Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Optimasi Biaya Bahan Bakar Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Menggunakan Metode Pendekatan Simplex Studi Kasus di PT Sumber Rejeki Power, Sumbawa Besar Daffa Nagib; Indra Darmawan; Ahmad Jaya; Desi Maulidyawati
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i01.3152

Abstract

Optimasi biaya bahan bakar pada pembangkit merupakan hal yang sangat penting untuk mengoptimalkan pemakaian sumber daya alam dan mengurangi dampak lingkungan. Fokus penelitian ini akan melakukan analisis biaya bahan bakar pada pembangkit listrik tenaga diesel di PT Sumber Rejeki Power menggunakan metode pendekatan simplex. Metode pendekatan simplex digunakan untuk mencari solusi optimal dalam hal pengaturan bahan bakar pada pembangkit yaitu dengan menganalisa data, serta perhitungan untuk mencapai hasil yang terukur dan menghasilkan sebuah pengambilan keputusan yang baik sehingga memiliki perkiraan perhitungan yang akurat untuk memperoleh minimum biaya. Hasil dari analisis ini yaitu metode simplex dapat diterapkan dalam optimasi pembangkit pada PT Sumber Rejeki Power dalam meminimasi penggunaan bahan bakar dari keterbatasan pembangkit yang dimiliki dan Excel’s Solver dapat membantu proses perhitungan minimasi bahan bakar secara cepat dan akurat sehingga penggunaan minimal bahan bakar yang diperoleh peneliti yaitu sebesar 133.843 Liter, dengan penggunaan sebelumnya 137.875 Liter dan didapatkan selisih sebesar 4032 Liter/hari.
ANALISIS PERHITUNGAN AUDIT ENERGI PADA SISTEM KELISTRIKAN GEDUNG ASRAMA UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA Bagus Saputra AB; Desi Maulidyawati; Nova Aryanto; Ahmad Jaya
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.3270

Abstract

The development of science and technology in the world has created many new innovations, including electronic equipment. The use of electronic devices in everyday life is very easy and effective. Along with technological developments and the magnitude of developments in the above sectors in the province of West Nusa Tenggara, the demand for electrical energy always increases every year. To overcome the wasteful use of energy which will result in an increase in electricity payments, energy efficiency must be carried out. The UTS Dormitory Building, as a middle-level consumer of electrical energy, needs to be analyzed to determine the level of energy consumption efficiency. The purpose of this study was to determine the Energy Consumption Intensity (IKE) in the kWh meter of the Sumbawa University of Technology dormitory and to determine the level of energy consumption and efficiency in the kWh meter of the Sumbawa University of Technology dormitory. The method used in this study was a mixed method (Mixed Method). Research, namely by combining the types of qualitative and quantitative methods. The results of the study obtained that the energy consumption intensity value each year in the kWh of the dormitory building is 12.89 kWh/m2/year. This value is included in the efficient category according to the ASEAN-USAID IKE value standard, namely for a hotel/apartment building the maximum is 300 kWh/m2/year. The value of energy consumption intensity (IKE) every year in kWh of dormitory buildings is included in the efficient criteria.
ANALISIS DAN EVALUASI KONSUMSI ENERGI LISTRIK DENGAN MENGAUDIT ENERGI DI AKADEMI KOMUNITAS OLAT MARAS Chairil Chairil Umam; Ahmad Jaya; Masyitah Aulia; Nova Aryanto
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.3273

Abstract

Konsumsi dan Distribusi Energi listrik pada suatu bangunan harus efisien. Akan tetapi, masih banyak bangunan yang tidak memenuhi tingkat efisien sesuai standar. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Diantara faktor tersebut ialah penggunaan tata pencahayaan dan tata udara yang tidak sesuai standar, Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM), yang merupakan konsumen energi listrik menengah, sekiranya perlu melakukan audit energi untuk mengetahui tingkat efisiensi konsumsi energi sesuai dengan SNI 6196:2011. Adapun tahap penelitian yang dilakukan pada penelitian ini ialah menganalisis dan mengevaluasi nilai intensitas konsumsi energi (IKE) dalam satu tahun atau satu bulan (pada ruangan ber-AC dan tidak ber-AC), serta melakukan analisis peluang penghematan energi pada sistem tata pencahayaan dan sistem tata udara. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode campuran (Mixed). Hasil penelitian diperoleh Intensitas Konsumsi Energi (IKE) pada Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM), sebesar 17,83 kWh/m²/tahun. Nilai tersebut tergolong sangat efisien menurut standar nilai IKE ASEAN-USAID. Berdasarkan data yang diperoleh, AKOM hanya memiliki satu ruangan ber-AC dengan nilai sebesar 16,37 kWh/m²/Bulan. Nilai tersebut memiliki kategori cukup efisien. Sedangkan untuk ruangan tak ber-AC rata rata diperoleh nilai sebesar 6,73 kWh/m²/Bulan. Nilai tersebut memiliki kategori cukup efisien menurut permen ESDM No. 12 tahun 2013. Akan tetapi, intensitas pencahayaan (lux) dan nilai BTU belum sesuai kebutuhan atau tidak sesuai standar.
PERENCANAAN ENERGI TERBARUKAN DI UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA PADA TAHUN 2042 MENGGUNAKAN PENDEKATAN LONG- RANGE ENERGY ALTERNATIVE PLANNING SYSTEM (LEAP) Aris Satria; Desi Maulidyawati; Muhammad Hidayatullah; Ahmad Jaya
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.3280

Abstract

Energi surya memiliki potensi yang sangat baik untuk diterapkan di wilayah Indonesia, mengingat wilayah Indonesia cukup luas dan berada di garis khatulistiwa sehingga intensitas mataharinya cukup stabil dengan rata-rata sekitar 4,8 kWh/m2 per hari di seluruh Indonesia. Dengan potensi energi surya yang cukup baik, maka dilakukanlah penelitian perecanaan energi surya di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) hingga 20 tahun kedepan dengan Simulasi menggunakan software Long-Range Alternative Planning System (LEAP).Metode eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini. Untuk metode perencanaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode end-use dan berfokus pada pengumpulan data kebutuhan energi listrik di UTS. Kemudian data di analisis untuk merencanakan penggunaan energi terbarukan di UTS menggunakan software LEAP. Kebutuhan energi listrik selama 20 tahun kedepan di gedung rektorat Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) pada skenario BAU sebesar 879.911 kWh, skenario 1 sebesar 1,942.879 kWh dan skenario 2 sebesar 2,362.618 kWh. 2Dari hasil Simulasi pada setiap skenario, maka diketahui bahwa dengan adanya PLTS dapat membantu mengurangi penggunaan energi dari PLN yang jika ditotalkan pada masing-masing skenario yaitu, skenario BAU sebesar 7,163.860 kWh. pada skenario 1 yaitu sebesar 5,316.856 kWh, sedangkan pada skenario 2 pengeluaran bahan bakar yang didapatkan yaitu sebesar 4,387.383 kWh.
APLIKASI SOFTWARE LEAP PADA PERKIRAAN KEBUTUHAN BEBAN LISTRIK DI WILAYAH LOMBOK TIMUR: APLIKASI SOFTWARE LEAP PADA PERKIRAAN KEBUTUHAN BEBAN LISTRIK DI WILAYAH LOMBOK TIMUR Muhammad Hidayatullah; Yogi Wardana; Ahmad Jaya; Indra Darmawan
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.4184

Abstract

Penyediaan energi listrik yang memadai dan tepat sasaran menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan pembangunan daerah, baik sektor industri, pelayanan publik, bisnis, maupun peningkatan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan kebutuhan beban energi listrik di Kabupaten Lombok Timur menggunakan perangkat lunak LEAP (Long-range Energy Alternatives Planning System) dengan pendekatan permodelan end-use. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan pemodelan pada aplikasi LEAP dengan mempertimbangkan dua skenario, yaitu skenario baseline dan skenario 1. Skenario baseline merupakan kondisi masa depan berdasarkan kecenderungan yang sudah terjadi, sedangkan skenario 1 merupakan skenario alternatif dengan menon-aktifkan PLTD Paokmotong. Hasil proyeksi menunjukkan bahwa permintaan energi listrik Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2035 untuk skenario baseline sebesar 98.109.736.388 MWh dan skenario 1 sebesar 93.609.274.785 MWh. Sektor rumah tangga menjadi sektor permintaan energi listrik yang dominan di setiap skenario. Pada skenario baseline, PLTD Paokmotong memiliki total pengeluaran bahan bakar tertinggi selama 13 tahun sebesar 212.868 MWh, sedangkan pada skenario 1, setelah menon-aktifkan PLTD Paokmotong, pengeluaran bahan bakar pembangkit terbanyak dihasilkan dari PLTS. Penelitian ini memberikan gambaran tentang proyeksi kebutuhan energi listrik di Kabupaten Lombok Timur dan membandingkan dampak dari skenario baseline dengan skenario alternatif yang menon-aktifkan PLTD Paokmotong terhadap permintaan energi listrik dan pengeluaran bahan bakar pembangkit
RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN PINTU RUMAH MENGGUNAKAN INTERNET OF THINGS DAN BERBASIS ESP32-CAM: RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN PINTU RUMAH MENGGUNAKAN INTERNET OF THINGS DAN BERBASIS ESP32-CAM Muhamad Taufan; Muhammad Hidayatullah; Ahmad Jaya; Nova Aryanto
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.4355

Abstract

Perumahan yang ada di Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara barat (NTB) semakin bertambah terutama untuk jenis/tipe Subsidi dan Komersil. Dari tipe perumahan ini, kualitas bahan dan kemanan akses pintu tentu menjadi hal yang sangat sensitive dan rawan bagi pencurian maupun penjarahan. Apalagi lokasi perumahan yang berada dipinggiran kota sering ditinggal oleh pemilik yang berkegiatan diluar rumah atau bahkan luar kota untuk kebutuhan bekerja atau liburan mengakibatkan tingkat keamanan rumah menjadi rentan. Ditambah lagi oleh kondisi keamanan komplek perumahan yang tidak disertai security 24 jam, sehingga akan meningkatkan aksi pencurian/penjarahan rumah dan akibatnya pemilik mengalami kerugian atas kehilangan barang-barang berharga dalam rumah. Untuk mencegah kasus kejahatan pencurian ini perlu dilakukan peningkatan sistem keamanan terutama pada bagian pintu rumah. Sehingga untuk mengatasi permasalahan perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang Rancang Bangun Sistem Keamanan Pintu Rumah Menggunakan Internet of Things dan Berbasis Esp32-Cam yang bertujuan dapat meningkatkan keamanan pada rumah. ESP32 CAM akan memotret orang/objek melalui perintah deteksi sensor Passive Infra Red (PIR) dan dikirim berupa gambar, secara otomatis pada telegram sebagai notifikasi. Arduino uno sebagai pengendali solenoid kunci pintu melalui telegram bot dan pengendali akses manual menggunakan keypad 4x4. Diharapkan dari perancangan alat ini dapat meningkatkan keamanan pada pintu perumahan disekitar kabupaten Sumbawa.