Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Antara Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja dengan Profesionalisme Guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Sutisna Sutisna; Yuyun Elizabeth Patras; Rhini Fatmasari
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5582

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami faktor-faktor yang mempengaruhi profesionalisme guru, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis: (1) Hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. (2) Hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. (3) Hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan korelasional. Sampel penelitian sejumlah 98 orang guru yang diperoleh secara acak proporsional. Instrumen penelitian menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Terdapat hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,504. Sedangkan koefisien determinasi = 0,254, artinya adalah 25,4% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh disiplin kerja. (2) Terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,540. Sedangkan koefisien determinasi = 0,292, artinya adalah 29,2% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh motivasi kerja. Dengan kata lain variabel motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 29,2% terhadap profesionalisme guru. (3) Terdapat hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,571. Sedangkan koefisien determinasi = 0,326, artinya adalah 32,6% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh disiplin kerja dan motivasi kerja. Dengan kata lain variabel disiplin kerja dan motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 32,6% terhadap profesionalisme guru
The Principal’s Leadership Management Strategy in Improving the Performance Quality of Educators and Educational Staff at State Elementary School 09, Bongan District, West Kutai Regency Kristianto Hari Setiono; Syamsuddin Mallala; Rhini Fatmasari
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): February
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i1.1035

Abstract

This study aims to examine in depth the principal’s leadership management strategy in improving the performance quality of educators and educational staff at State Elementary School 09, Bongan District, West Kutai Regency. A qualitative approach with a case study design was employed. The research focuses on the principal’s leadership management functions, including planning, organising, implementing, and supervising, as well as the performance quality of educators and educational staff, viewed from the aspects of work quality, quantity, timeliness, effectiveness, and independence. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation using purposive sampling involving the principal, teachers, and educational staff. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman. The findings indicate that the principal’s leadership management strategy has been implemented in a structured manner, although it has not yet been fully optimised. This condition is influenced by less systematic planning, suboptimal task organisation, and limited human resources and facilities. Nevertheless, the performance quality of educators and educational staff shows positive trends, particularly in work quality, effectiveness, and independence. Supporting factors include strengthening the principal’s leadership competence and professional development, while inhibiting factors include limited resources and challenges in communication and coordination.
Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Partisipasi Kerja Guru Di SD Muhammadiyah 1 Kecamatan Melak Kabupaten Kutai Barat Ilyas Ilyas; Syamsuddin Mallala; Rhini Fatmasari
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan partisipasi kerja guru, strategi kepala sekolah dalam meningkatkan partisipasi kerja guru, dan faktor yang mendukung dan menghambat kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan partisipasi kerja guru di SD Muhammadiyah 1 Melak kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung peningkatan partisipasi guru. Strategi meliputi pendekatan yang bersifat kolaboratif, partisipatif, serta pemberdayaan yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi guru dalam kegiatan sekolah perlu dilakukan. Faktor-faktor yang mendukung Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Partisipasi Kerja Guru di SD Muhammadiyah 1 Melak Kabupaten Kutai Barat, seperti komunikasi yang efektif, pemberdayaan, peningkatan partisipasi kerja guru secara signifikan. Sedangkan faktor penghambat seperti budaya sekolah yang kurang mendukung, beban kerja guru serta kurangnya motivasi dan penghargaan bagi guru.
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Banten Nana Sumarna; Nafan Tarihoran; Rhini Fatmasari
Ibtida'i Vol 13 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v13i1.12742

Abstract

Thematic learning in elementary schools requires instructional materials that are contextual and relevant to students’ daily lives. However, the materials currently used are generally national in scope and do not optimally incorporate local wisdom, resulting in less meaningful learning experiences. This study aims to develop thematic teaching materials based on the local wisdom of the Banten community and to examine their validity, practicality, and effectiveness. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model. The subjects of this study were 75 fifth-grade elementary school students. Data were collected through interviews, questionnaires, observations, and learning outcome tests. The results showed that the developed teaching materials significantly improved in quality, with validation scores increasing from 61% to 93%, indicating high validity. In addition, the materials were considered practical and effective in enhancing student engagement and learning outcomes. The findings imply that integrating local wisdom can foster more contextually relevant and meaningful learning.