Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The INFLUENCE OF FINANCIAL LITERACY, MOTIVATION, AND SOCIAL ENVIRONMENT ON SAVING DECISIONS: PENGARUH FINANCIAL LITERACY, MOTIVATION, DAN SOCIAL ENVIRONMENT TERHADAP KEPUTUSAN MENABUNG Risti Gusmirah; Rahmawati Azizah -; Syara Purnama Sari; Shafitranata Shafitranata
Jurnal Inovasi, Keuangan, Manajemen dan Akuntansi Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Infinity Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65894/joinfinity.v1i1.3

Abstract

Saving is one of the main points for building a profitable economy, this is because it can be useful as an emergency fund or to avoid unexpected expenses. The decision to save is a choice for many people in allocating their finances to whom, meaning that saving can be done by anyone, including students. The aim of this research is to examine the influence of financial literacy, motivation and social environment on savings decisions made by students in Bandar Lampung City. This research uses quantitative data, with a questionnaire distributed via Google Form. The amount of data used was 130 respondents. The sampling technique is probability sampling using simple random sampling. Multiple linear regression data analysis method using SPSS 26 software. The research results show that motivation and social environment have a significant effect on the decision to save, while financial literacy has no effect on the decision to save for students in Bandar Lampung City.
Dampak Organizational Citizenship Behavior, Job Insecurity, dan Role Overload terhadap Intensi Turnover Karyawan Generasi Z di Provinsi Lampung Anisa Putri Selfiani; Rahmawati Azizah; Ria Octavia; Shafitranata Shafitranata
Jurnal Inovasi, Keuangan, Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Infinity Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65894/joinfinity.v2i1.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak organizational citizenship behavior (OCB), job insecurity, dan role overload terhadap intensi turnover pada karyawan Generasi Z di Provinsi Lampung. Generasi ini dikenal cenderung lebih mudah untuk berpindah pekerjaan dibandingkan generasi sebelumnya, sehingga penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi niat mereka untuk keluar dari pekerjaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling, yaitu karyawan Generasi Z berdomisili di Lampung dan telah bekerja minimal enam bulan. Analisis dilakukan menggunakan partial least square (PLS) melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OCB tidak berdampak secara signifikan terhadap intensi turnover, sedangkan job insecurity dan role overload berdampak positif serta signifikan. Artinya, ketidakamanan kerja dan beban kerja berlebih dapat meningkatkan keinginan untuk mengundurkan diri dari perusahaan. Keterbatasan penelitian ini adalah ukuran sampel yang relatif kecil, sehingga belum mewakili seluruh wilayah yang ada di Provinsi Lampung.
Analisis Faktor-Faktor yang Menentukan Minat Generasi Z Menggunakan PayLater pada Aplikasi Shopee di Provinsi Lampung Sinta Hidayanti; Ria Octavia; Syara Purnama Sari; Shafitranata Shafitranata
Jurnal Inovasi, Keuangan, Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Infinity Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65894/joinfinity.v2i1.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat Generasi Z dalam menggunakan layanan Shopee PayLater serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan. Populasi dalam penelitian ini adalah Generasi Z di Provinsi Lampung dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Metode pengambilan sampel yaitu non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Data diolah dan dianalisis menggunakan software SPSS versi 25 untuk menguji karakteristik responden dan metode analisis data menggunakan uji Cochran Q Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang paling dominan memengaruhi minat generasi z menggunakan PayLater pada aplikasi Shopee, diperoleh 4 butir pernyataan yaitu menggunakan PayLater saat berbelanja di Shopee, memberikan kemudahan dalam bertransaksi, mengikuti perkembangan fitur ini melalui media sosial atau sumber lainnya, mencari informasi tentang promo menarik. Dari 4 atribut tersebut terdapat faktor yang paling dominan dalam menentukan minat generasi z menggunakan PayLater pada aplikasi Shopee di Provinsi Lampung yang menjawab Ya sebanyak 94 Responden terkait Shopee PayLater dalam memberikan kemudahan transaksi.
Peran Brand Image sebagai Moderasi pada Celebrity Endorser terhadap Keputusan Pembelian di Media Sosial Instagram Mutia Ulfa Chandra; Asri Winanti Madyoningrum; Arseta Yudha Lesmana; Shafitranata Shafitranata
Jurnal Inovasi, Keuangan, Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Infinity Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65894/joinfinity.v2i1.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh celebrity endorser dan brand image terhadap keputusan pembelian produk Nuface, serta peran brand image sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara celebrity endorser terhadap keputusan pembelian di media sosial Instagram. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 130 responden pengguna Instagram yang mengenal Fujianti Utami Putri sebagai celebrity endorser dan pernah menggunakan produk Nuface. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan bantuan software SmartPLS 4 dan SPSS 27. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana promosi dan peran figur publik dalam membentuk persepsi merek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa celebrity endorser dan brand image berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Nuface. Namun, brand image tidak terbukti memoderasi pengaruh celebrity endorser terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini terbatas pada responden pengguna Instagram dan konsumen produk Nuface, sehingga hasil penelitian ini hanya terbatas pada karakteristik responden yang diteliti. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel lain serta memperluas wilayah penelitian agar hasil yang diperoleh lebih komprehensif.
Pengaruh E-Trust, E-Satisfaction, dan E-Service Quality Terhadap E-Loyalty Bank BSI Bandar Lampung Feranika Fajarwati; Shafitranata; Arseta Yudha Lesmana; Rahmawati Azizah
Jurnal Inovasi, Keuangan, Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Infinity Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65894/joinfinity.v2i1.28

Abstract

Perkembangan layanan perbankan digital mengharuskan bank untuk memperkuat loyalitas nasabah melalui aplikasi mobile yang dapat diandalkan. Penelitian ini relevan menyusul diluncurkannya aplikasi Byond by BSI sebagai pengganti BSI Mobile pasca gangguan sistem pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-trust, e-satisfaction, dan e-service quality terhadap e-loyalty pada pengguna Byond by BSI di Bandar Lampung. Pendekatan eksplanatori kuantitatif digunakan dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan pada tahun 2024 dari 100 pengguna aplikasi aktif. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas elektronik (β = 0.397; t = 3.074; p < 0.050), dan kualitas layanan elektronik juga secara signifikan memengaruhi loyalitas elektronik (β = 0.357; t = 2.676; p < 0.050). Sebaliknya, e-trust menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap e-loyalty (t = 1.003; p > 0.050). Model ini menjelaskan 60,5% dari varians dalam e-loyalitas. Studi ini menyimpulkan bahwa kepuasan nasabah dan kualitas layanan elektronik merupakan faktor penentu utama loyalitas terhadap aplikasi perbankan digital Byond by BSI, sementara kepercayaan membutuhkan peningkatan strategis lebih lanjut.
Peran Content Marketing, Information Quality, dan E-Service Quality dalam Memengaruhi Customer Engagement Pengguna TikTok Shop di Lampung Afriani Nuraini; Shafitranata Shafitranata; Ria Octavia; Rahmawati Azizah
Jurnal Inovasi, Keuangan, Manajemen dan Akuntansi Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Infinity Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65894/joinfinity.v2i1.31

Abstract

Pertumbuhan layanan perbankan digital mengharuskan bank untuk memperkuat loyalitas nasabah melalui aplikasi mobile yang handal. Penelitian ini relevan dengan peluncuran aplikasi Byond by BSI sebagai pengganti BSI Mobile pasca gangguan sistem pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-trust, e-satisfaction, dan e-service quality terhadap e-loyalty pada pengguna Byond by BSI di Bandar Lampung. Pendekatan eksplanatori kuantitatif digunakan dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan pada tahun 2024 dari 100 pengguna aplikasi aktif. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap e-loyalty (β = 0,397; t = 3,074; p <0,050), dan e-service quality juga berpengaruh signifikan terhadap e-loyalty (β = 0,357; t = 2,676; p <0,050). Sebaliknya, e-trust menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap e-loyalty (t = 1.003; p > 0.050). Model ini menjelaskan 60,5% dari varians dalam e-loyalitas. Studi ini menyimpulkan bahwa kepuasan nasabah dan kualitas layanan elektronik merupakan faktor penentu utama loyalitas terhadap aplikasi perbankan digital Byond by BSI, sementara kepercayaan membutuhkan peningkatan strategis lebih lanjut.