Claim Missing Document
Check
Articles

PEMAKNAAN PEROKOK TERHADAP PICTORIAL HEALTH WARNING (PHW) PADA KEMASAN ROKOK Cokky _; Primada Qurrota Ayun; Hapsari Dwiningtyas; Joyo NS Gono
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.22 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka perokok yang ada di negara Indonesia, sehingga pemerintah melalui Kementrian Kesehatan (Kemenkes) menerapkan peraturan setiap kemasan rokok harus dicantumi gambar peringatan kesehatan (PHW). Yang menjadi masalah pada penelitian ini, bagaimana perokok memaknai gambar ini, apakah makna yang ditawarkan oleh gambar sesuai dengan keberagaman makna yang ada pada informan. Metode yang digunakan adalah analisis resepsi dengan proses coding dan encoding versi Stuart Hall untuk melihat posisi makna pada informan, serta menggunakan analisis sintagmatik dan paradigmatik versi Saussure untuk mencari makna yang ditawarkan oleh gambar.Hasil dari penelitian ini didapatkan ketika peneliti mencari makna yang ditawarkan oleh gambar peringatan, kemudian melakukan wawancara, dan Focus Group Discussion. Sehingga mendapatkan data yang menjelaskan bahwa pada gambar “merokok membunuhmu” informan yang berada pada kategori usia tua memiliki kecenderungan pemaknaan yang berada pada posisi makna dominan. Ketika memaknai gambar “merokok sebabkan kanker mulut” kecenderungan pemaknaan informan kategori usia tua berada pada posisi makna dominan. Gambar “kanker sebabkan kanker tenggorokkan” informan yang berprofesi di dunia medis memiliki makna pada posisi makna negosiasi. Gambar yang keempat “kanker sebabkan kanker paru-paru” kebanyakan informan pada kategori pendidikan tinggi memiliki makna yang berada di posisi makna dominan. Serta gambar yang terakhir “merokok dekat anak-anak bagi mereka” seluruh informan memiliki makna pada posisi dominan.
ANALISIS PEMBERITAAN POLEMIK SUMBANGAN RP 2 TRILIUN AKIDI TIO (ANALISIS FRAMING PADA DETIK.COM DAN TIRTO.ID) Aditya Muhaimin Andika; Adi Nugroho; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The media has certain characteristics in framing news, especially news that is trending or in the public spotlight. These differences in characteristics are caused by several factors, including; (1) the interests of media owners, (2) the demands of interests as an economic institution, (3) the ideological differences of each media, and (4) the subjectivity of journalists in presenting news. In this study, the selected research object is one of the news that is currently in the spotlight, namely the polemic case of a donation of Rp 2 trillion in grant funds for the prevention of the Covid-19 pandemic in the South Sumatra area, which was carried out by Akidi Tio's son, Heriyanty. This report was chosen because the researcher assumed that there were differences in the framing of the news between Detik.com and Tirto.id regarding the case. Based on these problems, the purpose of this research is to identify, analyze, and describe the news framing used in reporting on the polemic of Akidi Tio's Rp 2 trillion contribution to Detik.com and Tirto.id. The paradigm used in this research is constructivism paradigm. This study uses a qualitative methodology with framing analysis as an analytical tool. The framing analysis model used in this study is the framing model of Robert N Entman. The theory used to complete this research is the theory of mass media social construction. Referring to the aims and objectives of the study, the results of the study are as follows: 1) Detik.com often makes news headlines that lead readers' opinions, so they tend to corner one party on the news. Meanwhile, Tirto.id is more neutral in making news headlines. 2) Detik.com and Tirto.id have different views in reporting on the causes of problems in a case. Detik.com in this case is more diverse in raising opinions from various parties, while Tirto.id only raises opinions from parties related to the case, especially from the police. 3) Overall, there are differences in the framing of the news between Detik.com and Tirto.id, namely Detik.com tends to blame Akidi Tio's son, Heriyanty, who is considered the source of the problem in the case, while Tirto.id tends to corner the police (Kapolda Sumsel) because deemed negligent of their duties and responsibilities. 4) In reporting on the polemic of the Rp 2 trillion donation case by Akidi Tio, both Detik.com and Tirto.id should report in a balanced manner, neither taking sides nor cornering one party. Thus, the public can consume accurate news from these online media.
PENGEMBANGAN WEBSITE MAGAZINE JATENGTRAVELGUIDE.COM (DIVISI REPORTER, DESAINER GRAFIS DAN NEWS EDITOR) Asti Amalina Widiyasari; M Bayu Widagdo; Musyafi Tribun Jateng; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.325 KB)

Abstract

Masyarakat terutama usia muda cenderung memilih internet sebagai sumber informasi yang cepat. Untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, banyak media massa yang mulai berkembang menjadi media massa online. Salah satunya Jateng Travel Guide, sebuah media cetak yang berdiri di bawah naungan Tribun Jateng.Jateng Travel Guide merupakan majalah yang berisi informasi seputar traveling Jawa Tengah. Majalah disebarkan secara gratis ke spot-spot seperti bandara, hotel dan maskapai penerbangan. Versi online majalah Jateng Travel Guide dibuat karena keterbatasan versi cetak majalah.Versi online Jateng Travel Guide beralamat Jatengtravelguide.com. Website ini perlu dikembangkan agar lebih informatif dan bergaya anak muda sesuai dengan target audiensnya. Pengembangan website Jatengtravelguide.com dilakukan berdasarkan ketertarikan anak muda di bidang traveling dan keingintahuan mereka tentang konten traveling di Jawa Tengah cukup tinggi. Melihat peluang besar tersebut menjadi landasan untuk mengoptimalkan website Jatengtravelguide.com.Website Jatengtravelguide.com menggunakan penulisan berita secara feature yang merupakan hasil reportase atau peliputan mengenai suatu hal, biasanya sifat berita feature ini timeless, atau lebih lama relevansinya dibandingkan dengan straight news.Dalam kurun waktu 2 bulan, pengembangan website Jatengtravelguide.com telah berhasil mendapatkan pengunjung 9123 viewers dari target goals yang hanya 6000 viewers. Selama 2 bulan itu pula website telah berhasil membuat dan mengunggah 60 artikel ke dalam website. Website Jatengtravelguide.com juga mendapatkan 18 komentar yang artinya audiens sudah terlibat lebih jauh pada website ini. Konsep yang diambil dalam website Jatengtravelguide.com sudah dianggap cocok untuk mewakili anak muda dengan angka 86% dari segi tampilan ataupun gaya penulisannya.
Pengembangan Website Magazine jatengtravelguide.com (Divisi Fotografer, Reporter dan Editor) Dimas Setiawan Hutomo; M Bayu Widagdo; Musyafi Tribun Jateng; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.564 KB)

Abstract

Di era globalisasi dan modern dimana masyarakatnya membutuhukan banyak informasi, baik dalam bentuk berita maupun dalam bentuk pengetahuan dari internet. Pengguna internet yang mayoritas remaja cenderung memilih internet sebagai sumber informasi yang cepat dan dipercayai. Untuk memenuhi kebutuhan informasi ini, banyak versi online yang dibuat dari versi cetaknya. Salah satunya adalah website magazine jatengtravelguide.com yang memberikan informasi seputar wisata Jawa Tengah.Dengan menggunakan penulisan berita secara feature yang merupakan hasil reportase atau peliputan mengenai suatu hal, biasanya sifat berita feature ini timeless, atau lebih lama relevansinya dibandingkan dengan straight news. Sedangkan untuk teknik fotografi menggunakan atau memperhatikan fotografi yang bersifat fotografi travel yang lebih menonjolkan komposisi, ukuran , dan keindahan suatu objek atau perjalanan.Berdasarkan laporan hasil karya bidang, jatengtravelguide.com berhasil memenuhi goals audiens yaitu 6000 visitor dalam kurun waktu 2 bulan, yaitu tepatnya 9123 visitor serta sudah berhasil membuat artikel dan mengunggahnya sebanyak 60 artikel. Konsep yang diambil dalam website jatengtravelguide.com sudah dianggap cocok untuk mewakili anak muda dengan angka 86% dari segi tampilan ataupun gaya penulisannya..
PEMBUATAN DAN PENGELOLAAN WEBSITE “WAWASAN.CO” (Desainer Website, Admin 1, Reporter 1, Fotografer, dan Editor) Rifqi Aditya Utama; Agus Toto Widyatmoko; Triyono Lukmantoro; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.707 KB)

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi dan bertambahnya kebutuhan masyarakat akan informasi, pada November 2002, Wawasan membuka situs resminya www.wawasan.co.id sebagai sarana penyebaran informasi melalui internet. Namun, seiring pergantian kepemimpinan di Wawasan, terutama divisi redaksi, domain website resmi Wawasan pada tahun 2011 berubah menjadi www.wawasandigital.com. Hingga kini, Wawasan memiliki beberapa alamat domain, yaitu www.wawasan.co.id, www.wawasandigital.com, www.koranwawasan.com, www.wawasan.co , dan sub domain www.epaper.koranwawasan.com.Dalam perkembangannya, Harian Wawasan pada sektor online justru mengalami kemunduran. Berdasarkan hasil observasi, pengunjung www.koranwawasan.com per bulannya hanya sekitar 400 visitor, atau lebih kurang 13 orang perharinya. Dari total 14 rubrik, hampir keseluruhan dari rubrik-rubrik tersebut tidak update secara rutin setiap hari layaknya website online yang mengejar aktualitas.Selain website yang kurang terupdate, permasalahan lainnya adalah tampilan atau template yang digunakan. Dari segi tampilan antarmuka, website Wawasan ini memiliki beberapa kekurangan, diantaranya banyak gambar atau foto yang tidak muncul disetiap beritanya. Gambar atau foto dalam sebuah berita sangatlah penting untuk menarik perhatian pembaca.Kami bekerjasama dengan Harian Wawasan untuk membuat dan mengelola website www.wawasan.co. Pembuatan website baru ini karena tidak memungkinkan untuk melakukan perubahan pada website sebelumnya. Karya Bidang ini bertujuan untuk menyediakan berita terkini dan berbagai informasi seputar Jawa Tengah untuk khalayak, yang dapat diakses melalui website www.wawasan.co.Hasil yang didapat selama 50 hari project, Wawasan.co berhasil memenuhi target sebanyak 6.856 visitors, dengan rincian 258 visitors per hari, dan 1.500 visitors per bulannya dengan target awal 50 visitors per hari. Tim Wawasan.co juga berhasil memenuhi target berita dengan mengunggah 69 artikel dari target 60 artikel selama project berlangsung.Media online seperti Wawasan.co, dalam menyampaikan informasi harus tetap menggunakan kode etik jurnalistik seperti media konvensional, dengan memberikan fakta dan artikel yang memiliki nilai serta informatif. Perbedaannya, pemantauan website harus dilakukan secara rutin, terutama pada waktu prime time. Karena portal online sangat rentan terjadi eror, baik itu karena faktor internal website maupun faktor eksternal seperti hacker.
PEMELIHARAAN HUBUNGAN PASANGAN YANG MENJALANI HUBUNGAN ASMARA DI MASA PANDEMI COVID-19 Anunsiata Vanda Sanderiana; Agus Naryoso; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 10, No 2: April 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah hubungan asmara membutuhkan perhatian, komunikasi yang lancar dan karakter – karakter tertentu untuk dapat mempertahankan hubungan asmara. Ketika pandemi Covid-19 melanda, terdapat beberapa fenomena dalam hubungan asmara yang berjalan dengan tidak lancar seperti perubahan intensitas bertemu, timbul perasaan jenuh hingga perbedaan pola pandang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus perceraian dan stres yang dialami pasangan dalam hubungan asmara akibat pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemeliharaan hubungan pasangan yang menjalani hubungan asmara di masa pandemi Covid-19, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dengan pendekatan fenomenologi. Pada penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah in depth interview. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Relationship Maintenance Theory, Triangular Theory of Love, Equity Theory, dan Komunikasi Nonverbal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap pasangan melakukan pemeliharaan hubungan di tengah pandemi dengan berupaya untuk tetap terhubung, berkomitmen, hingga membagi tugas secara adil. Adapun kendala dialami di masa pandemi Covid-19 bagi pasangan yang menjalin hubungan asmara jarak jauh adalah kesempatan bertemu pasangan karena keterbatasan biaya, sarana transportasi, waktu untuk bertemu, serta munculnya perasaan canggung. Pasangan juga menemukan kendala untuk membangun silaturahmi dengan keluarga. Setiap pasangan menggunakan komunikasi interpersonal dalam bentuk verbal dan nonverbal untuk menyamakan persepsi, saling memengaruhi, menetapkan harapan, dan memahami satu sama lain. Pemeliharaan hubungan pasangan ditandai dengan waktu, tenaga dan materi yang diberikan satu sama lain, komitmen untuk bertahan dalam hubungan asmara, serta keyakinan yang dimiliki terhadap pasangan.
Negotiation Communication for the Same-Clan Marriage in Batak Toba Tribe Widya Septiana Simangunsong; Primada Qurrota Ayun, S.I.Kom, MA
Interaksi Online Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.736 KB)

Abstract

A same-clan marriage is basically prohibited in Batak Toba tribe but in some cases there are several couples did it. The different opinion of this issue triggers conflict for the couples and its surroundings. People nowadays consider that negotiation is the first step to set up a productive conflict where its conflict can be resolved by using the right communication. Couple who did same-clan marriage could negotiate the different point of view regarding this issue to form an agreement The writer used the interpretive paradigm and the data analysis technique as the phenomenology method of the study. The data of the study were three couples who did same-clan marriage. The theory used in this study was the Principled Negotiation from Fisher and the Win-win negotiation Strategies from Beebe et al. By using a qualitative approach, this study aims to determine several factors behind the occurrence of a same-clan marriage and the communication in negotiation of a same-clan marriage in Batak Toba tribe. The result of the study shows that there are 3 aspects of communication in negotiation of a same-clan marriage in Batak Toba tribe; language characteristics, the use of non-verbal communication, and the choice of communication line. When all the informant got involved in the negotiation process of a same-clan marriage, the study shows that mostly there is no decision for both sides. Through this study the writer concluded that the creation of an agreement when negotiating influenced by negotiations based on several principles; separating people from the problem, centered on interest not opinion, determination of choice for the mutual benefit and stands on an objective criteria which the negotiators negotiate through direct communication. The prepossessing result of the study shows that some clans in Batak Toba tribes no longer concern about the issue of a same-clan marriage.
Memahami Komunikasi Ibu yang Berkarier dalam Membentuk Konsep Diri Anak Sebagai Pribadi yang Mandiri Rakasiwi Oktaviana Hadi Saputri; Sri Budi Lestari; Agus Naryoso; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.475 KB)

Abstract

Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah fenomena ibu yang berkarier membuat anak harus bersikap mandiri dalam melakukan setiap hal dikarenakan kesibukan orangtua, oleh karena itu setiap ibu yang berkarier menginginkan anaknya memiliki konsep diri sebagai pribadi yang mandiri. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi antara ibu yang berkarier dalam membentuk konsep diri anak sebagai pribadi yang mandiri. Penelitian ini merujuk pada paradigma interpretif dan teknik analisa data yang digunakan mengacu pada metode fenomenologi. Subyek penelitian ini ialah tiga pasang informan dari keluarga dengan ibu yang berkarier dan memiliki anak berusia 12-14 tahun (Sekolah Menengah Pertama). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Relationship Development dan Close Relationship. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis pekerjaan yang digeluti oleh ibu yang berkarier berpengaruh pada intensitas pertemuan, frekuensi dan durasi komunikasi antara ibu dan anak. Hal tersebut berpengaruh pada kedekatan antara keduanya sehingga pengembangan hubungan dengan cara komunikasi yang efektif perlu dilakukan. Respon positif dari orangtua membuat anak senang untuk bercerita sehingga keterbukaan dan kedekatan antara keduanya dapat terbentuk. Kedekatan yang tercipta membuat anak merasa bergantung pada orangtua dalam hal pengambilan keputusan mengenai masa depan, yakni mereka lebih mantap untuk memutuskan suatu hal setelah berdiskusi terlebih dahulu dengan orangtua. Komunikasi yang efektif antara ibu dan anak serta sikap orangtua yang konsisten memberlakukan pembagian tugas dirumah disertai dengan pemberian reward dan punishment, akan membuat anak memiliki konsep diri positif. Dua dari tiga informan anak memiliki konsep diri positif dan kemandirian meskipun masih terbatas pada kemandirian emosi dan intelektual, sedangkan informan anak lainnya memiliki konsep diri negatif karena kurangnya intensitas komunikasi antara ibu yang berkarier dengan anaknya serta kemandirian dalam hal intelektual dan sosial
Pengaruh Terpaan Berita Tentang Kebocoran Data Pengguna Tokopedia dan Aktivitas Word of Mouth Terhadap Tingkat Kepercayaan Dalam Menggunakan Tokopedia Thriyani Rahmania; Tandiyo Pradekso; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 9, No 2: April 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rise of online buying and selling activities has led to an increase in complaints about losses in transacting in e-commerce. One of them is the user data leak that occurred at Tokopedia. A number of online media reports explaining the case have become increasingly widespread and become public discussion. Assessment that comes from word of mouth tends to affect the level of someone’s trust in something. This study aims to determine the effect of news exposure about Tokopedia user data leakage and word of mouth activity on the level of trust in using Tokopedia. The theory used in this research is New Media Theory and Buyer Information Environment Theory. Tests are carried out by using the Simple Linear Regression Test with non-probability sampling techniques. This study used a sample of 60 Tokopedia Users aged 17-35 years who had seen, read, and heard news about Tokopedia user data leaks in 2020. The results showed news exposure about Tokopedia user data leakage (X1) on the level of trust in using Tokopedia (Y) obtained a significance value of 0.000 which means very significant with an influence level of 48.7%. Furthermore, word of mouth activity (X2) on the level of trust in using Tokopedia (Y) obtained a significance value of 0.268 which means that the regression test results are not significant.
Pembuatan Dan Pengelolaan Website Wawasan.Co (Marketing Communication) Veramitha Indriyani; Agus Toto Widyatmoko; Triyono Lukmantoro; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.106 KB)

Abstract

Portal berita online merupakan bentuk lain dari surat kabar online. Portal berita online saat ini dinilai lebih efisien karena sudah mulai banyak masyarakat yang meninggalkan surat kabar cetak dan beralih ke portal berita online yang dapat diakses dimana pun dan kapan pun. Bekerja sama dengan Harian Wawasan Semarang, dibuatlah sebuah portal berita online Wawasan.co. Wawasan.co bersegmentasi pada anak muda Jawa Tengah, khususnya Semarang yang berisi informasi lokal Jawa Tengah dalam delapan rubrik. Wawasan.co dibuat untuk menyediakan berita terkini dan berbagai informasi seputar Jawa Tengah melalui website yang dapat diakses oleh khalayak dan juga untuk mengembangkan keberadaan website Koranwawasan.com sebelumnya. Dalam pengelolaan Wawasan.co diperlukan adanya peran marketing communication dalam rangka memasarkan produk yang dapat dijual dan diberikan kepada khalayak. Marketing communication bertugas untuk melakukan kegiatan promosi website Wawasan.co dalam empat media sosial yaitu Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube. Kemudian, terdapat seorang reporter 3 yang bertugas melakukan kegiatan liputan mulai dari menulis artikel hingga mengambil foto/gambar pada rubrik Tahukah Kamu, Kuliner, Musik dan Film, dan sub rubrik Alam. Selain itu, tugas sebagai admin 3 yang mengelola media sosial sebagai sarana promosi kegiatan dan juga mengunduh berita ke rubrik Utama. Secara keseluruhan proses pembuatan dan pengelolaan portal berita online Wawasan.co berjalan dengan lancar dari mulai pra riset hingga evaluasi. Dikatakan berhasil karena hasil evaluasi dari Wawasan.co yaitu sebesar 93 persen khalayak tahu keberadaan Wawasan.co dan 95 persen berminat untuk mengunjungi Wawasan.co.
Co-Authors Adi Nugroho Adi Nugroho Adi Setiawan, Candra Adi Sukma Waldi Aditya Muhaimin Andika Agus Naryoso Agus Toto Widyatmoko Agus Toto Widyatmoko, Agus Toto Aldana, Dava Alvina Amallia Putri Damayanti Anunsiata Vanda Sanderiana Apriliansyah, Dimas Asti Amalina Widiyasari Atasa Yudha Ergana Aulia Ecallypta, Saffa Cokky _ Deffa Prameyta Desy Kurniasari Dewi Anggraini, Elysia Dilla Maulida Dimas Setiawan Hutomo Djoko Setyabudi DR Sunarto Dyah Puspita Saraswati Fransiscus Anton Saputro Ganes Trihapsari, Ganes Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas Sulistyani Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Indra Prasetya Intan Maylani S.D. Jasmine Zahra Joyo Nur Suyanto Gono Kania Azzahra Wibowo Khairani, Yulia Khoirunnisa Nur Fithria Klara Laurensia Lintang Ratri Rahmiadji Lintang Ratri Rahmiaji Lovegi David Sanjaya, Lovegi David M Bayu Widagdo M Rofiuddin Makarim, Nabil Martina Aurelia Carissa Maya Lestari Much Yulianto M.Si, Much Yulianto Musyafi Tribun Jateng Nabilah Amarilys Nadif Rizqulloh, Muhammad Naga Mulia, Wim Nandya Finandika Naura Iftika Ramadhanti Nur Fajriani Falah Nurist Surayya Ulfa Nurul Hasfi Nurul Laelatul Latifah Pemelia, Ehma Puji Purwati Rakasiwi Oktaviana Hadi Saputri Ranti Dinda Cintya Restu Ayu Mumpuni, Restu Ayu Riesma Laylinisa Rifqi Aditya Utama S Rouli Manalu Sabila Rosyad, Ananda Santoso, Hedi Pudjo Sarah Veradinata Purba Shafa Amanda, Karina Shafa Amira Rezkananda Shafira Fairuuz Hasnaa, Elza Shinta Maheswari, Irene Sri Budi Lestari Sriadi Lintang Kusumadewi Sunarto Sunarto Tandiyo Pradekso Taufik Suprihatini Taufik Suprihatini Teofani Dela Rosa, Teofani Thriyani Rahmania Trian Kurnia Hikmandika, Trian Kurnia Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Turnomo Rahardjo Veramitha Indriyani Widya Septiana Simangunsong Wiwid Noor Rakhmad Yanuar Luqman Yayuk Indriyani.S Yuliyanto, Muh.