I Gusti Ayu Putu Wulan Budisetyani
Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Published : 46 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA

Bentuk dukungan sosial orangtua dan kemampuan penyesuaian diri pada anak dengan Autistic Spectrum Disorder (ASD) Wangi, Anak Agung Istri Dessy Sri; Budisetyani, I Gusti Ayu Putu Wulan
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.206 KB)

Abstract

Perkembangan anak autisme sangat erat kaitannya dengan perlakuan dari orang terdekat anak autisme terutama keluarga. Dukungan sosial yang diberikan oleh keluarga mampu mengubah perilaku anak ke arah yang lebih baik khususnya pada kemampuan penyesuaian diri. Penelitiannini bertujuanauntuk mengetahui informasi secara mendalama mengenai bentuk dukungan sosial orangtua dan kemampuan penyesuaian diri pada anak dengan autistic spectrum disorder (ASD). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, tipe penelitian kasus tunggal. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu yang dimiliki oleh orangtuajyang mempunyaiaanak autisme. Metode. pengumpulani data menggunakani wawancara yangi mendalam dani observasi melalui sumber data primer dan sekunder. Tekniki analisisddata menggunakan. reduksi data, penyajianndata, lalu dilanjutkani dengan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data menggunakani peningkatan ketekunan dan teknik triangulasi data. Hasilppenelitian amenunjukkan bahwa, orangtuai dari anak autismei memberikan dukungan sosial terhadap anak autisme yang terdiri dari dukugan emosional berupa memberikan kehangatan, rasa peduli dan empati; dukungan penghargaan berupa penguatan positif; dukungan langsung berupa pelayanan dan finansial; dan dukungan informasi (verbal dan non verbal) berupa memberikan nasihat, pengetahuan baru, motivasi dan sugesti. Dukungan sosial orangtua membuat anak autisme mampu mengembangkan penyesuaian diri dalam lingkungan sosial diantaranya ketika berinteraksi dengan orangtua di rumah, menyesuaikan diri saat di lokasi terapi dan di sekolah inklusi. Selain hal tersebut dukungan sosial yang diberikan juga mampu meningkatkan motivasi serta rasa percaya diri anak autisme dalam meningkatkan kemampuan lainnya sesuaii potensii yangi dimiliki.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KECEMASAN BERTANDING PADA ATLET SOFTBALL REMAJA PUTRI DI BALI Pradnyaswari, Anak Agung Ayumas; Budisetyani, I Gusti Putu Wulan
Jurnal Psikologi Udayana Vol 5 No 01 (2018)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.828 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2018.v05.i01.p20

Abstract

Banyak faktor yang memengaruhi performa atlet pada saat menghadapi pertandingan, salah satunya adalah kecemasan bertanding. Kecemasan bertanding merupakan sebuah emosi yang menimbulkan respon tentang bagaimana individu menginterpretasikan dan menilai situasi lingkungan seperti kompetisi atau pertandingan. Kecemasan berada pada tingkat yang tinggi akan menyebabkan atlet menjadi sangat hati-hati, takut berbuat salah, tidak berani membuat keputusan, dan terlalu bersikap menunggu. Oleh karena itu penting bagi atlet untuk memahami emosi yang dirasakan dan bagaimana mengelola agar emosi tersebut tidak mengganggu performa atlet dalam pertandingan sehingga dapat mencapai prestasi yang maksimal. Kemampuan untuk mengidentifikasi, memahami, mengelola suasana hati dan perasaan, baik pada diri sendiri maupun orang lain disebut dengan kecerdasan emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan kecemasan bertanding pada atlet softball remaja putri di Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 114 atlet softball remaja putri yang berusia 15 hingga 18 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Alat ukur dalam penelitian ini berupa skala kecerdasan emosional dengan reliabilitas sebesar 0,919 dan skala kecemasan bertanding dengan reliabilitas 0,898. Hasil dari uji hipotesis dengan menggunakan metode analisis data korelasi Spearman menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (sig < 0,05). Nilai tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan kecemasan bertanding pada atlet softball putri. Nilai koefisien korelasi yang negatif (-0,395) menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara kecerdasan emosional dengan kecemasan bertanding. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Kecemasan Bertanding, Atlet Putri, Remaja
Motivasi Berprestasi Remaja Tunanetra Perolehan Di Yayasan Pendidikan Dria Raba Denpasar Mahadewi Sukawati, Cokorda Istri Ratna Prapti; Budisetyani, I Gusti Ayu Putu Wulan
Jurnal Psikologi Udayana Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.967 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2018.v05.i02.p12

Abstract

Masa remaja merupakan masa pencarian jati diri. Pada proses pencarian jati diri ini, remaja membutuhkan motivasi berprestasi. Motivasi berprestasi adalah usaha untuk mencapai sukses atau berhasil dalam kompetensi dengan suatu ukuran keunggulan yang dapat berupa prestasi orang lain maupun prestasi sendiri. Hal yang sama berlaku pada remaja tunanetra. Tunanetra adalah individu yang indera penglihatannya tidak berfungsi sebagai saluran penerima informasi dalam kegiatan sehari-hari seperti halnya individu yang dapat melihat dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi berprestasi remaja tunanetra perolehan di Yayasan Pendidikan Dria Raba Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Responden dalam penelitian ini adalah dua orang remaja yang mengalami tunanetra perolehan dan memiliki prestasi. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa motivasi berprestasi kedua responden bergerak pada bidang akademis dan non akademis serta adanya riwayat tunanetra, faktor-faktor motivasi berprestasi, dan ciri-ciri motivasi berprestasi yang dapat mempengaruhi motivasi berprestasi remaja tunanetra perolehan. Kata kunci: Remaja, Tunanetra, Motivasi Berprestasi
Pola Asuh Permisif Ibu dan Perilaku Merokok Pada Remaja Laki-Laki di Sma Negeri 1 Semarapura Sanjiwani, Ni Luh Putu Yuni; Budisetyani, I Gusti Ayu Putu Wulan
Jurnal Psikologi Udayana Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.597 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2014.v01.i02.p13

Abstract

Indonesia placed the 4th rank in the highest number of smokers in the world which consisted of not only adults but also adolescents. There are several things that influence adolescent smoking behavior, namely parenting style, peers, personality factors, and also advertisements. Parenting style which will be investigated in this research has three forms namely democratic, authoritarian, and permissive. Permissive parenting style is one form of parenting style which is presumably associated with smoking behavior. Permissive parenting style has characteristics as no child guiding, agreeing child's behavior, and do not use punishment, thus making the child feels brave in doing maladaptive behaviors such as smoking. Since the prevalence of smoking behavior among men is bigger, the researcher wanted to see whether there is a relationship between permissive parenting style of mother and smoking behavior of male adolescents in SMA Negeri 1 Semarapura.   Subjects in this research are 75 male students in SMA Negeri 1 Semarapura. Research method uses correlational study. Data are collected with questionnaires. Permissive parenting style of mother questionnaire has 16 valid items and its reliability coefficient is 0,916 which means the questionnaire is reliable since its reliability coefficient is higher than minimum standard 0,600. Smoking behavior questionnaire has 20 valid items and its reliability coefficient is 0,906 which means the questionnaire is reliable since its reliability coefficient is higher than minimum standard 0,600. Result of assumption test shows data are normal and linear. Linearity test between permissive parenting style of mother and smoking behavior has significance level 0,000 which means linear since its significance level is lower than 0,05. Result of this research finds positive significant relationship between permissive parenting style of mother and smoking behavior and its correlational coefficient is 0,493. The value of coefficient of determination is 0,243 which shows permissive parenting style  of mother has 24,3% contribution to smoking behavior.   Keywords: permissive parenting style, smoking behavior, male adolescents.    
Hubungan Intensitas Keikutsertaan Hypnobirthing dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil di Gianyar Martalisa, Winda; Budisetyani, I Gusti Ayu Putu Wulan
Jurnal Psikologi Udayana Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2013.v01.i01.p12

Abstract

During the pregnancy, a mother has experienced a significant changes to the physiological function and their psychological that causing an anxiety. Pregnant women who experience excessive anxiety during pregnancy until the delivery would cause pain during childbirth and this must be addressed, namely pregnant women should have the peace that the birth process to be smooth. Many natural ways that can be used to help reduce maternal anxiety, one way is to follow the hypnobirthing techniques. There are a lot of natural ways that can be used to help them decreased their anxiety. One thing that can be done is following the hypnobirthing technique. The aim of this research is to observed the relationship of hypnobirthing participation intensity with the anxiety levels of pregnant woman. The subject of this research were 20 pregnant women who take the hypnobirthing techniques with a gestational age around 7-9 months in Gianyar. The sample were selected using total sampling method. The anxious scale of the subjects were pointing to the aspects that stated by Daradjat. The intensity of participation in hypnobirthing  is accounted by  present list. The method of analyzing data in this research was by using the spearman non-parametric analysis. This research uses unused and try out the validity of the results obtained from 0,270 to 0.738, while the value of reliability for (a = 0.908). The result of the test analysis data is, there was a significant nominal for p=0,001 (p<0,05) with coefficient correlation value it is  -689.  That coefficient correlation has indicated that there was a negative relation between the anxious variable, to the participation of hypnobirthing intensity. Therefore, the hypothesis (Ha) in this research was acceptable. That is, if the intensity of the routine participation hypnobirthing  the anxiety level will decrease. Support of the role of fathers and families in the process of hypnobirthing is highly recommended for pregnant women in order to obtain better results.   Keywords: pregnancy women, anxiety, hypnobirthing
Gambaran Kebutuhan Psikologis pada Anak dengan Gangguan Emosi dan Perilaku (Tinjauan Kualitatif dengan Art Therapy sebagai Metode Penggalian Data) Anggaswari, A.A.Ayu Wulan Dwi; Budisetyani, I Gusti Ayu Putu Wulan
Jurnal Psikologi Udayana Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.911 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2016.v03.i01.p09

Abstract

In the process of child development, Children have needs and it’s has to be filled. One of these needs called psychological needs. Psychological needs are a very important role which can give an impact to the growth and development of physical, cognitive, and socio-emotional. When children are not able to obtain their needs, it would cause adjustment problems and one of the problems is emotional and behavioral disorders. There are so many way to detect children with emotional and behavioral disorders, one of these is art therapy. Art therapy can be used as a communication media for children with emotional and behavioral disorders which have difficulty to express or recognize emotions. The purpose of this study is for knowing the psychological needs of children with emotional and behavioral disorders through interview and observation with art therapy.This qualitative study uses a case study approach. The sampling technique of the study was purposive sampling. Subject in this study was a 12-year-old girl with emotional and behavioral disorders. The data was collected with observation, filed note and interview by using art therapy as a media. The collected data are analyzed according to Cresswell’s theory (2007).Based on the results of data analysis, it was found that there are 23 categories which can be classified into three patterns. These patterns are 1. the causes of children with emotional and behavioral disorders; 2. psychological characteristics; and 3. the psychological needs of children with emotional and behavioral disorders.Keywords: Art therapy, Psychological needs, Child, Emotional and Behavioral Disorders
Perbedaan Prestasi Belajar ditinjau dari Sociometric Status di SMPN 1 Bangli Batuh, A.A. Gede Raka Narayana; Budisetyani, I Gusti Ayu Putu Wulan
Jurnal Psikologi Udayana Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.093 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2016.v03.i02.p12

Abstract

Slameto (2003) explains that one of the factors that influence learning achievement is a relation peers or position of the student relationship with friends around. The position of the student relationship with a friend in the class can be described by Sociometrics Status. Sociometric status means a reflection of the general acceptance of individuals by peers (Finch, 1998) The purpose of this study was to determine differences in learning achievement in terms of sociometric status in SMPN 1 Bangli.This research is a mixed-method. The sampling technique used was cluster random sampling. Subjects in this study amounted to 189 students who attend school at SMPN 1 Bangli. Data mining techniques used in this study begins with interviews and the interviews made in the questionnaire and subsequent sociometric status sociometric status questionnaire distributed to the study subjects. Data were analyzed using the Kruskal-Wallis test. Based on the results of data analysis, showed that there is a significant difference in learning achievement in terms of sociometric status in SMPN 1 Bangli. If students want to get high academic achievement, the students can improve their relationships with friends around.Keyword: Learning Achievement, Sociometric Status.
Efikasi diri dan goal setting terhadap kecemasan menghadapi lomba pada atlet renang klub di Denpasar Wiguna, Ni Made Ayu Sacitananda; Budisetyani, I Gusti Ayu Putu Wulan
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.187 KB)

Abstract

Kecemasan menghadapi perlombaan merupakan keadaan tidak nyaman dan merasa terancam yang dirasakan atlet terhadap tuntutan dan tugas yang diberikan dalam menghadapi perlombaan. Faktor yang dapat memengaruhi kecemasan atlet adalah efikasi diri dan goal setting untuk mencapai target yang diharapkan atlet. Tujuan dari penelitian ini adalah unuk mengetahui peran efikasi diri dan goal setting terhadap kecemasan menghadapi lomba pada atlet renang klub di Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 51 atlet renang yang berusia 14 hingga 24 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Alat ukur dalam penelitian ini berupa skala efikasi diri, skala goal setting, dan skala kecemasan menghadapi lomba. Hasil dari uji hipotesis dengan menggunakan metode analisis regresi berganda menunjukkan nilai signifikansi variabel efikasi diri sebesar 0,002 (p<0,05) dengan koefisien beta terstandardisasi sebesar -0,453 dan nilai signifiaknsi goal setting sebesar 0,022 (p<0,05) dengan koefisien beta terstandardisasi -0,321. Hasil tersebut menunjukkan bahwa efikasi diri dan goal setting memiliki peran yang signifikan terhadap kecemasan menghadapi lomba pada atlet renang klub di Denpasar dengan arah peran yang negatif. Atlet renang dengan efikasi diri dan goal setting yang tinggi akan memengaruhi kecemasan menjadi rendah, sebaliknya efikasi diri dan goal setting yang rendah pada atlet menyebabkan kecemasan yang tinggi dialami atlet.
Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Citra Tubuh terhadap Motivasi Melakukan Olahraga Street Workout dalam Komunitas Semeton Workout Bali (SWB) Adguna, Nanda Wiprayana; Budisetyani, I Gusti Ayu Putu Wulan
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.787 KB)

Abstract

Street workout merupakan olahraga yang sedang berkembang saat ini, olahraga ini melakukan aktivitasnya diluar ruangan dengan menggabungkan latihan bodyweight exercise dan calisthenics. Street workout telah berkembang dari jenis olahraga menjadi sebuah komunitas yang bernama komunitas Semeton Workout Bali (SWB). Kegiatan olahraga yang dilakukan dalam komunitas tersebut cukup berat sehingga memerlukan motivasi yang tinggi untuk dapat bertahan pada jenis olahraga ini. Motivasi merupakan daya pendorong yang menyebabkan individu melakukan suatu aktivitas. Motivasi seseorang dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal, yaitu dukungan sosial teman sebaya. Dukungan sosial teman sebaya dapat diperoleh oleh penggiat olahraga street workout berupa pemberian bantuan instrumental, bantuan emosional, dan pemberian informasi oleh sesama penggiat street workout lainnya. Faktor lain yang dapat memengaruhi motivasi adalah faktor internal, yaitu berupa citra tubuh. Citra tubuh merupakan representasi internal seseorang mengenai bentuk tubuhnya, dimana salah satu tujuan penggiat street workout menekuni olahraga tersebut adalah untuk memiliki tampilan tubuh yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan citra tubuh terhadap motivasi pada penggiat olahraga street workout. Responden penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sebanyak 42 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik parametrik. Teknik pengujian hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi ganda. Penelitian ini menggunakan 3 alat ukur, yaitu Skala Dukungan Sosial yang memiliki reliabilitas 0,887, Skala Citra Tubuh yang memiliki reliabilitas 0,891, dan Skala Motivasi dengan nilai reliabilitas sebesar 0,879. Hasil uji regresi berganda menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), hal tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan citra tubuh terhadap motivasi pada penggiat olahraga street workout. Kata kunci: Dukungan sosial teman sebaya, citra tubuh, motivasi, street workout.
Penyesuaian diri orangtua dengan anak yang mengalami gangguan ADHD(Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Putri, Ida Ayu Devi; Budisetyani, I Gusti Ayu Putu Wulan
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) merupakan gangguan perkembangan yang diketahui sebelum usia 4 tahun, ditandai dengan ketidakmampuan dalam memusatkan perhatian dan berada pada tingkat maladatif dengan aktivitas yang berlebihan dan impulsif. Penyesuaian diri orangtua yang memiliki anak ADHD diperlukan agar anak dapat betumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan potensinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana gambaran penyesuaian diri orangtua terhadap anak yang mengalami gangguan ADHD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Responden dalam penelitian ini adalah dua pasang orangtua yang belum mempunyai pengalaman dalam mengasuh anak berkebutuhan khusus dengan gangguan ADHD dan dipilih dengan teknik snowball sampling. Proses pengambilan data terhadap kedua pasang responden dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orangtua dengan anak yang mengalami gangguan ADHD telah mampu melakukan penyesuaian diri. Proses penyesuaian diri yang dilakukan adalah penyesuaian diri pribadi seperti menerima kondisi dengan apa adanya melalui tingkah laku yang ditunjukkan anak dan memutuskan untuk tidak menarik diri dari lingkungan sosial serta penyesuaian diri sosial seperti tidak peduli dengan perkataan orang lain mengenai kondisi anak.