Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

HUBUNGAN DISIPLIN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. TAMBAK GELUNG WINDU KENCANA SAKTI SITUBONDO DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Wahyudi Wahyudi; Lita Permata Sari; Riska Ayu Pramesthi
Jurnal Mahasiswa Entrepreneurship (JME) Vol 4 No 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/jme.v4i6.6970

Abstract

Human resources are the most important factor in a company's goal achievement. Without organized human resources, a company or agency cannot operate effectively and achieve its goals. The purpose of this study is to analyze the influence of Work Discipline, Work Environment, and Work Culture on Performance with Job Satisfaction as an intervening variable. This research is an explanatory study. The population in this study were employees of PT. Tambak Gelung Windu Kencana Sakti Situbondo. The sampling technique was determined by simple random sampling. Data analysis and hypothesis testing in this study used the Structural Equation Model-Partial Least Square (PLS-SEM). The results of the direct influence hypothesis test using the Smart PLS 3.0 application, show that Work Discipline has a significant effect on Job Satisfaction, Work Environment has no significant effect on Job Satisfaction, Work Culture has a significant effect on Job Satisfaction, Work Discipline has a significant effect on Performance, Work Environment has no significant effect on Performance, Work Culture has a significant effect on Performance, Job satisfaction has no significant effect on Performance. The results of the indirect influence hypothesis test show that the variable Work Discipline on Performance through Job Satisfaction has a positive but insignificant effect, Work Environment on Performance through Job Satisfaction has a positive but insignificant effect, Work Culture on Performance through Job Satisfaction has a positive but insignificant effect.
PENGARUH KEBIJAKAN UTANG STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN DAN KINERJA KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAN SUB-SEKTOR FARMASI TBK YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2021-2024 Oktaviani Resi; Lita Permata Sari; Randika Fandiyanto
Jurnal Mahasiswa Entrepreneurship (JME) Vol 4 No 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/jme.v4i8.6789

Abstract

The progress and competition of economic conditions in the business world are indeed experiencing very rapid growth. This causes a lot of competition to occur in the business world and business today. This competition must be faced by the company to maintain operational activities and improve the quality of company performance so that the company can compete and be able to manage the assets it has to achieve company goals. The purpose of this study is to analyze and test Debt Policy, Capital Structure, and Profitability on Dividend Policy and Financial Performance as Intervening Variables. Analysis and hypothesis testing in this study using the Structure Model - Partial Least Square (PLS-SEM). The results of the direct influence hypothesis test using the Smart PLS 3.0 Application, show that debt policy has a negative but not significant effect on financial performance. Capital structure has a significant positive effect on financial performance. Profitability has a significant negative effect on financial performance. Debt policy has a negative but not significant effect on dividend policy. Capital structure has a significant negative effect on dividend policy. Profitability has a negative but not significant effect on dividend policy. Financial performance has a significant positive effect on dividend policy.
DESEMINASI STRATEGI DAN KOMUNIKASI PEMASARAN PARIWISATA MELALUI MEDIA SOSIAL Riza Rachman; Nur Faiza; Lita Permata Sari
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6705

Abstract

Media Sosial sudah menjadi satu hal yang tidak terpisahkan di tengah masyarakat. Seiring berkembangnya tekhnologi dan jaringan internet, maka media sosial memberikan warna tersendiri bagi perubahan sosial dan budaya. Perilaku berkomunikasi telah banyak berubah dan tentunya menuntut adanya perubahan strategi dalam penyampaiannya agar informasi yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik sesuai dengan tujuan dari pengirim pesan. Pariwisata menjadi salah satu sektor yang cukup menarik untuk dikembangkan dalam dunia bisnis. Persaingan bisnis di dunia pariwisata juga mengalami peningkatan yang cukup pesat dan pengelola kawasan wisata haruslah jeli dalam membuat strategi dalam menyampaikan keunggulan dari layanan yang ditawarkan kepada masyarakat. Strategi pemasaran pengelola kawasan wisata melalui media sosial khususnya harus memperhatikan banyak aspek lain agar langkah yang diambil dapat membuat kawasan wisata yang diperkenalkan benar-benar dapat menarik masyarakat untuk berkunjung dan strategi yang digunakan dapat berkelanjutan. Berkomunikasi di media sosial tidak hanya sekedar tentang membuat konten video yang menarik,menampilkan brand ambassador akan tetapi secara prinsip produk layanan yang di tawarkan harus diperhatikan guna mempengaruhi kepuasan pelanggan serta menimbulkan efek viral. Bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bersama Dinas terkait kegiatan deseminasi dilakukan untuk memberikan pengetahuan, ide, gagasan serta pengetahuan kepada penggiat wisata, komonitas fotografer dan pengelola kawasan wisata dalam membuat strategi dan komunikasi pemasaran melalui media sosial sehingga nantinya pariwisata di Kabupaten Situbondo bisa tumbuh dan menjadi motor bagi perekonomian daerah. Selain itu luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah artikel pengabdian yang dimuat dalam jurnal pengabdian terakreditasi.
PENGUATAN ENTERPRENEURSHIP SKILL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BUSINESS PLAN Riza Rachman; Lita Permatasari; Nur Faiza; Siti Nurholifah; Alindi Ristianti
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5721

Abstract

Berwirausaha menjadi aktivitas yang berkembang di kalangan masyarakat luas bahkan remaja pada saat ini. Percepatan arus globalisasi, tingginya angka pengangguaran serta lapangan pekerjaan yang semakin sempit karena banyak faktor menyebabkan banyak orang mulai mengembangkan wirausaha. Meskipun entrepreneurship semakin banyak dikenal masyarakat luas, namun jumlah entrepreneur muda indonesia masih terbilang minim dibandingkan dengan beberapa negara berkembang dan maju dikawasan ASEAN. Hal ini terbukti berdasarkan data BPS pada tahun 2022 tercatat 3,47% masyarakat indonesia berwirausaha sedangkan rasio kewirausahaan di negara lain, seperti di Malaysia sudah 4,74%, Thailand 4,26%, dan Singapura 8,76%. Entrepreneur bukan hanya mampu menciptakan ide dan produk yang inovatif akan tetapi haruslah mempersiapkan mental serta dibekali dengan skill, agar usaha yang dirintis bisa berjalan dengan baik. Perencanaan bisnis menjadi hal yang sangat penting bagi semua pelaku usaha dalam mempersiapkan usahanya. Permasalahan yang timbul di masyarakat dan pelaku usaha adalah kurangnya memperhatikan perencanaan bisnis dalam melaksanakan aktifitasnya. Pelaku usaha atau entrepreneur hanya bisa membuat produk, berinovasi terhadap produk tanpa tahu apalagi langkah-langkah yang akan dilakukan selanjutnya. Business Model Canvas (BMC) adalah alat strategis yang digunakan untuk merancang, mengembangkan, dan memahami model bisnis suatu perusahaan secara menyeluruh. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SMA Negeri 1 Panji Situbondo, dimana sekolah ini memberikan penguatan entrepreneurship skill kepada siswanya sebagai bekal apabila lulus kelak. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahapan persiapan dengan berkoordinasi dengan SMA Negeri 1 Situbondo untuk dapat menyiapkan siswa dalam kegiatan pengabdian, tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan teknik ceramah dan forum group discussion, serta tahapan evaluasi yaitu mengukur pencapaian tujuan dan dampak positif dari kegiatan pengabdian terkait wawasan baru yang telah diperoleh melalui penyebaran kuisioner. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah artikel pengabdian yang dimuat dalam prosiding.