Niswatul Maghfiroh
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Siswa SMK Kuliner Pesantren Melalui Pelatihan Dan Implementasi Program Makanan Bergizi Prabowo Maghfiroh, Niswatul; Mu'thirrohmah, Rosabila; Rohmah, Ayu Aeni; Waviroh, Anni Saidatul; M. Mujtaba; Raga Aulia Ullah; Ilham Mahdi Syarofuddin; Muslim, Rifqil
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: DIMASTIKA
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/jpkm.v4i1.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa SMK jurusan kuliner yang berada di lingkungan pesantren melalui pelatihan terarah dan pelaksanaan program makanan bergizi bertajuk “Prabowo” (Praktik Boga Bergizi dan Wirausaha). Program ini berfokus pada penguatan keterampilan teknis memasak, pemahaman tentang gizi seimbang, serta kemampuan dalam merancang usaha kuliner berbasis makanan sehat. Pelatihan dilakukan dengan metode partisipatif, yang melibatkan siswa secara aktif dari awal hingga akhir kegiatan meliputi penyusunan menu bergizi, pemilihan bahan makanan yang tepat, praktik pengolahan, hingga penyajian dan evaluasi hasil masakan. Selain pembelajaran teknis,  siswa juga diperkenalkan pada konsep dasar kewirausahaan untuk mendukung potensi usaha mandiri di bidang boga sehat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya gizi, keterampilan dalam mengolah makanan bergizi, serta meningkatnya minat mereka terhadap dunia usaha kuliner sehat. Program ini juga berkontribusi pada kemandirian pesantren dalam menyediakan makanan sehat bagi para santri secara berkelanjutan. Kesimpulannya, pelatihan dan implementasi program “Prabowo” terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK Kuliner, baik dalam keterampilan teknis maupun kesiapan berwirausaha.
Sosialisasi Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas dalam Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tamangede Kecamatan Gemuh Darajah, Nely Irnik; Amalia, Tutut Afiatul; Irawan, Moh Bayu; Maslichah, Dewi Ayu; Maghfiroh, Niswatul; Kristiyani, Kristiyani; Kharisudin, Kharisudin; Khumaidillah, Ahmad; Musthofa, Hanif; Alif, Daroja; Khusna, Sinta Maulida; Maulana, M. Nabil Hadani; Alaya, Miftahul; Amalia, Vina
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: DIMASTIKA
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/jpkm.v5i1.384

Abstract

Stunting is a public health problem caused by chronic malnutrition in children, which affects physical growth, cognitive development, and the quality of human resources in the future. Efforts to prevent stunting require a community-based approach that actively involves local communities. This study aims to describe the implementation of a community-based stunting prevention socialization program through the Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) in Tamangede Village, Gemuh District, Kendal Regency. The method used was a community service activity with an educational and participatory approach conducted through three stages: preparation, implementation, and evaluation. The activity was held on January 20, 2026, at the Tamangede Village Hall and involved 35 participants consisting of mothers with toddlers and Posyandu cadres. The socialization materials included the importance of the first 1,000 days of life (HPK), balanced nutrition, appropriate parenting practices, and a demonstration of supplementary feeding (PMT) using local food ingredients. The results showed that participants demonstrated high enthusiasm during the socialization and interactive discussion sessions. The evaluation indicated an increase in community understanding regarding the causes, impacts, and prevention strategies of stunting. Furthermore, the supplementary feeding demonstration provided practical knowledge that children’s nutritional needs can be fulfilled using easily accessible local food sources. In conclusion, community-based stunting prevention socialization through the KKN program can increase public knowledge and awareness about the importance of early stunting prevention. A participatory and contextual educational approach is proven to be effective in building collective awareness and strengthening the role of Posyandu cadres and families in sustainable stunting prevention efforts at the village level.