Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Comprehensive Islamic Studies (JOCIS)

Living Qur'an Dalam Tradisi Nujuh Bulanan Natasa Natasa; Badarussyamsi Badarussyamsi; Ermawati Ermawati
Journal of Comprehensive Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2022): Comprehensive Perspective on Islamic Studies
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.041 KB) | DOI: 10.56436/jocis.v1i1.33

Abstract

Tradisi 'Nujuh Bulanan' dilakukan pada saat usia kandungan menginjak tujuh bulan. Tradisi ini bertujuan untuk mendoakan ibu dan anak yang dikandung karena pada usia tujuh bulan ini, kandungan telah terbentuk dengan sempurna. Beberapa aspek penting yang dikaji antara lain apa yang menjadi dasar pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an pada tradisi nujuh bulanan ini, bagaimana proses pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an dalam tradisi ini, serta makna pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an pada tradisi ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif lapangan yang menggunakan metode deskriptif analitik.  Penelitian ini menemukan bahwa pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an pada Tradisi Nujuh Bulanan menunjukkan adanya permohonan keselamatan, kemulian, dan menyiratkan kecintaan serta meneladani figur-figur penting baik Nabi maupun orang terhormat.
Generasi Muda dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah Mushollin Hasbullah; Badarussyamsi Badarussyamsi
Journal of Comprehensive Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2022): Comprehensive Perspective on Islamic Studies
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.178 KB) | DOI: 10.56436/jocis.v1i2.150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang generasi muda yang terdapat dalam Al-Qur’an serta ayat ayat-ayat yang berkaitan dengannya, seperti apakah generasi muda yang ditawarkan Al-Qur’an dan bagaimana hendakanya para generasi muda bertindak dan berbuat dalam kehidupannya sehari-hari dengan berpedoman kepada Al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode tafsir Muqaran dan pendekatan hermeneutika gadamer,  yaitu dengan perbandingan pemikiran anatara tafsir Al-Azhar buya hamka dan tafsir Al-Misbah Quraish Shihab dalam menafsirkan ayat-ayat tentang generasi muda dalam Al-Qur’an, perbedaan dan persamaan tafsir Al-Azhar dan tafsir Al-Misbah tentang konsep generasi muda dalam perspektif Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi muda merupakan sekelompok orang yang sekiranya sama dalam waktu hidupnya, atau satu angkatan: yang juga berarti masa orang yang seangkatan hidup sedangkan muda berarti kelompok (golongan, kaum) muda, jadi generasi muda dapat di simpulkan ialah segolongan kaum pemuda, maka sebagai generasi muda penerus hendaklah selalu giat didalam belajar untuk mencari ilmu dan juga dalam bekerja. Generasi muda adalah manusia yang mempunyai peran penting di dalam masyarakat, bangsa, agama juga negara dan dalam hal apapun tentu tidak luput dari peranan pemuda, seperti mengadakan kegiatan keagamaan, seni budaya, pendidikan agama bahkan dalam hal pemerintahan.
Pemikiran Sosialisme Islam H.O.S Tjokroaminoto untuk Penguatan Visi Demokrasi Indonesia Badarussyamsi Badarussyamsi; Dani Akbar Begin; Kaylani Kaylani
Journal of Comprehensive Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Comprehensive Perspective on Islamic Studies
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/jocis.v2i1.35

Abstract

 The social gap that divides society into two different structures – rich-poor, owners of capital and labour, or alliances of large capital owners is a social problem that has always surrounded Indonesia since ancient times. This condition made a Muslim thinker like H.O.S Tjokroaminoto propose the idea of 'Islamic Socialism' aimed at erasing this gap. This study aims to determine the relevance of H.O.S Tjokroaminoto's concept of Islamic socialism in the Indonesian context in the present era. As a library research, this research uses a philosophical approach by conducting content analysis, reflecting and rationalizing the views of H.O.S Tjokroaminoto. Through the research conducted by the author, it is known that Islamic socialism formulated by H.O.S Tjokroaminoto is a concept based on Islamic values and does not reflect any contamination of Western socialist thinking. There is a social situation in Indonesia today that has the opportunity to accommodate H.O.S Tjokroaminoto's Islamic socialist thoughts, resulting in H.O.S Tjokroaminoto's Islamic socialist thoughts becoming very relevant, for example the vision of Pancasila, Indonesia's democratic system, high social inequality, and the degradation of religious morality. H.O.S Tjokroaminoto's Islamic socialism aims to create a just, prosperous, harmonious, peaceful, prosperous society and make us human beings with a social-religious spirit. Kesenjangan sosial yang membagi masyarakat ke dalam dua struktur yang berbeda – kaya-miskin, pemilik modal dan buruh, ataupun aliansi pemilik modal besar merupakan persoalan sosial yang terus mengitari Indonesia sejak dahulu. Kondisi ini yang membuat seorang pemikir Muslim seperti H.O.S Tjokroaminoto mengajukan gagasan 'Sosialisme Islam' yang ditujukan untuk menghapus kesenjangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi konsep sosialisme Islam H.O.S Tjokroaminoto dalam konteks ke-Indonesian di era masa kini. Sebagai penelitian kepustakaan, penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis dengan melakukan analisis konten, melakukan refleksi dan rasionalisasi terhadap pandangan H.O.S Tjokroaminoto. Melalui penelitian yang penulis lakukan, diketahui Sosialisme Islam yang dirumuskan oleh H.O.S Tjokroaminoto merupakan konsep yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan tidak mencerminkan adanya kontaminasi pemikiran sosialisme Barat. Adanya situasi sosial kemasyarakatan di Indonesia hari ini yang berpeluang untuk mengakomodasi pemikiran sosialisme Islam H.O.S Tjokroaminoto, mengakibatkan pemikiran sosialisme Islam H.O.S Tjokroaminoto menjadi sangat relevan, misalnya visi Pancasila, sistem demokrasi Indonesia, kesenjangan sosial yang tinggi, dan degradasi moralitas agama. Sosialisme Islam H.O.S Tjokroaminoto bertujuan menciptakan kehidupan masyarakat yang adil, makmur, rukun, damai, sejahtera dan menjadikan kita sebagai manusia yang berjiwa sosial-religius.