Taat Kurnita Yeniningsih
Dosen FKIP Universitas Syiah Kuala

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA DINI Husna Asmanidar; Bahrun .; Rosmiati .; Taat Kurnita Yeniningsih; Dina Amalia; Rahmatun Nessa; Sitti Muliya Rizka
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: The Development of Religious and Moral Values, Snakes and Ladders Game, Children Early AgeIdeally, early childhood children aged 5-6 years have development of their religious and moral values, especially getting to know the various religions in Indonesia, which include knowing the religion they follow, knowing places of worship and religious holidays in Indonesia. However, the reality on the ground is that there are still early childhood children aged 5-6 years who have not developed their religious and moral values. This is due to the lack of learning media in increasing the development of religious and moral values in early childhood. Based on these problems, researchers are interested in developing learning media in the form of snake and ladder media. This study aims to develop snake and ladder as a medium of learning in increasing the development of religious and moral values for early childhood aged 5-6 years. The type of research used is the type of research and development by Thiagaradjan with the initial concept development in this study consisting of definition, design and development. Data collection in this study was carried out through observation, literature study and validation questionnaire sheets from media experts and material experts. The results of the snake and ladder media validation on media experts obtained a final score of 96% with a very valid category, instruments and validation on material experts obtained a score of 98% with a very valid category. Based on the results of validation by media expert and material expert, it can be concluded that the snake and ladder media developed is very valid to be used as a learning medium in increasing the development of religious and moral values for early childhood. This research was carried out only up to the internal validation stage, for the external validation stage it will be carried out at the next research level.ABSTRAK. Idealnya anak usia dini usia 5-6 tahun telah berkembang dengan baik perkembangan nilai agama dan moralnya terlebih mengenal ragam agama di Indonesia yang meliputi, mengenal agama yang dianut, mengenal tempat-tempat ibadah dan hari-hari besar agama di Indonesia. Namun kenyataan di lapangan masih ditemukan anak usia dini yang berusia 5-6 tahun yang belum berkembang nilai agama dan moralnya ini disebabkan karena kurangnya media pembelajaran dalam meningkatkan perkembangan nilai agama dan moral pada anak usia dini. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti tertarik untuk mengembangkan media pembelajaran berupa media ular tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ular tangga sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini yang berusia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pengembangan (Research and Development) oleh Thiagaradjan dengan pengembangan konsep awal pada penelitian ini terdiri dari pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, studi literatur dan angket validasi dari ahli media dan ahli materi. Hasil validasi media ular tangga pada ahli media memperoleh skor akhir sebesar 96% dengan katagori sangat valid, instrumen dan validasi pada ahli materi memperoleh skor sebesar 98% dengan katagori sangat valid. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli media dan ahli materi, maka dapat disimpulkan bahwa media ular tangga yang dikembangkan sangat valid untuk dijadikan sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan perkembangan nilai agama dan moral bagi anak usia dini. Penelitian ini dilakukan hanya sampai pada tahap validasi internal, untuk tahap validasi eksternal akan dilakukan pada jenjang penelitian selanjutnya.Kata Kunci: Perkembangan Nilai Agama dan Moral, Permainan Ular Tangga, Anak Usia Dini
PENGEMBANGAN BUSY BOOK UNTUK KEGIATAN BERMAIN POLA ANAK USIA 5-6 TAHUN Fani Wirdah; Yuhasriati .; Siti Naila Fauzia; Taat Kurnita Yeniningsih; Sitti Muliya Rizka
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Busy Book, Pattern Play Activities This study aims to produce a valid busy book for pattern play activities for children aged 5-6 years. This research uses the research and development method by Thiagarajan. Data was collected through observation, literature study, and media validation by material experts and media experts. Data processing was carried out in a quantitative descriptive manner, namely by analyzing the overall results of the media validation instrument from material experts and media experts, then calculating the results of the media validation analysis. The results showed that a valid busy book media contained repetitive patterns of play activities, growth patterns, and symmetrical patterns. Repeating patterns include patterns based on color, based on shape, and based on size. The growth pattern includes color gradation/degradation, small to large, large to small, short to long, long to short, a little to a lot, a lot to a little. Symmetrical patterns include symmetrical patterns based on color, based on shape, and based on size. The busy book media is made from interlining cloth, cotton cloth, flannel cloth, tile cloth, wooden clothespins, buttons, beads, and ropes. This media measures 31x21 cm. The busy book media that was developed was declared valid for playing activities for children aged 5-6 years. This is based on the results of media validation by material experts with valid assessments and the results of media validation are also valid assessments. This research was only carried out until the media validation stage, for the product trial stage and the distribution stage it will be carried out in further research.Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan busy book yang valid untuk kegiatan bermain pola anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) oleh Thiagarajan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi literatur, dan validasi media oleh ahli materi dan ahli media. Pengolahan data dilakukan  secara deskriptif kuantitatif, yaitu dengan analisis keseluruhan hasil instrumen validasi media dari ahli materi dan ahli media, kemudian dilakukan perhitungan hasil analisis validasi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media busy book yang valid berisikan kegiatan bermain pola berulang, pola tumbuh, dan pola simetris. Pola berulang meliputi pola pengulangan berdasarkan warna, berdasarkan bentuk, dan berdasarkan ukuran. Pola tumbuh meliputi gradasi/degradasi warna, kecil ke besar, besar ke kecil, pendek ke panjang, panjang ke pendek, sedikit menjadi banyak, banyak menjadi sedikit. Pola simetris meliputi pola simetris berdasarkan warna, berdasarkan bentuk, dan berdasarkan ukuran. Media busy book dibuat dari kain interlining, kain katun, kain flanel, kain tile, jepitan kayu, kancing, manik-manik, dan tali kur. Media ini berukuran 31x21 cm. Media busy book yang dikembangkan dinyatakan valid untuk kegiatan bermain pola anak usia 5-6 tahun. Hal ini berdasarkan hasil validasi media oleh ahli materi memperoleh kriteria penilaian valid dan hasil validasi media oleh ahli media juga memperoleh kriteria penilaian valid. Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap validasi media, untuk tahap uji coba produk dan tahap penyebaran akan dilakukan pada penelitian selanjutnya. Kata Kunci: Busy Book, Kegiatan Bermain Pola
MENGEMBANGKAN KOGNITIF ANAK MELALUI PEMBELAJARAN DARING DI PAUD NUR MISHQI ACEH BESAR Fittria .; Taat Kurnita Yeniningsih; Rosmiati .; Rahmatun Nessa; Rahmi .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Cognitive Development, Online Learning, Early ChildhoodThe cognitive development to in this study referred a development that needs to be developed from an early age. The research question in this study is how of process of implementing online learning to develop children's cognitive at preschool Nur Mishqi Aceh Besar. This study aims to develop the cognitive development of children aged 4-5 years through online learning during the Covid-19 pandemic. This study used the qualitative approach with a descriptive method. The research was conducted at preschool Nur Mishqi. The subjects in this study were 2 teachers and 3 parents in group A of preschool Nur Mishqi. The data collection techniques in this study were field observation and also interview. The data analysis technique was carried out in three stages, namely reducing data, presenting data, and drawing conclusions. From the results of research carried out the process of implementing online learning to implement and develop children's cognitive is the lack of cooperation between teachers and parents during learning at home to develop children's cognitive by using materials around their homes. The conclusion from this study is that in developing children's cognitive through online learning, it must be more active and there must be collaboration between teachers and parents at home so that children's cognitive development can develop according to their age, even though they are not in school during this pandemic.Abstrak: Mengembangkan kognitif yang dimaksud dalam penelitian ini adalah suatu perkembangan yang perlu dikembangkan sejak dini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pelaksanaan pembelajaran daring untuk mengembangkan kognitif anak di PAUD Nur Mishqi Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kognitif anak usia 4-5 tahun melalui pembelajaran daring selama pademi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di  PAUD Nur Mishqi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yaitu 2 orang guru PAUD Nur Mishqi dan 3 orang tua kelompok A. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi lapangan dan juga wawancara dengan guru serta orang tua kelompok A. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Dari hasil penelitian yang dilaksanakan proses pelaksanaan pembelajaran daring untuk menerapkan dan  mengembangkan kognitif anak adalah  kurangnya kerjasama antara guru dan orang tua selama belajar di rumah untuk mengembangkan kognitif anak dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar rumahnya. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dalam  mengembangkan kognitif anak melalui pembelajaran daring harus lebih aktif lagi serta ada kerjasama antara guru dan orang tua di rumah supaya perkembangan kognitif anak dapat berkembang sesuai usianya, walaupun tidak bersekolah semasa pandemi ini.Kata kunci: Mengembangkan  Kognitif,  Pembelajaran Daring, Anak Usia Dini
UPAYA GURU DALAM MENDUKUNG AKTIVITAS BELAJAR PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI TK AISYIYAH MERDUATI KOTA BANDA ACEH Wirdatul Jannah; Taat Kurnita Yeniningsih; Rahmi .; Israwati .; Rosmiati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Teacher's effort, learning activity, Covid-19 pandemicThis study aims to find out about the efforts of teachers in supporting children's learning activities during the Covid-19 pandemic at TK Aisyiyah Merduati, Banda Aceh. This study uses a qualitative method that is phenomenological and described descriptively. The subjects of this study were the principal, 1 teacher of class A, and 3 teachers of class B. The research was conducted in Meduati, Kuta Raja District, Banda Aceh. Data obtained through observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out in three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the efforts of teachers to support learning activities during the Covid-19 pandemic at TK Aisyiyah Merduati, Banda Aceh, with efforts for children to be able to watch TV on TVRI broadcasts in the form of educational broadcasts for children prepared by the government, home visits, creative teaching, study in the mosque, and make video calls to help children with learning activities problems. Learning activities during the Covid-19 pandemic are carried out remotely using the whatsApp application that is part of the whatsApp class A1, B1, B2, and B3 groups. The implementation of learning activities during the Covid-19 pandemic that was carried out included opening activities, core activities, and closing activities. Evaluation of children's learning activities containing an assessment of the results of children's activities is sent via video, photos, and voicenotes and is used as the basis for daily, weekly, monthly, and end-of- semester assessments. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang upaya guru dalam mendukung aktivitas belajar anak pada masa pandemi Covid-19 di TK Aisyiyah Merduati Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat fenomenologi dan dijabarkan secara deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, 1 Guru kelas A, dan 3 Guru kelas B. Penelitian dilakukan di Gampong Meduati Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya guru dalam mendukung aktivitas belajar pada masa pandemi Covid- 19 di TK Aisyiyah Merduati Kota Banda Aceh dengan upaya anak dapat menonton TV di siaran. TVRI berupa siaran edukasi untuk anak yang dipersiapkan oleh pemeintah, home visit, mengajar dengan kreatif, belajar di mesjid, dan melakukan panggilan video untuk membantu anak dalam permasalahan aktivitas belajarnya. Aktivitas belajar pada masa pandemi Covid-19 dilakukan dengan jarak jauh menggunakan aplikasi WhatsApp yang bergabung dalam group WhatsApp Kelas A1, B1, B2, dan B3. Pelaksanaan aktivitas belajar pada masa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan meliputi kegiatan pembukaan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Evaluasi aktivitas belajar anak yang berisi penilaian terhadap hasil kegiatan anak dikirim melalui video, foto, dan voicenote dan digunakan sebagai dasar penilaian harian, mingguan, bulanan, dan akhir semester.Kata Kunci: Upaya Guru, Aktivitas Belajar, Pandemi Covid-19
MENGEMBANGKAN KECERDASAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERNYANYI DI TK AL-AZHAR SIEM KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR Wina Fajrina; Israwati .; Taat Kurnita Yeniningsih; Yuhasriati .; Rosmiati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: intelligence, language, singing methods, early childhoodThis research aims to improve the ingenuity of children aged 4-5 years through the method of singing in Al-Azhar Kindergarten Siem Darussalam Aceh Besar District. The subjects of this study were kindergarten A children aged 4-5 years which amounted to 6 children consisting of 3 boys and 3 girls. The method used in this study is the singing method. Data collection techniques using observation techniques on each cycle are analyzed descriptively qualitatively with a class action research approach. The results of the analysis of this study data showed that language intelligence in cycleS I to cycle II in this study saw an increase in cycle II, 2 children developed very well (BSB), 3 children developed as expected (BSH) and 1 child began to develop (MB). It can be concluded that early childhood language intelligence through singing methods based on this study is said to be successfully improved because in the implementation of singing, language skills are given to children starting at classical times, introducing new songs, singing together and performing movements at the time of singing, all activities are carried out by children, teachers as facilitators who give more direction when children are mistaken in singing so as to unwittingly sing. The child has been able to speak well, i.e. the child is able to repeat simple sentences, answer simple questions, mention known words and retell songs that have been heard, in order to achieve the end goal together, carried out with pleasure and without compulsion. Singing methods are recommended to be applied in learning in order to improve language intelligence in children.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk  meningkatkan kecerdasan berbahasa anak usia 4-5  tahun melalui metode bernyanyi di TK Al-Azhar Siem Kecamatan Darussalam Aceh Besar. Subjek penelitian ini adalah anak TK A usia  4-5 tahun yang berjumlah 6 orang anak  yang terdiri atas 3 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. Metode yang digunakan  dalam penelitian ini adalah metode bernyanyi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi pada setiap siklus dianalisis  secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan kelas. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan berbahasa pada siklus I sampai siklus II dalam penelitian ini  terjadi peningkatan hal ini terlihat pada siklus II, 2 orang anak berkembang sangat baik (BSB), 3 orang anak berkembang sesuai harapan (BSH) dan 1 orang anak mulai berkembang (MB). Dapat disimpulkan bahwa kecerdasan berbahasa  anak usia dini melalui metode bernyanyi berdasarkan penelitian ini dikatakan berhasil ditingkatkan dengan baik karena dalam pelaksanaan bernyanyi, kemampuan berbahasa diberikan kepada  anak mulai pada saat klasikal, mengenalkan lagu baru, bernyanyi bersama dan melakukan  gerakan pada saat bernyanyi, semua kegiatan dilakukan oleh anak, guru sebagai fasilitator yang lebih banyak memberikan arahan ketika anak keliru  dalam bernyanyi sehingga tanpa disadari anak telah mampu berbahasa dengan baik, yaitu anak mampu  mengulang kalimat sederhana, menjawab pertanyaan sederhana, menyebutkan kata-kata yang dikenal dan menceritakan kembali lagu yang pernah didengar, dalam rangka mencapai tujuan akhir bersama, terlaksana dengan menyenangkan dan tanpa paksaan. Metode bernyanyi disarankan diterapkan dalam pembelajaran agar dapat meningkatkan kecerdasan berbahasa pada anak.
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN ANAK USIA 5-6 TAHUN Nadia Shinta; Bahrun .; Rosmiati .; Taat Kurnita Yeniningsih; Khoiriyah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Parenting Pattern, Discipline Character,Early ChildhoodParenting style is the treatment of parents towards children in guiding, directing, nurturing, training which is manifested in the form of discipline, giving examples, compassion, punishment, rewards, and leader ship in the family through words and actions parent. This study aims to determine the parenting applied by parents in form the disciplined character of children aged 5-6 years in Leubang village. Approach used in this study is aqualitative approach with the type of descriptive research. Subjectin In this study 3 mothers who work as coconut peeler workers who have children aged 5-6 years in Leubang village. The object of this research is the parenting style of parents in shaping the character of discipline in children.The data collection techniques used are observations and interviews. The data analysis techniques used in this study are data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed  that the pattern of Parenting applied by parents in shaping the character of discipline in children is more dominant using democratic parenting. R1 and R2 apply democratic parentingin form the character of discipline in children. R1 and R2 give children time freedom inactivities,supervising children's activities, giving rewards when children succeed in do something and not give physical punishment to the child.  R3 applies parenting democratic and in certain situations apply authoritarian parenting. R3 oversees activities what the child does, giving rewards when the child succeeds in doing something, provide physical punishment when a child makes a mistake and limit the child' stimein activity. Abstrak. Pola asuh orang tua merupakan perlakuan orang tua terhadap anak dalam membimbing, mengarahkan, mengasuh, melatih yang terwujud dalam bentuk pendisiplinan, pemberian tauladan, kasih sayang, hukuman, ganjaran, dan kepemimpinan dalam keluarga melalui ucapan-ucapan dan tindakan-tindakan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan orang tua dalam membentuk karakter disiplin anak usia 5-6 tahun di desa Leubang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini 3 ibu yang berkerja sebagai buruh pengupas kulit kelapa yang memiliki anak usia 5-6 tahun di desa Leubang. Objek dalam penelitian ini adalah pola asuh orang tua dalam membentuk karakter disiplin pada anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua dalam membentuk karakter disiplin pada anak lebih dominan menggunakan pola pengasuhan demokratis. R1 dan R2 menerapkan pola asuh demokratis dalam membentuk karakter disiplin pada anak. R1 dan R2 memberi kebebasan waktu kepada anak dalam beraktifitas, mengawasi kegiatan anak, memberikan penghargaan saat anak berhasil dalam melakukan sesuatu dan tidak memberikan hukuman fisik kepada anak. R3 menerapkan pola asuh demokratis dan pada situasi tertentu menerapkan pola asuh otoriter. R3 mengawasi kegiatan yang dilakukan anak, memberikan penghargaan saat anak berhasil dalam melakukan sesuatu, memberikan hukuman fisik ketika anak melakukan kesalahan serta membatasi waktu anak dalam beraktivitas.Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Karakter Disiplin, Anak Usia Dini
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE BERMAIN PERAN DI TK IT PERMATA SUNNAH, BANDA ACEH Nadia .; Israwati .; Rahmatun Nessa; Bahrun .; Taat Kurnita Yeniningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Social Emotional, Role Playing, Children Age 5-6 YearsThis research raises the issue of how to improve the social emotional abilities of children aged 5-6 years which is carried out at Permata Sunnah IT Kindergarten, Lamnyong Hamlet, Rukoh Village, Syiah Kuala District, Banda Aceh City? This study aims to determine the improvement of children's social emotional abilities with role playing activities at Permata Sunnah Kindergarten IT. This research uses Classroom Action Research (CAR) with a qualitative descriptive approach. Data was collected by means of observation and performance techniques. The subjects in this study were 12 children aged 5-6 years who attended TK IT Permata Sunnah Banda Aceh. The data analysis technique in this study is a qualitative descriptive technique. The results showed that the role playing method can improve the social emotional abilities of children aged 5-6 years at TKIT Permata Sunnah. This is proven by the results of research that has been carried out in cycle II. The results in the first cycle obtained the ability of children with the criteria of developing as expected (BSH) 6 people and developing very well 3 children. These results still have not reached the criteria for completeness and the second cycle is carried out and there is an increase in children's social emotional abilities, namely children with the ability to begin to develop (MB) 1 child, developing according to expectations (BSH) 3 people and developing very well (BSB) increasing to 8 children. The second cycle has reached the criteria for completeness. It can be concluded that role playing can improve the socio-emotional abilities of children aged 5-6 years in TK IT Permata Sunnah and it can be seen that children are able to share, cooperate, tolerate, and communicate well between peers.Abstrak: Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun yang di lakukan di TK IT Permata Sunnah, Dusun Lamnyong Desa Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan sosial emosional anak dengan kegiatan bermain peran di TK IT Permata Sunnah. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan unjuk kerja. Subjek dalam penelitian ini adalah 12 anak yang berusia 5-6 tahun yang bersekolah di TK IT Permata Sunnah Banda Aceh. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan social emosional anak usia 5-6 tahun di TKIT Permata Sunnah. Hal ini terbukti dengan hasil Penelitian yang telah dilakukan dengan II siklus. Hasil pada siklus I memperoleh kemampuan anak dengan kriteria berkemang sesuai harapan (BSH) 6 orang dan berkembang sangat baik 3 orang anak. Hasil ini masih belum mencapai kriteria ketuntasan dan dilakukan siklus ke II dan terjadi peningkatan kemampuan social emosional anak yaitu anak dengan kemampuan mulai berkembang (MB) 1 orang anak, berkembang sesuai harapan (BSH) 3 orang dan berkembang sangat baik (BSB) bertambah menjadi 8 orang anak. Siklus ke II sudah mencapai kriteria ketuntasan. Dapat di simpulkan dengan bermain peran dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di TK IT Permata Sunnah dan terlihat bahwa anak sudah mampu saling berbagi, bekerjasama, bertoleransi, dan berkomunikasi dengan baik antara teman sebaya. Kata Kunci : Sosial Emosional, Bermain Peran, Anak Usia Dini
KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN NILAI AGAMA MORAL ANAK USIA DINI DI PERUMNAS UJUNG BATEE ACEH BESAR Yolanda Mairisa; Israwati .; Siti Naila Fauzia; Taat Kurnita Yeniningsih; Yuhasriati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Parental involvement, Moral religious values, Early ChildhoodThe purpose of this study was to determine parental involvement in the development of early childhood religious and moral values. This research is a case study qualitative research and described descriptively. Data collection techniques in this study were observation and interviews. The data analysis technique uses the Miles and Huberman model, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The subjects in this study were six, namely, both parents from the first family, both parents from the second family, and two children's Koranic teachers. The results of the study were accompanying, supporting and supervising. The results showed that the involvement of accompanying parents was observed to always accompany and accompany the development of their children's religious and moral values. This makes the development of children's religious and moral values develop very well. Then there is supportive involvement, where parents have an important role in the growth and development of children, the results of the study show that parents are very good at being the number one supporter of children and parents always provide motivation so that the development of children's moral religious values develops well. After that there was involvement in supervising, the results of the study observed that parents always supervise and pay attention to the development of children, especially in terms of the development of religious and moral values, as evidenced by parents who always ask the teacher for the development of their children.Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterlibatan orangtua dalam pengembangan nilai agama dan moral anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat studi kasus dan dijabarkan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini ada enam yaitu, kedua orangtua dari keluarga pertama, kedua orangtua dari keluarga kedua, dan dua orang guru ngaji anak. Hasil penelitian yaitu menemani, mendukung dan mengawasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan menemani ini orangtua teramati selalu menemani serta mendampingi perkembangan nilai agama dan moral anak-anaknya. Hal ini yang membuat perkembangan nilai agama dan moral anak berkembang sangat baik. Kemudian ada keterlibatan mendukung, dimana orangtua memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak, hasil penelitian menunjukan bahwa orangtua sudah sangat baik untuk menjadi pendukung nomor satu anak dan orangtua selalu memberi motivasi agar perkembangan nilai agama moral anak berkembang dengan baik. Setelahnya ada keterlibatan mengawasi, hasil penelitian teramati bahwa orangtua selalu mengawasi serta memperhatikan perkembangan anak terutama dalam hal perkembangan nilai agama dan moralnya, terbukti dari orangtua yang selalu menanyakan perkembagan anak pada guru ngaji.Kata Kunci: Keterlibatan Orangtua, Nilai Agama Moral, Anak Usia Dini
POLA ASUH ORANG TUA DALAM BUDAYA SUKU ANEUK JAMEE DI KECAMATAN LABUHAN HAJI TENGAH Nurul Fitria Sukma; Taat Kurnita Yeniningsih; Dina Amalia; Bahrun .; Khoiriyah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Religious and Moral Education, Parenting ParentingThis study aims to find out how the parenting style of the Aneuk Jamee tribe in Gampong Tengah Baru, Labuhan Haji Tengah District. This research uses a qualitative approach with the type of case study research. The research subjects were three mothers with children aged 5-6 years in the new Middle Village. Data collection techniques in the form of observation and interviews. Data were analyzed using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the parenting patterns applied by the three mothers were (1) democratic parenting and (2) authoritarian parenting (3) permissive parenting, they used the three parenting styles depending on the atmosphere and circumstances, there are times when they apply parenting democratic, authoritarian or permissive. The parents of this Aneuk Jamee tribal family apply religious and moral education to their 4-year-old child. At this age, parents have taken their children to Balee Seumeubeut to take part in religious activities such as the Koran. In addition to delivering to Balee Seumeubet, parents also teach about religion and morals at home, such as teaching before eating to pray, teaching children how to pray and teaching prayer readings. Parents also provide direction to children when they want to carry out religion, and get children to carry out religious activities, such as reciting the Qur’anAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua dalam budaya suku Aneuk Jamee di Gampong Tengah Baru, Kecamatan Labuhan Haji Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah tiga orang ibu yang memiliki anak usia 5-6 tahun di Gampong Tengah baru. Teknik pengumpulan data berupa observasi dam wawancara. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan oleh ketiga ibu tersebut adalah (1) pola asuh demokratis dan (2) pola asuh otoriter (3) pola asuh permisif, mereka menggunakan ketiga  pola asuh itu tergantung suasana dan keadaan, ada kalanya mereka menerapkan pola asuh demokratis, otoriter maupun permisif. Orang tua pada keluarga suku Aneuk Jamee ini menerapkan pendidikan agama dan moral pada anak usia 4 tahun. Pada usia ini orang tua sudah mengantarkan anak ke Balee Seumeubeut untuk mengikuti kegiatan keagamaan seperti, mengaji. Selain mengantarkan ke Balee Seumeubet orang tua juga mengajarkan tentang keagamaan dan moral di rumah, seperti mengajarkan sebelum makan berdoa, mengajarkan tata cara sholat kepada anak serta mengajarkan bacaan sholat. Orang tua juga memberikan arahan kepada anak ketika hendak melaksanakan keagamaan, serta membiasakan anak untuk melaksanakan kegiatan keagamaan, seperti mengaji.Kata Kunci: Pendidikan Agama dan Moral, Pola Asuh Orang Tua
UPAYA GURU DALAM MENGAJARKAN CARA MENCUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR UNTUK ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK CENDEKIA TUNGKOP ACEH BESAR Renda Oktavia; Taat Kurnita Yeniningsih; Rosmiati .; Yuhasriati .; Rahmatun Nessa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2023): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Teacher Effort, Good and Correct Hand Washing, Children Aged 4-5 Years Abstract. The teacher's efforts in this study are efforts made by teachers in teaching how to wash their hands properly and correctly for children aged 4-5 years. Hand washing is an important thing taught by teachers in implementing good habits and maintaining the health of children. This study aims to describe the efforts of teachers in teaching how to wash hands properly and correctly for children aged 4-5 years. This research uses a qualitative approach with phenomenological types and is described descriptively. The data was obtained through observation techniques, interviews and documentation to test the validity of the data that researchers found in the field. Data analysis using my Miles and Huberman models that are data reduction, data presentation, and conclusion draw. The subjects in this study were the school principal, teacher of class A1, teacher of class A2, and two parents of children in class A1 and children in class A1. The result of this study shows that the efforts of teachers in teaching how to wash hands properly and correctly for children aged 4-5 years old at Cendekia Tungkop Aceh Besar Kindergarten are to conduct the properly and correct and correct hand washing activities in daily lesson plan, use learning methods, stick posters on how to wash hands properly and correctly according to WHO standards, motivate, guide, and get used to the child washing hands well and properly. School support for the properly and correct hand washing activities at Cendekia Tungkop Aceh Besar Kindergarten is to implement a picket system, prepare special funds in providing tools and materials needed in washing hands properly and correctly, holding education to parents, and cooperating with district health center Darussalam. ABSTRAKUpaya guru dalam penelitian ini adalah usaha yang dilakukan oleh guru dalam mengajarkan cara mencuci tangan yang baik dan benar untuk anak usia 4-5 tahun. Mencuci tangan merupakan hal penting diajarkan oleh guru dalam menerapkan kebiasaan baik dan menjaga kesehatan diri anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya guru dalam mengajarkan cara mencuci tangan yang baik dan benar untuk anak usia 4-5 Tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi dan dijabarkan secara deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi untuk menguji keabsahan data yang ditemukan peneliti di lapangan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, 1 guru kelas A1, 1 guru kelas A2, dan 2 orang tua anak pada kelas A1 serta anak yang ada di kelas A1. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa upaya guru dalam mengajarkan cara mencuci tangan yang baik dan benar untuk anak usia 4-5 tahun di TK Cendekia Tungkop Aceh Besar yaitu memprogramkan kegiatan mencuci tangan yang baik dan benar di dalam RPPH, menggunakan metode pembelajaran, menempel poster cara mencuci tangan yang baik dan benar sesuai standar WHO, dan memotivasi, membimbing, dan membiasakan anak mencuci tangan yang baik dan benar. Dukungan sekolah terhadap kegiatan mencuci tangan yang baik dan benar di TK Cendekia Tungkop Aceh Besar yaitu melaksanakan sistem piket, menyiapkan dana khusus dalam menyediakan alat dan bahan yang di perlukan dalam mencuci tangan yang baik dan benar, mengadakan parenting kepada orang tua, dan berkerja sama dengan puskesmas Darussalam.Kata Kunci: Upaya Guru, Mencuci Tangan yang Baik dan Benar, Anak Usia 4-5 Tahun