Abdul Wahab Abdi
FKIP UNSYIAH

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

HUBUNGAN SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 18 KOTA BANDA ACEH Amelia Zahara; Muhammad Yusuf Harun; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikap merupakan suatu kecenderungan sesorang individu dalama merespon suatu objek, sikap spiritual merupakan suatu kepercayaan akan ada sesuatu yang lebih agung pada diri sendiri, sikap sosial merupakan sikap yang ada pada sekelompok orang yang menjadi perhatian seluruh anggota kelompok tersebut. Pembahasan mengenai sikap merupakan cakupan KI_1 dan KI-2 pada Kurikulum 2013. Adapun issue yang diangkat dalam penelitian yaitu, apakah terdapat adanya kemungkinan hubungan positif dan signifikan mengenai antara sikap spiritual siswa dan sikap sosial siswa dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini untuk dapat tahu hubungan posisitif dan signifikan antara sikap spiritual siswa dan sikap sosial siswa dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh. Objek populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh dengan total 104 siswa. Pengambilan sampel secara random sampling menggunakan teknik Slovin dan jumlah sampel dengan banyak 51 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dengan koefisien korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil koefisien korelasi ganda di peroleh sebesar 0,05 pada kategori cukup kuat dengan koefisien determinasi (r2) = 25%. Hasil uji signifikansi juga menentukan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung =8,12 dan Ftabel = 3,19 pada taraf signifikansi (α) 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = (51-2-1), maka Fhitung Ftabel sehingga Ha diterima. Berdasarkan ketentuan ini disimpulkan, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sikap spiritual siswa dan sikap sosial siswa dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh.
HUBUNGAN PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X LAB SCHOOL BANDA ACEH Miftahul Jannah; Abdul Wahab Abdi; Muhammad Yusuf Harun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.088 KB)

Abstract

Penggunaan sumber belajar dalam proses pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Perkembangan jaman dan kemajuan teknologi dan informasi menjadikan internet sebagai salah satu sumber belajar serta kebutuhan bagi bagi anak, dalam hal ini adalah bila pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin maka ini akan menjadi faktor pendukung dalam meningkatkan hasil belajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas X. Populasi dalam penelitian ini adalah 27 orang siswa kelas X IPA 4. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan soal tes. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi serial. Hasil pengolahan data dalam penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi yang diperoleh yaitu 0,7703 berada pada kategori kuat, dan uji signifikasi sebagai pembuktian hipotesis dengan menggunakan rumus uji-t, nilai t hitung yang diperoleh sebesar 9,250 sedangkan t tabel sebesar 1,708. Hal ini menunjukkan nilai t hitung  lebih besar dari dari nilai t tabel maka Ha  diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas X lab school Banda Aceh.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMPN 16 BANDA ACEH . Zulfahmi; Abdul Wahab Abdi; Daska Aziz
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.541 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Peningkatkan hasil belajar IPS terpadu, (2) Aktivitas guru dan peserta didik, (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) Respon peserta didik terhadap. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VIII-4 SMPN 16 Banda Aceh yang terdiri atas 27 peserta didik. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, tes dan angket. Pengumpulan data menggunakan lembar pre-test dan post-test, lembar pengamatan aktivitas, keterampilan dan angket respon peserta didik. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan: (1) Ketuntasan individual siklus pertama 70%, siklus kedua meningkat menjadi 81%, dan pada siklus ketiga menjadi 93%. Ketuntasan klasikal mengalami peningkatan, siklus pertama 50%, pada siklus kedua meningkat menjadi 70% dan pada siklus ketiga menjadi 90%, (2) Aktivitas guru dan peserta didik mengalami peningkatan, pada siklus pertama 3 aktivitas yang tuntas, pada siklus kedua 6 aktivitas yang tuntas dan pada siklus ketiga 8 aktivitas yang tuntas dari 8 aktivitas keseluruhan, (3) Keterampilan guru mengalami peningkatan, siklus pertama mendapat skor 2,49 kategori sedang, siklus kedua 2,69 kategori baik dan pada siklus ketiga mencapai skor 3,29 kategori baik, (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran cenderung positif, 93 persen mengatakan model pembelajaran masih baru, 89 persen mengatakan model pembelajaran menarik, 85 persen mengatakan memahami materi, 85 persen mengatakan materi pembelajaran menarik, 93 persen mengatakan berminat mengikuti pembelajaran selanjutnya dan 89 persen mengatakan model TGT dengan media TTS dapat memperjelas pemahaman materi. Jadi, penerapan model kooperatif tipe TGT dengan media TTS dapat meningkatkan hasil belajar IPS terpadu kelas VIII-4 SMPN 16 Banda Aceh
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EARTH SCIENCE COMMUNITY DAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN ENVIRONMENTAL LEARNING DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH . Mukhlisah; Abdul Wahab Abdi; Dyah Rahmani Purnomowati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.485 KB)

Abstract

Keefektifan proses pembelajaran dapat ditingkatkan apabila guru dapat memilih model pembelajaran yang tepat  sehingga peserta didik dapat termotivasi untuk belajar, dengan demikian dapat meningkatkan hasil belajarnya. Model pembelajaran merupakan rancangan dasar bagi seorang guru tentang cara melaksanakan pembelajaran secara bertanggung jawab. Salah satu model pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran ialah model pembelajaran earth science community dan environmental learning. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran earth science community lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran earth science community lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran Geografi  di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 90 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas XI-IS 2 sebanyak 26 siswa dan kelas XI-IS 3 sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji t. Hasil pengolahan  data  penelitian  diperoleh  thitung = 4,13 dan ttabel = 1,68 padataraf signifikansi 5% dengan peluang 0,95 dan dk = 49, berarti thitung ttabel, sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar geografi pokok bahasan mitigasi dan adaptasi penanggulangan bencana alam yang menggunakan model pembelajaran earth science community lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran geogarafi di SMA Negeri 5 Banda Aceh
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA LECTORA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 16 BANDA ACEH . Khairunnas; Abdul Wahab Abdi; M. Yusuf Harun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.124 KB)

Abstract

Metode demonstrasi adalah suatu metode mengajar seorang pengajar atau orang lain bahkan murid dengan cara memperlihatkan suatu proses melakukan atau jalannya sesuatu. Lectora adalah alat pembelajaran elektronik juga dikenal sebagai perangkat lunak authoring, digunakan untuk membuat kursus pelatihan online maupun offline, penilaian dan presentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Kegiatan guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) Respon siswa pada metode demonstrasi  berbantuan media lectora. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh yang berjumlah 31 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan memakai instrumen pembelajaran. Materi pembelajaran dalam penelitian ini adalah fungsi dan peran sumber daya alam. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Persentase ketuntasan individual meningkat dari 23 siswa yang tuntas pada siklus I, 27 siswa tuntas pada siklus II dan 29 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% pada siklus I, 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari siklus I sampai dengan siklus III, pada siklus I dari 9 aktivitas 4 aktivitas yang belum tuntas, 2 aktivitas pada siklus II, dan pada siklus ke III semua aktivitas telah tuntas; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,62 pada siklus I dengan kategori baik, skor 3,13 pada siklus II dengan kategori baik dan 3,53 pada siklus III dengan kategori sangat baik; (4) Respon siswa, terhadap metode demonstrasi berbantuan media lectora dikatagorikan baik dengan persentase 87%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IS-1 SMA NEGERI 8 BANDA ACEH Yayah Rodyah; Alamsyah Taher; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725 KB)

Abstract

Model pembelajaran learning cycle 7e merupakan model pembelajaran yang memusatkan perhatian siswa sehingga merangsang peserta didik untuk belajar. Audiovisual merupakan media berupa alat yang menggabungkan pengunaan suara dan penglihatan dalam pembelajaran. Dalam penelitian ini yang menjadi rumusan masalah  bagaimana peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran serta respon siswa terhadap model pembelajaran.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran learning cycle 7e berbantuan media audiovisual. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IS-1 SMA Negeri 8 Banda Aceh yang berjumlah 25 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 18 siswa yang tuntas pada siklus I dan 24 siswa tuntas pada siklus II, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 60% pada siklus I dan 90% pada siklus II; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2 pada siklus I dengan kategori sedang dan skor 2,9 pada siklus II dengan kategori baik; (4) Respon siswa, terhadap model pembelajaran learning cycle 7e berbantuan media audiovisual dapat dikatakan baik. 96% dari 25 siswa berpendapat  bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran learning cycle 7e berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN POSTER COMMENT PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA KELAS X IS DI SMA NEGERI 1 NAGAN RAYA NAGAN RAYA Sri Arimbi Ningsih; Abdul Wahab Abdi; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.558 KB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar Geografi dengan model pembelajaran Picture And Picture lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Poster Comment terhadap peserta didik kelas X IS di SMA Negeri 1 Nagan Raya. Hipotesis penelitian adalah hasil belajar Geografi dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Poster Comment disekolah SMA Negeri 1 Nagan Raya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA yang berjumlah 214 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas X IS 1 sebanyak 26 peserta didik dan kelas X IS 2 sebanyak 24 peserta didik. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada peserta didik, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan  data  penelitian  diperoleh  thitung = 13,55 dan ttabel = 1,68 padataraf signifikansi 5% dengan dk = 48, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian yaitu hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Picture and Picture lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Poster Comment pada mata pelajaran geografi kelas X IS SMA Negeri 1 Nagan Raya. Kata Kunci : perbandingan, hasil belajar, Picture And Picture, Poster Comment, geografi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CO-OP CO-OP DENGAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII MTsN ANGKUP ACEH TENGAH . Irawati; . Hasmunir; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.809 KB)

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe Co-op Co-op mengizinkan siswa untuk bekerja sama dalam kelompok kecil, pertama untuk kemajuan pemahaman mereka mengenai diri mereka sendiri dan berbagi pemahaman dengan teman-teman sebayanya, Co-op Co-op lebih mementingkan keterlibatan siswa sehingga siswa dapat berinteraksi dengan kelompoknya. Video merupakan bahan pembelajaran tampak dengar (audio visual) yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan/materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Co-op Co-op dengan media video. Subjek dan objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-2 MTsN Angkup Aceh Tengah yang berjumlah 26 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dan lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan individual pada siklus I 65%, pada siklus II 84% dan pada siklus III 96%. Ketuntasan klasikal pada siklus pertama 50%, pada siklus kedua 70% dan pada siklus ketiga 90%, aktivitas guru dan siswa dari siklus I sampai siklus III telah terjadi perubahan lebih baik dan sudah dikategorikan sesuai dengan standar waktu yang ditetapkan. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I memperoleh skor 2,6 dengan kategori baik, pada siklus II memperoleh skor 2,9 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,50 dengan kategori baik. Respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Co-op Co-op dengan media video dapat dikatakan baik, dengan persentase 96,2% dari 26 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Co-op Co-op  dengan media video dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE STAD MENGUNAKAN MEDIA ULAR TANGGA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARANGEOGRAFI SISWA KELAS XI IS MAN DARUL ULUM KOTA BANDA ACEH Arif Rachman; Abdul Wahab Abdi; Syamsul Bardi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.014 KB)

Abstract

Model pembelajaran koperatif tipe STAD merupakan model yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi di antara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran. Media ulartangga adalah sebuah permainan yang mengunakan dadu atau board game. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik;(2) Aktivitas guru dan peserta didik; (3)Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon peserta didik terhadap model pembelajaran koperatif tipe STAD berbantuan media ulartangga. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IS MAN Darul Ulum Kota Banda Aceh dengan jumlah 22 orang. Pengambilan data diambil dengan menggunakan instrumen pembelajaran. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Persentase ketuntasan individual meningkat dari 17 siswa yang tuntas pada siklus I, 19 siswa tuntas di siklus II, dan 21 tuntas pada siklus III, ketuntasan klasikal pun mengalami peningkatan dari 60% pada siklus I, 80% pada siklus II, dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,53 pada siklus I dengan kategori sedang, skor 3,00 di siklus II dengan kategori baik, dan 3,30 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Respon peserta didik, terhadap model pembelajaran koperatif tipe STAD berbantuan media ular tangga dapat dikatagorikan baik.
HUBUNGAN PENGGUNAAN YOUTUBE SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN KETERAMPILAN MEMBACA PETA DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 BANDA ACEH Cut Dina Oktavia; Abdul Wahab Abdi; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.223 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul hubungan penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi.  Populasinya adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh yg berjumlah 223 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling, sebanyak 20% dari populasi maka sampel berjumlah 45 siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket dan tes, data diolah dengan analisis korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil korelasi untuk masing-masing variabel menggunakan rumus Product Moment Pearson diperoleh , , dan . Artinya nilai hubungan paling tinggi terdapat pada . Selnjutnya untuk melihat hubungan ,  dengan  secara bersama-sama menggunakan rumus Korelasi Ganda diperoleh . Artinya terdapat korelasi sedang yaitu berada pada interval 0,40-0,599. Nilai koefisien determinasi ganda diperoleh sebesar 16,81% dan uji signifikansi diperoleh  atau 8 3,22. Penghitungan regresi linear berganda diperoleh nilai regresi . Berdasarkan hasil uji signifikansi maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis akhir penelitian ini terima , yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh, khususnya pada materi peta (kondisi geografis negara ASEAN).