Cucun Sutinah
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effect of Nature of Science (NoS) Explicit Learning Design on Students’ NoS Comprehension at Elementary School Cucun Sutinah; Ari Widodo
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 7, No 2 (2020): October 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i2.7167

Abstract

AbstractThis research aims to investigate the effect of Nature of Science (NoS) learning design implementation on students’ NoS comprehension. The research employed the pre-experimental method with one group of pretest and post-test design. The samples, selected by purposive sampling technique, were 34 fifth grade students at one public school in Bandung city. A Likert-scale questionnaire was used as the instrument for collecting the data. The data analysis employed a descriptive quantitative technique by independent sample t-tests with the assistance of SPSS and Microsoft Excel tools. The findings show that there was a significant increase from the scores in pretest and post-test as the significance score is 0.000 < α = 0.05. The average score in the post-test was higher than the score in the pretest, indicating that student’s NoS understanding improved. In terms of percentage, NoS comprehension aspects increased from 13% to 78%, then 91%.  The aspect with the highest increase was creativity (100%), whereas the aspect with the lowest increase was the socio and cultural embeddedness, with 87% increase. This research suggests that the implementation of the Nature of Science (NoS) explicit learning design has a significant effect on the students’ NoS comprehension.Keywords: learning design, nature of science, students’ NoS comprehension.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi desain pembelajaran Nature of Science (NoS) terhadap pemahaman NoS siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pra-eksperimen dengan one group pretest and posttest only design. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling, yaitu sebanyak 34 siswa kelas V di salah satu sekolah negeri di kota Bandung. Kuesioner skala likert digunakan sebagai instrumen untuk mengumpulkan data. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan uji independent sample t-tests berbantuan SPSS dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dari nilai pretest dan post-test, di mana nilai signifikansinya sebesar 0,000 <α = 0,05. Nilai rata-rata post-test lebih tinggi dari pada nilai pretest, yang menunjukkan bahwa pemahaman NoS siswa meningkat. Dari segi persentase, aspek pemahaman NoS meningkat dari 13% menjadi 78%, kemudian 91%. Aspek yang mengalami peningkatan tertinggi adalah kreativitas (100%), sedangkan aspek yang mengalami peningkatan terendah adalah keterikatan sosial dan budaya, yaitu sebesar 87%. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan desain pembelajaran eksplisit Nature of Science (NoS) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman NoS siswa.Kata kunci: desain pembelajaran, nature of science, pemahaman NoS siswa.
Pelatihan dan Asistensi Model Pembelajaran RADEC Untuk Guru Sekolah Dasar di Wilayah Priangan Timur Jawa Barat Wahyu Sopandi; Udin Syaefudin Sa’ud; Atep Sujana; Rendi Restiana Sukardi; Indra Suhendra; Yudi Yanuar; Cucun Sutinah; Fanny Sumirat
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 2 (2022): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v14i2.6453

Abstract

Penyelenggaraan pembelajaran saat ini menuntut para guru untuk dapat mempersiapkan berbagai keterampilan kepada siswa dalam mendukung tercapainya sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Untuk itu, pembelajaran di berbagai tingkat pendidikan khususnya jenjang sekolah dasar perlu mengalami pembaharuan, salah satunya yaitu kemampuan guru dalam merancang dan membuat perangkat pembelajaran yang dapat memberikan bekal dan melatih siswa untuk memiliki berbagai keterampilan sehingga mereka siap bersaing secara global. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil dari pelatihan dan asistensi model pembelajaran Read-Answer-Discuss-Explain-and Create (RADEC) terhadap guru-guru Sekolah Dasar yang berada di wilayah Priangan Timur Jawa Barat. Kegiatan pengabdian pada masayarakat melibatkan 12 guru sekolah dasar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Metodologi penelitain menggunakan pendekatan deskriptip kualitatif. Pengumpulan data penelitian menggunakan Google Drive. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa guru sekolah dasar mampu merancang dan membuat perangkat pembelajaran model pembelajaran RADEC berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), pertanyaan pra-pembelajaran dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), sehingga diharapkan guru-guru dapat mengimplementasikan perangkat pembelajaran yang dibuatnya di sekolah untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru.
Sustainable Awareness About Climate Change on Elementary School Pupils’ Perspective: What Wonderful Finding! Cucun Sutinah; Ari Widodo; Muslim Muslim; Ernawulan Syaodih
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 10, No 1 (2023): June 2023
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v10i1.13037

Abstract

AbstractClimate change is a serious issue that has become a global problem, so it needs to be responded to and handled immediately. This study aims to obtain an overview of elementary school students' ongoing awareness of climate change. Sustainable awareness is the basis for someone to change their behavior in controlling climate change. This type of research is ex post facto with descriptive quantitative methods used in this study. The instrument for exploring sustainable awareness data is a questionnaire containing 27 statement items that integrate aspects of knowledge, attitudes, and behavior, with environmental, social, and economic dimensions. The questionnaire uses a Likert scale of 1-4, with the choices of strongly agree, agree, disagree and strongly disagree. Respondents were 467 grade 4 elementary school students in the city of Bandung, Indonesia. The questionnaire was filled out online via the Google form within one week. The data obtained was processed and analyzed descriptively quantitatively by calculating the average and percentage of each item, dimensions and aspects of sustainable awareness. The study results revealed that students have a high awareness of sustainability, especially regarding knowledge and environmental dimensions. The findings have implications for introducing students to other aspects and dimensions of sustainable awareness regarding climate change at the elementary school level.Keywords: sustainable awareness, climate change, elementary school students.AbstrakPerubahan iklim merupakan isu serius yang menjadi permasalahan global sehingga perlu direspon untuk segera ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kesadaran berkelanjutan siswa sekolah dasar akan perubahan iklim. Kesadaran berkelanjutan menjadi dasar untuk seseorang mengubah perilakunya dalam mengendalikan perubahan iklim. Jenis penelitian ex post facto dengan metode kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Instrumen untuk menggali data kesadaran berkelanjutan berupa angket yang berisi 27 item pernyataan yang merupakan integrasi aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku, dengan dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi. Angket menggunakan skala Likert 1-4, dengan pilihan sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Responden adalah 467 siswa kelas 4 sekolah dasar di Kota Bandung, Indonesia. Pengisian angket dilaksanakan secara daring melalui google form dalam kurun waktu satu minggu. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis secara kuantitatif deskritptif dengan menghitung rata-rata dan persentase setiap item, dimensi, dan aspek kesadaran berkelanjutan. Hasil penelitian mengungkap bahwa siswa memiliki kesadaran berkelanjutan yang tinggi, terutama pada aspek pengetahuan dan dimensi lingkungan. Temuan berimplikasi pada pentingnya mengenalkan siswa pada aspek dan dimensi lainnya dalam konsep kesadaran berkelanjutan terkait perubahan iklim pada jenjang sekolah dasar.Kata kunci: kesadaran berkelanjutan, perubahan iklim, siswa sekolah dasar.
Dapatkah Siswa Sekolah Dasar Mengambil Keputusan terkait Perubahan iklim? Sebuah Penelitian Deskriptif Cucun Sutinah; ari widodo; Muslim; ernawulan syaodih
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 2 (2023): juni
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v6i2.5401

Abstract

One of the reasons why climate change is a contentious socioscientific topic is the swift advancement of research and technology. Based on sound judgment, controlling climate change becomes an urgent matter. This study intends to gain an overview of the factual circumstances of elementary school pupils' decision-making skills with reference to the subject of combating climate change. Descriptive quantitative research methodology is employed. The test is a multiple-choice test with 10 questions that were created using criteria for rational decision-making. 612 pupils at ten public elementary schools in the city of Bandung took the test offline. Descriptive statistics were used to assess the data and categorize it in accordance with the rationale for decision-making. The study's findings show that judgments about climate change are difficult for elementary school pupils to make. Most of their decisions are made using intuitive principles. This study has implications for the significance of discussing climate change with elementary school pupils and having them practice making critical decisions.