Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

TRUST AND RELATIONAL COMMITMENT IN REVIEW IN HIGHER EDUCATION MARKETING (Studies in the University High School Darul Ulum (Unipdu) Jombang) Maryati, Wiwik
Entrepreneur Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Entrepreneurship
Publisher : Entrepreneur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe success of the service organization for long term efforts encourage to be accepted the relationship marketing, the trust and the commitment role become the key factor in marketing. Unipdu is the service organization that provides the high education level. In this regard, the interesting phenomena to be searched is how far Unipdu can responds students trust by increasing relationship marketing for upgrading cognitive and emotional trust in order to get the commitment from university students. The purposes of this research are: 1. analyze the effects of cognitive trust for the emotional trust and analyze the effects of cognitive and emotional trust for commitment.This research is done by taking the sample of the last S1 degree program students of Unipdu Jombang who are attacking the thesis guidance. The main instrument is collecting the data by the questionnaire forms and it’s measured with likert scale with the data analysis method that used is regresion analysis. Finally, the cognitive trust has the positive effects and significant to the emotional trust. Cognitive and emotional trust has the positive effects and significant to the commitment.Key Words: cognitive trust, emotional trust, commitment, relationship marketingAbstrakKeberhasilan organisasi layanan untuk upaya jangka panjang mendorong untuk diterima pemasaran hubungan, kepercayaan dan peran komitmen menjadi faktor kunci dalam pemasaran. Unipdu adalah organisasi layanan yang menyediakan tingkat pendidikan tinggi. Dalam hal ini, fenomena menarik untuk ditelusuri adalah seberapa jauh Unipdu dapat merespon kepercayaan siswa dengan meningkatkan hubungan pemasaran untuk meningkatkan kepercayaan kognitif dan emosional untuk mendapatkan komitmen dari mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. menganalisis efek kognitif kepercayaan atas kepercayaan emosional dan menganalisis pengaruh kepercayaan kognitif dan emosional untuk penelitian commitment.This dilakukan dengan mengambil sampel dari S1 Program siswa terakhir dari Unipdu Jombang yang menyerang bimbingan tesis. Instrumen utama pengumpulan data dengan kuesioner dan bentuk-bentuk itu diukur dengan skala likert dengan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Akhirnya, kepercayaan kognitif memiliki efek positif dan signifikan terhadap kepercayaan emosional. Kepercayaan kognitif dan emosional memiliki efek positif dan signifikan terhadap komitmen.Kata Kunci: kognitif kepercayaan, kepercayaan emosional, komitmen, pemasaran hubungan
PELUANG BISNIS DI ERA DIGITAL BAGI GENERASI MUDA DALAM BERWIRAUSAHA: STRATEGI MENGUATKAN PEREKONOMIAN Wiwik Maryati; Ida Masriani
Jurnal MEBIS (Manajemen dan Bisnis) Vol 4 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/mebis.v4i2.62

Abstract

Era digital telah memberikan dampak bagi perkembangan kehidupan, diantaranya adalah kehidupan dunia usaha (bisnis). Tanpa modal besar dan tempatpun orang bisa menjalankan usaha dengan memanfaatkan teknologi melalui media sosial. Market place akan terbentuk dengan mudah melalui pemanfaatan teknologi tersebut. Fenomena ini disikapi dengan maraknya orang berbisnis online, tidak terkecuali di kalangan generasi muda. Jika di rumah saja dengan berbisnis online mereka dapat menghasilkan income, maka ini akan menjadikan mereka tidak akan berpikir untuk berburu menjadi PNS maupun urban ke kota atau ke luar negeri untuk mengais rejeki. Tentu saja ini berdampak pada terangkatnya perekonomian. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji strategi menguatkan perekonomian melalui peran teknologi digital dalam menciptakan peluang bisnis bagi generasi muda untuk berwirausaha. Penelitian dilakukan di Jombang dengan subyek penelitian mahasiswa yang juga berwirausaha. Metode kajian menggunakan kualitatif fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memberikan peluang terbangunnya wirausaha pada generasi muda. Dengan memanfaatkan media sosial mereka dapat menjalankan bisnis dan mempunyai penghasilan sehingga dapat mencukupi kebutuhan. Penelitian ini memberikan rekomendasi, agar perekonomian masyarakat terangkat sebaiknya ada program pelatihan melek teknologi pada generasi muda khususnya di pedesaan. Tujuannya agar generasi muda pedesaan juga melek teknologi yang dampaknya pada semakin banyaknya wirausaha, perekonomian juga terangkat.
The Role of Religiosity and Spirituality on Impulsive Buying Wiwik Maryati; Sri Hartini; Gancar Candra Premananto
al-Uqud : Journal of Islamic Economics Vol. 5 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.476 KB) | DOI: 10.26740/al-uqud.v5n1.p119-150

Abstract

This article aims to analyze religiosity and spirituality's roles to prevent the impulsivity of buying. Impulse buying is an irrational, unplanned, spontaneous buying behavior aimed to seek pleasure and emotional fulfillment. The research method is a literature study of journals related to religiosity and spirituality in customer decision making. The study results concluded that several factors cause impulsive buying, such as less self-control, hedonic lifestyle, and materialism. Furthermore, there are significant roles of religiosity and spirituality in encouraging robust self-regulation to prevent impulse buying. The higher a person's religiosity and spirituality, the better they build powerful self-control for impulse buying. This research is expected to contribute research in consumer behavior with an approach of religiosity and spirituality. 
Peran UKM dalam Memposisikan Produk Khas Daerah melalui Manajemen Image di Era Persaingan Global Wiwik Maryati
BISMA (Bisnis dan Manajemen) Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.791 KB) | DOI: 10.26740/bisma.v10n2.p134-144

Abstract

This study aimed to investigate the role of SMEs on local product positioning through image management in this current global competitive era. SMEs have played a role, particularly to local products to be globally well recognized as featured products. Jombang is one of region in East Java which has a lot of SMEs that has successfully produced various local products such as foods, beverage, handycrafts, and batik. For this far, a lot of their products have widely reached customers across the globe. However, some people remain unfamiliar with those local products, since many of the SMEs did their marketing indirectly. Therefore, it needs a management of image to build valuation and gain customers trust entirely. This present study applied a qualitative approach with case study as its research method by examining the conditions of SMEs in Jombang. The result showed that the SMEs played their role in positioning various local products in this current global competitive era through a management of image, both in brands and the SMEs. The management of image was conducted by communicating the marketing through various media, both electronic and non-electronic ones, in order to get better understanding about consumers. This present study, however, has limitation on the number of the entrepreneurs selected as the participants of this research. Thus, it is interesting for further studies to conduct their researches not only on limited particular enterprises, but more.
PELUANG BISNIS DI ERA DIGITAL BAGI GENERASI MUDA DALAM BERWIRAUSAHA: STRATEGI MENGUATKAN PEREKONOMIAN Wiwik Maryati; Ida Masriani
Jurnal Mebis Vol. 4 No. 2 (2019): December 2019
Publisher : Jurnal Mebis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital telah memberikan dampak bagi perkembangan kehidupan, diantaranyaadalah kehidupan dunia usaha (bisnis). Tanpa modal besar dan tempatpun orang bisamenjalankan usaha dengan memanfaatkan teknologi melalui media sosial. Market place akanterbentuk dengan mudah melalui pemanfaatan teknologi tersebut. Fenomena ini disikapi denganmaraknya orang berbisnis online, tidak terkecuali di kalangan generasi muda. Jika di rumah sajadengan berbisnis online mereka dapat menghasilkan income, maka ini akan menjadikan merekatidak akan berpikir untuk berburu menjadi PNS maupun urban ke kota atau ke luar negeri untukmengais rejeki. Tentu saja ini berdampak pada terangkatnya perekonomian. Tulisan inibertujuan untuk mengkaji strategi menguatkan perekonomian melalui peran teknologi digitaldalam menciptakan peluang bisnis bagi generasi muda untuk berwirausaha. Penelitian dilakukandi Jombang dengan subyek penelitian mahasiswa yang juga berwirausaha. Metode kajianmenggunakan kualitatif fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digitalmemberikan peluang terbangunnya wirausaha pada generasi muda. Dengan memanfaatkanmedia sosial mereka dapat menjalankan bisnis dan mempunyai penghasilan sehingga dapatmencukupi kebutuhan. Penelitian ini memberikan rekomendasi, agar perekonomian masyarakatterangkat sebaiknya ada program pelatihan melek teknologi pada generasi muda khususnya dipedesaan. Tujuannya agar generasi muda pedesaan juga melek teknologi yang dampaknya padasemakin banyaknya wirausaha, perekonomian juga terangkat.
PENGOLAHAN MENTIMUN DAN PEMASARAN DIGITAL SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI POTENSI MENUJU DESA MATRA Maryati, Wiwik; Suspahariati, Suspahariati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23399

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan program yang memberikan wawasan pada masyarakat yang berjumlah kurang lebih 25 orang terdiri dari ibu-ibu PKK maupun pelaku usaha rumahan (home industry) yang ada di desa Plandaan dalam pemanfaatan pengolahan sumber daya alam maupun pengoptimalan peran media sosial sebagai sarana pemasaran. Pelatihan pembuatan es timun dan pemasaran digital dipilih sebagai kegiatan karena bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat supaya mampu mendesain sebuah produk dengan memanfaatkan sumber daya alam yang pada akhirnya berfungsi sebagai sumber penghasilan. Selain itu masyarakat juga diedukasi mendesain kemasan produk yang marketable maupun strategi dalam memasarkan produk dengan media digital mengingat era saat ini konsumen akan lebih cepat menerima informasi produk melalui pemanfaatan media digital. Metode dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode survey dan keterlibatan partisipatif dengan masyarakat sasaran. Hasil dari kegiatan pelatihan pembuatan es timun, mendesain kemasan produk dan memasarkan produk melalui media sosial memberikan pemahaman bahwa dengan mengetahui potensi sumber daya desa dapat dioptimalkan menjadi sebuah produk yang bernilai jual dan saat ini promosi produk dapat dilakukan dengan mudah, terjangkau dan efektif yakni dengan peran media sosial. Kegiatan pelatihan tersebut juga mendapatkan respon antusias dari masyarakat sasaran baik dari kalangan pelaku usaha maupun ibu-ibu PKK.
Regulasi dan Kontrol Diri Pada Perilaku Konsumtif Santri Di Era Less Cash Society Susilawati, Ririn; Maryati, Wiwik; Faqih, Abdulah
Al Iqtishod: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ekonomi Islam Vol. 12 No. 1 (2024): Al Iqtishod: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah STAI Al-Azhar Menganti Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/qj2wh060

Abstract

At this time santri have become part of a non-cash society, or less cash society, one of which is the Sidogiri Pasuruan Islamic Boarding School students in East Java, who use electronic money with the Basmalah E-maal brand. In carrying out transactions every day in the Islamic boarding school environment, electronic money is not only used for administrative payments. Santri can also shop, and guardians of students can send money allotments via transfer to electronic money. With the convenience of this technology, it is necessary to have regulation and self-control so that students can control their consumption behavior in accordance with consumption limits in Islam. The purpose of this study was to determine regulation and self-control in the consumptive behavior of students in the less cash society era. This research uses a qualitative-descriptive approach. The data collection techniques used are observation, in-depth interviews, and documentation. The source triangulation in this study was the Basmalah Shop admin and the student guardians who became informants. The results of this study indicate that the self-regulation of students is supported by the Sidogiri Islamic Boarding School environment, which has a maximum spending limit policy and a mandatory savings program. Meanwhile, students' self-control can be assisted by budget constraints to reduce their expenses.
Platform Buku Warung dan Buku Kas Digital pada Usaha Ekonomi Kreatif Anggode Coffee Maryati, Wiwik; Shofiana, Dina Eka; Masriani, Ida
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.16844

Abstract

Background: Para pelaku usaha dituntut menyikapi perkembangan teknologi dengan melakukan manajemen perubahan berbasis digital pada aktivitas usahanya. Permasalahan Anggode coffee adalah lemahnya manajemen keuangan karena masih dikelola secara manual hanya terkait pencatatan keuangan masuk dan keluar saja sehingga sulit diketahui profit atau ruginya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pendampingan manajemen keuangan berbasis digital dengan menggunakan platform buku warung dan buku kas. Metode: Mitra kegiatan ada pelaku usaha Anggode Coffee dengan jumlah SDM yang diberikan pendampingan 10 orang. Metode yang digunakan dengan 5 tahapan yakni analisis kebutuhan mitra, pelatihan manajemen keuangan, pendampingan teknologi dan inovasi, evaluasi kegiatan dan pelaporan. Hasil: Hasil pelatihan dan pendampingan penggunaan teknologi platform buku warung dan buku kas menunjukkan hasil positif yakni antusiasme respon SDM Anggode yang diperlihatkan dari umpan balik mereka saat pelatihan. Demikian pula saat pendampingan mereka menunjukkan respon positif dengan ketanggapan dan kemudahan menerapkan teknologi yang diperlihatkan dari laporan keuangan secara digital pada bulan setelah diberikan pelatihan. Kesimpulan: Pelaku usaha Anggode sebaiknya pemanfaatan teknologi pada aktivitas usaha dapat terus dilakukan tidak hanya pada aktivitas manajemen keuangan saja, namun juga lainnya seperti pemasaran dan produksi.
The Implementation of AKHLAK Core Values in the Organizational Culture of PT. Sinergi Gula Nusantara PG. Djombang Baru Company Sa'diyah, Siti Nurhalimatus; Maryati, Wiwik
International Journal of Management and Business Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : International Research & Development for Human Beings (IRDH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64515/ijmb.v1i4.52

Abstract

The aim of this research is to increase students' insight, knowledge and skills through direct work experience in related agencies. The author's method of collecting data from fieldwork lectures is by interviewing related parties, namely direct interviews with HR staff as well as managers of AKHLAK Core Values ​​in PG. Djombang Baru and directly observe and carry out activities carried out by employees PG. Djombang Baru is a subsidiary of PT. SGN whose address is in Surabaya. PT SGN is included in the BUMN, which has established an organizational culture that must be implemented by all companies, including PG. New Djombang. This culture is known as core values, namely the principles or beliefs that form the basis of the ethics and behavior of an organization. To realize AKHLAK Core Values in the company's organizational culture, it is necessary to conduct socialization of AKHLAK Core values to all employees, Utilization of Moral Values for employees, Provide reward programs or incentives for employees, Maximizing a good and clear organizational culture by encouraging active participation in organizational culture activities, such as training, workshops, or social events, Improve corporate management governance based on consumer needs, Providing Corporate Social Responsibility funds to the community for social and economic empowerment programs, Optimizing the development of cultural awareness, and also Establish a communication forum between employees