Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP KUE SEUPET BIJI KLUWIH (Arthocarpus Communis) Wanu Suci Lestari; Izwani .; Laili Suhairi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kluwih merupakan salah satu hasil alam yang banyak tumbuh di daerah Aceh, terutama di desa Air Sialang, Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. biji kluwih belum dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, padahal biji kluwih tinggi akan karbohidrat (52 gr) dan dapat diolah menjadi berbagai macam makanan, salah satunya kue seupet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resep standar, karakteristik organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur), daya terima konsumen, kandungan gizi (karbohidrat, protein dan lemak), serta mutu simpan kue seupet biji kluwih. Metode yang digunakan yaitu eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah dengan uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh 7 orang narasumber dan uji penerimaan (Hedonic Scale) kepada 30 orang panelis konsumen. Data uji pengamatan dianalisis dengan menentukan nilai rata-rata dari total nilai narasumber. Data uji penerimaan menggunakan analisis varian (anava) satu jalur dari narasumber dan konsumen. Hasil analisis data dari narasumber dan konsumen menunjukkan bahwa kue seupet biji kluwih (RA1) memperoleh nilai yang tinggi dengan nilai rata-rata dari segi warna (3,86), aroma (3,8), rasa (3,83) dan tekstur (3,56). Nilai gizi pada perlakuan pertama (RA1) yaitu Karbohidrat 65,30%, lemak 8,495%, dan protein 4,61%, dengan daya simpan 8 minggu. Hasil hipotesis diterima H1 karena ada perbedaan karakteristik organoleptik dan daya terima konsumen antara kue seupet kontrol dengan kue seupet penambahan biji kluwih. Resep standar kue seupet biji kluwih (RA1) yaitu 150 gr tepung beras, 100 gr tepung terigu, 50 gr biji kluwih, gula 100 gr, 350 ml santan, 30 gr telur, 3 gr garam, dan 2 gr vanili. Total kalori kue seupet biji kluwih (RA1) 315,375 kkal.Kata Kunci: daya terima konsumen, kue seupet, biji kluwih.
Pengaruh Promosi Berbasis Media Sosial Terhadap Minat Beli Produk di Inkubator Bisnis Tata Boga Zuraini Mahyiddin; Laili Suhairi; Nurul Faudiah; Sabrina Mahfuzah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12313

Abstract

Pada era digital saat ini media sosial memegang peran penting dalam strategi pemasaran. Promosi media sosial sebagai salah satu startegi pemasaran memiliki potensi tinggi karena keterjangkauannya yang lebih luas terhadap pelanggan. Promosi berbasis sosial media merupakan salah satu jenis promosi yang dilakukan oleh Inkubator Bisnis Tata boga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi promosi berbasis media sosial dan kemudian mengetahui bagaimana minat beli produk di Inkubator Bisnis Tata Boga serta melakukan analisis apakah terdapat pengaruh promosi berbasis media sosial terhadap minat beli Produk di Inkubator Bisnis Tata Boga. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan Kuantitatif dengan penyajian secara deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah pengguna aktif media sosial yang pernah melihat konten promosi dari media sosial Inkubator Bisnis Tata Boga sebanyak 77 orang responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh promosi berbasis media sosial pada kategori sedang sebanyak 67,5%, kategori rendah 16,9%, dan kategori tinggi 15.6%. sedangkan pada minat beli produk di Inkubator bisnis Tata Boga kategori sedang sebanyak 66.2%, Kategori tinggi 19,5%, dan kategori rendah 14,3%. Hasil data menggunakan uji t menunjukkan nilai signifikasi berada pada angka 0.000 < 0.005 dan thitung lebih besar dari ttabel (8,343 > 3,467) yang mengartikan terdapat pengaruh, sehingga bisa disimpulkan bahw Ha diterima dan Ho ditolak, maksudnya terdapat pengaruh variabel promosi media sosial terhadap minat beli produk di Inkubator Bisnis Tata Boga.
Analysis of entrepreneurial readiness of family welfare education study program students concentrating in culinary arts Yuli Heirina Hamid; Fadhilah Fadhilah; Laili Suhairi; Yuri Gagarin; Abdullah Abdullah
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 13 No. 3 (2023)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v13i3.54483

Abstract

Research on student readiness for entrepreneurship is very important to understand how to enter the business world better. This study aims to describe the entrepreneurial readiness of students of the Family Welfare Education Study Program specializing in Culinary Arts at Syiah Kuala University. This type of research is descriptive quantitative. The study population was 150, with a sample of 100 students. The sampling technique used is proportional random sampling. Data collection was done using a questionnaire that was tested for validity and reliability. Data were analyzed through descriptive analysis using the assessment categorization method based on the average score and percentage assessment. The results concluded that the entrepreneurial readiness of students is in the moderate category. This study shows that the personality, motivation, skills, and knowledge of students are not sufficient to foster entrepreneurial readiness, especially in the Family Welfare Education Study Program specialization in Culinary Arts, Syiah Kuala University. This research will make a new contribution to the academic literature related to student entrepreneurial readiness, especially in the context of the Family Welfare Education Study Program with a concentration in Catering, by enriching our understanding of the factors that influence student readiness to run a business in the culinary field.