Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : MEDIAN

Kajian Kelayakan Potensi Dan Strategi Pengembangan Ekowisata Di Taman Wisata Alam Klamono Philipus V Woersok; Jacob Manusawai; Anton Sinery
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 11 No. 3 (2019): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v11i3.632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ODTWA pada kawasan TWA Klamono dapat dikembangkan sebagai ekowisata dan mengetahui nilai kelayakan potensi ODTWA serta merumuskan strategi pengelolaan ekowisata pada kawasan TWA Klamon berdasarkan potensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa potensi ODTWA pada kawasan TWA Klamono meliputi potensi ekosistem, potensi lingkungan terdiri dari birdwatcing, Jungle Tracking dan Fishing serta potensi keanekaragaman hayati berupa flora dan fauna dan social ekonomi dan budaya masyarakat sekitar. Hasil evaluasi penilaian ODTWA di kawasan TWA Klamono diketahui bahwa kawasan tersebut layak untuk dikembangkan sebagai ekowisata dengan indeks kelayakan 78.25 %. Perumusan strategi pengembangan ekowisata di kawasan TWA Klamono berdasarkan potensi kawasan adalah sebagai berikut: ( a) adanyanya dukungan kebijakan pusat, provinsi dan kabupaten, adanya dukungan masyarakat untuk membuka kesempatan kerja dan berusaha, (b) mengupayakan terbentuknya Izin Usaha Pemanfaatan Jasa Wisata Alam (IUPJWA) dan Izin Usaha Pemanfaatan Sarana Wisata Alam (IUPSWA) sehingga menjadi dasar pengelolaan program serta diperlukan upaya-upaya promosi dan pemasaran guna menarik potensi pasar, memperkecil kendala aksesibilitas melalui penyediaan sarana prasarana pendukung kegiatan wisata.
Fungsi Distribusi Diameter Puspa (Schima wallicii) Di Kebun Raya Universitas Mulawarman Samarinda, Kalimantan Timur Benteng H. Sihombing; Anton Silas Sinery
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v13i2.1371

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fungsi distribusi yang dapat menggambarkan penyebaran diameter vegetasi pada Plot Ukur Temporer (PUT) di Kebun Raya Universitas Mularawman (KRUS) Samarinda. Pengumpulan data berupa data diameter pohon posisi ukur 1.30 m (setinggi dada) melalui Plot Ukur Temporer (PUT) berukuran 100 m X 50 m. Data yang dikumpulkan berupa diameter yang masuk dalam kategori pohon berdiameter sama dengan atau lebih besar dari 5 cm. Diameter setinggi dada pohon sampel hasil pengukuran pada tipe hutan sekunder bekas kebakaran di KRUS, Lempake hanya menyebar mengikuti FD  Gamma. Fungsi distribusi Gamma yang terbentuk adalah:  f (x) =  (0.082.03)/ Г(2.03) * X 1.03 e -0.08x. Indikasi ini memperlihatkan bahwa dalam tegakan hutan yang dirisalah terdapat ketimpangan penyebaran tingkat pertumbuhan pohon di mana pohon berdimensi besar lebih sedikit dari pada pohon pada dimensi yang lebih kecil
KERAGAMAN JENIS MAKROZOOBENTOS PADA AREAL MANGROVE REHABILITASI DAN ALAMI DISTRIK BIAK TIMUR KABUAPTEN BIAK NUMFOR: - sinery, anton; Magdalena, Octovyanti; Purba, Gandi; Kaber, Yuanike
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v16i1.3169

Abstract

Yenusi Village and Ruar, Biak Timur District, Biak Numfor Regency, respectively represent the mangrove rehabilitation caused by the 1996 tsunami by the Environmental Agency of Biak Numfor Regency in 2014 and the natural mangroves in this area. The success of rehabilitation activities can be seen not only from the presence of mangrove species but also through water biota. The aim of the research is to determine the diversity of macrozoobenthos biota in Yenusi Village as a representation of rehabilitated mangroves and Ruar Village as a representation of natural mangroves in the East Biak District, Biak Numfor Regency. Based on the results of the analysis, it is known that there are 43 types of macrozoobenthos from 4 classes, 21 families with a total of 3,263 individuals which include 34 types of snail groups (Gastropoda), 5 types of shellfish groups (Bivalvia), 2 types of shrimp groups (Crustacea), 2 types of groups of marine worms (Polychaeta) with species diversity index values ​​in these two mangrove areas of 2.61 (Ruar village) and 2.99 (Yenusi village) with the criteria "medium. 74.2% of macrozobenthic individuals were found in the mangrove area of ​​Yenusi village and the remaining 25.8% were found in the mangroves of Ruar village which shows that there is quite good adaptation of the species considering that the presence of macrozobenthic species and individuals in the mangrove rehabilitation area (Kampung Ruar) is much higher than natural habitat (Yenusi Village)
Kondisi Habitat dan Kualitas Madu Lebah Tanpa Sengat Kampung Rimba Jaya Kabupaten Biak Numfor: Kondisi Habitat dan Kualitas Madu Lebah Tanpa Sengat Kampung Rimba Jaya Kabupaten Biak Numfor sinery, anton; Manusawai, Jacob; Pakpahan, Elman Sihar
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v16i2.3486

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menentukan jenis-jenis habitat dan budidaya madu lebah trigona oleh komunitas masyarakat, untuk melihat habitat dan ketersediaan sumber pakan di alam, proses budidaya madu lebah oleh masyarakat serta menentukan kualitas produksi madu lebah yang dihasilkan. Jenis madu trigona yang ditemukan di sekitar Kampung Rimba Jaya telah dikelola dan dipanen dengan cara dipindahkan dari kayu dan dimasukan ke dalam kotak kayu yang mana mempermudah proses pemanenan dan pengontrolan terhadap hive. Dari hasil analisis diperoleh informasi bahwa kandungan protein pada madu berkisar antara 1,14 hingga 1,23%.