Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI DAN PENGETAHUAN UNDANG-UNDANG NO.5 TAHUN 2011 TENTANG AKUNTAN PUBLIK TERHADAP MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (Studi Kasus Pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Islam Riau dan Universitas Lancang Kuning) Septi Indriyani; Nur Azlina; Devi Safitri
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2018): Wisuda Februari 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find and obtain empirical evidence about the factors that affect the interests of accounting students to follow PPAk. Respondents in this study are students majoring in accounting who are studying strata 1 at the University of Riau, UIN Sultan Syarif Kasim, Islamic University of Riau, and the University of Lancang Kuning. The method of determining the samples used in this study is purposive sampling, while the method of data collection using questionnaire method with the number of students who become the sample of this study is 93 students from four universities. This research is a quantitative model with data analysis method including validity test, reliability test, normality test, classical assumption test: heteroscedasticity and multicolinearity, determinant coefficient test and hypothesis test: t test using SPSS 21.00 for data processing. The results of this study indicate that career motivation, quality motivation, and knowledge of Law number 5 of 2011 on public accountants affect the interest of accounting students to follow PPAk. Meanwhile, economic motivation does not affect the interest of accounting students to follow the education of accounting professions.Keywords: interest, motivation, career motivation, quality motivation, economic motivation, knowledge of Law number 5 of 2011 on public accountant, interest to follow the education of accounting professions
Penggunaan model pembelajaran quick on the draw untuk meningkatkan keterampilan berpikir fluency pada pembelajaran IPS kelas iv sekolah dasar Septi Indriyani
Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 5 (2019): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v7i5.32788

Abstract

This research was a classroom action research which aimed to improve fluency thinking skills in Social Sciences lessons through used Quick on The Draw learning model for 4th grade of elementary school student at Surakarta on 2018/2019 academic year. The subjects of this research were class teacher and 28 students from 4th grade of elementary school student. The procedure of this research consisted of 3 cycles, each of that cycles had 4 stages, namely planning, action, observation, and reflection. Data collection of this research was done by interviewing, observing, fluency thinking skills tests, and document studies technique. Data validity used is content validity and triangulation technique. This research used interactive analysis (Miles and Huberman models) for data analysis. The results of the research after the action increased from initial condition was 65.68 (39%) to 78.46 (61%) in the first cycle, 87.21 (75%) in the second cycle, and 92.36 (86%) in the third cycle. Based on the results of this research, it was concluded that the fluency thinking skills of 4th grade elementary school students in social science leasson increased after the Quick on The Draw learning model was implemented.       Keywords: fluency thinking skills, social sciences lessons, Quick on The Draw learning model, elementary school
GURU DAN TEKNOLOGI DI ERA DIGITAL: TINJAUAN LITERATUR TENTANG ADAPTASI DAN INOVASI PEMBELAJARAN Robiatul Adawiyah; Septi Indriyani; Richa Ismatul Afifah; Izzatul Milarifa; Putri Vera Vinata; Ninis Fitriana
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/22rry034

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan dan menuntut guru untuk beradaptasi dengan paradigma pembelajaran yang baru. Guru tidak lagi berperan sebagai satu-satunya sumber pengetahuan, melainkan sebagai fasilitator dan inovator dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran guru dalam mengadaptasi dan mengimplementasikan teknologi sebagai inovasi pembelajaran di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa artikel jurnal, buku akademik, dan publikasi relevan yang membahas kompetensi digital guru, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta model-model pembelajaran inovatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguasaan kompetensi digital menjadi faktor kunci dalam keberhasilan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Inovasi seperti blended learning, flipped classroom, dan project-based learning berbasis teknologi terbukti mampu meningkatkan interaktivitas, kolaborasi, dan kemandirian belajar peserta didik. Namun demikian, implementasi teknologi dalam pendidikan masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain kesenjangan infrastruktur, keterbatasan kompetensi guru, serta isu etika dalam penggunaan teknologi.
MENUMBUHKAN JIWA SENI DAN MENINGKATKAN KREATIVITAS: PEMBUATAN BATIK JUMPUTAN KELAS 3 MI ISAMIYAH ATTANWIR Fatya Ainur Rosyida; Lailatul Maghfiroh; Septi Indriyani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a62j4m96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas serta menumbuhkan jiwa seni peserta didik melalui kegiatan pembuatan batik jumputan pada siswa kelas III di MI Islamiyah Attanwir yang dilaksanakan dalam program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Kegiatan pembelajaran dirancang dengan pendekatan praktik langsung agar peserta didik memperoleh pengalaman konkret dalam proses berkarya seni. Melalui metode ini, peserta didik diberi kesempatan untuk mengeksplorasi gagasan, menentukan motif, serta memadukan warna sesuai dengan imajinasi dan kreativitas masing-masing. Proses pembuatan batik jumputan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan motif, teknik pengikatan kain, dan proses pewarnaan hingga terbentuk pola yang unik dan beragam. Dalam pelaksanaan kegiatan PPL, mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang membimbing, mengarahkan, dan memberikan stimulus kreatif kepada peserta didik pada setiap tahapan kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta didik menjadi lebih antusias, percaya diri, dan mampu menghasilkan karya dengan variasi motif serta kombinasi warna yang beragam. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga menumbuhkan sikap mandiri, kemampuan bekerja sama, serta apresiasi terhadap seni dan budaya. Dengan demikian, pembuatan batik jumputan dalam program PPL terbukti efektif sebagai media pembelajaran seni dalam mengembangkan kreativitas dan menanamkan jiwa seni sejak usia dini.