Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aliphatic Biomakerof Crude Oil from Juwata, Tarakan, North Kalimantan Endah Mutiara Marhaeni Putri; Eduardus Edi; R. Y. Perry Burhan; Yulfi Zetra; Agus Wahyudi; Zjahra Vianita
IPTEK Journal of Proceedings Series No 4 (2017): 2nd International Seminar on Chemistry 2016
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.914 KB) | DOI: 10.12962/j23546026.y2017i4.3075

Abstract

Characteristic organic geochemistry of crude oil Juwata, Tarakan, North Kalimantan provide information about the depositional sedimental environment and maturity of the oil. Crude oil was extracted with n-hexane (50: 2) for 24 hours to separate the crude oil with asphaltene, and if precipitation does not separate perfectly then centrifuged. Extracts were then refractionated using column chromatography according to the methods McCharty base. Fractionation results are obtained in the form of the neutral fraction, the acid fraction and polar fraction. Neutral fraction separated with KLTP method and aliphatic fraction and aromatic fractions. Aliphatic fraction subsequently analyzed by GC-MS. GC-MS analysis aliphatic fraction of n-alkanes in the form of compounds, and hopane, bikadinancompounds. The pattern of distribution of n-alkanes which consists of a range of C-17 to C-33. Carbon distribution with a range of C-21 to C-33 is dominating compared to the C-17 to C-20. This distribution pattern indicates the source of organic matter from terrestrial land wax component derived from higher plants. Hopane presence of compounds in crude oil aliphatic fractionsJuwata Tarakan, North Kalimantan analyzed by fragmentogram m/z = 191. Hopane biomarker provide that information during the sedimentation stage diagenesis these compounds are degraded and stereochemical changes towards a stable isomer form, configuration changes 17α (H), 21β (H) during the process of diagenesis to a stable isomer which is 17 α (H), 21β (H) or 21β (H), 17 α (H) indicates that oil comes from the old sediments. Biomarka bikadina identified according fragmentogram m/z = 191 multiple ion fragment m/z = 109.191, 369, 397 and ion molecular m/z = 412 showed the characteristic fragment bikadinna compound. Biomarka bikadina give information influx of organic material terrestrial region. The compounds showed crude oils biomarker Juwata Tarakan, North Kalimantan derived from terrestrial depositional environments.
Peningkatan Potensi Ekonomi Masyarakat Desa Pliwetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban Melalui Pembuatan dan Pemasaran Olahan Nugget Ikan Serta Pemanfaatan Limbah Olahan Ikan Sebagai Alternatif Pupuk Organik Cair Endah Mutiara Marhaeni Putri; R.Y. Perry Burhan; Yulfi Zetra; Muhammad Nadjib Mujahid; Triyanda Gunawan; Zjahra Vianita Nugraheni
Sewagati Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.061 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i1.8

Abstract

Potensi perikanan di Indonesia sangat besar. Pemanfaat total produk disektor perikanan di Indonesia sebagaian besar dikonsumsi dalam bentuk ikan. Untuk meningkatkan nilai ekonomi dari pengolahan ikan, olahan modern seperti Nugget ikan sangat potensial untuk diterapkan. Limbah cair industri pembuatan nugget ikan berpotensi mencemari lingkungan karena mengandung banyak bahan organik. Oleh karena itu, pada pengabdian kali ini, akan dilakukan pemanfaatan limbah ikan menjadi produk bernilai ekonomi yaitu pupuk organik cair. Dengan dilakukan pelatihan dan transfer ilmu dalam proses pembuatan dan pemasaran olahan nugget ikan serta pemanfaatan limbah olahan ikan sebagai alternatif POC. Adapun hasil yang didapatkan adalah Analisis pada nugget ikan tenggiri dan ikan tongkol masuk ke dalam persyaratan mutu SNI 7758:2013. Dan Analisis yang telah dilakukan pada pupuk organik cair memenuhi persyaratan standar kualitas kompos SNI 19-7030 2004. Diharapkan bahwa dari pengabdian ini masyarakat mendapat terobosan baru dalam hal olahan ikan modern dengan proses yang mudah dan sederhana.
Peningkatan Potensi Ekonomi Masyarakat Pesisir Desa Lohgung, Lamongan Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Sabun Antibakteri Rumput Laut dan Minyak Serai Sebagai Souvenir Baru Endah Mutiara Marhaeni Putri; Arga Dias Pratama; R.Y. Perry Burhan; M. Nadjib M; Supiana Dian Nurtjahyan; Nia Nurfitria; Perdana Ixbal Spanton
Sewagati Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.054 KB)

Abstract

Kegiatan utama pengabdian masyarakat ini adalah berupa pelatihan dan pendampingan kepada petani rumput laut di Desa Lohgung, Kecamatan Brondong Lamongan tentang pembuatan sabun rumput laut tersebut. Pelatihan akan dilakukan dan disertai dengan demonstrasi dan praktik langsung pembuatan sabun oleh petani rumput laut. Setelah proses pelatihan pembuatan sabun, dilakukan pelatihan pengemasan sabun agar sabun yang dihasilkan dapat terlihat lebih cantik dan menarik untuk dijadikan souvenir. Sabun rumput laut akan dipromosikan sebagai salah satu oleh-oleh alternatif dari Lamongan ataupun digunakan sebagai souvenir pernikahan khas Lamongan. Proses pendampingan kepada petani rumput laut akan dilakukan dengan bekerjasama dengan mitra dari Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban yang posisinya berdekatan dengan lokasi Abdimas.