Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PRAKTEK BANK SYARIAH DAN TANTANGANNYA Toto Suharto
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 5 No. 1 (2013)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v5i1.234

Abstract

Abstrak Sejak awal abad pertengahan hingga awal abad ke-20 konsep bank syariah yang berintikan kepada bagi hasil masih merupakan kajian akademis oleh para ilmuwan muslim, dalam hal ini lebih banyak para ekonom atau bankir yang meragukan sistem perbankan syariah dapat diterapkan dalam sistem perekonomian. Sementara itu perbankan konvensional yang kita kenal dewasa ini merupakan suatu proses evolusi dan uji coba yang telah berjalan dengan mapan selama berabad-abad dalam masyarakat. Dengan perjalanan waktu yang cukup panjang tersebut, maka tidaklah mengherankan apabila persepsi hampir sebagian besar masyarakat tertanam pengertian bahwa hanya terdapat satu sistem perbankan di dunia ini, yaitu sistem operasi bank dengan bunga. Pengertian bahwa bank akan terkait dengan suku bunga merupakan suatu pengertian definitif dalam dunia bisnis, dan merupakan kaidah akademik pada berbagai literatur para pakar ekonomi perbankan.Praktek bank syariah yang dikenal selama ini masih menyisakan berbagai persepsi yang beragam dari masyarakat khususnya di Indonesia. Masih banyak masyarakat yang memiliki persepsi yang belum tepat mengenai kegiatan usaha bank syariah. Secara visual dan analogis masyarakat banyak yang menafsirkan bank syariah sebagai bank konvensional dengan menggunakan bagi hasil dalam penghitungan kredit dan simpanan dana. Pandangan yang demikian dapat dipahami karena informasi dan publikasi mengenai kegiatan bank syariah sangat minim. Banyak tantangan yang dihadapi oleh bank syariah di masa yamg akan datang diataranya adalah Pengembangan kelembagaan, Sosialisasi dan promosi, Perluasan jaringan kantor, Peningkatan SDM,  Peningkatan Modal, dan Peningkatan pelayanan. Kata Kunci : Praktek Bank Syariah, Persepsi Masyarakat, Tantangan di masa depan.
PERSPEKTIF PENGASUH PESANTREN TERHADAP PEMAHAMAN BANK SYARI’AH DI KOTA CIREBON Toto Suharto
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 6 No. 1 (2014)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v6i1.257

Abstract

AbstrakPesantren merupakan salah satu jenis lembaga pendidikan Islâm tradisional di Indonesia yang dijadikan asset pendidikan genuine bangsa Indonesia yang mampu bertahan hidup ditengah-tengah modernitas yang mempunyai sub kultur yang unik dan khas. Salah satu keunikannya adalah indepensinya yang kuat sehingga menjadikan pesantren itu dapat menjadi salah satu contoh self governing school atau autonomous school di mana kyai dengan leluasa mengekspresikan ide-idenya dalam menjalankan semua aktifitas pesantren dengan tujuan utama meningkatkan kemampuan santri.Kendati sementara ini masih ada kelompok kyai yang bersikap pasif terhadap eksistensi dan praktik perbankan syariah, namun bersamaan dengan itu pula ternyata masih banyak komunitas kyai yang mau menerima kehadirannya selama praktik perbankan itu benar-benar sesuai dengan koridor syariah. Penelitian ini ingin melihat dan memaparkan bagaimana perspektif pengasuh pesantren terhadap pemahaman bank syariah di kota Cirebon. Dan ternyata dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi pengasuh pesantren terhadap keberadaan bank syariah khususnya dalam hal produk, prinsip dan operasional berpandangan yang berbeda-beda. Bahkan ada yang menganggap bahwa bank syariah masih sama dengan bank konvensional. Kata kunci : Pesantren, Perbankan syariah, Pandangan kyai, prinsip Syariah
Pemetaan Potensi Ekonomi Masyarakat Daerah 3T Berbasis Komoditas Unggulan di Desa Buningara Majalaengka Toto Suharto; Turasih Turasih; Suciyadi Ramdhani
Al-Takzim: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Pengabdian Masyarakat Berdampak dan Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/al-takzim.v2i1.7

Abstract

Transformasi pembangunan desa perlu didukung dengan perencanaan yang sesuai dengan potensi desa. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mendukung perencanaan pembangunan desa adalah dengan melakukan pemetaan potensi berdasarkan komoditas unggulannya. Pemetaan potensi desa berbasis komoditas unggulan mendorong potensi perekonomian desa tumbuh dan mendukung pendapatan asli desa. Dalam rangka mendukung akselerasi transformasi pembangunan di Desa Buninagara, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, dilaksanakan pendampingan pemetaan potensi desa berbasis komoditas unggulan. Tujuan kegiatan pendampingan ini adalah supaya Desa Buninagara memiliki perencanaan yang sesuai dengan potensinya. Output hasil kegiatan adalah tersusun data peta potensi desa berbasis komoditas unggulan, buku profil potensi desa berbasis komoditas unggulan, dan video profil desa. Metode kegiatan pendampingan dilakukan secara partisipatif melibatkan stakeholder pemerintah desa, masyarakat, lembaga kemasyarakatan, dan dampingan ahli. Pendekatan yang digunakan adalah Aset Based Community Develpoment (ABCD) atau pengembangan masyarakat berbasis aset yang dilaksanakan secara partisipatif.