Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Hubungan Karakteristik Sosial Demografi dengan Kepemilikan Jaminan Kesehatan Nasional pada Penduduk Lanjut Usia di Indonesia : Analisis Data Susenas Tahun 2019 Uray Cindy Hafinur; Pujiyanto Pujiyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.106 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.12029

Abstract

Perubahan demografi menunjukkan Indonesia secara bertahap menjadi masyarakat yang menua. Menurut Susenas 2019, jumlah penduduk usia 60 tahun atau lebih atau lanjut usia di Indonesia mencapai 25,7 juta jiwa atau sekitar 9,6 persen dari total penduduk. Capaian kepesertaan jaminan kesehatan masih jauh dari target pemerintah yaitu minimal 95 persen dari penduduk Indonesia. Salah satu tantangan dalam memenuhi target ini adalah masih relatif rendahnya kepesertaan jaminan kesehatan penduduk lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pencapaian cakupan kesehatan semesta di Indonesia dari sisi kepemilikan jaminan kesehatan penduduk lansia serta mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kepemilikan jaminan kesehatan penduduk lansia di Indonesia. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Susenas 2019. Data dianalisis secara bivariat dan multivariat dengan metode Binary Regression menggunakan model logit Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan signifikan dengan kepemilikan JKN pada penduduk lansia dengan nilai p value < 0,05 yaitu jenis kelamin, pendidikan terakhir, status perkawinan, tempat tinggal, akses internet, keluhan kesehatan, ketenagakerjaan, kepemilikan tabungan, gangguan komunikasi dan gangguan emosional. Variabel yang tidak berhubungan dengan kepemilikan JKN pada lansia dengan nilai p value > 0,05 adalah usia, gangguan mengurus diri sendiri dan gangguan konsentrasi.
Analisis Perencanaan Kebutuhan Obat Rawat Jalan Pasien JKN Terhadap Nilai Persediaan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X Nadia Alwainy; Pujiyanto Pujiyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.13329

Abstract

Perencanaan farmasi adalah kegiatan dimana kuantitas dan waktu pengadaan produk farmasi ditentukan berdasarkan hasil kegiatan seleksi untuk memastikan terpenuhinya kriteria jenis, jumlah, waktu dan efisiensi yang tepat. Perencanaan kurang baik mengakibatkan terjadinya kekosongan persediaan yang berdampak pada hutang obat pasien rawat jalan sebagaimana terjadi di RS X pada Trimester I tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perencanaan kebutuhan obat di instalasi farmasi rumah sakit X (IFRS), menghasilkan bukti komparasi efisiensi dan memberikan usulan perbaikan pemecahan masalah tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk menyusun model perencanaan persediaan farmasi dengan menggunakan metode konsumsi yang dikombinasikan dengan analisis ABC (Pareto). Dari perhitungan rencana kebutuhan obat didapatkan total biaya yang dikeluarkan RS X pada trimester 1 (48,06%) lebih tinggi dibandingkan dengan hasil perencanaan dengan metode konsumsi. Hasil analisis ABC juga menunjukan komposisi kelompok A 35 item dengan volume order 277.194 (82,44 %), kelompok B 28 item dengan volume order 43.316 (12,88%) dan kelompok C 77 item dengan volume order 15.719 (4,68 %). Hasil penerapan metode konsumsi dan analisis ABC dalam perencanaan dapat mengoptimalkan pengendalian persediaan obat, mengurangi biaya, dan mencegah kekosongan persediaan sehingga disarankan agar model ini diaplikasikan di IFRS X.