Articles
Pengembangan Sistem Penukaran Tiket Suroboyo Bus Melalui Digitalisasi Pencatatan Penukaran Sampah Berbasis Android
Permata, Oktavia Ayu;
Amiroh, Khodijah;
Rullah, Auldy Ansya
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7 No 1
Publisher : Program Studi Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/jp.v7i1.43190
Suroboyo Bus merupakan salah satu moda transportasi umum yang disediakan oleh pemerintah Kota Surabaya. Suroboyo Bus memberikan fasilitas penukaran tiket dengan sampah botol plastik yang dibawa oleh penumpang. Botol – botol plastik yang sudah tidak terpakai dapat disimpan dan digunakan sebagai alat tukar pembelian tiket Suroboyo Bus. Selain moda tranportasi umum yang nyaman, untuk menarik animo penumpang diperlukan suatu sistem penukaran tiket yang atraktif dan mudah digunakan. Untuk itu penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem penukaran tiket Suroboyo Bus melalui digitalisasi penukaran tiket. Tanpa merubah esensi dari kehadiran Suroboyo Bus itu sendiri, proses penukaran sampah menjadi tiket dapat dilakukan dengan aturan penukaran yang sudah ada. Jika penukaran sampah botol plastik biasanya dilakukan di Halte Bungurasih, Halte Rajawali, dan di dalam Suroboyo Bus, penelitian kali ini membuat sebuah prototype sistem penukaran tiket menggunakan layanan operator pada halte yang ditentukan. Operator bertugas untuk mengkonversi jumlah sampah yang ditukar dengan sejumlah tiket melalui web. Web terhubung dengan database server sehingga jumlah tiket yang diperoleh dapat ditampilkan pada aplikasi android milik penumpang. Tiket elektronik yang terdapat pada aplikasi android dapat digunakan untuk naik Suroboyo Bus ketika penumpang telah melakukan scan kode QR yang terdapat pada Suroboyo Bus. Kode QR digunakan sebagai alat validasi tiket. Dengan kemudahan akses dan cara kerja yang sederhana diharapkan semakin banyak warga yang menggunakan Suroboyo Bus sebagai alat transportasi penunjang mobilitas sehingga dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kemacetan.
Tradeoff Transfer Informasi dan Energi pada Sistem Komunikasi Nirkabel yang Memanfaatkan Panen Energi
Oktavia Ayu Permata;
Wirawan Wirawan
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (499.953 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3338
Transfer informasi dan energi secara bersamaan melalui kanal nirkabel menawarkan keuntungan pada pengguna mobile. Akan tetapi desain receiver yang digunakan untuk memanen energi dari sinyal radio belum dapat mendekodekan carrier informasi secara langsung. Olehkarena itu diusulkan sebuah operasi umum pada receiver yang disebut Dynamic Power Splitting (DPS).DPS akan membagi sinyal terima dengan penyesuaian daya untuk panen energi dan dekoding informasi. Tipe dari arsitektur ini dinamakan tipe arsitekturreceiver pemisah.Dimana untuk panen energi akan dilakukan oleh receiver energi dan untuk dekoding informasi akan dilakukan oleh receiver informasi. Dua skema yang diusulkan pada DPS yaitu Time Switching (TS)dan Static Power Splitting (SPS). Tradeoff rate energi dari sistem dikarakteristikkan sebagai rate-energi region. Pada tugas akhir ini, diasumsikan untuk komunikasi link wireless point to point. Dari hasil simulasi diketahui bahwa besarnya noise konversi hasil perpindahan dari RF band ke baseband sangat mempengaruhi nilai rate energi. Untuk skema SPS, menghasilkan rate energi yang lebih optimal dibandingkan dengan skema TS. Pada sistem ini, tradeoff untuk informasi dan energi bisa dicapai dengan menggunakan asumsi dan parameter yang telah ditentukan.Pada receiver informasi, untuk dapat mendekodingkan informasi dengan kesalahan yang kecil diperlukan alokasi daya terima yang besar untuk mengimbangi noise konversi yang muncul setelah power splitter.
Analisis Kualitas Udara untuk Monitoring Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit
Khodijah Amiroh;
Oktavia Ayu Permata;
Farah Zakiyah Rahmanti
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 4, No 1 (2019): InfoTekJar September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (832.774 KB)
|
DOI: 10.30743/infotekjar.v4i1.1549
Kualitas udara merupakan faktor penting dalam kesehatan sanitasi rumah sakit.Rumah sakit merupakan instasi pelayanan kesehatan dengan inti kegitan promotive, preventif, kuratif, dan rehabilitative. Gas CO dan CO2 merupakan salah satu indikator dalam penilaian kesehatan lingkungan sanitasi rumah sakit sesuai dengan Kepmenkes 1204 tahun 2004. Alat monitoring yang dibuat fokus untuk melihat kondisi gas CO dan CO2 secara real-time. Analisis deskriptif dilakukan dengan menggunakan 10 parameter statistik. Selain analisis deksriptif juga menggunakan analisa histrogram. Hasil pengujian yang dilakukan pada tiga kondisi yakni kamar pasien, area parkir, dan pada ruang tunggu mendapat hasil yang bervariasi. Pada kamar pasien didapatkan hasil kualitas udara yang paling baik. Sedangkan pada area parkir mendapatkan hasil yang paling buruk. Pada area ruang tunggu rumah sakit hasil yang didapatkan kadar CO2 yang buruk. Alat pengukuran berdasarkan hasil kalibrasi mengalami error sebesar 15,11% untuk sensor CO dan 24,08% untuk 24,08%. Hasil pengujian pengiriman informasi dari mikrokontroller ke aplikasi meunjukkan hasil error sebesar 2,3%.
Pelatihan Pemanfaatan Tool Kolaborasi dan Pengolahan Data Online Bagi Seluruh Guru BK SMA/MA Kabupaten Situbondo
Oktavia Ayu Permata;
Khodijah Amiroh;
Bernadus Anggo Seno Aji;
Farah Zakiyah Rahmanti;
Pangestu Widodo;
Philip Tobianto Daely
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1234
Kemajuan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi diiringi dengan munculnya berbagai aplikasi yang dapat menunjang kemudahan dalam beraktivitas sehari – hari. Google sebagai salah satu penyedia produk dan layanan berbagai aplikasi menyediakan berbagai fitur yang dapat diakses oleh masyarakat luas seperti teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan. Tidak hanya untuk keperluan bisnis, Google juga merambah ke sektor pendidikan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan tool yang interaktif. Salah satunya melalui tool kolaborasi dan pengolahan data online yang menggunakan Google Sheets dan Google Forms. Melalui kedua tool tersebut civitas academia dapat saling berkolaborasi dan berinteraksi secara online. Namun kemajuan teknologi tidak akan ada manfaatnya jika masyarakat tidak bisa memanfaatkan atau menggunakan tool tersebut secara optimal. Untuk itu kegiatan pengabdian masyarakat ini dibuat dalam bentuk pelatihan dengan tema pemanfaatan tool kolaborasi dan pengolahan data online. Setelah melakukan survei terhadap masyarakat sasar sebelum kegiatan berlangsung, diketahui bahwa Google Sheets dan Google Forms masih minim penggunanya. Untuk itu diadakan pelatihan pemanfaatan tool kolaborasi dan pengolahan data online menggunakan Google Sheets dan Google Forms bagi seluruh Guru BK SMA/MA Kabupaten Situbondo untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas sistem pengajaran di sekolah. Dari hasil pelaksanaan diketahui bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan kompetensi Guru BK SMA/MA Kabupaten Situbondo yang dapat dilihat dari kemampuan mengoperasikan dan menggunakan Google Sheets dan Google Forms selama pelatihan dan setelahnya.
Efisiensi Energi Untuk Memperpanjang Lifetime Jaringan Sensor Nirkabel Menggunakan Algoritma LEACH
Oktavia Ayu Permata;
Khodijah Amiroh;
Farah Z Rahmanti
JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Journal Of Informatics and Computer
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/jiko.v3i1.1691
Efisiensi energi dalam transmisi dan pengumpulan data menjadi faktor penting dalam jaringan sensor nirkabel (WSN). Efisiensi energi berkaitan erat dengan lifetime jaringan. Aktifitas transmisi data merupakan hal yang membutuhkan energi paling besar pada jaringan WSN. Maka dibutuhkan suatu metode algoritma untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Dalam penelitian ini diusulkan metode yang berbasis algoritma LEACH untuk menentukan cluster head dan mengetahui energi yang tersisa pada masing – masing node. Cluster Head (CH) adalah suatu node pada WSN yang berperan sebagai leader yang akan mengakomodir data bagi seluruh anggota node (SN) dalam suatu jaringan. CH dipilih berdasarkan jarak. Idealnya CH memiliki jarak terpendek baik antar SN maupun Base Station (BS). Hal ini karena semakin panjang jarak akan semakin membutuhkan energi yang besar. Pemilihan CH tidak hanya dari segi jarak tetapi kandidat harus memiliki residual energy yang lebih besar dari rata - rata residual energy node lain. Semakin tinggi residual energy pada CH nodes, semakin menjamin kelangsungan lalu lintas data menuju base station. Untuk itu node dengan residual energy yang lebih besar memiliki probabilitas yang lebih tinggi untuk dijadikan CH node. Dalam penelitian ini, hasil dapat dinilai dari seberapa banyak node sensor yang mati, seberapa lama lifetime dari jaringan itu sendiri, total konsumsi energi dari metode routing protocol. Pemilihan Cluster Head yang tepat akan berpengaruh terhadap efektifitas kinerja WSN. Semakin efektif kinerja WSN akan berpengaruh besar terhadap lifetime jaringan mengingat sumber energi yang terbatas.
Analisis Kelayakan Desain Air Purifier pada Ruangan Tertutup Berbasis Internet of Things
Khodijah Amiroh;
Helmy Widyantara;
Oktavia Ayu Permata
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22441/incomtech.v12i1.14071
Kesehatan lingkungan perlu menjadi perhatian utama seperti polusi udara yang mengakibatkan pencemaran lingkungan. Saat ini, 90% orang beraktifitas pada ruangan tertutup. Banyaknya aktifitas seseorang dalam ruangan menjadikan kebersihan udara pada ruangan suatu hal yang penting karna berdampak langsung pada kesehatan manusia. Beberapa indikator penting antara lain kadar debu, kadar ethanol, gas CO, dan kelembaban udara. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahap mulai dari perancangan sistem, implementasi sistem, hingga melakukan analisis kelayakan sistem. Perancangan sistem dilakukan dengan membuat desain air purifier yang lebih ergonomis yang terdiri atas karbon, hepa filter, UV serta exhaust berbasis IoT. Design air purifier dan sistem kontrol otomatis yang dibuat diperlukan sebuah analisis kelayakan untuk mengetahui seberapa efektif prototipe yang telah dibuat. Sistem monitoring berbasis IoT dibuat dengan menggunakan Arduino ESP32 dan DHT 22 dengan menggunakan aplikasi mobile sebagai sistem monitoring. Implementasi sistem dilakukan dengan mencari bahan yang dapat dimanfaatkan dalam perancangan sistem dan dapat melindungi pancaran radiasi sinar uv tidak membahayakan lingkungan sekitar. Hasil dari uji kelayakan dilakukan terhadap air purifier pada laboratorium dinas provinsi jawa timur dengan menggunakan indikator gas CO, kadar debu, dan kadar etahanol di dalam udara. Hasil dari pengujian tersebut diketahui bahwa hasil perancangan air purifier dapat melakukan penurunan kadar CO hingga >82% dalam jangka waktu 15 menit. Kadar debu di udara mengalami penurunan hingga 63,81% dalam jangka waktu 50 menit serta penurunan kadar ethanol dalam udara sebesar 93,52%.
Pengenalan Pemrograman Perangkat Bergerak bagi Siswa SMA/SMK dalam Kegiatan Seminar Ilmiah Populer Online
Farah Zakiyah Rahmanti;
Bernadus Anggo Seno Aji;
Khodijah Amiroh;
Helmy Widyantara;
Oktavia Ayu Permata;
Ignatia Indreswari;
Muhammad Iqbal Maulana;
Muhammad Rafi Irzam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 3 (2022): JPMI - Juni 2022
Publisher : CV Infinite Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52436/1.jpmi.596
Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki latar belakang dimana kegiatan siswa SMA/SMK khususnya anak kelas XII di sekolah pada bulan Mei sudah tidak ada kegiatan akademik. Kegiatan siswa/SMK pada bulan Mei biasanya sedang mengikuti UTBK untuk melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya. Kegiatan ini bermaksud untuk memfasilitasi pengetahuan awal di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebelum siswa SMA/SMK masuk ke bangku perkuliahan. Program kegiatan Seminar Ilmiah Populer (SIP) online merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang memberikan banyak manfaat bagi siswa SMA/SMK yang sedang berada di rumah selama kondisi pandemik. Siswa SMA/SMK mendapatkan banyak ilmu terkait teknologi informasi pada perangkat bergerak. Siswa SMA/SMK dapat mengenal lebih awal tentang pemrograman mobile agar dapat membuat aplikasi yang dapat berjalan pada perangkat bergerak. Perangkat yang dimaksud adalah ponsel pintar, tablet, jam pintar, dan gelang pintar. Tujuan akhir dari program pengabdian masyarakat ini adalah siswa-siswa SMA/SMK dapat menambah wawasannya tentang bagaimana membuat aplikasi perangkat bergerak, serta dapat mengetahui perangkat lunak apa saja yang perlu disiapkan.
Leaf Health Identification on Melon Plants Using Convolutional Neural Network
Farah Zakiyah Rahmanti;
Bernadus Anggo Seno Aji;
Oktavia Ayu Permata;
Berliana Amelia;
M. Hamim Zajuli Al Faroby
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/janapati.v12i1.58492
Plants require complete nutrients to grow well and produce good-quality products. Some examples of symptoms in plants that lack nutrients such as wrinkled leaves and slow ripening of fruit, so plants are less productive. Plants that lack nutrients are unhealthy plants. This research aims to identify healthy and unhealthy leaves on melon plants so that immediate action can be taken to deal with them. This research will be useful for melon farmers everywhere. The dataset used is data taken directly using a digital camera with the help of melon farmers to label each data, both healthy and unhealthy leaves. This research has two main works, they are the training process and the testing process. The proposed research uses the Convolutional Neural Network (CNN) method with 10 epochs. The test results on the 20-test data achieve 100% accuracy. We used accuracy, precision, recall, and f1-score to evaluate the classification method.
Decision Tree based Data Modelling for First Detection of Thalassemia Major
Setiawan, Yohanes;
Permata, Oktavia Ayu;
Yuda, M. Pradata
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol 13, No 1 (2024): MARET
Publisher : ISB Atma Luhur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32736/sisfokom.v13i1.1949
Thalassemia is an inherited blood disease which lacks hemoglobin, the protein that is carrying oxygen to the body. The severe one is called Thalassemia Major which needs special care about blood transfusion. The use of rule-based method to create an inference as the first diagnosis of Thalassemia Major is not effective as rules have to be achieved from long interview with the medical personnel. This research aims to create a model based on decision tree for first detection of Thalassemia Major. The dataset is obtained by interview of Thalassemia symptoms and primary data of medical records from a hospital. Classical decision tree models used are ID3, C4.5 and CART. The models are evaluated by Train-Test Split consists of 70% training and 30% testing data and k-Fold Validation for checking model’s overfitting or underfitting. The output of this research is a final tree model from the best performance of decision tree models. The final result shows that C4.5 has the best performance with accuracy 100% and not overfitting or underfitting. Also, C4.5 performs feature selections to its tree modeling to simplify the inference. In brief, decision tree based modeling is effective to be used as first detection of Thalassemia Major by interview symptoms with generating automatic rules from its tree model.
Automatic Task Provisioning and Routing Framework for Carrier Robots in Smart Factory with Edge Computing
Daely, Philip Tobianto;
Permata, Oktavia Ayu;
Aji, Bernadus Anggo Seno
International Journal of Recent Technology and Applied Science (IJORTAS) Vol 7 No 1: March 2025
Publisher : Lamintang Education and Training Centre, in collaboration with the International Association of Educators, Scientists, Technologists, and Engineers (IA-ESTE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36079/lamintang.ijortas-0701.739
This paper proposed a pickup and delivery (P&D) task provisioning and vehicle routing framework for carrier robots in a factory with edge servers assisting as the intermediary between robots and working stations, where the task requests come. The carrier robots must pick up and deliver each assigned load from and to designated locations with minimal traveled distance and without violating designated constraints. Edge servers are utilized to facilitate communication between the main server and delivery robots and assist the main server in deciding the best robot for each incoming task request and the updated route to facilitate execution of tasks by each carrier robot. The problem of pickup and delivery for each robot is modeled based on Dial-a-Ride Problem, and a discrete bio-inspired algorithm is proposed to solve this problem. The tasks are distributed to edge servers and carrier robots by taking their service loads into account. The simulation results show that the proposed framework can provide an effective solution towards optimizing the pickup and delivery process in a smart factory.