Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Tata Kelola Perusahaan terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko: Peran Moderasi Komite Pemantau Risiko Mahaputra, I Nyoman Kusuma Adnyana; Sudiartana, I Made; Bagiana, I Kadek; Primadona, Ida Ayu Lidya; Murti, Ni Putu Mita Ari
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 4 No. 3 (2024): Artikel riset Periode Nopember 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i3.4624

Abstract

Penelitian ini menyelidiki pengaruh tata kelola perusahaan terhadap pengungkapan manajemen risiko di perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020 hingga 2023. Fokus penelitian adalah pada peran komisaris independen, komite audit, reputasi auditor, dan komite pemantau risiko. Menggunakan analisis regresi moderasi pada 147 observasi dari 49 perusahaan, hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya komisaris independen yang memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan manajemen risiko. Komite audit dan reputasi auditor tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, sementara komite pemantau risiko tidak efektif sebagai variabel moderasi. Temuan ini menekankan pentingnya independensi dalam dewan dalam meningkatkan transparansi pengungkapan risiko.
FOREIGN COMMISSIONERS' IMPACT ON BOARD CHARACTERISTICS AND FIRM PERFORMANCE Mahaputra, I Nyoman Kusuma Adnyana; Sudiartana, I Made; Bagiana, I Kadek; Primadona, Ida Ayu Lidya; Murti, Ni Putu Mita Ari
JRAK Vol 16 No 2 (2024): October Edition
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jrak.v16i2.17006

Abstract

This research addressed the problem of understanding how board composition influenced firm performance with a specific focus on the roles of female and foreign commissioners. Utilizing data from 122 manufacturing companies listed on the Indonesian Stock Exchange over the years 2019-2021. The research employed moderated regression analysis on 366 observations to examine this dynamic. The findings revealed that larger board sizes, as well as the presence of independent and female commissioners, positively affected firm performance. While foreign commissioners were found to enhance the positive impact of board size, they did not significantly moderate the effects of independent and female commissioners. These results highlighted the critical role of board diversity in enhancing corporate governance and firm performance, offering significant implications for global governance practices.
Pengaruh Komisaris Independen terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko: Peran Moderasi Komite Audit Primadona, Ida Ayu Lidya; Murti, Ni Putu Mita Ari; Mahaputra, I Nyoman Kusuma Adnyana; Sudiartana, I Made; Bagiana, I Kadek
Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : PT Seval Literindo Kreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57141/kompeten.v3i2.146

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh komisaris independen terhadap pengungkapan manajemen risiko dan peran moderasi komite audit dalam konteks perusahaan keuangan dan asuransi di Indonesia. Dengan menggunakan data sekunder dari laporan tahunan perusahaan selama periode 2021-2023, dan menganalisis 147 data observasi melalui analisis regresi moderasi. Penelitian ini menemukan bahwa komisaris independen memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan manajemen risiko dengan nilai koefisien sebesar 0,7400 dengan p-value 0,0000, yang menunjukkan signifikansi statistik yang kuat. Variabel Komisaris Independen memiliki koefisien 0,0003 dan p-value 0,0030. Komite audit tidak berpengaruh signifikan baik secara langsung maupun sebagai variabel moderasi. Hal ini diketahui berdasarkan nilai variabel Komite Audit dengan koefisien 0,0088 dan p-value 0,5800, serta Interaksi antara Komisaris Independen dan Komite Audit dengan koefisien -0,0002 dan p-value 0,5570, keduanya dinyatakan tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan pengungkapan manajemen risiko, perusahaan perlu memperkuat peran komisaris independen serta memastikan komite audit memiliki kemandirian dan keahlian yang memadai. Implikasi dari penelitian ini mencakup rekomendasi untuk praktik tata kelola perusahaan yang lebih baik dengan meningkatkan kemandirian dan keahlian anggota dewan komisaris dan komite audit dan pengembangan kebijakan yang lebih ketat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi.
Analysis of Factors Influencing Individual Taxpayer Compliance with Tax Audits as a Moderating Variable at the North Badung Pratama Tax Office Kadek Apriada; I Nyoman Kusuma Adnyana Mahaputra; Son of Agung Ayu Sri Pradnya Paramitha
Journal of Creative Power and Ambition (JCPA) Vol. 4 No. 01 (2026): Journal of Creative Power and Ambition (JCPA)
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/jcpa.v4i01.1149

Abstract

Taxes are a crucial source of state revenue for supporting national development financing. Tax revenue optimization is strongly influenced by the level of taxpayer compliance, as reflected in the accuracy of calculating, paying, and reporting tax obligations. However, the level of compliance of individual taxpayers at the North Badung Pratama Tax Office (KPP Pratama) has fluctuated and tended to decline over the past five years. This study aims to analyze the influence of a modern administration system, tax sanctions, tax socialization, and the quality of tax authorities' services on individual taxpayer compliance, as well as to examine the role of tax audits as a moderating variable. The study employed a quantitative approach with a non-probability sampling method through accidental sampling, resulting in 100 respondents registered as individual taxpayers at the North Badung Pratama Tax Office. Data were analyzed using a Moderated Regression Analysis (MRA) test. Data were obtained using a questionnaire in the form of a Google form. The analysis results indicate that a modern administration system, tax sanctions, tax socialization, and the quality of tax authorities' services have a positive effect on taxpayer compliance. Tax audits have been shown to strengthen the influence of a modern administration system, tax sanctions, tax socialization, and the quality of tax authorities' services on compliance. Suggestions for further research can develop this research by adding other variables to increase the level of tax compliance..
PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA HUBUNGAN REGULASI PERBANKAN DAN MANAJEMEN RISIKO: STUDI PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT Sri Rahayauni Damayanti; I Nyoman Kusuma Adnyana Mahaputra; Ni Nyoman Ayu Suryandari
KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi Vol. 9 No. 1 (2017): Krisna: Kumpulan Riset Akuntansi (Available Online Since)
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kr.9.1.2017.90-100

Abstract

Abstract Small banking risk was greatly influenced by obedience and the work of BPR about banking regulations made by the Government, as well as good management of Banking management. In particular the Bank Of the people in the municipality, there is still a lot of Denpasar BPR experiencing rates of ill health. In the municipality of Denpasar Bali Province in particular and in General that BPR-wheel drive is considered an economy in which SMALL MEDIUM ENTERPRISES sector has the type and character of the customer under a public Bank. By having characters less good clients under Bank's common rates BPR then greater risk compared to the General bank has a character that is better. Thus the achievement of low-risk management by BPR depends of good corporate governance and the regulation of the Government Of the people's Bank in the running. This study used a survey method on the Commissioner of banking sector (BPR) in the province of Bali. In this case the respondents will be asked to fill in a detailed questionnaire about banking regulations, Good Corporate Governance in order to be able to minimize the risk of the Bank Of the people of Bali. Data analysis using the Partial Least Square (PLS). The results showed that the positive effect of banking regulations against risk management while the Good Corporate Governance is not a moderation between the variables influence the regulation of banking towards risk management. For the short term, the results of this research are expected to be contributing to the academics associated with the various factors that lead to the achievement of minimization of risk management. By understanding the factors that influence the minimization of risk management, are expected to reduce the BPR rate to poor health. For the long term, the results of this study are expected to provide input efforts that can be made by the Government in this regard OJK (Financial Services Authority) in addressing the poor health levels of BPR in Bali, improve regulation and GCG with the aim to be able to reduce the risk of BPR BPR and it undermines the customer to perform manipulation of banking so that banking risks becoming lower. Keywords: good corporate governance, government regulation, risk management Abstrak Risiko perbankan yang kecil sangat dipengaruhi oleh berjalannya dan patuhnya BPR tentang regulasi perbankan yang dibuat oleh pemerintah, serta baiknya pengelolaan manajemen Perbankan tersebut. Khususnya Bank Perkreditan Rakyat di Kotamadya Denpasar yang masih banyak terdapat BPR yang mengalami tingkat kesehatan yang buruk. Di Kotamadya Denpasar khususnya dan di Provinsi Bali pada umumnya bahwa BPR dianggap merupakan penggerak roda perekonomian di sektor UMKM yang mana memiliki jenis dan karakter nasabah di bawah Bank Umum. Dengan adanya karakter nasabah yang kurang baik di bawah Bank Umum maka BPR memiliki tingkat Risiko yang lebih besar jika dibandingkan dengan nasabah bank Umum yang memilki karakter yng lebih baik. Dengan demikian tercapainya manajemen risiko yang rendah oleh BPR sangat tergantung dari good corporate governance dan regulasi pemerintah dalam menjalankan Bank Perkreditan Rakyat. Penelitian ini menggunakan metode survei pada komisaris pada sektor Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Provinsi Bali. Dalam hal ini responden akan diminta untuk mengisi kuisioner mengenai regulasi perbankan, Good Corporate Governance dalam usahanya untuk dapat meminimalisasi Risiko Bank Perkreditan Rakyat di Provinsi Bali. Analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi perbankan berpengaruh positif terhadap manajemen risiko sedangkan Good Corporate Governance bukan merupakan variabel moderasi antara pengaruh regulasi perbankan terhadap manajemen risiko. Untuk jangka pendek, hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi akademisi terkait dengan berbagai faktor yang menyebabkan tercapainya minimalisasi manajemen risiko. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi minimalisasi manajemen risiko, diharapkan dapat mengurangi BPR yang memiliki tingkat kesehatan yang buruk.Untuk jangka panjang, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh Pemerintah dalam hal ini OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dalam mengatasi buruknya tingkat kesehatan BPR di Bali, memperbaiki regulasi dan GCG dengan tujuan untuk dapat mengurangi risiko BPR dan mempersulit nasabah BPR untuk melakukan manipulasi perbankan sehingga risiko perbankan menjadi lebih rendah. Kata kunci: Good corporate governance, regulasi pemerintah, manajemen risiko
OPTIMALISASI PENGGUNAAN APLIKASI OLSERA (POS) DALAM MENINGKATKAN PENCATATAN TRANSAKSI DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN DI VIORY BALI I Nyoman Kusuma Adnyana Mahaputra; Ni Luh Putu Dita Nirmala Putri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 5 No 1 (2026): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini dilakukan di Viory Bali Cabang Abiansemal yang tujuan untuk meningkatkan pencatatan transaksi dan pengendalian persediaan dengan mengoptimalisasi penggunaan aplikasi Olsera (Point Of Sale). Berdasarkan hasil observasi lapangan bahwa Perusahaan mengalami beberapa permasalahan yaitu, pencatatan transaksi dan pengendalian persediaan yang belum optimal. Dengan permasalahan tersebut dapat mengakibatkan ketidak sesuaian antara laporan sistem dengan kondisi keuangan sebenarnya dan penumpukan stok yang tidak tertulis oleh sistem yang mengakibatkan pada saat pengecekan bulanan sering terjadi barang plus minus atau hilang. Solusi yang dapat diberikan yaitu, melakukan rekonsiliasi pencatatan transaksi penjualan, pengarsipan bukti transaksi, cek display setiap hari dan stok opname setiap bulan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pencatatan transaksi, kedisiplinan karyawan, dan pengendalian persediaan yang optimal. Program tambahan dengan penyediaan alat tulis untuk menunjang kegiatan pencatatan. Dengan demikian program pengabdian ini berhasil membantu perusahaan dalam meningkatkan efektivitas kinerja karyawan, akurasi pencatatan transaksi dan pengendalian persediaan untuk keberlanjutan usaha.