berbasis PTK. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes, dokumentasi dan observasi. Subjek penelitian adalah siswa SMKN 3 Boyolangu Tulungagung Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan mata pelajaran Teknologi Dasar Otomotif kelas X TKR1 dengan jumlah 36 siswa. Instrumen penelitian dalam penelitian ini menggunakan lembar angket (RPP, butir soal). Hasil dari penelitian ini Siswa kelas X TKR 1 SMKN 3 Boyolangu Tulungagung, pada siklus I mencapai 92,46% dan siklus II mencapai 92,04% dengan penerapan pembelajaran berbasis masalah pada materi rangkaian kelistrikan sederhana. Peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM pada ranah kognitif siklus I sebesar 27,7 % kemudian pada siklus II menjadi 77%, adanya peningkatan persentase hasil belajar ranah kognitif pada siklus I ke siklus II sebesar 49,3%. Kemudian pada hasil belajar ranah afektif yang awalnya pada siklus I sebesar 50% termasuk dalam kategori rendah kemudian pada siklus II adanya peningkatan yang mencapai kategori tinggi (66,67%) berjumlah 4 kelompok sedangkan yang 2 kelompok mencapai kategori sedang (33.33%). Pada ranah psikomotorik siklus I mencapai 94,47 dan siklus II mencapai 92,55% termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, Critical Thingking, Hasil Belajar.
PERENCANAAN SISTEM ALIRAN FLUIDA PADA RANCANG BANGUN TRAINER PERPINDAHAN PANAS PADA KULKAS CHOIRUR ROZIKIN, ACHMAD; MADE ARSANA, I
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.29206

Abstract

a
PERENCANAAN SISTEM INSTRUMENTASI PADA RANCANG BANGUN TRAINER PERPINDAHAN PANAS PADA KULKAS PRIMA SAPUTRA, DIMAS; MADE ARSANA, I
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.29209

Abstract

Perkembangan teknologi yang diterapkan pada alat kulkas bertujuan mengetahui desain sistem instrumentasi pada rancang bangun trainer kulkas , mengetahui peforma sistem instrumentasi perpindahan panas. sistem instrumentasi memerlukan berapa alat ukur yang digunakan untuk mengetahui laju aliran dan suhu yang terdapat pada aliran sistim pendingin yaitu 2 buah thermocouple digital untuk mengukur suhu panas dan dingin, 1 buah flowmeter untuk mengetahui aliran material dari freon dan 3 buah pressure guage untuk mengetahui berapa tekanan dari fluida. Hasil yang diharapkan dari proses rancang bangun ini adalah sebuah trainer pembelajaran perpindahan panas pada kulkas yang dilengkapi instrumentasi sehingga dapat mendukung pembelajaran secara lebih lengkap, Percobaan thermostat 1 menghasilkan temperatur Tin = 22.99 ?C dari evaporator, sedangkan Tout dari kondensor 50.4 ?C variabel dari tekanan freon kompresor 140 Psi, kondensor 140 Psi, evaporator 100 Psi. Percobaan thermostat 2 menghasilkan temperatur Tin = 23.7 ?C dari evaporator, sedangkan Tout dari kondensor 49.7 ?C variabel dari tekanan freon kompresor 140 Psi, kondensor 140 Psi, evaporator 100 Psi. Percobaan thermostat 3 menghasilkan temperatur Tin = 24.0 ?C dari evaporator, sedangkan dari kondensor Tout 50.2 ?C variabel dari tekanan freon kempresor 140 Psi, kondensor 140 Psi, evaporator 100 Psi.
RANCANG BANGUN ALAT BLEEDING REM SISTEM TERTUTUP PADA MOBIL YUDHA PRATAMA, RAHMAD; MADE ARSANA, I
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.29223

Abstract

APLIKASI PENDINGIN ELEKTRIK TEC1-12706 DAN TEC1-12715 DENGAN HEATSINK PADA COOLER BOX SEMI KONDUKTOR UZIA BRAMANTYO, KUKUH; MADE ARSANA, I
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.30046

Abstract

Cooler box ini dirancang bertujuan untuk membantu manusia dalam mendapatkan minuman dingin karena minuman dingin dapat mempercepat menghilangkan dahaga dan dehidrasi manusia. Cooler box semi konduktor ini lebih efisien dibandingkan kulkas dan cooler box konvensional karena pengguna alat dapat memperoleh minuman dingin pada saat berpergian jauh menggunakan mobil. Rancang bangun Cooler Box Semi Konduktor ini diharapkan dapat membuat minuman menjadi dingin sehingga menjadi alternatif masyarakat untuk mendinginkan minuman pada saat bepergian jauh. Selain itu, dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan umum serta pengetahuan dalam bidang teknik pendinginan. Dalam perancangan ini menggunakan jenis penelitian yang berbentuk rancang bangun berbasis eksperimen. Perencangan ini bertujuan untuk mengetahui perancangan sistem analisis perfoma pendingin elektrik pada rancang bangun cooler box semi konduktor dan untuk meningkatkan performa analisis perfoma pendingin elektrik pada cooler box semi konduktor. Tahap perancangan rangka pada cooler box semi konduktor yang berarti setelah penentuan ide kemudian dilanjutkan pembuatan proses perancangan sesuai dengan bagian-bagiannya. Dalam pembuatan cooler box semikonduktor ini dapat menghasilkan pembuatan dokumen produk berupa desain gambar kerja, dan langkah terakhir adalah pengujian kinerja alat kemudian menyimpulkan hasil dari alat tersebut. Spesifikasi cooler box semikonduktor dapat mencapai suhu terendah 24 oC dalam waktu 60 menit. Ukuran box yaitu 53x31x43 cm, menggunakan TEC jenis TEC1-12706 dan TEC1-12715 dengan pendingin cairan, memiliki tegangan DC 12V.
PERENCANAAN SISTEM PENGGERAK PADA RANCANG BANGUN TRAINER TRANSMISI OTOMATIS HONDA JAZZ ADI SUSILO, DIKI; MADE ARSANA, I
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.30079

Abstract

Transmisi yang umum digunakan pada mobil masa kini adalah transmisi manual dan transmisi otomatis. Dengan berkembangnya dunia otomitif dibuatlah transmisi otomatis tipe CVT atau yang di kenal dengan sebutan (Continous Variable Transmision) untuk membuat kenyamanan berkemudi tanpa menganti berulang-ulang transmisi. Menanggapi hal tersebut laboratorium chassis UNESA memerlukan suatu media pembelajaran transmisi otomatis tipe CVT jenis mobil yang bisa memperlihatkan secara nyata tentang mekanisme dan prinsip kerja transmisi otomatis tipe CVT, salah satunnya yaitu pembuatan media pembelajaran desain cutting transmisi otomatis honda jazz. Perancangan ini dilaksanakan di laboratorium chasis Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya, waktu pengerjaan 2 bulan, dengan menggunakan metode eksperimen dan proses pengerjaan meliputi:1) menentukan transmisi yang dipakai, 2) mendesain rangka, 3) perhitungan pulley dan sabuk / V-Belt, 4) menentukan motor listrik yang akan dipakai, 5) uji coba trial & error, 6) penggunaan alat. Dari trainer transmisi otomatis cvt honda jazz membutuhkan daya rencana minimal 0,427 HP, maka daya mesin penggerak (motor listrik) yang dipilih adalah 0,5 HP dengan daya 0,319 Kw. Rasio transmisi yang digunakan adalah 1:2 untuk transmisi sabuk V dengan rpm penggerak 1400 rpm dan yang digerakkan sebesar 700 rpm. Transmisi sabuk yang terpasang tipe sabuk C-33, diameter puli penggerak 75 mm dan puli yang digerakkan 150 mm. untuk jarak kedua puli yang digunakan adalah 240 mm dan panjang keliling sabuk sebesar 838 mm. Dari performa sistem penggerak pada rancang bangun trainer transmisi otomatis honda jazz, pada saat trainer di uji coba tidak mengalami kendala apapun. Dari puley penggerak dan yang digerakkan proses berjalannya berputar baik sehingga pada saat poros porsneleng di pindahkan dari gigi P,R,N,D,D1, dan D2 gigi tidak mengalami kendala apapun, sehingga trainer bisa diamati berputarnnya trainer secara langsung Kata kunci: transmisi, engine cutting,motor listrik
DESAIN CUTTING PADA RANCANG BANGUN TRAINER TRANSMISI HONDA JAZZ PRIYAMBOGO, DAYAN; MADE ARSANA, I
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i2.30284

Abstract

Rancang bangun ini di buat dengan alasan sebagai median pembelajaran dengan media trainer transmisi otomatis Honda jazz untuk menunjukan mekanisme kerja dari transmisi otomatis. Menanggapi hal tersebut laboratorium chasisi UNESA memerlukan satu media pembelajaran transmisi otomatis tipe CVT. Tujuan rancang bangun ini untuk merancang dan merakit trainer otomatis Honda jazz pada media pembelajaran yang sesuai perencanaan. Perenangan ini di lakukan di laboratorium chasisi dengan waktu 2 bulan, pengerjaan meluputi 1) menentukan transmisi yang dipakai, 2) mendesain cutting 3) mendesain rangka, 4) uji coba 5) pengguanaan alat, Pada proses pemotongan pada caver transmisi otomatis tipe cvt dengan ukuran pemotongan 170mm x 100mm x 220mm terlihat bagian bagian yang ingin di tunjukan seperti pulley penggerak, forward gear, planetary gearSetelah dilakukan proses pemotongan komponen-komponen akan terlihat cara kerja pada bagian pully penggerak dan planetary gear pada saat tuas pemindah gigi transmisi di pindahkan. Namun jazz tidak berjalan dengan baik dikarenakan drive pulley dan driven pulley tidak mau mengebang karna rumah CVT di potong dan tidak adanya tekanan dari fluida. Kata kunci : transmisi otomatis tipe CVT